Arsip Blog

AKUNTANSI MANAJEMEN

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti Pelatihan Akuntansi Manajemen ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:

  1. Mempelajari ilmu akuntansi secara umum dan akuntansi manajemen secara khusus.
  2. Mempelajari cara pandang akuntansi management dalam pengelolaan biaya perusahaan.
  3. Mempelajari Konsep Dasar Akuntansi Manajemen seperti Proses Costing, Job Order Costing dan ABC Costing.
  4. Mempelajari perilaku biaya dan informasi biaya yang relevan untuk pengambilan keputusan.
  5. Mempelajari konsep Inventory Valuation dalam rangka memberikan harga jual yang kompetitif.
  6. Mempelajari analisa biaya dalam rangka proses pengambilan keputusan manajemen.

MANFAAT PELATIHAN

Melalui pelatihan Akuntansi Manajemen ini diharapkan:

  1. Peserta memahami konsep-konsep dan cara pandang akuntansi manajemen dalam rangka proses pengambilan keputusan.
  2. Peserta mampu mengaplikasikan konsep akuntansi manajemen proses pengambilan keputusan.
  3. Peserta mampu memberikan penjelasan akuntansi manajemen yang demikian kompleks menjadi lebih sederhana sehingga dapat digunakan menginspirasi dan mengajak semua lapisan dalam perusahaan untuk bekerja dengan efisien dan efektif.
  4. Mampu merealisasikan tujuan perusahaan dengan cara memberikan informasi biaya yang up to date dan akuntable.

CAKUPAN MATERI AKUNTANSI MANAJEMEN

Materi training yang akan di bahas topik Akuntansi Manajemen adalah :

  1. Peran Akuntan Dalam Organisasi.
  2. Pengenalan Istilah dan Tujuan Biaya.
  3. Cost Profit Volume Analysis.
  4. Job Costing.
  5. Kalkulasi Biaya Berdasarkan ABC and ABM .
  6. Anggaran Induk & Akuntansi Pertanggungjawaban.
  7. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Langsung, dan Pengendalian Manajemen.
  8. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Variabel, dan Pengendalian Manajemen.
  9. Kalkulasi Biaya Persediaan dan Analisa Kapasitas.
  10. Menentukan Perilaku Biaya.
  11. Pembuatan Keputusan dan Informasi Yang Relevan.
  12. Keputusan Penetapan Harga dan Manajemen Biaya.
  13. Studi Kasus.
Iklan

ACCOUNTING AND TAX PLANNING

Deskripsi

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi.

Perencanaan pajak (tax planning) sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena dengan memahami perencanaan pajak perusahaan dapat melakukan proses merekayasa usaha dan transaksi wajib pajak agar utang pajak berada dalam jumlah yang minimal tanpa melakukan pelanggaran konstitusi atau Undang-undang Perpajakan yang berlaku.

Tujuan

Setelah mengikuti training ini, diharapkan peserta dapat:

  1. Memperoleh pengetahuan tentang seluk beluk pengerjaan bidang accounting dan hasil-hasil yang bisa diperoleh yang berkaitan erat dengan ilmu accounting.
  2. Memahami teknik-teknik dalam penyusunan Laporan keuangan, penyusunan Balance Sheet, Income Statement & Cash Flow.
  3. Mampu melakukan perencanaan pajak sesuai Undang-undang Perpajakan.

 

Materi

1. Pencacatan & Pengklasifikasian Transaksi Financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

2. Adjusting dan Rekapitulasi Rekening

  • Property dan Perlengkapan
  • Bad Debs
  • Uang Muka Biaya, Hutang Biaya, Hutang & Piutang Penghasilan
  • Penentuan Net Income
  • Laporan Keuangan ( Financial Statement )

3. Trading / Jasa

  • Akuntansi usaha jasa
  • Inventarisasi produk usaha jasa
  • Catatan Pembelian dan Penjualan

4. Memahami Data Akuntansi

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

5. Berbagai Bentuk Organisasi Kepemilikan

  • Pembentukan Persekutuan
  • Pembagian Keuntungan Persekutuan
  • Penerimaan dan Pengunduran Diri Sekutu
  • Modal Perseroan Terbatas
  • Pendapatan Perseroan Terbatas
  • Antisipasi Biaya dan Kerugian Perseroan Terbatas
  • Obligasi Perseroan Tertbatas
  • Laporan Keuangan

6. Studi Kasus Entry Jurnal dan Buku Kas 

7. Ajustment dan Summarization

8. Memahami Laporan Keuangan

  • Neraca ( BALANSHEET )
  • Laporan laba-rugi ( INCOME STATEMENT )
  • Cash Flow Operasi , Pembiayaan & Investasi

9. Memahami Indikator Kesehatan Perusahaan

  • Analisa Ratio Keuangan
  • Analisa Laporan Laba-Rugi
  • Analisa Neraca
  • Profit VS Cashflow

10. Pengantar Tax Planning

11. Jenis-jenis Tax Planning

12. Aspek-aspek Tax Planning

13. Strategi Perencanaan Pajak

14. Penerapan Tax Planning

15. Studi Kasus

Basic Accounting

Deskripsi Basic Accounting

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi. Pemahaman yang baik mengenai akuntansi, akan mampu mengevaluasi kondisi perusahaan yang dicerminkan dari laporan keuangan perusahaan.

 

Tujuan Basic Accounting

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep, metodologi, dan teknik dasar akuntansi sebagai dasar pengambilan keputusan dari cerminan laporan keuangan.

Materi Basic Accounting

1. Ruang Lingkup dan konsep dasar akuntansi
2. Pemahaman data akuntansi :

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

3. Pencatatan dan Pengklasifikasian transaksi financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

4. Siklus akuntansi
5. Adjusting dan rekapitulasi rekening
6. Laporan keuangan : Neraca, Laba-Rugi, Cashflow
7. Studi kasus

COST ACCOUNTING & MANAGEMENT

Akuntansi Biaya dan Manajemen adalah suatu bidang ilmu akuntansi yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam proses pengambilan keputusan khususnya atau terkait dengan penentuan harga pokok produksi dan efisiensi biaya operasional. Mengingat pentingnya materi ini, sangat disarankan kepada para pemilik dan executive bisnis agar memiliki kemampuan dalam bidang ini, sehingga memiliki pegangan dalam membawa atau memimpin perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah digariskan oleh pemegang saham.

Dalam pelatihan ini, akan banyak diungkapkan teori dan praktek serta rahasia-rahasia dalam proses pengumpulan data dan informasi biaya, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mengenai sasaran. Teori yang akan disampaikan dalam pelatihan ini juga dijamin pasti dapat diaplikasikan oleh peserta dalam aktivitasnya sehari-hari, khususnya yang bergerak dalam bidang manufaktur dan tidak tertutup kemungkinan yang sama juga kepada praktisi usaha dalam bidang jasa (services).

Kata kunci dalam memenangkan persaingan saat ini adalah harga yang bersaing dan kualitas nomor satu. Semangat itu akan bisa diwujudkan dengan memahami perilaku biaya dan efisiensi dalam berproduksi.

Materi Training Cost Accounting & Management

HARI PERTAMA:

  1. Perspektif Cost Accounting dalam Cost Management
    • Ilmu akuntansi
    • Perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
    • Faktor-faktor dan kunci keberhasilan
    • Sistem perencanaan dan pengendalian
    • Pengendalian istilah dan tujuan biaya
    • Biaya langsung dan tidak langsung
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelompokan biaya langsung dan tidak langsung
    • Pola dan perilaku biaya
    • Biaya persediaan dan manufaktur
    • Harga pokok produksi
  2. Cost–Volume–Profit Relationship Analysis
    • Asumsi dasar
    • Rumus dasar
    • Margin kontribusi
    • Titik impas (BEP)
    • Analisis sensitivitas
    • Margin pengaman
    • Leverage operasi
  3. Job Order Costing dan Process Costing
    • Terminologi costing
    • Sistem costing
    • Tujuh langkah job costing
    • Overview job costing
    • Buku besar
  4. Penghitungan Activity Based Costing (ABC) dan Activity Based Management (ABM)
    • Perataan secara umum
    • Over and Undercosting
    • Subsidi silang
    • Hirarki biaya
    • ABC vs skema kalkulasi biaya sederhana
    • Manajemen berdasarkan aktivitas
  5. Just In-Time Product Cost System
    • Biaya terkait dengan harga barang daganga
    • Economic order quantity
    • Reorder point
    • Safety stock
    • Cost of prediction
    • Parameter model JIT Purchasing dan EOQ
    •  Supply chain analysis

HARI KEDUA:

  1. Anggaran Induk Akuntansi Pertanggung-jawaban
    • Definisi anggaran
    • Proses anggaran
    • Keuntungan anggaran
    • Komponen-komponen anggaran
    • Langkah-langkah operasi dasar
    • Flowchart
    • Contralbility
  2. Anggaran Fleksibel, Varians dan Pengendalian Manajemen
    • Konsep dasar
    • Varians
    • Evaluasi
    • Anggaran fleksible
    • Variance dan ayat jurnal
    • Kalkulasi biaya standar
    • Kegunaan varians buat manajemen
    • Varians overhead variable
    • Varians overhead tetap
  3. Perhitungan Biaya Investasi dan Capacity Cost Analysis
    • Kalkulasi biaya persediaan
    • Perbandingan laporan laba rugi
    • Dampak laba komparatif
    • Perbandingan sistem kalkulasi biaya
    • Kinerja dan kalkulasi biaya absorpsi
    • Menangani skema manipulasi biaya
  4. Aplikasi Data/Informasi Biaya dalam Proses Pengambilan Keputusan
    • Informasi dan proses pengambilan keputusan
    • Pengertian relevant
    • Informasi relevant : kuantitatif dan kualitatif
    • Spesial order
    • Analisis biaya relevant
    • Keputusan untuk mebuat atau membeli
    • Biaya opportunis, outsourcing dan constraint
    • Product mix
  5. Return on Investment Analysis:
    • Pemahaman dan penghitungan ROI untuk bisnis awal
    • Pemahanan dan penghitungan ROI untuk bisnis yang sedang berjalan
    • Pemahanan manajemen rasio kas internal
  6. Diskusi/Sharing Experience

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

CASH FLOW MANAGEMENT

SILABUS TRAINING CASH FLOW MANAGEMENT

1. Pengertian Arus Kas

  • Tanggung Jawab dan Ruang Lingkup Arus Kas
  • Arus Kas dan Pengaruh terhadap Laba
  • Dana Tunai Sebagai Asset
  • Evaluasi Kinerja Pengelolaan Arus Kas yang Baik

2. Pengelola Persediaan

  • Tingkat Persediaan yang Benar
  • Meninjau Kembali Persediaan
  • Analisa ABC
  • Perputaran Persediaan
  • Pengendalian Persediaan
  • Analisa EOQ
  • Pengarus EOQ terhadap Arus Kas

3. Faktor Penjualan Diskon Karena Volume

  • Penjadwalan Waktu
  • Dampak Pada Arus Kas

4. Pengendalian Piutang Dagang

  • Day Sales Out Standing
  • Menganalisis Perkiraan Pelanggan
  • Dampak terhadap Arus Kas

5. Mengkaji Pelanggan & Pola Pembelian

  • Bauran Produk
  • Marjin Laba dan Kebijakan Kredit
  • Klasifikasi Resiko

6. Arus Kas Dan Capital Expanditure

  • Analisis Pembayaran Kembali
  • Depresiasi dan Pajak
  • NPV
  • Resiko Pembelanjaan Modal

7. Peningkatan Arus Kas Dalam Proses Produksi

  • Tinjauan Ulang atas Jadwal Pekerjaan Persiapan
  • Efisiensi Produksi
  • Penjadwalan Produksi
  • Scrap dan Pengendalian Mutu

8. Penghematan Arus Kas Dengan Perbaikan SOP

  • Auditing
  • Efisiensi dalam Berbagai Bidang
  • Annual Budgeting dengan Zero Based

9. Implementasi Kontrol Biaya

10. Pengaruh Guna Usaha Terhadap Arus Kas

  • Pengambilan Keputusan Sewa atau Beli
  • Pengaruh pada Arus Kas

AKUNTANSI BIAYA

DESKRIPSI TRAINING AKUNTANSI BIAYA

Tuntutan untuk terus menerus mengurangi biaya produksi terus menguat. Mengingat semakin ketatnya persaingan yang menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan barang dan jasa semurah mungkin, namun dengan kualitas yang baik. Serta selalu adaptif terhadap perubahan keinginan konsumen. Akan tetapi cukup banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan diluar perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah data-data biaya dari bagian Accounting tidak cukup detail dan memadai untuk memberikan informasi tentang biaya-biaya yang dapat direduksi. Informasi biaya yang ada masih bersifat global dan sekedar memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan (akuntansi keuangan). Akibatnya, manajemen tidak mempunyai panduan yang cukup untuk melakukan perubahan dan mengambil keputusan. Bahkan seringkali keputusan yang diambil tidak tepat sasaran, dan tidak berdampak langsung pada pengurangan biaya dan peningkatan profit perusahaan.

MATERI TRAINING AKUNTANSI BIAYA

  • Perubahan-perubahan dalam lingkungan bisnis.
  • Highlight Cost Accounting : dulu, kini dan esok
  • Pengendalian biaya sebagai alat pengambilan keputusan manajemen
  • Job order dan Proses Costing
  • Penghitungan harga pokok produksi
  • Standard Costing dan analisa varian, metode tradisional pengendalian biaya.
  • Alokasi Factory overhead Cost, panduan mengalokasikan biaya produksi
  • Analisa biaya kualitas, kaitannya dengan sistem mutu
  • Identifikasi pemborosan biaya yang tidak memberikan nilai tambah
  • Activity based costing,
  • Informasi biaya yang tidak memberikan nilai tambah
  • Hambatan-hambatan dalam analisa dan pelaporan biaya, decision making dan reduction cost
  • Best Practices cost accounting, cost reduction dan pelaporan keuangan

IFRS – Dampak Implementasi IFRS di Indonesia

Deskripsi

Implementasi IFRS (International Finance Standard Reporting) yang merupakan standar internasional, di Indonesia merupakan isu hangat yang diperbincangkan baik di lingkungan bisnis maupun akademisi. Hal ini menuntut setiap individu yang berkecimpung di bidangnya untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan mereka mengenai IFRS beserta dampak yang ditimbulkannya. Apabila sebelumnya, pelaporan keuangan perusahaan di Indonesia mengacu pada PSAK yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntansi Indonesia, adanya konversi dari PSAK ke IFRS akan memberikan dampak bagi perusahaan yang menerapkan IFRS, antara lain: mengurangi biaya modal (cost of capital), meningkatkan investasi global, dan mengurangi beban penyusunan laporan keuangan serta perpajakan. Traning ini akan memberikan pemahaman dan pengetahuan tentang implementasi IFRS serta dampaknya bagi perusahaan.

 

Tujuan Training

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta mampu meningkatkan pengetahuan mengenai IFRS beserta dampaknya bagi perusahaan, sehingga tepat dalam mengimplementasikan IFRS.



Materi Training IFRS

Introduction mengenai IFRS

  • Pengertian
  • Latar Belakang Konvergensi IFRS
  • Manfaat Konvergensi ke IFRS
  • Dampak Konvergensi IFRS

Konfergensi IFRS oleh IAI

  • Perkembangan Standar Akuntansi  Keuangan di Indonesia
  • Perbedaan Pokok antara PSAK dan IFRS
  • Tiga Pilar Standar Akuntansi di Indonesia
  • Perbandingan PSAK dan IFRS

Manajemen Aset

Deskripsi Training Manajemen Aset

Aset adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Pengelolaan Aset (kekayaan) Perusahaan merupakan hal yang sangat penting karena  untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya  secara optimal. Manajemen asset berfungsi untuk informasi perjalanan asset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset dan biayanya, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan.Hal ini juga berfungsi untuk  mencegah dari hilangnya asset, perhitungan pajak dan depresiasi.

Banyak perusahaan masih menganggap Manajemen Aset secara fisik  hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatatan oleh bagian accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum , padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management.



Tujuan Training Manajemen Aset

  1. Menjelaskan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan aset dilakukan secara profesional dan terintegrasi.
  2. Membekali peserta terkait dengan pengelolaan aset secara terintegrasi mulai dari planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan evaluasi.
  3. Membekali peserta metode pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset, sehingga lebih efisien, mengurangi pemborosan/kerugian,  mencegah hilangnya aset serta mecegah konflik karena aset.
  4. Membekali peserta implementasi sistem informasi manajemen aset di Perusahaan tempat bekerja.



Materi Training Manajemen Aset

 

  1. Konsep Dasar Manajemen Aset dan Ruang lingkup Manajemen Aset
  2. Perencanaan Manajemen Aset:  prosedur perencanaan kebutuhan aset  dan  penganggarannya
  3. Pengadaan Aset (Procurement): sistem dan prosedur pengadaan aset : swakelola/ outsourcing, penyimpangan dalam pengadaan, pengawasan pengadaan, formulir –formulir prosedur pengadaan.
  4. Manajemen Penggudangan Aset (Warehousing): prosedur penerimaan, verifikasi, pendistribusian dan prinsip penyimpanan aset dan formulir inventarisasi asset di Gudang.
  5. Kodifikasi dan Sistem informasi Asset: Perencanaan kodifikasi dan SIM
  6. Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset
  7. Pengukuran dan Evaluasi Aset
  8. Pemeliharaan dan pengawasan aset
  9. Sumberdaya Manusia  dalam Penanganan Aset Perusahaan: Struktur Organisasi Manajemen Aset,    Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset.
  10. Administrasi dan database aset
  11. Metode Lelang dan Penghapusan Aset
  12. Case Study secara detail : kasus-kasus riil di lapangan dan solusinya

Akuntansi Profesional

Seminar / Workshop Description :

Akuntansi adalah bahasa bisnis, oleh karena itu, anda yang ingin sukses berbisnis wajib mengerti bahasa bisnis. Pemahaman akuntansi yang baik akan menjadikan anda mampu mengevaluasi kondisi perusahaan. Evaluasi laporan keuangan akan menguak informasi tertutup dari sebuah laporan keuangan. Semua informasi dari sebuah laporan keuangan menjadi dasar yang penting untuk pengambilan keputusan. Keputusan yang tepat menjadikan perusahaan anda akan berada dalam jalur yang tepat, sehingga misi perusahaan lebih mudah dicapai.Laporan keuangan adalah ringkasan kondisi perusahaan pada tanggal neraca dan kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Untuk menyeragamkan proses dan metode penyusunannya, laporan keuangan harus disusun berdasarkan standar akuntansi yang berlaku umum atau di Indonesia dikenal dengan istilah PSAK (Pernyataan Standard Akuntansi Keuangan). PSAK Indonesia saat ini sebagian besar sudah dikonversi untuk menyesuaikan dengan IFRS (International Financial Report Standard).

Tujuan Pelatihan Akuntansi Profesional

  1. Peserta dapat memahami prinsip-prinsip dasar akuntansi.
  2. Peserta dapat memahami mengapa sebuah laporan keuangan harus memenuhi kaidah yang berlaku umum misalnya PSAK di Indonesia atau GAAP di USA.
  3. Peserta dapat memahami persamaan dasar akuntansi sebagai philosopi dasar untuk membentuk Neraca.
  4. Peserta dapat memahami bahwa Laporan Laba / (Rugi) merupakan representasi dari aktivitas perusahaan dalam menjalankan misinya.
  5. Peserta dapat memahmi siklus akuntansi dan dapat melakukan proses recording, adjustment sampai dengan meringkas transaksi menjadi Laporan Keuangan.
  6. Peserta dapat menggunakan dan menggali informasi penting dari laporan keuangan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.

Outline Materi Akuntansi Profesional

Hari – Pertama

  1. Akuntansi Bahasa Bisnis
  • Apakah Akuntansi…?
  • Asumsi dan Prinsip Dasar Akuntansi
  • Siklus dan Jenis-Jenis Akuntansi
  • Perbedaan Akuntansi dan Tata Buku
  • Jenis-Jenis Laporan Keuangan
  • Bentuk Organisasi Dalam Bisnis
  • Pengguna Laporan Keuangan
  1. Perubahan Posisi Keuangan
  • Perkiraan dan Buku Besar (Ledger)
    • Bentuk-Bentuk Perkiraan
    • Cara Mendebet dan Mengkredit Perkiraan
    • Tata Perkiraan (Chart of Account)
    • Buku Besar (Ledger)
    • Neraca Saldo (Trial Balance)
  • Jurnal dan Pemindahan ke Buku Besar
    • Fungsi Jurnal
    • Bentuk Jurnal
    • Cara Pemindahan Ke Buku Besar
  1. Manfaat Ledger dan Jurnal Untuk Manager

Hari – Kedua

  1. Menghitung Laba / (Rugi) dan Neraca, Akhir dari Siklus Akuntansi
    • Apakah Laba Bersih / (Rugi) Akuntansi
    • Ayat Jurnal Penyesuaian
    • Menyiapkan Satu Set Laporan Keuangan
    • Jurnal Penutup Untuk Rekening Temporary
    •  Menyelesaikan Siklus Akuntansi
  1. Akuntansi Khusus
    • Akuntansi Kas dan Kas Kecil
    • Akuntansi Persediaan
    • Akuntansi Aktiva Tetap
    • Akuntansi Modal
  1. Analisa Laporan Keuangan
    •  Mengukur Tingkat Likuiditas dan Risiko Kredit
    •  Mengukur Rasio Profitabilitas
    •  Mengukur Rasio Efisiensi Operasi
    •  Mengukur Rasio Leverage
    •  Mengukur Rasio Tingkat Pengembalian

4. Contoh Kasus Akuntansi Perusahaan Dagang
5. Contoh Kasus Akuntansi Perusahaan Jasa

DASAR AKUNTANSI

TUJUAN TRAINING DASAR AKUNTANSI

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami aplikasi akuntansi dan penerapannya dalam pekerjaan

 

MATERI TRAINING DASAR AKUNTANSI

Karakteristik dan Konsep Dasar Akuntansi

  • Apa itu akuntansi?
  • Pengguna dan kegunaan Akuntansi
  • Perbedaan bookkeeping dan akuntansi
  • Standar Akuntansi Keuangan
  • Unsur-unsur Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi)

Proses Pencatatan Akuntansi

  • Persamaan dasar Akuntansi
  • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
  • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
  • Buku Jurnal
  • Buku Besar dan Buku besar pembantu
  • Posting ke Buku Besar
  • Necara Saldo

Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)

  • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
  • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
  • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
  • Neraca saldo disesuaikan
  • Neraca Lajur
  • Laporan Keuangan

Penyelesaian Siklus Akuntansi

  • Jurnal Penutup
  • Jurnal Koreksi
  • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
  • Analisis Laporan Keuangan
  • Jurnal khusus

BASIC ACCOUNTING TRAINING

DESKRIPSI BASIC ACCOUNTING TRAINING

Akuntasi merupakan bahasa bisnis yang harus dimengerti  bagi perusahaan yang ingin terus eksis dan sukses dalam berbisnis. Akuntansi memegang peranan yang vital bagi jalannya sebuah perusahaan. Konsep dasar, pengetahuan dan keterampilan akuntansi keuangan diperlukan dalam pengelolaan data keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan adalah ringkasan kondisi perusahaan pada tanggal neraca dan kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Penyajian laporan keuangan bagi pihak eksternal perusahaan harus sesuai pada prinsip-prinsip akuntansi keuangan yang diterima umum. Pemahaman akuntansi yang baik akan menjadikan kita mampu mengevaluasi kondisi perusahaan. Evaluasi laporan keuangan akan menguak informasi tertutup dari sebuah laporan keuangan. Semua informasi dari sebuah laporan keuangan menjadi dasar yang penting untuk pengambilan keputusan. Keputusan yang tepat menjadikan perusahaan akan berada dalam jalur yang tepat, sehingga tujuan dari perusahaan lebih mudah dicapai.
Pelatihan ini akan membahas mengenai pengetahuan Dasar Akuntansi (Basic Accounting). Diharapkan peserta pelatihan mampu memahami tugas dan tanggung jawab bagian akuntansi keuangan, memahami prinsip dasar dan tujuan akuntansi keuangan, mampu menyusun laporan keuangan neraca, laba-rugi dan laporan perubahan modal dan melakukan analisis rasio terkait, memahami berbagai metode akuntansi, memahami dan mampu mempraktekan prosedur dalam siklus akuntansi.



TUJUAN BASIC ACCOUNTING TRAINING

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat & mampu untuk:

  • Memahami prinsip dasar dan tujuan akuntansi keuangan
  • Memahami tugas dan tanggung jawab bagian akuntansi keuangan.
  • Memahami aplikasi akuntansi dan penerapannya dalam pekerjaan
  • Memahami persamaan dasar akuntansi sebagai dasar untuk membentuk Neraca.
  • Menyusun laporan keuangan neraca, laba-rugi dan laporan perubahan modal dan melakukan analisis rasio terkait.
  • Memahami berbagai metode akuntansi yang berkaitan dengan piutang ragu-ragu dan persediaan.
  • Memahami siklus akuntansi dan dapat melakukan proses recording, adjustment sampai dengan meringkas transaksi menjadi Laporan Keuangan.
  • Menggunakan dan menggali informasi penting dari laporan keuangan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.



MATERI BASIC ACCOUNTING TRAINING

  • Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis
    • Tujuan & Konsep Dasar Akuntansi
    • Laporan Keuangan: Fungsi Sistem Akuntansi dan Audit.
    • Standar Akuntansi Keuangan: Prinsip Akuntansi Yang Berlaku Umum di Indonesia (PSAK)
    • Laporan Keuangan (titik awal belajar akuntansi): neraca, laba rugi dan perubahan modal
    • Efek Transaksi Bisnis
    • Bentuk Organisasi Dalam Bisnis
    • Penggunaan Laporan Keuangan
  •   Proses Pencatatan Akuntansi
    • Persamaan dasar Akuntansi
    • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
    • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
    • Buku Jurnal
    • Buku Besar dan Buku besar pembantu
    • Posting ke Buku Besar
    • Neraca Saldo
  • Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)
    • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
    • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
    • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
    • Neraca saldo disesuaikan
    • Neraca Lajur
    • Laporan Keuangan
  • Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang
    • Pengantar: Perusahaan Dagang
    • Sistem Inventory Perpetual
    • Sistem Inventory Periodic
    • Evaluasi Kinerja Perusahaan Dagang
  • Menghitung Laba / (Rugi) dan Neraca
    • Apakah Laba Bersih / (Rugi) Akuntansi
    • Ayat Jurnal Penyesuaian
    • Menyiapkan Satu Set Laporan Keuangan
    • Jurnal Penutup Untuk Rekening Temporary
  • Penyelesaian Siklus Akuntansi
    • Jurnal Penutup
    • Jurnal Koreksi
    • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
    • Jurnal khusus
  •   Analisa Laporan Keuangan dan Laporan Arus Kas
    • Mengukur Tingkat Likuiditas dan Risiko Kredit
    • Mengukur Rasio Profitabilitas
    • Mengukur Rasio Efisiensi Operasi
    • Mengukur Rasio Leverage
    • Mengukur Rasio Tingkat Pengembalian
    • Laporan Arus Kas

ACCOUNTING AND TAX PLANNING

Deskripsi

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi.

Perencanaan pajak (tax planning) sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena dengan memahami perencanaan pajak perusahaan dapat melakukan proses merekayasa usaha dan transaksi wajib pajak agar utang pajak berada dalam jumlah yang minimal tanpa melakukan pelanggaran konstitusi atau Undang-undang Perpajakan yang berlaku.

Tujuan

Setelah mengikuti training ini, diharapkan peserta dapat:

  1. Memperoleh pengetahuan tentang seluk beluk pengerjaan bidang accounting dan hasil-hasil yang bisa diperoleh yang berkaitan erat dengan ilmu accounting.
  2. Memahami teknik-teknik dalam penyusunan Laporan keuangan, penyusunan Balance Sheet, Income Statement & Cash Flow.
  3. Mampu melakukan perencanaan pajak sesuai Undang-undang Perpajakan.

 

Materi

1. Pencacatan & Pengklasifikasian Transaksi Financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

2. Adjusting dan Rekapitulasi Rekening

  • Property dan Perlengkapan
  • Bad Debs
  • Uang Muka Biaya, Hutang Biaya, Hutang & Piutang Penghasilan
  • Penentuan Net Income
  • Laporan Keuangan ( Financial Statement )

3. Trading / Jasa

  • Akuntansi usaha jasa
  • Inventarisasi produk usaha jasa
  • Catatan Pembelian dan Penjualan

4. Memahami Data Akuntansi

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

5. Berbagai Bentuk Organisasi Kepemilikan

  • Pembentukan Persekutuan
  • Pembagian Keuntungan Persekutuan
  • Penerimaan dan Pengunduran Diri Sekutu
  • Modal Perseroan Terbatas
  • Pendapatan Perseroan Terbatas
  • Antisipasi Biaya dan Kerugian Perseroan Terbatas
  • Obligasi Perseroan Tertbatas
  • Laporan Keuangan

6. Studi Kasus Entry Jurnal dan Buku Kas 

7. Ajustment dan Summarization

8. Memahami Laporan Keuangan

  • Neraca ( BALANSHEET )
  • Laporan laba-rugi ( INCOME STATEMENT )
  • Cash Flow Operasi , Pembiayaan & Investasi

9. Memahami Indikator Kesehatan Perusahaan

  • Analisa Ratio Keuangan
  • Analisa Laporan Laba-Rugi
  • Analisa Neraca
  • Profit VS Cashflow

10. Pengantar Tax Planning

11. Jenis-jenis Tax Planning

12. Aspek-aspek Tax Planning

13. Strategi Perencanaan Pajak

14. Penerapan Tax Planning

15. Studi Kasus

Accounts Receivable Management Model

Ini merupakan, workshop mengenai Account Receivable mamangement yang cangih, sebagaimana perusahaan modern pada umumnya dimana sebagian besar omsetnya diperoleh dari penjualan kredit, sehingga diperlukan model untuk menjaga agar Account minimal terhadap kerugian karena Bad Debt. Di pelatihan ini peserta juga dibekali bagaimana mendesign strategi Kredit, menerapkan kebijakan Kredit dan mengerti serta mampu mengelolah data menjadi informasi terkait financial statemet secara fundamental. Memonitor A/R yang outstanding sehingga mampu memperbaiki collection secara lebih effektif.



Tujuan & Manfaat Pelatihan

  • Mampu mendefinisikan & menjalankan strategi kredit secara benar
  • Mampu menerapkan kredit policy yang effektif
  • Mamahami dan dapat meng-interprestasikan secara fundamental infromasi yang terkait dengan financial statement
  • Know How to Monitoring Account Receivable yang outstanding
  • Melakukan improvement secara effective dalam mengelola collection  dari Account receivable
  • Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Excel dalam melakukan “What If Analysis”

Pokok Bahasan Training Account Receivable Management Model

  • Memahami pentingnya penjualan secara kredit
  • Memperkuat kesadaran kredit
  • Definisi Strategi Kredit
  • Pemahama tentang pentingnya kebijakan kredit
  • Pemahaman dan pengertian perlunya fasilitas kredit
  • Mencari factor-factor yang mempengaruhi kebijakan kredit
  • Penerapan kebijakan kredit
  • Mengumpulkan data dan informasi kredit
  • Pemahaman Financial statement
  • Monitoring Account Receivable
  • Mengetahui dampak dari melambatnya usia Piutang
  • Identifikasi awal konsumen yang akan terlambat bayar
  • Kumpulan cerita cirri-ciri konsumen yang akan menjadi Bad debt
  • Case study & practical exercise

Perbandingan PSAK Baru dengan PSAK Lama

Deskripsi Training Kajian Perbandingan Pernyaataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Baru (IFRS/ IAS Converged) dengan PSAK Lama Terkait

Laporan keuangan adalah salah satu bentuk komunikasi bisnis yang disusun dan disajikan bagi para penggunanya sebagai salah satu sarana di dalam mengambil keputusan bisnis. Dasar pelaporan keuangan berupa pernyataan standar akuntansi keuangan (PSAK) yang ditetapkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) telah melalui beberapa fase yang dimulai dengan lahirnya Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) 1973, PAI 1984, dan dimulainya Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan 1994 yang beberapa kali mengalami revisi sampai detik ini sebagai komitmen profesi akuntansi Indonesia (IAI) yang telah bergabung dengan International Federation of Accountants (IFAC).

Salah satu konsekuensi IAI sebagai anggota IFAC adalah memenuhi beberapa ketentuan SMO (Statement of Membership Obligations) yang salah satunya adalah mengkonvergensi PSAK dengan International Financial Reporting Standards/ International Accounting Standards (IFRS/ IAS).

Dampak konvergensi membawa suatu perubahan paradigma penyusunan laporan keuangan secara fundamental dengan bergesernya pola pikir profesi akuntan yang berorientasi pada rule based accounting menuju pola pikir principle/ transactional based accounting dengan konsep nilai wajar (fair value) yang menjiwai setiap nilai transaksi di dalamnya, yang dahulu lebih didominasi oleh konsep nilai historis (historical method).

Diskusi sehari mengenai  Kajian Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Baru (IFRS/ IAS Converged) dengan PSAK Lama Terkait ini merupakan suatu gerbang pergeseran paradigm dan konsep di atas yang tentunya akan membuka cakrawala/ khasanah baru bagi profesi akuntan dan profesi terkait lainnya. Manajemen dan profesi akuntan diharapkan dengan segera untuk beradaptasi dengan revolusi profesi ini.


Sasaran:
Peserta diharapkan memperoleh awareness  terhadap perubahan fundamental standar-standar akuntansi serta dampaknya terhadap pelaporan keuangan.


Outline Kajian Perbandingan Pernyaataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) Baru (IFRS/ IAS Converged) dengan PSAK Lama Terkait :

Diskusi ini akan mencakup beberapa topik diantaranya:

1.    Pembahasan-pembahasan perbandingan PSAK diantaranya

  •     PSAK 1        Penyajian Atas Laporan Keuangan
  •     PSAK 2     Laporan Arus Kas
  •     PSAK 3        Laporan Keuangan Interim
  •     PSAK 4        Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri
  •     PSAK 5        Segmen Operasi
  •     PSAK 8        Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
  •     PSAK 12    Bagian Partisipasi dalam Ventura Bersama
  •     PSAK 15    Investasi Pada Entitas Asosiasi
  •     PSAK 25    Kebijakan Akuntansi, Perubahan Estimasi Akuntansi, Kesalahan
  •     PSAK 48    Penurunan Nilai Aset
  •     PSAK 57    Provisi, Liabilitas Kontinjensi, dan Aset Kontinjensi
  •     PSAK 58    Aset Tidak Lancar yang Dimiliki untuk Dijual dan Operasi yang Dihentikan

2.    Beberapa pencabutan PSAK-PSAK terkait.

ACTIVITY BASED COSTING

DESKRIPSI TRAINING ACTIVITY BASED COSTING

Training ini akan membahas mengenai pengintegrasian konsep Activity Based Costing dan metode advanced traditional costing agar para accountant dapat berperan sebagai business partner dalam perusahaan.

MATERI TRAINING ACTIVITY BASED COSTING

  1. The Business Environment
    • Modern Strategic, Tactical, dan Operational Aspects;
    • Peran cost accounting;
    • Cost information sebagai salah satu faktor dalam pengambilan keputusan;
    • Menilai efektifitas cost reporting system dengan pendekatan Product/Decision Cycle
  1. Evaluating Companys Costing Techniques
  2. Activity Based Costing as an Effective Cost Accounting Tool
  3. Developing Standards as a Tool for Valuation and Strategic Decision Support
  4. Variance Analysis as a Process Improvement Tool;
  5. Effective Determination of Joint- and By-Product Costs;
  6. Assigning Service Department Costs to Determine Total Product Cost ;
  7. Developing the Target Cost Model ;
  8. Transfer Pricing and Product Cost Determination;
  9. Cash Flow and Cost Accounting;
  10.  Capacity Analysis: Understanding the True Cost of Incremental Manufacturing

Basic Accounting

Deskripsi Basic Accounting

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi. Pemahaman yang baik mengenai akuntansi, akan mampu mengevaluasi kondisi perusahaan yang dicerminkan dari laporan keuangan perusahaan.

 

Materi Basic Accounting

1. Ruang Lingkup dan konsep dasar akuntansi
2. Pemahaman data akuntansi :

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

3. Pencatatan dan Pengklasifikasian transaksi financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

4. Siklus akuntansi
5. Adjusting dan rekapitulasi rekening
6. Laporan keuangan : Neraca, Laba-Rugi, Cashflow
7. Studi kasus

AKUNTANSI MANAJEMEN

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti Pelatihan Akuntansi Manajemen ini, peserta diharapkan memiliki pengetahuan untuk:

  1. Mempelajari ilmu akuntansi secara umum dan akuntansi manajemen secara khusus.
  2. Mempelajari cara pandang akuntansi management dalam pengelolaan biaya perusahaan.
  3. Mempelajari Konsep Dasar Akuntansi Manajemen seperti Proses Costing, Job Order Costing dan ABC Costing.
  4. Mempelajari perilaku biaya dan informasi biaya yang relevan untuk pengambilan keputusan.
  5. Mempelajari konsep Inventory Valuation dalam rangka memberikan harga jual yang kompetitif.
  6. Mempelajari analisa biaya dalam rangka proses pengambilan keputusan manajemen.

MANFAAT PELATIHAN

Melalui pelatihan Akuntansi Manajemen ini diharapkan:

  1. Peserta memahami konsep-konsep dan cara pandang akuntansi manajemen dalam rangka proses pengambilan keputusan.
  2. Peserta mampu mengaplikasikan konsep akuntansi manajemen proses pengambilan keputusan.
  3. Peserta mampu memberikan penjelasan akuntansi manajemen yang demikian kompleks menjadi lebih sederhana sehingga dapat digunakan menginspirasi dan mengajak semua lapisan dalam perusahaan untuk bekerja dengan efisien dan efektif.
  4. Mampu merealisasikan tujuan perusahaan dengan cara memberikan informasi biaya yang up to date dan akuntable.

CAKUPAN MATERI AKUNTANSI MANAJEMEN

Materi training yang akan di bahas topik Akuntansi Manajemen adalah :

  1. Peran Akuntan Dalam Organisasi.
  2. Pengenalan Istilah dan Tujuan Biaya.
  3. Cost Profit Volume Analysis.
  4. Job Costing.
  5. Kalkulasi Biaya Berdasarkan ABC and ABM .
  6. Anggaran Induk & Akuntansi Pertanggungjawaban.
  7. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Langsung, dan Pengendalian Manajemen.
  8. Anggaran Fleksibel, Varian Biaya Variabel, dan Pengendalian Manajemen.
  9. Kalkulasi Biaya Persediaan dan Analisa Kapasitas.
  10. Menentukan Perilaku Biaya.
  11. Pembuatan Keputusan dan Informasi Yang Relevan.
  12. Keputusan Penetapan Harga dan Manajemen Biaya.
  13. Studi Kasus.

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

DASAR AKUNTANSI

TUJUAN TRAINING DASAR AKUNTANSI

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami aplikasi akuntansi dan penerapannya dalam pekerjaan

 

MATERI TRAINING DASAR AKUNTANSI

Karakteristik dan Konsep Dasar Akuntansi

  • Apa itu akuntansi?
  • Pengguna dan kegunaan Akuntansi
  • Perbedaan bookkeeping dan akuntansi
  • Standar Akuntansi Keuangan
  • Unsur-unsur Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi)

Proses Pencatatan Akuntansi

  • Persamaan dasar Akuntansi
  • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
  • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
  • Buku Jurnal
  • Buku Besar dan Buku besar pembantu
  • Posting ke Buku Besar
  • Necara Saldo

Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)

  • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
  • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
  • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
  • Neraca saldo disesuaikan
  • Neraca Lajur
  • Laporan Keuangan

Penyelesaian Siklus Akuntansi

  • Jurnal Penutup
  • Jurnal Koreksi
  • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
  • Analisis Laporan Keuangan
  • Jurnal khusus

BASIC ACCOUNTING TRAINING

DESKRIPSI BASIC ACCOUNTING TRAINING

Akuntasi merupakan bahasa bisnis yang harus dimengerti  bagi perusahaan yang ingin terus eksis dan sukses dalam berbisnis. Akuntansi memegang peranan yang vital bagi jalannya sebuah perusahaan. Konsep dasar, pengetahuan dan keterampilan akuntansi keuangan diperlukan dalam pengelolaan data keuangan dan penyusunan laporan keuangan. Laporan keuangan adalah ringkasan kondisi perusahaan pada tanggal neraca dan kinerja perusahaan dalam periode tertentu. Penyajian laporan keuangan bagi pihak eksternal perusahaan harus sesuai pada prinsip-prinsip akuntansi keuangan yang diterima umum. Pemahaman akuntansi yang baik akan menjadikan kita mampu mengevaluasi kondisi perusahaan. Evaluasi laporan keuangan akan menguak informasi tertutup dari sebuah laporan keuangan. Semua informasi dari sebuah laporan keuangan menjadi dasar yang penting untuk pengambilan keputusan. Keputusan yang tepat menjadikan perusahaan akan berada dalam jalur yang tepat, sehingga tujuan dari perusahaan lebih mudah dicapai.
Pelatihan ini akan membahas mengenai pengetahuan Dasar Akuntansi (Basic Accounting). Diharapkan peserta pelatihan mampu memahami tugas dan tanggung jawab bagian akuntansi keuangan, memahami prinsip dasar dan tujuan akuntansi keuangan, mampu menyusun laporan keuangan neraca, laba-rugi dan laporan perubahan modal dan melakukan analisis rasio terkait, memahami berbagai metode akuntansi, memahami dan mampu mempraktekan prosedur dalam siklus akuntansi.



TUJUAN BASIC ACCOUNTING TRAINING

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat & mampu untuk:

  • Memahami prinsip dasar dan tujuan akuntansi keuangan
  • Memahami tugas dan tanggung jawab bagian akuntansi keuangan.
  • Memahami aplikasi akuntansi dan penerapannya dalam pekerjaan
  • Memahami persamaan dasar akuntansi sebagai dasar untuk membentuk Neraca.
  • Menyusun laporan keuangan neraca, laba-rugi dan laporan perubahan modal dan melakukan analisis rasio terkait.
  • Memahami berbagai metode akuntansi yang berkaitan dengan piutang ragu-ragu dan persediaan.
  • Memahami siklus akuntansi dan dapat melakukan proses recording, adjustment sampai dengan meringkas transaksi menjadi Laporan Keuangan.
  • Menggunakan dan menggali informasi penting dari laporan keuangan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.



MATERI BASIC ACCOUNTING TRAINING

  • Akuntansi sebagai Bahasa Bisnis
    • Tujuan & Konsep Dasar Akuntansi
    • Laporan Keuangan: Fungsi Sistem Akuntansi dan Audit.
    • Standar Akuntansi Keuangan: Prinsip Akuntansi Yang Berlaku Umum di Indonesia (PSAK)
    • Laporan Keuangan (titik awal belajar akuntansi): neraca, laba rugi dan perubahan modal
    • Efek Transaksi Bisnis
    • Bentuk Organisasi Dalam Bisnis
    • Penggunaan Laporan Keuangan
  •   Proses Pencatatan Akuntansi
    • Persamaan dasar Akuntansi
    • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
    • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
    • Buku Jurnal
    • Buku Besar dan Buku besar pembantu
    • Posting ke Buku Besar
    • Neraca Saldo
  • Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)
    • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
    • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
    • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
    • Neraca saldo disesuaikan
    • Neraca Lajur
    • Laporan Keuangan
  • Akuntansi Untuk Perusahaan Dagang
    • Pengantar: Perusahaan Dagang
    • Sistem Inventory Perpetual
    • Sistem Inventory Periodic
    • Evaluasi Kinerja Perusahaan Dagang
  • Menghitung Laba / (Rugi) dan Neraca
    • Apakah Laba Bersih / (Rugi) Akuntansi
    • Ayat Jurnal Penyesuaian
    • Menyiapkan Satu Set Laporan Keuangan
    • Jurnal Penutup Untuk Rekening Temporary
  • Penyelesaian Siklus Akuntansi
    • Jurnal Penutup
    • Jurnal Koreksi
    • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
    • Jurnal khusus
  •   Analisa Laporan Keuangan dan Laporan Arus Kas
    • Mengukur Tingkat Likuiditas dan Risiko Kredit
    • Mengukur Rasio Profitabilitas
    • Mengukur Rasio Efisiensi Operasi
    • Mengukur Rasio Leverage
    • Mengukur Rasio Tingkat Pengembalian
    • Laporan Arus Kas

ACCOUNTING AND TAX PLANNING

Deskripsi

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi.

Perencanaan pajak (tax planning) sangat dibutuhkan oleh perusahaan karena dengan memahami perencanaan pajak perusahaan dapat melakukan proses merekayasa usaha dan transaksi wajib pajak agar utang pajak berada dalam jumlah yang minimal tanpa melakukan pelanggaran konstitusi atau Undang-undang Perpajakan yang berlaku.

Tujuan

Setelah mengikuti training ini, diharapkan peserta dapat:

  1. Memperoleh pengetahuan tentang seluk beluk pengerjaan bidang accounting dan hasil-hasil yang bisa diperoleh yang berkaitan erat dengan ilmu accounting.
  2. Memahami teknik-teknik dalam penyusunan Laporan keuangan, penyusunan Balance Sheet, Income Statement & Cash Flow.
  3. Mampu melakukan perencanaan pajak sesuai Undang-undang Perpajakan.

 

Materi

1. Pencacatan & Pengklasifikasian Transaksi Financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

2. Adjusting dan Rekapitulasi Rekening

  • Property dan Perlengkapan
  • Bad Debs
  • Uang Muka Biaya, Hutang Biaya, Hutang & Piutang Penghasilan
  • Penentuan Net Income
  • Laporan Keuangan ( Financial Statement )

3. Trading / Jasa

  • Akuntansi usaha jasa
  • Inventarisasi produk usaha jasa
  • Catatan Pembelian dan Penjualan

4. Memahami Data Akuntansi

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

5. Berbagai Bentuk Organisasi Kepemilikan

  • Pembentukan Persekutuan
  • Pembagian Keuntungan Persekutuan
  • Penerimaan dan Pengunduran Diri Sekutu
  • Modal Perseroan Terbatas
  • Pendapatan Perseroan Terbatas
  • Antisipasi Biaya dan Kerugian Perseroan Terbatas
  • Obligasi Perseroan Tertbatas
  • Laporan Keuangan

6. Studi Kasus Entry Jurnal dan Buku Kas 

7. Ajustment dan Summarization

8. Memahami Laporan Keuangan

  • Neraca ( BALANSHEET )
  • Laporan laba-rugi ( INCOME STATEMENT )
  • Cash Flow Operasi , Pembiayaan & Investasi

9. Memahami Indikator Kesehatan Perusahaan

  • Analisa Ratio Keuangan
  • Analisa Laporan Laba-Rugi
  • Analisa Neraca
  • Profit VS Cashflow

10. Pengantar Tax Planning

11. Jenis-jenis Tax Planning

12. Aspek-aspek Tax Planning

13. Strategi Perencanaan Pajak

14. Penerapan Tax Planning

15. Studi Kasus

PASAR MODAL

Deskripsi Training Pasar Modal

Selain pasar barang atau jasa, kita mengenal pasar keuangan (financial market).  Dalam pasar keuangan, transaksi yang terjadi adalah jual beli surat berharga.  Pasar yang mentransaksikan surat berharga jangka panjang disebut pasar modal.  Pelatihan ini adalah membahas mengenai pasar modal.  Topik bahasannya mencakup pengertian pasar modal, segmen pasar modal, perkembangan pasar modal di Indonesia, jenis-jenis surat berharga, struktur pasar modal di Indonesia, dan lembaga-lembaga yang terkait di pasar modal.

 

Tujuan Training Pasar Modal

Setelah mengikuti pelatihan pasar modal ini, peserta diharapkan mempunyai kemampuan untuk memahami:

  1. Apa itu pasar modal dan perannya dalam perekonomian
  2. Perkembangan pasar modal Indonesia.
  3. Surat berharga yang diperjual-belikan di pasar modal.
  4. Struktur pasar modal Indonesia.
  5. Lembaga-lembaga yang terkait di pasar modal.

 

Materi Training Pasar Modal

Jenis pasar modal

  •       Pasar perdana
  •       Pasar sekunder

Perkembangan pasar modal Indonesia.

  •       Pra deregulasi dan Era deregulasi
  •       Era konsolidasi dan Era reformasi.

Surat berharga yang diperjualbelikan di pasar modal

  •       Saham dan obligasi
  •       Right dan waran
  •       Obligasi konversi

Struktur pasar modal Indonesia.

  •       Badan Pengawas Pasar Modal (BAPEPAM)
  •       Bursa Efek
  •       Kliring dan Penjaminan Efek (KPEI) dan Kustodian Sentral Efek Indonesia
  •       Perusahaan efek dan penasihat investasi
  •       Lembaga penunjang pasar modal
  •       Profesi penunjang pasar modal
  •       Reksa dana sebagai alternatif investasi.

Manajemen Aset

Deskripsi Training Manajemen Aset

Aset adalah barang atau benda yang terdiri dari benda tidak bergerak dan benda bergerak baik yang berwujud (tangible) dan tidak berwujud (intangible) yang tercakup dalam aktiva/kekayaan perusahaan. Pengelolaan Aset (kekayaan) Perusahaan merupakan hal yang sangat penting karena  untuk memantau dan menghitung serta memanfaatkannya  secara optimal. Manajemen asset berfungsi untuk informasi perjalanan asset secara keseluruhan, memuat berapa banyak aset dan biayanya, pemanfaatan, kondisi dan pemeliharaan serta lokasi penyimpanan.Hal ini juga berfungsi untuk  mencegah dari hilangnya asset, perhitungan pajak dan depresiasi.

Banyak perusahaan masih menganggap Manajemen Aset secara fisik  hanyalah sekedar instrumen pengelolaan daftar aset, serta pencatatan oleh bagian accounting. Anggapan yang kurang tepat lainnya adalah bahwa pengelolaan fisik aset sepenuhnya sudah diserahkan kepada Bagian umum , padahal baik daftar aset maupun pengelolaan aset fisik hanyalah bagian kecil dari Physical Asset Management.



Tujuan Training Manajemen Aset

  1. Menjelaskan kepada peserta mengenai pentingnya pengelolaan aset dilakukan secara profesional dan terintegrasi.
  2. Membekali peserta terkait dengan pengelolaan aset secara terintegrasi mulai dari planning, pengadaan, verifikasi, pencatatan, layout, pergudangan, pemeliharaan, sistem informasi aset, serta monitoring dan evaluasi.
  3. Membekali peserta metode pengambilan keputusan dalam pengelolaan aset, sehingga lebih efisien, mengurangi pemborosan/kerugian,  mencegah hilangnya aset serta mecegah konflik karena aset.
  4. Membekali peserta implementasi sistem informasi manajemen aset di Perusahaan tempat bekerja.



Materi Training Manajemen Aset

 

  1. Konsep Dasar Manajemen Aset dan Ruang lingkup Manajemen Aset
  2. Perencanaan Manajemen Aset:  prosedur perencanaan kebutuhan aset  dan  penganggarannya
  3. Pengadaan Aset (Procurement): sistem dan prosedur pengadaan aset : swakelola/ outsourcing, penyimpangan dalam pengadaan, pengawasan pengadaan, formulir –formulir prosedur pengadaan.
  4. Manajemen Penggudangan Aset (Warehousing): prosedur penerimaan, verifikasi, pendistribusian dan prinsip penyimpanan aset dan formulir inventarisasi asset di Gudang.
  5. Kodifikasi dan Sistem informasi Asset: Perencanaan kodifikasi dan SIM
  6. Manajemen Keuangan Aset dan Penilaian Aset
  7. Pengukuran dan Evaluasi Aset
  8. Pemeliharaan dan pengawasan aset
  9. Sumberdaya Manusia  dalam Penanganan Aset Perusahaan: Struktur Organisasi Manajemen Aset,    Pengaturan Tugas dan Wewenang Pengelolaan Aset, dan Mengatasi Konflik Terkait dengan Aset.
  10. Administrasi dan database aset
  11. Metode Lelang dan Penghapusan Aset
  12. Case Study secara detail : kasus-kasus riil di lapangan dan solusinya

FINANCIAL STATEMENTS ANALYSIS

TRAINING DESCRIPTION FINANCIAL STATEMENTS ANALYSIS

This training provides a detailed description about:

  1. the significance of financial statements analysis,
  2. the benefits of financial statements analysis,
  3. the ways to analyze the financial ratios and trends,
  4. how to make the sources and uses of funds,
  5. how how to create a cash flow statement,
  6. how to create cash forecasts and financial statements, and
  7. break-even analysis.

TRAINING OBJECTIVE FINANCIAL STATEMENTS ANALYSIS

After participants followed, participants will be able to:

  1. Understanding the significance of financial statements analysis
  2. Understand the benefits that can be derived from financial statements analysis.
  3. Analysis performance using financial ratios
  4. Analysis with trend analysis
  5. Creating reports the sources and uses of funds
  6. Make statements of cash flow
  7. Make a break-even analysis.

COURSE OUTLINE FINANCIAL STATEMENTS ANALYSIS

  1. The importance of Financial Statement Analysis
    • Financial statements
    • Benefits of Financial Statements Analysis
    • Benchmarking
  1. Ratio Analysis
  • Liquidity Ratios
  • Leverage ratio
  • Activity ratio
  • Profitability ratios
  1. Trend analysis
  • Common Size Analysis
  • Index analysis
  • Seasonal Analysis
  1. Sources and Uses of Funds Analysis
  • The types of sources and uses of funds
  • Sources and uses of funds Formula
  • Adjustment Sources and Uses of Funds Analysis
  1. Cash Flow Statements
  • Cash flow operating activities
  • Cash flow investing activities
  • Cash flow financing activities
  1. Cash flow and financial statements Forecasting
  • Cash inflows Forecasting
  • Cash flow Forecasting
  • Balance sheet and income statement Forecasting
  1. Break-Even Analysis
  • Break even Determination
  • Break Even Charting
  • Margin on Safety
  • Break-even if there are changes in factors

BUDGETING , PROFIT PLANNING AND CONTROL

TRAINING DESCRIPTION BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

There are 6 steps being taken in the process of budgeting and control company profits are: determining general corporate purposes, the determination of specific objectives of each department, the determination of strategy, policy planning executive management, planning strategies to achieve long-term earnings and annual earnings.

TRAINING GOALS BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

After this training, participants will be able to:

  1. Understanding the process of planning and control in a comprehensive income
  2. Understanding the technical procedures used in the planning and control of income
  3. Understanding the various management functions and responsibilities of each level of the management in relation to the sequence of profit planning and control process.

TRAINING OUTLINE BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

  1. The scope of corporate budgeting
  2. Flexible budget
  3. Sales budget and production budget
  4. Budgetary costs of raw materials
  5. Direct labor budget
  6. Factory overhead cost budget
  7. Projected cost of production
  8. Projected cost of goods sold
  9. Projected profit and loss.

CORPORATE CASH MANAGEMENT

PENDAHULUAN

Pengelolaan cash flow merupakan sesuatu yang sangat penting bagi suatu perusahaan. Perusahaan bisa saja menghasilkan laba (profit), namun jika tidak mampu mengelola cash-nya dengan baik, maka perusahaan tersebut akan mengalami kesulitan yang serius.

Untuk mengatasi hal ini perusahan perlu manajemen kas yang baik. Bagaimana mengelola dan mengoptimalkan arus kas merupakan tantangan tersendiri bagi bagian keuangan perusahaan maupun bagi owner. Pengelolaan tersebut memerlukan pendekatan yang komprehensif.

Pelatihan ini akan mengajak peserta untuk menguasai teknik yang aplikabel dalam mengoptimalkan kas. Mengerti faktor-faktor yang dapat menghambat pengelolaan kas, serta mampu unutuk mendayagunakan kelebihan uang kas untuk kemajuan perusahaan.

Melalui pelatihan ini, peserta akan dipandu agar dapat menyelesaikan permasalahan pengelolaan cash flow agar dapat menjadi tumpuan perusahaan untuk bertahan, dan terus berkembang melewati berbagai tahapan pertumbuhan perusahaan.

TUJUAN TRAINING :

  • Memenuhi kebutuhan peserta yang ingin mengetahui secara praktis pengelolaan kas yang benar, efektif, dan efisien.
  • Membekali peserta dengan teknik dan aplikasi dalam optimalisasi cash flow.
  • Meningkatkan tanggung jawab dan apresiasi peserta tentang pengelolaan cash flow perusahaan, bagi keberlangsungan dan kemajuan perusahaan secara keseluruhan.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING :

Pokok-pokok Bahasan

Hari Pertama

  • Memahami apa yang dimaksud dengan corporate cash management.
  • Memahami bagaimana cara mengelola cash di level korporat secara optimal dan efisien.
  • Memahami model-model manajemen cash.

Hari Kedua

  • Mengetahui prinsip, teknik, dan aplikasi cash flow optimalization.
  • Memahami pembuatan cash budget, cash flow projection, dan cash flow forecasting.
  • Memahami analisis cash flow beserta metode pembuatan cash flow statement, baik secara direct maupun
  • Mengetahui dan memahami tentang “creative cash flow” reporting.

PREPARATION OF FINANCIAL REPORT

Backround Preparation of Financial Report

Financial report in order to obtain optimal result, of course, in the process of drafting should refer to the applicable accounting principles. In addition to get an accurate and optimal outcome, the report is expected to be easy to read, understood and analyzed by the company’s accountant. There are several things that must be considered in the preparation of accounting assets, with the aim to facilitate the making of report.

Objectives Preparation of Financial Report

After this training, participants will be able to understand the basic concepts and advanced accounting and application of appropriate accounting latest developments.

Contents Preparation of Financial Report

  • Cash Accounting
  • Giro/current Accounting on Bank Indonesia
  • Giro/current Accounting on other banks
  • Placement Accounting on other banks
  • Accounting of securities
  • Accounting for loans
  • Accounting for investment in other entities
  • Accounting for fixed asset and accumulated depreciation
  • Other assets accounting

DASAR AKUNTANSI

MATERI TRAINING DASAR AKUNTANSI

Karakteristik dan Konsep Dasar Akuntansi

  • Apa itu akuntansi?
  • Pengguna dan kegunaan Akuntansi
  • Perbedaan bookkeeping dan akuntansi
  • Standar Akuntansi Keuangan
  • Unsur-unsur Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi)

Proses Pencatatan Akuntansi

  • Persamaan dasar Akuntansi
  • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
  • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
  • Buku Jurnal
  • Buku Besar dan Buku besar pembantu
  • Posting ke Buku Besar
  • Necara Saldo

Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)

  • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
  • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
  • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
  • Neraca saldo disesuaikan
  • Neraca Lajur
  • Laporan Keuangan

Penyelesaian Siklus Akuntansi

  • Jurnal Penutup
  • Jurnal Koreksi
  • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
  • Analisis Laporan Keuangan
  • Jurnal khusus

Basic Accounting

Deskripsi Basic Accounting

Ilmu akuntansi tidak hanya dipelajari oleh seorang akuntan saja melainkan profesi lainnya karena berhubungan dengan keuangan. Banyak pihak yang memerlukan untuk menguasai ilmu tersebut bidang keilmuan tersebut, antara lain:  Insinyur, ahli Hukum, ahli statistic, ahli IT, ahli pertanian, ahli sejarah, ahli bahasa, dan lain-lain. Bahkan ilmu akuntansi juga dibutuhkan oleh seseorang yang semula bekerja di luar profesi atau bidang akuntansi dan tidak memiliki dasar-dasar ilmu akuntansi, kemudian orang tersebut di promosikan ke lingkup pekerjaan bidang akuntansi. Pemahaman yang baik mengenai akuntansi, akan mampu mengevaluasi kondisi perusahaan yang dicerminkan dari laporan keuangan perusahaan.

 

Materi Basic Accounting

1. Ruang Lingkup dan konsep dasar akuntansi
2. Pemahaman data akuntansi :

  • Berbagai hal yang membentuk data akuntansi
  • Biaya dan Pengeluaran
  • Akuntansi dan Tingkat Harga
  • Problema Dalam Mengukur Pendapatan

3. Pencatatan dan Pengklasifikasian transaksi financial

  • Aktiva & berbagai sumbernya
  • Debet & Kredit
  • dalam buku kas
  • Buku entry original
  • Neraca Saldo ( Trial Balnce )
  • Buku Kas Sekundair
  • Pengawasan uang tunai ( Cash )
  • Surat Hutang ( Notes ) & Surat Wesel ( Draft )
  • Buku Entry Original lainnya

4. Siklus akuntansi
5. Adjusting dan rekapitulasi rekening
6. Laporan keuangan : Neraca, Laba-Rugi, Cashflow
7. Studi kasus

ADVANCED ACCOUNTING

ABSTRACK

Advanced Accounting is a continuation of the study of financial accounting. The areas of coverage in this course include issues concerning the operation of Partnerships, Business Combinations and Consolidated Financial Statements, and International Accounting Issues. These topics require a working knowledge of GAAP and Professional Pronouncements.

The course is designed to provide an understanding of the technical requirements as well as developing an appreciation for working with accounting pronouncements and research of accounting issues. Professional Communication skill for writing and speaking will be emphasized throughout the semester

OUTLINE ADVANCED ACCOUNTING

  1. Business Combinations
  2. Accounting for Investments
  3. Equity Method
  4. Introduction to business combinations
  5. Accounting for business combinations
  6. Consolidated statements: date of acquisition
  7. Consolidated statements: after acquisition
  8. Consolidated statements: allocation and depreciation of dierence between acquirees’ implied fair and book values
  9. Consolidated statements: intercompany dierences
  10. Segment and interim reporting
  11. International Financial reporting standards
  12. Accounting for foreign currency transactions and hedging foreign exchange risk
  13. Translation of Financial statements of foreign afiliates

 

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

PSAK Perkebunan

Background

Usaha di bidang perkebunan mengalami perkembangan yang pesat dan semakin dinamis akhir-akhir ini. Banyak factor yang mempengaruhi perkembangan tersebut, seperti perkembangan teknologi perkebunan yang semakin maju, meningkatnya permintaan hasil perkebunan, dan munculnya otonomi daerah yang berdampak terhadap pengelola hasil perkebunan. Selain itu semakin meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha seiring keterbukaan informasi yang difasilitasi oleh keberadaan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin maju dan semakin murah. Saat ini revisi atas Standar Akuntansi Keuangan terus dilakukan sesuai dengan program konvergensi dengan International Financial Reporting Standards (IFRS), sehingga penyusunan laporan keuangan menjadi lebih kompleks dengan banyak mengunakan konsep nilai wajar dan pertimbangan professional. Perkembangan dan kondisi tersebut mempengaruhi entitas dalam laporan keuangan supaya lebih sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Selama ini di antara entitas sering terjadi perbedaan perlakuan akuntansi untuk transakti yang sama. Hal ini tentunya menjadi masalah tersendiri bagi para pengguna laporan keuangan pada umumnya, khususnya pemegang saham dalam mengevaluasi kinerja setiap entitas.Oleh sebab itu, pelatihan ini memiliki tujuan supaya peserta dapat memahami dan dapat mengimplementasikan peraturan dan perlakuan akuntansi yang telah berubah dan berdampak langsung dalam industry perkebunan.



Materi Pelatihan PSAK yang sesuai dengan Industri Perkebunan:

  • Pendahuluan
  • Laporan Keuangan Perusahaan
  • Karateristik entitas perusahaan perkebunan
  • Ketentuan umum laporan keuangan
  • Akuntansi Aset
  • Aset  lancer
  • Aset tidak  lancer
  • Aset tanaman semusim
  • Aset tanaman tahunan
  • Aset tetap
  • Aset tak terwujud
  • Aset/liabilitas pajak tangguhan
  • Akuntansi Liabilitas Dan Ekuitas
  • Akuntansi liabilitas
  • Liabilitas jangka pendek
  • Liabilitas jangka panjang
  • Akuntansi ekuitas
  • Laporan Laba Rugi Komprehensif
  • Penghasilan
  • Beban
  • Perubahan Ekuitas
  • Dasar pengaturan
  • Laporan Arus Kas
  • Dasar pengaturan

Analisis Pinjaman dan Risiko Kredit Dana PKBL

Deskripsi Training Analisis Pinjaman dan Risiko Kredit Dana PKBL

Kelalaian, tunggakan bahkan kemacetan pembayaran angsuran pinjaman dalam kegiatan kredit mikro bukan semata-mata disebabkan oleh peminjam. Tetapi hal tersebut diakibatkan oleh karena kesalahan pemberi pinjaman. Dimana unsur manajemen kurang memperhatikan titik-titik kritis yang bisa memunculkan peluang untuk menjadikan pinjaman bermasalah. Hal ini disebabkan karena tidak dilakukan analisa secara cermat yang selanjutnya menimbulkan sikap yang kurang obyektif dalam pengambilan keputusan.

Dalam kegiatan analisa pinjaman tidak hanya dibebankan kepada Petugas Lapangan saja, tetapi seluruh unsur dalam manajemen harus terlibat dalam melakukan analisa terhadap permohonan pinjaman sesuai dengan peran dan fungsi masing-masing bagian. Namun seringkali prinsip kehati-hatian disatu sisi seringkali menghambat prinisp-prinsip utama program keuangan mikro, dimana layanan yang diberikan harus cepat agar perputaran uang dapat berjalan. Dan pada akhirnya lembaga dapat mengalami perkembangan yang semestinya. Training ini dirancang untuk membantu unit PKBL dalam mengembangkan mekanisme dan prosedur analisis pinjaman terpadu.

 

Tujuan Training Analisis Pinjaman dan Risiko Kredit Dana PKBL

  1. Mendukung terwujudnya keamanan terhadap pinjaman.
  2. Memperjelas alur proses pelayanan pinjaman.
  3. Memperjelas peran, fungsi, tugas, dan tanggung jawab masing-masing bagian    dalam struktur organisasi dan manajemen program kredit mikro.
  4. Mengurangi resiko pinjaman akibat kesalahan dalam pengambilan keputusan pinjaman.



Materi Training Analisis Pinjaman dan Risiko Kredit Dana PKBL

  1. Dasar-dasar perkreditan
  2. Prosedur dan mekanisme pelayanan kredit
  3. Perencanaan kredit dan analisis pasar, serta skema pinjaman
  4. Konsep dan evaluasi Program Kemitraan dan Bina Lingkungan
  5. Dasar-dasar analisa pinjaman
  6. Administrasi pelayanan pinjaman
  7. Analisa pinjaman berdasarkan kelayakan usaha
  8. Analisis kredit macet dalam PKBL
  9. Manajemen risiko kredit
  10. Pemeringkatan rating kredit untuk memperkecil risiko
  11. Studi Kasus

Manajemen Keuangan Menengah

Deskripsi Training Manajemen Keuangan Menengah

Pelatihan ini merupakan pelatihan yang dirancang sebagai kelanjutan pelatihan Manajemen Keuangan Pengantar (Fundamental of Financial Management).  Topik pembahasan meliputi: 1) keputusan investasi dan 2) keputusan pembelanjaan.

 

Tujuan Training Manajemen Keuangan Menengah

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep, metodologi, dan teknik dasar bagaimana manajer keuangan dalam melakukan pengambilan keputusan investasi dan pembelanjaan dalam perusahaan.

 

Materi Training Manajemen Keuangan Menengah

  1. Capital Budgeting dan Pengestimasian Aliran Kas;
  2. Teknik Capital Budgeting
  3. Risiko dan Opsi Manajerial dalam Capital Budgeting
  4. Required Return dan Cost of Capital
  5. Leverage Operasi dan Finansial
  6. Struktur Modal
  7. Pasar Modal
  8. Undang-Undang Pasar Modal dan Cetak Biru Pasar Modal
  9. Obligasi dan Saham
  10. Term Loan dan Leases

MODAL KERJA : WORKING CAPITAL MANAGEMENT

Deskripsi Training Working Capital Management (Manajemen Modal Kerja)

Pelatihan ini memberikan kepada peserta mengenai jenis-jenis modal kerja, bagaimana penentuan modal kerja dan pembelanjaannya. Lebih lanjut lagi dalam pelatihan manajemen modal kerja ini,  peserta akan diberi materi mengenai manajemen kas, manajemen, piutang, manajemen persediaan, yang semua itu adalah elemen-elemen yang ada di dalam manajemen modal kerja.  Setelah itu, peserta diberi materi bagaimana mengukur likuditas dan efektivitas modal kerja.

 

Tujuan  Training Working Capital Management (Manajemen Modal Kerja)

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami mengenai:

  1. Jenis-jenis modal kerja dan bagaimana menentukan besarnya modal kerja dan membelanjainya.
  2. Bagaimana melakukan manajemen kas, manajemen piutang, dan manajemen persediaan.’
  3. Bagaimana melakukan pengukuran likuiditas dan efektivitas investasi pada modal kerja

 

Materi Training Working Capital Management (Manajemen Modal Kerja)

Modal kerja dan pembelanjaannya

  • Pengertian modal kerja
  • Trade-off dalam pengambilan keputusan modal kerja
  • Kebijakan pembelanjaan modal kerja
  • Margin of safety

Likuiditas dan efektivitas modal kerja

  • Pengukuran efektivitas modal kerja
  • Rasio keuangan untuk mengukur likuiditas dan efektivitas modal kerja

Manajemen kas dan sekuritas

  • Motif-motif memegang kas
  • Tujuan manajemen kas
  • Metode mempercepat pengumpulan kas dan pengendalian pengeluaran kas
  • Variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam investasi surat berharga
  • Model menentukan target saldo kas optimum.

Manajemen Piutang

  •  Penentuan standar kredit
  •  Pelonggaran standar kredit
  • Pemberian diskon kredit dan temin kredit
  • Piutang tidak tertagih yang terjadi dalam kebijakan kredit

Manajemen Persediaan

  • Persedian material/bahan baku
  • Persediaan barang dalam proses
  •  Persediaan barang jadi
  •  Konsep ABC
  •  Konsep economic order quantity (EOQ)
  • EOQ dengan adanya potongan harga

ADVANCED ACCOUNTING

ABSTRACK

Advanced Accounting is a continuation of the study of financial accounting. The areas of coverage in this course include issues concerning the operation of Partnerships, Business Combinations and Consolidated Financial Statements, and International Accounting Issues. These topics require a working knowledge of GAAP and Professional Pronouncements.

The course is designed to provide an understanding of the technical requirements as well as developing an appreciation for working with accounting pronouncements and research of accounting issues. Professional Communication skill for writing and speaking will be emphasized throughout the semester

 

OUTLINE ADVANCED ACCOUNTING

  1. Business Combinations
  2. Accounting for Investments
  3. Equity Method
  4. Introduction to business combinations
  5. Accounting for business combinations
  6. Consolidated statements: date of acquisition
  7. Consolidated statements: after acquisition
  8. Consolidated statements: allocation and depreciation of dierence between acquirees’ implied fair and book values
  9. Consolidated statements: intercompany dierences
  10. Segment and interim reporting
  11. International Financial reporting standards
  12. Accounting for foreign currency transactions and hedging foreign exchange risk
  13. Translation of Financial statements of foreign afiliates

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

PSAK Perkebunan

Background

Usaha di bidang perkebunan mengalami perkembangan yang pesat dan semakin dinamis akhir-akhir ini. Banyak factor yang mempengaruhi perkembangan tersebut, seperti perkembangan teknologi perkebunan yang semakin maju, meningkatnya permintaan hasil perkebunan, dan munculnya otonomi daerah yang berdampak terhadap pengelola hasil perkebunan. Selain itu semakin meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan usaha seiring keterbukaan informasi yang difasilitasi oleh keberadaan teknologi komunikasi dan informasi yang semakin maju dan semakin murah. Saat ini revisi atas Standar Akuntansi Keuangan terus dilakukan sesuai dengan program konvergensi dengan International Financial Reporting Standards (IFRS), sehingga penyusunan laporan keuangan menjadi lebih kompleks dengan banyak mengunakan konsep nilai wajar dan pertimbangan professional. Perkembangan dan kondisi tersebut mempengaruhi entitas dalam laporan keuangan supaya lebih sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan yang berlaku di Indonesia yang dikeluarkan oleh Ikatan Akuntan Indonesia. Selama ini di antara entitas sering terjadi perbedaan perlakuan akuntansi untuk transakti yang sama. Hal ini tentunya menjadi masalah tersendiri bagi para pengguna laporan keuangan pada umumnya, khususnya pemegang saham dalam mengevaluasi kinerja setiap entitas.Oleh sebab itu, pelatihan ini memiliki tujuan supaya peserta dapat memahami dan dapat mengimplementasikan peraturan dan perlakuan akuntansi yang telah berubah dan berdampak langsung dalam industry perkebunan.



Materi Pelatihan PSAK yang sesuai dengan Industri Perkebunan:

  • Pendahuluan
  • Laporan Keuangan Perusahaan
  • Karateristik entitas perusahaan perkebunan
  • Ketentuan umum laporan keuangan
  • Akuntansi Aset
  • Aset  lancer
  • Aset tidak  lancer
  • Aset tanaman semusim
  • Aset tanaman tahunan
  • Aset tetap
  • Aset tak terwujud
  • Aset/liabilitas pajak tangguhan
  • Akuntansi Liabilitas Dan Ekuitas
  • Akuntansi liabilitas
  • Liabilitas jangka pendek
  • Liabilitas jangka panjang
  • Akuntansi ekuitas
  • Laporan Laba Rugi Komprehensif
  • Penghasilan
  • Beban
  • Perubahan Ekuitas
  • Dasar pengaturan
  • Laporan Arus Kas
  • Dasar pengaturan

PSAK yang relevan :

  • PSAK 2 (Revisi 2009) Laporan Arus Kas
  • PSAK 23 (Revisi 2009) Pendapatan
  • PSAK 50 (Revisi 2010) Instrumen Keuangan :Penyajian
  • PSAK 55 (Revisi 2011) Instrumen Keuangan :Pengakuan Dan Pengukuran
  • PSAK 60 Instrumen Keuangan : Pengungkapan
  • PSAK 7 (Revisi 2010) Pengungkapan Pihak-pihak berelasi
  • PSAK 14 (Revisi 2008) Persediaan
  • PSAK 58 (Revisi 2009) Aset Tidak Lancar Yang Dimiliki untuk Dijuan dan Opersi yang Dihentikan
  • PSAK 12 (Revisi 2009) Bagian Partisipasi Dalam Ventura Bersama
  • PSAK 15 (Revisi 2009) Investasi Pada Entitas Asosiasi
  • PSAK 13 (Revisi 2010) Properti Investasi
  • PSAK 16 (Revisi 2011) Aset Tetap
  • PSAK 48 (Revisi 2010) Penuurunan Nilai Aset
  • ISAK 25 Hak Atas Tanah
  • PSAK 19 (Revisi 2009)Aset Tak Berwujud
  • PSAK 46 (Revisi 2010) Pajak Penghasilan
  • PSAK 24 (Revisi 2010) Imbalan Kerja
  • PSAK 26 (Revisi 2011) Biaya Pinjaman
  • PSAK 30 (Revisi 2011) Sewa
  • PSAK 38 (Revisi 2012) Akuntansi Kombinasi Bisnis Entitas Sepengendali
  • PSAK 10 (Revisi 2010) Pengaruh Perubahan KursValuta Asing
  • PSAK 1 (Revisi 2009) Pengajian Laporan Keuangan
  • PSAK 4 (Revisi 2009) Laporan Keuangan Konsolidasian dan Laporan Keuangan Tersendiri
  • PSAK 22 (Revisi 2010) Kombinasi Bisnis
  • PSAK 8 (Revisi 2009) Peristiwa Setelah Periode Pelaporan
  • PSAK 5 (Revisi 2009) SEgme Operasi

ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS

TRAINING OBJECTIVE :

The purpose of this course is to introduce the participant to accounting information systems. It provides an overview of the concepts, objectives, and importance of properly designed systems.
Upon completion of the training, the participants should understand how professionals apply management information science and data base theory to understand, design, create, and maintain accounting, reporting, and control systems.
The course material will include exercises utilizing flowchart and other applications. A comprehensive project will enable the student to apply theories from lectures and the textbook.
This course is helpful to accountants, auditors, and managers to help assessing their responsibilities.



OUTLINE ACCOUNTING INFORMATION SYSTEMS :

  • The Information System: An Accountant’s Perspective
  • Introduction to Transaction Processing
  • Ethics, Fraud, Internal Control
  • The Revenue Cycle
  • The Expenditure Cycle
  • The Conversion Cycle
  • The General Ledger, Financial Reporting and Fixed Asset Systems
  • Data Base Management Systems
  • Distributed Data Processing & Networking
  • The Systems Development Process, Part 1
  • The Systems Development Process, Part 2
  • The Systems Development Process, Part 3
  • Controlling Computer Based Information Systems

DASAR AKUNTANSI

TRAINING OBJECTIVE DASAR AKUNTANSI

Setelah mengikuti pelatihan basic accounting ini diharapkan peserta dapat memahami aplikasi akuntansi dan penerapannya dalam pekerjaan



CAKUPAN MATERI TRAINING
DASAR AKUNTANSI

1.    Karakteristik dan Konsep Dasar Akuntansi

  • Apa itu akuntansi?
  • Pengguna dan kegunaan Akuntansi
  • Perbedaan bookkeeping dan akuntansi
  • Standar Akuntansi Keuangan
  • Unsur-unsur Laporan Keuangan (Neraca dan Laba Rugi)

2.    Proses Pencatatan Akuntansi

  • Persamaan dasar Akuntansi
  • Pengertian rekening (account) dan Debit/kredit
  • Tahap-tahap proses siklus akuntansi
  • Buku Jurnal
  • Buku Besar dan Buku besar pembantu
  • Posting ke Buku Besar
  • Necara Saldo

3.    Penyesuaian Rekening (Adjusting the Account)

  • Asumsi Periodicity dan pengakuan pendapatan dan biaya
  • Bentuk-bentuk penyesuaian rekening
  • Jurnal penyesuaian dan posting ke Buku Besar
  • Neraca saldo disesuaikan
  • Neraca Lajur
  • Laporan Keuangan

4.    Penyelesaian Siklus Akuntansi

  • Jurnal Penutup
  • Jurnal Koreksi
  • Jurnal Pembalikan (reversing entries)
  • Analisis Laporan Keuangan
  • Jurnal khusus

COST ACCOUNTING

TUJUAN TRAINING :

Memberikan pengertian mengenai biaya, penggolongan biaya, perhitungan harga pokok, perencanaan dan penganggaran biaya, membandingkan antara anggaran dan realisasi, perhitungan selisih biaya, analisa atas selisih biaya yang timbul serta data biaya yang relevan dalam proses pengambilan keputusan

CAKUPAN MATERI TRAINING COST ACCOUNTING:

  1. Pendahuluan
  • Akuntansi biaya dan Pengertian biaya
  • Peerencanaan dan pengendalian biaya
  • Konsep biaya dan pemanfaatan informasi biaya
  1. Penentuan Harga Pokok Produk
  • Metode Harga Pokok Pesanan
  • Metode Harga Pokok Proses
  1. Variable Costing
  • Perbandingan metode Variable Costing dan Full Costing
  • Variable Costing dengan Metode Harga Pokok Pesanan
  • Variable Costing dengan Metode Harga Pokok Proses
  1. Akuntansi Biaya :
    • Bahan
  • Overhead Pabrik
  • Tenaga Kerja
  1. Pengendalian Biaya
  • Perencanaan dan penganggaran biaya
  • Perhitungan selisih biaya
  • Analisa selisih biaya bahan
  • Analisa selisih biaya tenaga kerja
  • Analisa selisih BOP
  1. Data biaya yang relevan dalam pembuatan keputusan
  • Pengambilan keputusan atas:
  • Keputusan membeli atau membuat sendiri suatu bagian produk
  • Keputusan menjual atau memproses lebih lanjut produk tertentu
  • Keputusan menambah jenis produk tertentu yang dihasilkan
  • Keputusan menghentikan produksi jenis tertentu

ASET TETAP

TRAINING OBJECTIVE ASET TETAP:

  1. Menjelaskan kepada peserta mengenai aset, aset tetap dan penggolongannya
  2. Membekali peserta dengan berbagai pengetahuan yang berkaitan dengan perolehan aset tetap dan penghentian aset tetap beserta pencatatan, penilaian, serta penyusutannya.
  3. Secara umum pelatihan ini diharapkan akan meningkatkan kemampuan peserta dalam memahami aset tetap perusahaan

 

CAKUPAN MATERI TRAINING ASET TETAP:

  1. Konsep Dasar Aset dan Asset Tetap
  • Pengertian Aset
  • Klasifikasi Aset
  • Pengertian Aset Tetap
  • Kriteria Aset Tetap
  • Jenis – jenis Aset Tetap
  1. Penyajian Aset Tetap dalam Laporan Keuangan
  2. Perolehan Aset Tetap
  • Cara perolehan aset tetap
  • Pengertian harga perolehan
  • Pencatatan perolehan aset tetap
  1. Penyusutan Aset Tetap
  • Metode penyusutan aset tetap
  • Stright Line
  • Double Decline
  • Unit of Production
  • Sum of the Digit Year
  • Pencatatan penyusutan aset tetap
  • Nilai Residu
  • Economic Life
  • Book Value
  • Koreksi penyusutan aset tetap
  1. Penghentian Aset Tetap
  • Aset tetap rusak total
  • Aset tetap dijual
  • Aset tetap ditukar
  • Pencatatan penghentian aset tetap

PETTY CASH MANAGEMENT & ADMINISTRATION

TRAINING OBJECTIVE  :

  1. Mengerti dasar-dasar pengelolaan kas di dalam perusahaan
  2. Mampu berperan sebagai kontroler dalam perencanaan dan pengendalian petty cash
  3. Mampu merancang  pembukuan serta menata keuangan perusahaan

OUTLINE TRAINING  PETTY CASH MANAGEMENT & ADMINISTRATION :

1.   Cash Concept and Principles

  • Cash Cycle
  • Definition
  • Cash Disbursement
  • Cash Receipt
  • Cash Requirement
  • Source of Cash

2.    Cash Flow Statement
3.    Petty Cash Features

  • Coding Petty Cash
  • Form Petty Cash
  • Petty Cash Information System
  • Petty Cash Opname

4.    Petty Cash Management
5.    Petty Cash Administration

 

LAPORAN KEUANGAN

TRAINING OBJECTIVE :

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta  akan dapat :

  1. Menyebutkan laporan – laporan keuangan utama
  2. Menjelaskan bagaimana menganalisis suatu laporan keuangan.
  3. Mengetahui ukuran – ukuran yang digunakan untuk menganalisa suatu laporan keuangan

CAKUPAN MATERI TRAINING LAPORAN KEUANGAN:

1. PENDAHULUAN

  • Jenis – jenis Laporan Keuangan
  1. Neraca / Balance Sheet
  2. Laba Rugi / Income Statement
  3. Arus Kas / Cash Flow Statement
  • Manfaat Laporan  Keuangan

2. LAPORAN LABA RUGI / INCOME STATEMENT

  1. Pengertian dan kegunaan laporan laba rugi
  2. Pengakuan pendapatan : Metoda  dan kegunaannya
  3. Menentukan laba per lembar saham

3. LAPORAN NERACA / BALANCE SHEET

  1. Pengertian dan kegunaan laporan neraca
  2. Unsur – unsur laporan neraca
  3. Konsep dan pengungkapannya
  4. Pendanaan aktiva tetap berwujud dan tidak berwujud
  5. Kewajiban dan kepemilikan pemegang saham
  6. Analisis persediaan

4. LAPORAN ARUS KAS  / CASH FLOW STATEMENT

  1. Pengertian dan kegunaan laporan arus kas
  2. Hubungannya dengan neraca dan laba rugi
  3. Penyusunan laporan arus kas
  4. Metode langsung dan tidak langsung

5. ANALISIS INDUSTRI DAN BIAYA MODAL

  1. Industri dan realitas bisnis
  2. Siklus bisnis dan strategi memenangkan persaingan
  3. Capital Asset Pricing Methods
  4. Weighted Average Cost of Capital

SOP ACCOUNTING & FINANCE

TRAINING OBJECTIVE SOP ACCOUNTING & FINANCE

After following this course, the participants are expected to understand Accounting & Finance Administration  Standard Operating Procedure (SOP) of company. Through the course, it can get clearly and  accurately operating procedure in fulfilling accepted work  performance standard of company and increase personal self esteem of accounting and finance administration department to get good achievement



TRAINING MATERIAL OUTLINE SOP ACCOUNTING & FINANCE

INTRODUCTION

  • Accounting Characteristic of General Mining Industry
  • Scope
  • Accounting Treatment
  • Financial Statement

FINANCIAL  STATEMENT

a. Types of Financial Statement

  • Balance Sheet
  • Income Statement
  • Cash Flow Statement

b. Usefulness of Financial Statement

ACCOUNTING PROCEDURE

  • Definition
  • Accounting Procedures

ACCOUNTING SYSTEM AND INTERNAL CONTROL

  • Definition
  • Accounting System
  • Internal Control
  • Internal Control Item
  • Internal control and Accounting Standard Operating Procedure

TO PLAN ACCOUNTING AND FINANCE ADMINISTRATION STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE

  • Accounting & Finance Administration  SOP Form
  • To plan main accounting system

TO DEVELOP & ARRANGE ACCOUNTING AND FINANCE ADMINISTRATION STANDARD OPERATIONAL PROCEDURE

CASHFLOW MANAGEMENT

DESKRIPSI CASHFLOW MANAGEMENT

“Kas” merupakan urat nadi dari jalannya perusahaan. Tanpa adanya kecukupan kas, maka perusahaan tidak dapat berkembang. Perusahaan bisa saja menghasilkan profit, tetapi belum tentu memiliki kas. Oleh karenanya pengetahuan dan teknik pengelolaan kas yang efisien sangat diperlukan. “Kunci keberhasilan dalam Cash flow Management terletak pada kemampuan mempengaruhi keputusan-keputusan diluar finance untuk menyeimbangkan Cash In Flow dengan Cash Out-Flow”.

Karena itulah dalam perkembangannya sekarang ini dituntut untuk lebih berperan sebagai business partner yang ikut mendorong fungsi lain dalam mencapai tujuan perusahaan. Secara umum pelatihan ini diharapkan dapat membekali peserta dengan pengetahuan yang bermanfaat dalam meningkatkan perannya tersebut.

 

TUJUAN CASHFLOW MANAGEMENT

  1. Memberikan pengetahuan tentang peran sekretaris di era globalisasi
  2. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam menangani pekerjaan kesekretariatan      secara profesional
  3. Meningkatkan profesionalitas & rasa tanggung jawab seorang sekretaris terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan atau pimpinannya
  4. Memberikan kunci sukses menjadi sekretaris profesional

 MATERI  CASHFLOW MANAGEMENT

  1. Overview – Cash Management
  2. Faktor Internal Dan Eksternal Yang Mempengaruhi Cash
  3. Analisis Kebijakan Piutang
  4. Analisis Kebijakan Inventori
  5. Analisis Kebijakan Investasi Dalam Aktiva Tetap Dan Surat Berharga
  6. Analisa Sumber Dan Struktur Modal : Modal Sendiri – Pinjaman Jangka Pendek Dan Jangka Panjang
  7. Manajemen aliran kas dan manajemen modal kerja
  8. Perencanaan Cash – Cash Budget
  9. Analisa Kinerja Manajemen Kas
  10. Manajemen aliran kas pada keputusan investasi