Category Archives: Technical and Engineering

ELECTRICAL CIRCUIT BREAKERS

ABSTRACK ELECTRICAL CIRCUIT BREAKERS

This electrical circuit breakers – maintenance training course will discuss application, installation, maintenance and testing issues related to low-, medium- and high-voltage switchgear and electrical circuit breakers. The course will provide the delegates with a solid understanding of switchgear theory and standards. The course will also make delegates aware of issues concerning the proper application, installation and maintenance of these types of equipment with a strong emphasis on safety. The course will cover a wide range of material starting from the basics and moving on to more complex issues.
This course provides an overview of power system design and theory, focusing on the power distribution electrical circuit breakers used in common utility, industrial, commercial and institutional applications. Basic electrical circuit breakers construction, electrical safety, and common circuit breakers maintenance techniques are the major components of this course.
When brought on-site, this course can be supplemented by an in-depth study of the specific circuit breakers models used at the client’s facility. Hands-on training is provided wherever practical.



OUTLINE ELECTRICAL CIRCUIT BREAKERS

  1. Low Voltage Switchgear, Theory and Applications
  2. 4160 Volt Breaker Overview
  3. 4160 Volt Breaker Maintenance
  4. Low-Voltage Breaker Overview
  5. Low-Voltage Breaker Maintenance
  6. Switchgear Overview
  7. Grounding
  8. Switchgear Maintenance
Iklan

ELECTRICAL GROUNDING AND LIGHTNING SYSTEM

ABSTRACK TRAINING ELECTRICAL GROUNDING AND LIGHTNING SYSTEM

Lightning is a natural phenomenon that may occur everywhere in the world. Failure to protect critical and strategic such as refinery, oil & gas plant, petrochemical plant process, building, etc can cause big lost in productivity and revenue generating. The big lost could be an inferno, heavy damage, and ruin of the plant and its critical equipment. It is even a fatality of electric or thermal shock to human body that could cause a death.
This training will be enhancing the participants to get better understanding of lightning phenomenon especially for people and Industry; better understanding of lightning behaviour, characteristic, and protection system; enhance knowledge of grounding system and all aspects; better knowledge of grounding system effect to damage of electrical installation if exposed to lightning hit; better knowledge of specification and assessment of lightning protection system



OUTLINE TRAINING ELECTRICAL GROUNDING AND LIGHTNING SYSTEM

  1. Introduction to the lightning protection and grounding
  2. Lightning Phenomenon and its Characteristic
  3. Types and specification of lightning protection system
  4. Testing of the installed lightning protection system
  5. Assessment of the existing system and improvement when necessary
  6. Type and characteristic of grounding
  7. Effect of grounding system to lightning protection system
  8. Lightning protection; ground system design calculation

Electrical Grounding and Shielding Electronic Systems

TRAINING ABSTRACK Electrical Grounding and Shielding Electronic Systems

This course stresses the fundamental electromagnetic compatibility principles involved in typical grounding and shielding problems. Understanding the objectives and techniques for grounding and shielding will reduce misconceptions and allow a more systematic approach to replace trial and error methods. For example, the course explains why a signal ground is not the same as a signal return.
Also, solutions for the numerous problems caused by wiring inductance are described and demonstrated. The course emphasizes the development of logical diagnostic techniques for identifying various types of noise problems. Often, the correct identification of the problem is more difficult than the solution. The course is at an introdury level; however, some knowledge of electronic circuits and system design is assumed. Several interference mechanisms and shielding techniques are demonstrated.



TRAINING OUTLINE Electrical Grounding and Shielding Electronic Systems

  1. Basic Principles of Noise Reduction
  2. Grounding: Why and How?
  3. Signal Ground Techniques
  4. How to Diagnose Noise Problems
  5. Noise Reduction Techniques
  6. Filtering Conducted Noise
  7. Inductive and Capacitive Shielding
  8. Reducing Electromagnetic Coupling

Welding Technology

Deskripsi

Pemahaman penggunaan teknologi las pada konstruksi dan komponen yang digunakan harus benar sehingga hasilnya sesuai dengan spesifikasi dan standar las yang telah ditentukan. Agar para operator las maupun welding inspektor dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, maka harus memiliki pengetahuan tentang teknologi las baik ditinjau dari segi pengetahuan bahan logam, metalurgi pengelasan, inspeksi dan pabrikasi produk las, proses teknologi pengelasan maupun proses pemotongan dengan oksigen (Oxy Cutting). Selain itu yang tidak kalah pentingnya yang harus diperhatikan adalah peraturan keselamatan kerja dan keselamatan kerja las (PKK dan KKL) serta Lindungan Lingkungan dan Keselamatan Kerja terutama pada perusahaan pertambangan dan minyak bumi.



Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami teknologi las secara tepat sesuai standar
  2. Memahami ilmu bahan dan metalurgi
  3. Memahami perancangan pengelasan
  4. Memahami inspeksi las
  5. Memahami mengenai keselamatan kerja pada personil yang bertugas pada bidang las atau welding.

 

Materi Training Welding Technology

  1. Teknologi Las (macam-macam proses las, elektroda las, pemotongan las)
  2. Ilmu Bahan (Mengenal macam-macam bahan, sifat bahan logam; ilmu logam/metalurgy)
  3. Mekanika/Analisa kekuatan Logam dan Welding Design (joint design, welding design)
  4. Fabrikasi dan Aplikasi Lapangan (Keselamatan kerja, kontrol mesin las, Non Destructive Test, Perhitungan Biaya Las, Standard-Standard pengelasan)

GENSET OPERATION and MAINTENANCE

Deskripsi Training Genset Operation and Maintenance

Pada saat ini kebutuhan akan daya listrik sangat besar untuk menunjang Kegiatan perkantoran secara keseluruhan, sehingga hamper semua kegiatan diperkantoran tergantung dengan listrik. Akan tetapi ada kalanya PLN mengadakan maintenance dengan pemadaman berkala hal ini tentunya akan sangat menggangu kegiatan perkantoran. Oleh karena itu pemakaian Genset sebagai pembangkit daya menjadi pilihan alternatif, selain pemasangan daya dengan kapasitas besar bisa dilayani juga kestabilan tegangan bisa dikendalikan sendiri. Untuk itu diperlukan pengetahuan khusus yang berkaitan dengan pemeliharaan dan operasional genset sehingga genset dapat beroperasi terus melayani kebutuhan listrik untuk opersaional.

TUJUAN Training Genset Operation and Maintenance

Dengan mengikuti pelatihan ini maka:

  1. Peserta mengetahui macam – macam mesin pembakaran dalam & macam – macam generator listrik.
  2. Peserta mengetahui klasifikasi mesin diesel dan generator listrik.
  3. Peserta mampu melakukan pelacakan gangguan dan melakukan perbaikan pada mesin diesel dan generator listrik.
  4. Peserta mampu melakukan instalasi,  pengujian dan pencegahan gangguan pada genset.
  5. Peserta mampu melakukan pemeliharaan dan perawatan pada genset.

MATERI Training Genset Operation and Maintenance

  1. Prime Mover
    • Prinsip kerja dan pengertian dasar kinerja Mesin Diesel.
    • Konstruksi dan komponen Mesin Diesel.
    • Sistem Pendinginan langsung/ tak-langsung dan Sistem pelumasan pada Mesin Diesel.
    • Turbocharger, Intercooler dan Heat Exchanger.
    • Sistem Bahan Bakar, Pompa Injeksi dan Governor.
    • Sistem Kelistrikan Mesin Diesel.
    • Engine Tune up dan Trouble shooting
    • Maintenance Diesel engine
  2. Generator
    • Generator AC
    • Generator DC.
    • Automatic Voltage Regulating.
    • Sistem sinkronisasi
    • Sistem proteksi Genset
    • Instalasi dan operasi Gen Set.
    • Pemilihan generator
  3. Instalasi dan Pengujian untuk mencegah gangguan

HIGH VOLTAGE ELECTRICAL EQUIPMENT

Deskripsi Training High Voltage Electrical Equipment

Perlindungan bangunan dari petir merupakan hal penting yang harus diperhatikan karena petir memiliki tegangan tinggi. Gagalnya sistem proteksi tegangan tinggi akan menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan listrik. Dengan mengikuti training ini, peserta akan memiliki ketrampilan khusus untuk melakukan perawatan dan pengujian terhadap peralatan listrik tegangan tinggi sesuai standar baku sehingga dapat menghindarkan kegagalan sistem, memperpanjang umur, menjaga stabilitas standard performance peralatan, dan mengurangi resiko operasi peralatan tegangan tinggi.

Tujuan dan Manfaat Training High Voltage Electrical Equipment

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta akan memahami tentang:

  • Peralatan electrical tegangan tinggi
  • K3 electrical
  • Sistem grounding pada electrical power

 

Materi Training High Voltage Electrical Equipment

  1. Selection and application of electrical equipment
  2. Insulation in high voltage equipment
  3. Degradation in dielectric insulation
  4. Testing of electric insulation
  5. Protection of high voltage equipment against lightning
  6. Generator and motor testing
  7. High voltage transformer and cable testing
  8. Testing of protective relay and over current devices
  9. Electrical power system grounding and ground resistance testing
  10. Keselamatan dan Kesehatan Kerja bidang electrical
  11. Studi Kasus

AIR CONDITIONING (AC) SYSTEM

DESKRIPSI TRAINING AIR CONDITIONING (AC) SYSTEM

Pelatihan teknisi Air Conditioning (AC) System  akan  melatih para teknisi  dan engineer diperusahaan agar memiliki  pengetahuan   tentang kontruksi, komponen dan prinsip kerja  sistem AC  beserta cara pemeliharaan dan perawatan, pemeriksaan  dan penggantian beberapa komponennya yang sesuai dengan prosedur yang benar  dan standar  kesehatan dan keselamatan kerja.  Unjuk kerja system AC yang sesuai dengan standar dan kebutuhan akan menjamin kelangsungan dan kestabilan operasi mesin produksi. Kegagalan sistem pendinginan akan mengakibatkan kerusakan peralatan dan terganggunya kontinuitas  operasi sistem sehingga kinerja produksi akan  menurun.Pelatihan ini dapat memberikan solusi  terhadap masalah pengoperasian, pemeliharaan dan trouble shooting system AC di unit produksi.

TUJUAN TRAINING AIR CONDITIONING (AC) SYSTEM

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta memiliki kompetensi dalam memahami sistem kerja Air Conditioning (AC) dan mampu melaksanakan  pemeliharaan, pemeriksaan and penggantian serta trouble shooting sistem Air Conditioning (AC) di unit produksi sesuai  dengan standar kerja dan keamanan kerja.

 

MATERI TRAINING AIR CONDITIONING (AC) SYSTEM

  1. Prinsip dasar dari sistem Air Conditioning (AC) :  Komponen, kontruksi, fungsi, prinsip kerja, dan cara kerja sistem Air Conditioning (AC)
  2. Prosedur kesehatan dan keselamatan kerja.
  3. Prosedur pemeriksaan sistem Air Conditioning (AC) dengan  dengan prosedur yang benar ditempat kerja.
  4. Penggantian  komponen system Air Conditioning (AC)  dengan prosedur yang benar ditempat kerja
  5. Menggunakan  peralatan tangan dan alat ukur /test
  6. Pengosongan , pemvakuman, dan pengisisan refrigeran    dengan prosedur yang benar.
  7. Pemasangan, pemeriksaan dan  perbaikan sistem elektrikal pada sistem  Air Conditioning (AC)
  8. Pembongkaran, pemeriksaan dan pengukuran dan perakitan pada kompresor Air Conditioning (AC)
  9. Pembongkaran,pemeriksaan dan pemasangan pada evaporator  dan kondensor system Air Conditioning (AC)
  10. Pembongkaran,pemeriksaan dan pemasangan pada  receiver/dryer  system A
  11. Trouble shooting  dan praktek

ETAP : ELECTRICAL POWER SYSTEM ANALYSIS USING ETAP

Tujuan Training Electrical Power System Analysis Using ETAP

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai analisa system tenaga. Untuk mensimulasikan hasil Analisa digunakan software Aplikasi ETAP. Pelatihan ditekankan pada analisa pada jaringan tenaga listrik Tegangan menengah hingga tegangan rendah yang meliputi Studi Aliran daya, Analisa Hubung singkat, Analisa Transien dan Harmonisa sehingga setelah mengikuti pelatihan peserta akan dapat :

  • Meningkatkan pengetahuan dan wawasan mengenai kondisi operasi Sistem Tenaga
  • Melakukan analisa Aliran Daya menggunakan ETAP
  • Melakukan Analisa Hubung Singkat menggunakan ETAP
  • Melakukan Analisa Motor Starting menggunakan ETAP
  • Melakukan Analisa Transient menggunakan ETAP
  • Melakukan Studi Harmonisa dan menentukan ukuran Filter

 

Materi Training Electrical Power System Analysis Using ETAP

  1. Electric power grid representation and characteristic. (System overview, Elements of Electrical Power System, per-unit System)
  2. Building One-Line Diagram Using ETAP. (Add Elements, Select & Deselect Elements, Element and Connector Colors, Relocate Elements, Cut, Copy, & Paste, Size, Symbol, & Orientation, Protective Devices, Nodes & Buses, Group & Ungroup, Composite Networks)
  3. Load Flow Calculation Methods. (Newton-Raphson, Fast-Decoupled, Gaus-Siedel)
  4. Load Flow Study Using ETAP. (Load Flow Toolbar, Load Flow Study Case Editor, Load Flow Display Options, Load Flow Calculation Methods, Load Flow Required Data, Load Flow Output Reports)
  5. Fault Calculation Methods. (Impedance Methode, Symetrical Component Methode)
  6. Short-Circuit Analysis. (Short-Circuit Toolbar, Short-Circuit Study Case Editor, Short-Circuit Display Options, Short-Circuit Required Data, Short-Circuit Output Reports)
  7. Motor Starting Analysis. (Motor Starting Methods, Motor Starting Calculation)
  8. Motor Starting Analysis Using ETAP. (Motor Starting Toolbar, Motor Starting Study Case Editor, Info Page, Model Page, Time Event Pages, Add Action by Starting Category, Add Action by Load, Motor Starting Display Options, Motor Starting Calculation Methods, Motor Starting Required Data, Motor Starting Output Reports, Motor Starting Time Slider Toolbar)
  9. Transient Stability Anaysis. (Purpose for Performing Transient Stability Study, Power System Stability Definition, Stability Limits)
  10. Transient Stability Anaysis Using ETAP. (Transient Stability Toolbar, Transient Stability Study Case Editor, Info Page, Events Page, Dyn Model Page, Transient Stability Plots, Transient Stability Required Data, Transient Stability Output Reports, Transient Stability Time Slider Toolbar)
  11. Harmonic Analysis. (Definition, Harmonic Parameters, Harmonic Sources)
  12. Harmonic Analysis Using ETAP. (Harmonic Analysis Toolbar, Harmonic Analysis Study Case Editor, Harmonic Analysis Display Options, Harmonic Analysis Calculation Methods, Harmonic Analysis Required Data, Harmonic Analysis Output Reports, Harmonic Analysis Order-Slider, Harmonic Analysis Frequency-Slider)

Auditor Energi

Deskripsi Training Auditor Energi

Beberapa perusahaan memerlukan energi yang lumayan besar untuk menjalankan produksi ataupun operasional perusahaan. Konsumsi energi yang terus-menerus memberi dampak yang signifikan terhadap anggaran biaya yang harus dikeluarkan oleh perusahaan. Kurangnya perhatian dan kelalaian karyawan terhadap penggunaan konsumsi energi juga menyebabkan membengkaknya tagihan listrik yang harus ditanggung perusahaan. Berbagai macam cara dilakukan manajemen suatu perusahaan untuk meningkatkan efisiensi dalam konsumsi energi, salah satu nya dengan mengaudit penggunaan energi. Audit energi merupakan sebuah proses untuk mengevaluasi bangunan atau lingkungan yang menggunakan energi dan mengidentifikasi kemungkinan untuk mengurangi konsumsi energi. Standar audit energi mengukur kuantitas energi yang digunakan dan yang hilang yand dilihat melalui detail ulasan dan analisis peralatan, sistem dan karakteritik operasionalnya. Pada pelatihan ini akan membahas mengenai audit energi dengan harapan dapat meningkatkan efisiensi dan mengurangi biaya yang harus ditanggung perusahaan sebagai perbaikan kedepannya bagi perusahaan yang terkait.

Tujuan Training Auditor Energi

Selesai mengikuti pelatihan ini diharapkan:

  1. peserta mampu memahami pengetahuan dan prinsip-prinsip dalam manajemen energi.
  2. peserta mengetahui prosedur pelaksanaan program audit energi dan penghematan energi.
  3. peserta mampu menjaga kestabilan operasional maupun proses produksi dengan menerapkan penggunaan energi yang efisien.

 

Materi Training Auditor Energi

  1. Pengantar Audit Energi
  2. Sumber Energi dan Struktur Utilitas
  3. Analisis Economi
  4. Tool Analisis Energi
  5. Sistem Kelistrikan
  6. Selubung Bangunan
  7. Secondary HVAC Retrofit
  8. Sistem Pemanasan Pusat
  9. Alat Pendingin
  10. Sistem Manajemen dan Kontrol Energi
  11. Sistem Pemampatan Udara
  12. Sistem Kogenerasi
  13. Sistem Penyimpanan Energi Panas
  14. Sistem Pemulihan Panas
  15. Manajemen Air
  16. Metode-metode Untuk Perkiraan Penghematan Energi
  17. Studi Kasus

Pemeriksaan Listrik Industri

Deskripsi Training Pemeriksaan Listrik Industri

Pemeriksaan Listrik Industri adalah salah satu prosedur untuk menjaga electrical system selalu terantisipasi keamanan dan keselamatan. Dengan menggunakan prosedur yang standard dan menggunakan teknik-teknik yang berkembang, electrical tools yang ada menjadi lebih terjamin kahandalan dan keamanan serta keselamatannya.

Dalam pelatihan ini peserta akan diberikan materi tentang prosedur-prosedur Pemeriksaan Listrik Industri sesuai dengan standard keselamatan kerja. Teknik-teknik dan teknologi yang terkait dengan Pemeriksaan Listrik Industri  juga akan diberikan secara detail secara teknis dan aplikatif. Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta dapat melakukan Pemeriksaan Listrik Industri secara benar dan aman untuk jaminan sistem yang dikelola khususnya sistem kelistrikan perusahaan.

 

Tujuan Training Pemeriksaan Listrik Industri

Peserta diharapkan dapat melakukan Pemeriksaan Listrik Industri secara benar dan aman untuk jaminan sistem yang dikelola khususnya sistem kelistrikan perusahaan

 

Materi Training Pemeriksaan Listrik Industri

  1. Pengantar K3 Listrik untuk Pemeriksaan listrik industri
  2. Electrical Tools :  jenis, karakteristik dan pengoperasian/instalasi
  3. Prosedur Pemeriksaan listrik industri
  4. Teknis Inspeksi dan Pra-syarat Kondisi
  5. Pembuatan Form Check list Pemeriksaan listrik industri
  6. Inspeksi dan Trouble Shooting.
  7. Pemeriksaan pada Generator
  8. Pemeriksaan pada Motor
  9. Pemeriksaan pada Transformator
  10. Pemeriksaan pada Panel Listrik
  11. Pemeriksaan pada Instalasi Listrik
  12. Pemeriksaan pada sistem Grounding
  13. Pemeriksaan pada UPS
  14. Diskusi dan Studi kasus

ELECTRO TECHNICAL OFFICER

Deskripsi Training Electro Technical Officer

Electro technical officer (ETO) adalah engineer officer yang bekerja di bawah ampuan Chief Engineer, yang mempunyai kualifikasi hampir sama dengan engineer namun mempunyai pengetahuan yang lebih besar mengenai beragam sistem listrik dan elektronik modern.ETO bertanggung jawab atas pemeliharaan dan perbaikan semua peralatan listrik dan elektronik, instalasi dan mesin, juga termasuk komunikasi radio dan alat bantu navigasi elektronik.



Tujuan dan Manfaat Pelatihan Electro Technical Officer

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami tanggung jawab sebagai seorang electro technical officer.



Materi Training
Electro Technical Officer

  1. Mathematics for Electrical Engineer
  2. Applications of Power Electronics
  3. Electrical & Electronic Principles & Systems
  4. Engineering Science
  5. Marine & Business Management for ETO’s
  6. Electronic Control Principles
  7. Operation & Maintenance of Electrical Plant
  8. Marine Navigation System Fault Diagnosis
  9. Radio Communications
  10. Marine Navigation Systems

BASIC ELECTRICAL

DESKRIPSI TRAINING BASIC ELECTRICAL

Dunia perindustrian tentunya tidak dapat dipisahkan dari kebutuhannya akan daya listrik sebagai salah satu sumber energy berjalannya system manufakur didalamnya. Daya listrik tersebut dapat berasal dari utilitas atau generator internal yang kemudian didistribusikan melalui transformator untuk memberikan tingkat tegangan yang dapat digunakan. Pemilihan sumber energi untuk peralatan tergantung pada kebutuhan aplikasi. Setiap sumber energi memiliki keuntungan dan kerugian sendiri.pemanfaatan energi listrik, penggunaan peralatan-peralatan listrik serta aspek keselamatan dalam pemanfaatan sistem kelistrikan.

TUJUAN TRAINING BASIC ELECTRICAL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu utuk :

  1. Memahami dan mengamalkan mengenai Dasar kelistrikan (Basic Electrical)
  2. Memahami konfigurasi jaringan Tenaga Listrik dari pembangkitan tenaga listrik hingga pemanfaatannya
  3. Melakukan perhitungan biaya penggunaan energi
  4. Memahami prinsip kerja, instalasi dan penggunaan mesin-mesin listrik
  5. Memahami mengenai aspek-aspek keselamatan dalam sistem kelistrikan serta bagaimana cara memproteksi peralatan listrik

MATERI TRAINING BASIC ELECTRICAL

  1. Ruang lingkup dan konsep dasar Elektrikal (Basic Electrical)
  2. Electrical Machines (AC – DC)
  3. Electromagnetisme
  4.  –Single Phase AC Circuit

– Three Phase AC Circuit

  1. Measuring Instruments and Domestic Wiring
  2. Impedance and Voltage Drop
  3. Power and Power Factor
  4. Power Factor Correction
  5. Three Phase Power Systems
  6.  Motor Installation
  7.  Mechanical-Electrical Rotating Equipment Maintenance

Problem Solving for Maintenance and Engineer

PENGANTAR TRAINING PROBLEM SOLVING

Practical Problem Solving yang ditujukan bagi kalangan maintenance dan engineering adalah pengupasan praktis tentang penanganan suatu masalah / kerusakan yang terjadi pada mesin industri. Mesin dalam suatu industri bagaikan sumber penghasil uang (:baca profit) tetapi mesin juga dapat berfungsi sebaliknya yaitu sebagai pengambil uang(:baca rugi) jika tidak ada person yang handal sebagai pengelolanya. Dalam training ini akan dikupas secara praktis bagaimana menangani problem yang terjadi pada suatu mesin dengan menggunakan QC 7 Tools sebagai alat untuk mereduksi kerusakan mesin. Peserta training akan diarahkan untuk dapat menguasai QC 7 Tools sebagai tools untuk problem solving , dapat melakukan observasi secara benar terhadap suatu kerusakan, melakukan analisa kerusakan mesin dengan metode 3-Gen dan 2-Gen, memastikan akar penyebab kerusakan mesin serta penanganannya. Di akhir training, peserta juga akan diarahkan untuk dapat membuat suatu konsep program maintenance untuk tetap menjaga agar performance mesin tetap di level tinggi serta membuat laporan tentang performance suatu mesin.

CAKUPAN MATERI DAN SASARAN TRAINING TRAINING PROBLEM SOLVING

  • Peserta training dapat menghitung efisiensi kerja mesin serta produktifitas unit mesin / line.
  1. Peserta training dapat menggunakan fungsi QC 7 Tools dalam Problem Solving mesin.
  2. Peserta training dapat melakukan observasi kerusakan mesin sehingga didapat akar permasalahan dari kerusakan yang terjadi.
  3. Peserta training dapat menguasai step-step “ Problem Solving ” dengan metode 4M (Man, Material, Method, Machine) terhadap kerusakan suatu mesin secara terstruktur, tepat dan benar serta menjamin kerusakan yang sama tidak akan terulang lagi.
  4. Peserta training dapat menganalisa kerusakan mesin yang terjadi di sebabkan karena “Natural Deterioration” atau “Forced Deterioration”
  5. Peserta training dapat menggunakan metode 3-Gen dan 2-Gen untuk mengatasi kerusakan mesin
  6. Peserta training dapat membuat “Pareto Chart”  sebagai sarana untuk mereduksi kerusakan mesin secara menyeluruh
  7. Peserta training dapat mempelajari kondisi ideal suatu mesin
  8. Peserta training dapat membuat histogram sebagai sarana untuk mempertahankan “Quality of Product” di level yang tinggi
  9. Peserta training dapat membuat suatu program maintenance yang handal untuk mempertahankan efisiensi mesin yang tinggi
  10. Peserta training dapat membuat suatu grafik “Control Chart” untuk mengkontrol kondisi performance mesin agar tetap tinggi
  11. Peserta training dapat membuat suatu bentuk laporan dalam bentuk grafik tentang performance dan efisiensi mesin

ANALISA PELUMASAN

Deskripsi Training Analisa Pelumasan

Dalam pemeliharaan dan perawatan mesin sistem pelumasan sangat diperhatikan terutama untuk masalah gerak, gesekan dan panas. Jika pelumasan tidak diperhatikan dengan baik maka kan menimbulkan keausan dalam mesin serta pemuaian suhu pada bagian yang bergesekan. Pelumasan juga berfungsi untuk mendinginkan mesin sehingga tidak terlalu panas dalam beroperasi juga dapat mencegah terjadinya perkaratan pada mesin. Sehingga Training ini akan menjelaskan bagaimana menganalisa pelumasan mesin yang baik untuk mendapatkan kinerja mesin dengan optimal

Tujuan Training Analisa Pelumasan

  • Memahami prinsip – prinsip pelumasan
  • Memahami proses sampling
  • Dapat menerapkan didalam pekerjaan untuk pelumasan yang baik

Materi Training Analisa Pelumasan

  • Ruang lingkup Sistem Pelumasan
  • Prinsip – Prinsip dasar mekanisme pelumasan
  • Klasifikasi dan Jenis Pelumas
  • Pemilihan Pelumas
  • Sistem pelumasan pada kompones dan peralatan industri
  • Standarisasi dan pengujian teknik pelumas
  • Proses Penggantian Pelumas
  • Metode penilaian kualitas pelumas
  • Case study

ARTIFICIAL LIFT UNTUK PRODUKSI MINYAK

Deskripsi Artificial lift

Kemampuan dari reservoir sumur minyak dalam mengangkut fluida ke permukaan akan terus berkurang sejalan dengan waktu. Titik waktu reservoir mengalami kesulitan untuk mengangkut fluida ke atas maka disaat itulah perusahaan pertambangan minyak dan gas membutuhkan articial lift (pengangkutan/ sembur buatan) dalam proses produksinya untuk tetap menjaga laju ketersedian minyak tetap konstan. Artificial lift juga digunakan untuk sumur yang memang pada dasarnya hanya memiliki kemampuan produksi yang kecil, sehingga untuk menaikkan tingkat produksinya maka dibuatkanlah artificial lift pada sumur tersebut.

Pemilihan yang tepat pada beberapa alternatif metode artificial lift akan membantu perusahaan untuk efektif dan efesien dalam melanjutkan proses produksinya. Ketepatan tersebut tentunya didukung dari identifikasi yang akurat pada kondisi reservoir sumur, data historis perfomance reservoir dan lain-lain. Oleh sebab itulah perusahaan perlu mengetahui dan memahami persoalan ini secara mendasar dari mulai identifikasi persoalan, pemilihan alternatif tindakan, instalasi peralatan dari metode yang dipilih hingga evaluasi dari alternatif yang dipilih tersebut sehingga perusahaan memiliki sistem kerja yang handal dan tepat.

Tujuan Training Artificial lift

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi melakukan artificial lift di reservoir sumur pertambangan
  2. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan
  3. Memilih metode yang tepat untuk diimplementasikan pada reservoir minyak sebagai jawaban dari persoalan kesulitan pengangkutan hidrokarbon

Materi Training Artificial lift

  1. Kapan dan mengapa menggunakan artificial lift?
  2. Identifikasi dan interpretasi data kondisi sumur
  3. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Gas Lifting
  4. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Sucker Rod Pumping
  5. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Subsurface Electrical Pumping
  6. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Jet Pump
  7. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Progressive Cavity Pump
  8. Peralatan yang dibutuhkan dari setiap alternatif metode artificial lift
  9. Perencanaan dan Manajemen Proyek dari instalasi artificial lift
  10. Evaluasi kebijakan
  11. Studi kasus persoalan artificial lift

ELECTRO PNEUMATIC & HYDRAULIC CONTROL

LATAR BELAKANG ELECTRO PNEUMATIC & HYDRAULIC CONTROL

Pelaksanaan pekerjaan mekanik mempunyai peranan penting dalam bidang otomatisasi industri, seperti: pencekaman, penggeseran, pengaturan posisi dan arah benda kerja. Kebutuhan sensor dan prosesor berkembang sejalan dengan kebutuhan penggerak yang membantu operasi kerja yang dikontrol dengan menggunakan sensor untuk mengukur keadaan dan kondisi mesin. Sistem kontrol menggunakan komponen hidrolik dan pneumatik sebagai solusi alternatif untuk media kontrol yang memanfaatkan fluida cair bertekanan untuk kontrol hidrolik dan udara bertekanan untuk kontrol pneumatik.

SASARAN ELECTRO PNEUMATIC & HYDRAULIC CONTROL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan:

  • dapat menjelaskan konsep dasar pneumatik
  • dapat menjelaskan komponen pneumatik
  • dapat menjelaskan dan mampu merancang kontrol pneumatik pada gerak mekanisme secara sederhana, dengan metoda intuitif dan cascade, dengan metoda logika, dan dengan kontrol elektro pneumatik
  • dapat menjelaskan konsep dasar hidrolik
  • dapat menjelaskan komponen hidrolik serta fungsinya
  • dapat menjelaskan dan mampu merancang kontrol hidrolik pada gerak mekanisme dengan pengontrolan tekanan, pengontrolan gerakan, dan aplikasinya
  • mampu menghitung tekanan dan debit pompa, dan tekanan dan gaya pada silinder, serta menggunakan diagram
  • dpaat menjelaskan dan mampu merancang kontrol elektro hidrolik pada gerak mekanisme

 

MATERI ELECTRO PNEUMATIC & HYDRAULIC CONTROL (60% TEORI DAN 40% PRAKTEK)

  1. Kontrol Pneumatik
    1. Konsep dasar pneumatik
      • Penggunaan kontrol pneumatik, dasar fluida udara, sumber tekanan udara, perhitungan tekanan fluida udara, diagram tekanan-diameter silinder-gaya.
    2. Komponen pneumatik
      • Katup kontrol arah aliran dan posisi, katup kontrol tekanan, katup kontrol aliran (masing-masing simbol standar dan fungsi), alat penggerak, mekanisme pengontrol, peralatan pendukung.
    3. Kontrol pneumatik
      • Kontrol pneumatik dasar
        • Kontrol arah aliran langsung dan tak langsung, balik fungsi arah aliran, satu arah, satu arah aliran dan penghambat arah aliran, dan kontrol tekanan arah aliran ganda.
      • Kontrol pneumatik metoda cascade
        • Notasi gerak mekanisme, diagram dan pendefinisian langkah kerja mekanisme, pembagian kelompok saluran udara, katup kontrol pembalik saluran udara, katup kontrol langkah kerja, rangkaian kontrol pneumatik dengan metoda cascade, dan aplikasi kontrol.
      • Kontrol pneumatik metoda logika
        • Aksioma, teorema, konsep aljabar Boolean, operasi dasar dan simbol logika, Karnaugh Map, RS Flip Flop, rangkaian kontrol pneumatik dengan metoda logika, dan aplikasi kontrol.
      • Kontrol pneumatik dengan elektro pneumatik
        • Sistem komponen, simbol elektro pneumatik, sistem elektro pneumatik, suplai listrik dan karakteristik: pembangkit arus, prinsip kerja solenoid
  2. Kontrol Hidrolik
    1. Konsep dasar hidrolik
      • Penggunaan kontrol hidrolik, fluida hidrolik, perawatan oli hidrolik, sumber tekanan (pompa).
    2. Komponen hidrolik
      • Katup kontrol arah aliran dan posisi, katup kontrol tekanan, katup kontrol aliran (masing-masing simbol standar dan fungsi), alat penggerak, mekanisme pengontrol, peralatan pendukung.
    3. Kontrol hidrolik
      • Kontrol tekanan kerja aliran, kontrol penghambat aliran, kontrol gerakan silinder tunggal dan ganda, kontrol aliran satu arah dan dua arah, kontrol gerakan putar, kontrol gerakan kejut dengan akumulator, aplikasi, dan praktek.
    4. Perhitungan tekanan, debit, dan gaya
      • Perhitungan tekanan dan debit pompa, perhitungan tekanan dan gaya silinder, penggunaan diagram (tekanan-debit-daya, diagram volume-debit pompa-waktu, diagram volume oli-diameter silinder-panjang langkah, diagram debit-kecepatan-ukuran pipa, diagram tekanan-diameter silinder-debit).
    5. Kontrol elektro hidrolik
      • Prinsip sistem listrik dengan hidrolik, perancangan kontrol elektro hidrolik, aplikasi, dan praktek.

PNEUMATIC CONVEYING

OVERVIEW TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

In this course, a review of gas/solids flow fundamentals is presented, including common pneumatic conveying problems, modes of transport in a pipeline, and how scale-model tests can be used to effectively design or evaluate systems that are operating poorly. Conveying line solids feeders are reviewed, as well as a discussion of proven pipeline layout rules and elbow/bend selection criteria.

One of the most important material-handling techniques in the chemical industry , cement Factory, Fertilizer Factories, Flour Mill  are the movement of material suspended in a stream of air over horizontal and vertical distances ranging from a few to several hundred feet. Materials ranging from fine powders through 6.35-mm, (d-in) pellets and bulk densities of 16 to more than 3200 kg/m3  (1 to more than 200 lb/ft3) can be handled.

OBJECTIVES TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

  • Understand the advantages of pneumatic conveying systems over mechanical conveying
  • Understand the characteristics, limitations and fundamental design differences of dilute phase, dense phase and air activated gravity conveying
  • Understand the design approach and typical specifications of positive pressure, vacuum and combination pull-push dilute phase conveying systems
  • Understand the factors influencing the performance of pneumatic conveying systems and learn how conveying rates are affected by distances
  • Understand the terms “saltation” and “choking” as applicable to pneumatic systems
  • Learn by example – the methodology for selection of prime mover for a dilute phase pneumatic conveying systems
  • Gain understanding of pneumatic conveying system components such as fans, airlocks, separators, piping and filters
  • Learn how to estimate pressure drop in dilute phase conveying system

COURSE CONTENTS TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

  • Flow patterns in bins and hoppers; bulk solids flow testing
  • Flow properties and hopper design/troubleshooting
  • Bulk solid feeders – screws, belts, rotary valves
  • Fine powder handling phenomena
  • Review of flow properties test report; silo design example
  • Common segregation mechanisms for powders and solids
  • Flow aid devices; transfer chute design
  • Introduction, modes of conveying; types of systems
  • Fundamentals of gas/solids flow; pressure loss calculations
  • Component selection and system design
  • Dense phase conveying; system troubleshooting

Industrial Hydraulic System

The Aim Industrial Hydraulic System

  • To give understanding in principal work of hydraulic components
  • To rise awareness of every participants in handling hydraulic systems
  • To introduce basic way in designing hydraulic systems
  • To improve knowledge and skill on hydraulic systems



Syllabuss Industrial Hydraulic System Training

Day 1

  • Introduction to applications of hydraulic system
  • Physical principal of hydraulics
  • Schematic layout of hydraulic installation
  • Components of hydraulics system
  • Component’s symbols based on DIN/ISO 1219
  • Type of pump and power pack system and its construction
  • How to obtain and the use of pump’s characteristic
  • Safety valve and its characteristic
  • The Principal work of non-return valve and its applications
  • Understanding and drafting of circuits diagrams
  • Principal work of 2/2 and 3/2 way manual valves and their application in order to control a single and double acting cylinder (SAC & DAC)

Day 2

  • The use of software in designing basic hydraulic system circuits
  • Principal work of 4/2 and 4/3 way manual valves and their application in order to control DACs
  • Determining travel time and force for forward and backward motion of double acting cylinder
  • Understanding and drafting displacement/step diagrams
  • Flow control: two ways and one way flow control and their characteristic and applications
  • Principal work of accumulator and its applications
  • Safety and troubleshooting

Day 3

  • Principal work of pressure sequence circuit and its applications
  • Design and mode of operation of a differential circuit.
  • Design of speed control circuit with varieties load
  • Design of circuit for DAC with a varying load
  • Design of a control circuit with reduced output pressure

Day 4

  • Introduction to electro hydraulic components and circuit
  • Schematic layout of an electro hydraulic installation
  • Basic electric circuit principal
  • Component’s symbol based on DIN/ISO 1219
  • Principal work of switches and their applications
  • Principal work of solenoid and its applications in way valves.
  • Principal work of limit switches and their applications

Day 5

  • Principal work of relays and contactors and their applications
  • Direct and indirect activation
  • Signal inversion, latching
  • Principal work and types of proximity switches and their applications
  • Principal work of counter and its applications
  • Safety and troubleshooting

PNEUMATIC CONVEYING

OVERVIEW TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

In this course, a review of gas/solids flow fundamentals is presented, including common pneumatic conveying problems, modes of transport in a pipeline, and how scale-model tests can be used to effectively design or evaluate systems that are operating poorly. Conveying line solids feeders are reviewed, as well as a discussion of proven pipeline layout rules and elbow/bend selection criteria.

One of the most important material-handling techniques in the chemical industry , cement Factory, Fertilizer Factories, Flour Mill  are the movement of material suspended in a stream of air over horizontal and vertical distances ranging from a few to several hundred feet. Materials ranging from fine powders through 6.35-mm, (d-in) pellets and bulk densities of 16 to more than 3200 kg/m3  (1 to more than 200 lb/ft3) can be handled.

OBJECTIVES TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

  • Understand the advantages of pneumatic conveying systems over mechanical conveying
  • Understand the characteristics, limitations and fundamental design differences of dilute phase, dense phase and air activated gravity conveying
  • Understand the design approach and typical specifications of positive pressure, vacuum and combination pull-push dilute phase conveying systems
  • Understand the factors influencing the performance of pneumatic conveying systems and learn how conveying rates are affected by distances
  • Understand the terms “saltation” and “choking” as applicable to pneumatic systems
  • Learn by example – the methodology for selection of prime mover for a dilute phase pneumatic conveying systems
  • Gain understanding of pneumatic conveying system components such as fans, airlocks, separators, piping and filters
  • Learn how to estimate pressure drop in dilute phase conveying system

COURSE CONTENTS TRAINING PNEUMATIC CONVEYING

  • Flow patterns in bins and hoppers; bulk solids flow testing
  • Flow properties and hopper design/troubleshooting
  • Bulk solid feeders – screws, belts, rotary valves
  • Fine powder handling phenomena
  • Review of flow properties test report; silo design example
  • Common segregation mechanisms for powders and solids
  • Flow aid devices; transfer chute design
  • Introduction, modes of conveying; types of systems
  • Fundamentals of gas/solids flow; pressure loss calculations
  • Component selection and system design
  • Dense phase conveying; system troubleshooting

Pompa dan Kompresor: Operasi, Perawatan dan Troubleshooting

TUJUAN TRAINING POMPA DAN KOMPRESOR

Agar peserta memahami istilah-istilah, prinsip kerja, jenis-jenis, bagaimana penanggulangi kerusakan dan teknik-teknik inspeksi dalam preventive maintenance.

Memahami prinsip kerja, jenis-jenis, operasi dan mengetahui perawatan pompa.

  1. Introduksi
    1. Pompa Dalam Kehidupan Sehari-Hari
    2. Aplikasi PompaDalam Industri
  2. Analogi Dan Konstruksi
    1. Analogi Pompa
    2. Klasifikasi Pompa
  3. Prinsip Kerja Pompa
    1. Pompa Positive Displacement
    2. Pompa Rotodinamis
  4. Karakteristik Pompa
  5. Operasi Paralel/Seri
  6. Penanggulangan Kerusakan (Troubleshooting)
    1. Prosedur Pemasangan
    2. Pengujian
    3. Perawatan Rutin
    4. Troubleshooting

CAKUPAN MATERI TRAINING POMPA DAN KOMPRESOR:

  1. Fungsi dan prinsip kerja
  2. Sejarah perkembangan kompresor
  3. Dasar-dasar proses kompresi
  4. Proses politropik
  5. Kurva karakteristik kompresor
  6. Perbaikan efisiensi kompresor
  7. Titik kerja kompresor
  8. Kontrol kompresor
  9. Fenomena surging
  10. Metoda pencegahan surging
  11. Jenis-jenis kompresor
  12. Klasifikasi kompresor sentrifugal
  13. Klasifikasi kompresor aksial
  14. Sistem pelumasan
  15. Sistem pendinginan
  16. Sistem bantalan
  17. Preventive maintenance

MOTOR REWINDING

TRAINING OBJECTIVE MOTOR REWINDING

Pelatihan ini memberikan pengetahuan, wawasan dan ketrampilan tentang operasi dan pemeliharaan system motor-motor listrik di Industri. Pelatihan ditekankan pada pengetahuan dan keterampilan melakukan rewinding motor listrik terutama pada motor induksi tiga fasa maupun satu fasa secara komprehensif.

TRAINING MATERIAL OUTLINE MOTOR REWINDING

  1. Electric Motor Fundamental (Fundamental Concepts, DC Motor, Type of Excitation, DC Motor Characteristic)
  2. Three Phase Induction Motor (Motor Construction, Princip of Operation, Motor Characteristic, Induction Motor Selection)
  3. Single Phase Induction Motor (Motor Construction, Princip of Operation, Types of Single phase Induction Motor and Characteristic, Induction Motor Selection)
  4. Types of Insulation Material
  5. Types of Stator Winding
  6. Types of Rotor Winding
  7. Rewinding practices
  8. Motor maintenance and troubleshooting

Mechanical Maintenance Training

Latar Belakang Mechanical Maintenance Training

Setiap mesin terdiri dari berbagai sambungan (sambungan baut) dan transmisi. Transmisi merupakan bagian utama yang berfungsi untuk memindahkan tenaga dan putaran dari penggerak dengan yang digerakan. Agar Transmisi memiliki  keandalan tinggi dan umur yang panjang maka ketepatan pemilihan dan perawatan serta perakitan trasmisi sangat diperlukan.

Tujuan Mechanical Maintenance Training

  • Memahami macam baut dan standar pengencangan
  • Memahami dan mampu melakukan shaft alignment
  • Memahami macam-macam transmisi mekanik
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian bantalan gelinding (rooling bearing)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian kopling
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi sabuk V (V-belt)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi sabuk gigi (timing belt)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi rantai (chain)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi roda gigi (gear)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi kotak roda gigi (gear box)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian pelumas transmisi dan grease
  • Dapat melakukan pelepasan dan pemasangan komponen transmisi mekanik

Materi Mechanical Maintenance Training

  • Sambungan Ulir (screw fastener)
  • Penyebarisan poros (shaft alignment)
  • Bantalan gelinding (rooling bearing)
  • Kopling
  • Transmisi sabuk V (V-belt)
  • Transmisi sabuk gigi (timing belt)
  • Transmisi rantai (chain)
  • Roda gigi (gear)
  • Transmisi kotak roda gigi (gear box)
  • Pelumas Transmisi dan grease

Hidrolik

Tujuan Training Hidrolik

Memberikan pengetahuan dasar tentang sistem kontrol Hidrolik.

Materi Training Hidrolik

  1. Elemen Pembangkit Tekanan (power pack)
  2. Simbol ISO untuk komponen hidrolik
  3. Rangkaian dasar mempergunakan silinder
  4. Pressure relief
  5. Flow and pressure control valve
  6. Katup control dan check valve

ELECTRO HYDRAULIC

PENDAHULUAN PELATIHAN ELECTRO HYDRAULIC

Pelaksanaan pekerjaan mekanik mempunyai peranan penting dalam bidang otomatisasi industri, seperti: pencekaman, penggeseran, pengaturan posisi dan arah benda kerja. Kebutuhan sensor dan prosesor berkembang sejalan dengan kebutuhan penggerak yang membantu operasi kerja yang dikontrol dengan menggunakan sensor untuk mengukur keadaan dan kondisi mesin. Sistem kontrol menggunakan komponen hidrolik sebagai solusi alternatif untuk media kontrol yang memanfaatkan fluida cair bertekanan.

TUJUAN PELATIHAN ELECTRO HYDRAULIC

Setelah mengikuti pelatihan electro hydraulic ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami konsep dasar hidrolik dan menjelaskan komponen hidrolik serta fungsinya
  • Menjelaskan dan merancang kontrol hidrolik pada gerak mekanisme dengan pengontrolan tekanan, pengontrolan gerakan, dan aplikasinya
  • Menghitung tekanan dan debit pompa, dan tekanan dan gaya pada silinder, serta menggunakan diagram
  • Menjelaskan dan merancang kontrol elektro hidrolik pada gerak mekanisme dan aplikasinya.
  • Memahami inspeksi sistem hidrolik dan permasalahan serta penanganannya.



Materi Pelatihan Electro Hydraulic

  1. Konsep dasar hidrolik
    • •    Penggunaan kontrol hidrolik, fluida hidrolik, perawatan oli hidrolik, sumber tekanan (pompa).
  2. Komponen hidrolik
    • •    Katup kontrol arah aliran dan posisi, katup kontrol tekanan, katup kontrol aliran (masing masing simbol standar dan fungsi), alat penggerak, mekanisme pengontrol, peralatan pendukung.
  3. Kontrol hidrolik
    • •    Kontrol tekanan kerja aliran, kontrol penghambat aliran, kontrol gerakan silinder tunggal dan ganda, kontrol aliran satu arah dan dua arah, kontrol gerakan putar, kontrol gerakan kejut dengan akumulator, aplikasi, dan praktek.
  4. Perhitungan tekanan, debit, dan gaya
    • •    Perhitungan tekanan dan debit pompa, perhitungan tekanan dan gaya silinder, penggunaan diagram (tekanan-debit-daya, diagram volume-debit pompa-waktu, diagram volume oli-diameter silinder-panjang langkah, diagram debit-kecepatan-ukuran pipa, diagram tekanan-diameter silinder-debit).
  5. Kontrol elektro hidrolik
    • •    Prinsip sistem listrik dengan hidrolik, perancangan kontrol elektro hidrolik, aplikasi, dan praktek.
  6. Inspeksi sistem hidrolik
    • •    Inspeksi sebelum operasi sistem hidrolik, permasalahan dan penanganan.

PREVENTIVE MAINTENANCE OF ELECTRICAL EQUIPMENT

TUJUAN TRAINING PREVENTIVE MAINTENANCE OF ELECTRICAL EQUIPMENT

Program preventive dan maintenance yang baik akan dapat menjamin reliabilitas sistem dari berbagai kejadian abnormal. Training ini akan memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar perawatan dan pengujian terhadap peralatan listrik sesuai standard baku (IEC, IEEE, dll) untuk memperoleh unjuk kerja yang baik, dapat memperpanjang umur peralatan.

 

MATERI TRAINING PREVENTIVE MAINTENANCE OF ELECTRICAL EQUIPMENT

  1. Dielectric & electrical insulation maintenance & testing.
  2. Transformer preventive maintenance.
  3. Generator & electric motor preventive maintenance testing.
  4. Maintenance & testing of protective relays & over current.
  5. Electrical power system grounding & ground resistance testing.
  6. Lab-work in fault analysis.
  7. Lab-work using high voltage testing equipment.

ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

PENGANTAR TRAINING ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

Sering kita mendengar kerusakan yang terjadi pada suatu mesin tidak pernah selesai. Baru selesai di perbaiki, 1 atau 2 hari kemudian terjadi kerusakan kembali. Padahal pihak departemen yang bertanggung jawab (Engineering / Maintenance) telah berusaha maksimal agar kerusakan tidak terjadi lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi….???Suatu mesin atau peralatan akan mengalami kerusakan jika keluar dari daerah / zone “Ideal State”. Dimana salah satu indikasi yang ditampakkan oleh mesin yang berada di luar “Ideal State” adalah munculnya apa yang dinamakan Small Defect. Small Defect inilah yang akan bersinergi dengan Small Defect yang lain untuk membentuk suatu energi yang dapat mengeluarkan status mesin berada di luar “Ideal State” nya. Hukum Heinrich Law’s Mengatakan bahwa 1 kerusakan besar (mengakibatkan mesin break down) berasal dari 29 kerusakan-kerusakan kecil dan 29 kerusakan kecil tersebut muncul karena bersinerginya 300 Small Defect yang ada pada mesin tersebut.Di dalam training akan dipaparkan jenis-jenis small defect yang ada, pengenalan small defect sampai dengan cara untuk menghilangkan small defect yang ada dan juga teknik-teknik untuk melakukan overhauling kecil suatu mesin sehingga hasilnya adalah tidak terulangnya kerusakan yang pernah terjadi.

CAKUPAN MATERI TRAINING ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

  1. Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  2. Apa itu Small Defect
  3. Hubungan antara Cleaning is Inspection dan Small Defect
  4. Apa itu Ideal State
  5. Konsep Small Defect dengan Zero Break Down
  6. Jenis-jenis kerusakan mesin: Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  7. Konsep pencapaian Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  8. Restoration of Deterioration & Defect
  9. Potencial Source dan Problem List sebagai tools untuk menghilangkan Small Defect
  10. Apa itu 3-Gen dan 2-Gen
  11. Fungsi dan Peran 3-Gen dan 2-Gen dalam pencapaian Zero Break Down
  12. Event Observation Sheet dan Production Process Master Sheet sebagai tools dalam menjalankan 3-Gen dan 2-Gen

Failure Mode Analysis of Mechanical Component

OBJECTIVES

To provide basic statement of philosophy, principles and concepts, and then to
introduce to the techniques and methodology of reliability assessment and
evaluation as applied to mechanical components, equipment, and mechanical
plant systems and sub-systems.
To improve the understanding of failures as related to their nodes, causes and
effect.

 

COURSE CONTENTS

  1. Introduction
    • Implications of mechanical reliability
    • Definition of mechanical reliability
    • Reliability and rates of failures
  2. System Safety Analysis
    • Human Error
    • Routine Operations
    • Emergency Operations
  3. Methods of Analysis
    • Failures Modes and Effects Analysis (FMEA)
    • Event Trees
    • Fault trees
  4. Reliability prediction : Weibull Analysis
  5. System Availability Simulation: Montecarlo Simulation

TPM :Total Productive Maintenance – Zero Losses – Higher Profit

Produktivitas dan team work menjadi kunci utama dalam memaksimalkan kinerja machine/peralatan, khususnya effisiensi, kualitas dan keselamatan kerja serta selalu memastikan hasil yang bisa dipertahankan dalam mencapai zero losses, produktivitas dan utilisasi tinggi, biaya operasional dan pemeliharaan rendah
Target Pelatihan ini adalah bagaimana melakukan pemeliharaan peralatan dengan baik, benar dan terukur,  peningkatan dan perbaikan produktivitas, kualitas peralatan dan pekerjaan menjadi lebih efisien dan efektif, menjaga moral/perilaku SDM dalam melaksanakan tugasnya serta meningkatkan response team dalam pencapaian zero losses, mengurangi biaya operasional, dan optimalisasi penggunaan peralatan. Dalam perusahaan pertambangan mensupport penerapan Good Mining Practise.
Benefit bagi perusahaan : Mendapatkan SDM dan team work yang handal, peningkatan produktivitas peralatan dan SDM, zero losses, mengurangi biaya operasional dan pemeliharaan peralatan melalui budget yang terukur.

Outline Training TPM

Materi training yang akan di bahas topik Total Productive Maintenance (TPM) – Zero  Losses  –  Higher Profit adalah :

Day 1.

  1. Ikhtisar TPM
  2. Evolusi Sistem Pemeliharaan Peralatan dan Harapan  Pelanggan/stakeholder
  3. Tipe-tipe Sistem Pemeliharaan Peralatan
  4. Pillar TPM
  5. Key Performance Indicator (KPI) di TPM
Day 2
  1. Organisasi dan budaya kerja Kerja/5S/5R
  2. 5 WHY
  3. Langkah Implementasi TPM
  4. Audit TPM
  5. Continues Improvement/Kaizen Pillar
  6. Best Practises

BASIC ANSYS

TRAINING MATERIAL OUTLINE BASIC ANSYS

Introduction to FEM with ANSYS Workbench:

  1. Introduction
  2. ANSYS Mechanical Basic
  3. General Preprocessing
  4. Meshing
  5. Modeling Connection (Contact)
  6. Remote Boundary Condition
  7. Static Structural Analysis
  8. Modal Analysis
  9. Thermal Analysis
  10. Multistep Analysis
  11. Result and Post processing

Motor Diesel

Description Perawatan Motor Diesel

Banyak pemanfaatan dari motor diesel yang digunakan oleh sebagian individu bahkan perusahaan, diantara nya sebagai penggerak kendaraan maupun motor lainnya. Akan tetapi, perlu mendalami pengetahuan mengenai perawatan dan perbaikan motor diesel. Maka dari itu, training ini akan membahas mengenai dasar-dasar yang perlu diketahu mengenai motor diesel dan perawatannya.

Materi Perawatan Motor Diesel

1. Dasar-dasar motor diesel

  • Kegunaan
  • Komponen

2. Bahan bakar motor diesel
3. Pompa injeksi

  • Tipe in-line
  • Tipe distributor

4. Penyetelan sistem bahan bakar motor diesel
5. Pemeriksaan sistem bahan bakar motor diesel
6. Perawatan
7. Pelumasan mesin diesel

  • Jenis pelumas
  • Komponen sistem pelumasan

8. Diskusi dan tanya jawab

Participants

  • D3 atau SLTA yang berpengalaman kerja minimal 3 tahun, dan atau setara.
  • Teknisi, Operator dan Supervisor didalam bidang management kelistrikan dan atau non teknik.
  • Mereka yang dalam tugasnya berhubungan dan atau terkait dengan materi training.
  • Individu yang ingin mendalami materi training

ARTIFICIAL LIFT UNTUK PRODUKSI MINYAK

Deskripsi Artificial lift

Kemampuan dari reservoir sumur minyak dalam mengangkut fluida ke permukaan akan terus berkurang sejalan dengan waktu. Titik waktu reservoir mengalami kesulitan untuk mengangkut fluida ke atas maka disaat itulah perusahaan pertambangan minyak dan gas membutuhkan articial lift (pengangkutan/ sembur buatan) dalam proses produksinya untuk tetap menjaga laju ketersedian minyak tetap konstan. Artificial lift juga digunakan untuk sumur yang memang pada dasarnya hanya memiliki kemampuan produksi yang kecil, sehingga untuk menaikkan tingkat produksinya maka dibuatkanlah artificial lift pada sumur tersebut.

Pemilihan yang tepat pada beberapa alternatif metode artificial lift akan membantu perusahaan untuk efektif dan efesien dalam melanjutkan proses produksinya. Ketepatan tersebut tentunya didukung dari identifikasi yang akurat pada kondisi reservoir sumur, data historis perfomance reservoir dan lain-lain. Oleh sebab itulah perusahaan perlu mengetahui dan memahami persoalan ini secara mendasar dari mulai identifikasi persoalan, pemilihan alternatif tindakan, instalasi peralatan dari metode yang dipilih hingga evaluasi dari alternatif yang dipilih tersebut sehingga perusahaan memiliki sistem kerja yang handal dan tepat.

Tujuan Training Artificial lift

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi melakukan artificial lift di reservoir sumur pertambangan
  2. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan
  3. Memilih metode yang tepat untuk diimplementasikan pada reservoir minyak sebagai jawaban dari persoalan kesulitan pengangkutan hidrokarbon

Materi Training Artificial lift

  1. Kapan dan mengapa menggunakan artificial lift?
  2. Identifikasi dan interpretasi data kondisi sumur
  3. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Gas Lifting
  4. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Sucker Rod Pumping
  5. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Subsurface Electrical Pumping
  6. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Jet Pump
  7. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Progressive Cavity Pump
  8. Peralatan yang dibutuhkan dari setiap alternatif metode artificial lift
  9. Perencanaan dan Manajemen Proyek dari instalasi artificial lift
  10. Evaluasi kebijakan
  11. Studi kasus persoalan artificial lift

 

CONTROL VALVE AND VALVE: OPERATION AND SIZING

TRAINING OBJECTIVES CONTROL VALVE AND VALVE

  1. Dapat memahami konsep dasar dan cara kerja bermacam-macam valve
  2. Dapat mengoperasikan, merawat dan memperbaiki valve

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE CONTROL VALVE AND VALVE

  1. Pendahuluan
  2. Teori dasar sistem kerja valve
  3. Cara kerja beberapa sistem valve
  4. Bagian – bagian utama sistem valve
  5. Pemasangan dan pelepasan valve
  6. Instalasi dan pemilihan valve
  7. Merawat dan memperbaiki valve
  8. Menentukan ukuran valve
  9. Menentukan kapasitas valve
  10. Pengendali mekanik valve
  11. Pengendali elektrik valve
  12. Pengendali hidrolik
  13. Inspeksi dan monitoring kerja valve
  14. Troubleshooting

 

FLUID FLOW : GAS METERING AND CUSTODY TRANSFER

TRAINING OBJECTIVE FLUID FLOW

This course is developed for engineers and technicians who need to have a practical knowledge of selection, installation and commissioning of fiscal metering equipment. It is for those primarily involved in achieving effective results in industrial processes. This would involve the design, specification and implementation of control and measurement equipment. The course focuses on practical applications, with special attention to installation considerations and application limitations when selecting or installing different measurement or control instruments for fiscal metering.

MATERIAL OUTLINE FLUID FLOW

1.    Basic Fluid Flow:

  • a.    Fluid property
    • Density
    • Viscosity
    • Surface tension
    • Modulus elasticity
  • b.    Compressible & Incompressible flow
  • c.    Fluid Flow
    • Continuity Equation
    • Bernoulli Equation
  • d.    Pipe fluid flow
  • e.    Fluid Flow Measurement

2.    Performance Characteristic of Flowmeter

  • a.    Accuracy
  • b.    Repeatability
  • c.    Performance Measure
  • d.    Calculation

3.    Head Flow Meter

  • a.    Orifice
  • b.    Sizing
  • c.    Secondary Instrument
  • d.    Calculation
  • e.    Standard AGA3

4.    Turbine Meter

  • a.    Systems
  • b.    Properties
  • c.    Characteristics
  • d.    Standard AGA7

5.    Ultrasonic Flowmeter

  • a.    Ultrasonic Flowmeter
  • b.    Types
  • c.    Application
  • d.    Standard AGA9

6.    Oil Transfer Meter:

  • a.    Meter Run
  • b.    Proving Skid
  • c.    Meter Proving
  • d.    Meter Factor
  • e.    Base Prover
  • f.    Proving Run
  • g.    Prover Pass
  • h.    Prover Round Trip
  • i.    Proving Counter

7.    Shipping Calculate Volume & Calculate Correction:

  • a.    Temperature material
  • b.    Pressure material
  • c.    Oil Temperature
  • d.    Oil Pressure
  • e.    Sediments and water
  • f.    Calculate Meter Factor

8.    Retroactive Meter Factor

  • a.    Manual retroactive factor

9.    Calculation Sample:

  • a.    Flow calculation
  • b.    Oil Quantity measurement

10.    Use Measurement Systems in MIGAS Activities

PIPELINE: CORROSION PREVENTIVE AND CATHODIC PROTECTION

DESCRIPTION TRAINING PIPELINE

Maintaining the ageing infrastructure such as underground pipelines is a challenge to facility owners worldwide. Understanding why and how cathodic protection works or fails can help the operator formulate a ppropriate strategy in managing the pipeline corrosion problems. This course covers both the fundamentals and practices in designing, operaing and maintaning cathodic protection of underground pipelines. An overview of the NACE standart on “Pipeline Externel Corrosion direct Assessment Methodology” will also be presented.

OUTLINE TRAINING PIPELINE

  • Fundamentals of corrosion.
  • Cathodic protection.
  • Instrumentation for cathodic protection of underground pipelines.
  • Cathodic protection of underground pipelines.
  • Stray current corrosion and methods of prevention.
  • Pipeline Coatings.
  • Field joint coatings.
  • Cathodic Protection and Coatings.
  • Pipeline Inspection : Survey methods and evaluation techniques.

PIPELINE DESIGN, CONSTRUCTION, & MECHANICAL INTEGRITY

DESKRIPSI TRAINING PIPELINE DESIGN, CONSTRUCTION, & MECHANICAL INTEGRITY

Pelatihan ini menjelaskan langkah-langkah dan pemahaman tentang pentingnya perawatan rutin dalam perpipaan, karena pemahaman berdasarkan rincian kualitatif, perhitungan, dan teknik sangat penting dalam mendukung keputusan yang kompeten. Pelatihan ini ditujukan untuk menyoroti metode yang digunakan dalam desain pipa (Pipeline Design) dan juga akan melihat ke dalam prosedur apa yang digunakan untuk memelihara dan merehabilitasi jaringan pipa, concentrating on Sewers. Kursus ini juga akan melihat analisis jaringan pipa dan berbagai fenomena dalam pipa

Dalam pelatihan ini akan dibahas pula mengenai persyaratan dalam mendesain untuk proses sistem perpipaan dan persyaratan yang harus dipenuhi terhadap sistem pemeliharaannya. Pelatihan ini menyajikan beberapa contoh kasus yang akan menstimulus peserta sebagai bahan latihan untuk dapat melakukan aplikasi praktis dengan prosedur yang tepat, sampai pada menemukan solusinya.

Program Pipeline ini dirancang untuk memberikan gambaran yang lengkap dan up-to-date dalam Teknologi Proses Perpipaan. Ini mencakup persyaratan Kode dari desain melalui start-up dari sistem perpipaan baru, serta standar untuk inspeksi dan perbaikan sistem perpipaan yang telah ada, sebagaimana diatur dalam API 570, Piping Inspection Code dan API 579 Fitness for Services. Topik umum dalam pelatihan ini meliputi: Gambaran singkat tentang kode ASME B 31.3, desain tekanan dalam komponen perpipaan, pemilihan flensa, pertimbangan fleksibilitas, material, pengujian dampak, fabrikasi, pemeriksaan dan pengujian. Selanjutnya akan diberikan konsep dan metode untuk menjamin integritas mekanik sistem perpipaan yang ada, yang menyajikan pemahaman menyeluruh tentang bagaimana metodologi API 570 serta API 579 dapat diterapkan untuk menilai integritas struktural komponen perpipaan, dan memutuskan untuk melanjutkan pemakaian. Hal ini juga menunjukkan langkah-langkah perbaikan untuk mitigasi kerusakan dan dengan demikian memperpanjang umur Sistem Perpipaan.

Melalui program pelatihan ini peserta akan mempelajari cakupan kode dan standar, analisis desain, pengelasan dan inspeksi, mekanisme korosi, fitness-untuk-layanan dan analisis kegagalan, dan gambaran seleksi katup dan aplikasi. Hal tersebut adalah fitur dasar teknis pipa dan peraturan desain kode pipa untuk kondisi operasi normal dan occasional loads dan membahas prinsip-prinsip dasar dari material, desain, fabrikasi, pengujian dan korosi, dan efeknya pada integritas sistem. Peserta akan memahami prinsip-prinsip yang akan membantu membangun keseimbangan antara produksi, keamanan biaya, dan integritas perpipaan dan sistem perpipaan.

TUJUAN TRAINING PIPELINE DESIGN, CONSTRUCTION, & MECHANICAL INTEGRITY

Tujuan dari pelatihan Pipeline ini adalah:

  • Peserta akan memperoleh pengetahuan yang mendalam tentang pipa dan spesifikasi material yang tepat, manufaktur, proses fabrikasi dan pengaruhnya terhadap kekuatan dan ketangguhan propeti mekanikal, untuk membantu dalam pemilihan material dan failure analysis. Selanjutnya peserta akan memahami dan memastikan integritas struktural total dari sistem perpipaan, pengolahan, dan manfaatnya
  • Peserta dapat memahami latar belakang teknis untuk formula desain, dan aplikasi untuk desain sistem perpipaan dan pipa. Kursus ini membahas aturan praktek yang tepat dalam tata letak sistem perpipaan untuk pengoperasian yang handal
  • Untuk membiasakan peserta dengan konsep utama, dari kode B 31.3, memahami apakah kode ASME B31.3 telah diterapkan dengan benar ataukah belum, dan memberikan kepada peserta langkah-langkah pendekatan dalam penggunaan B 31.3 kode untuk Desain, fabrikasi, inspeksi instalasi, dan pengujian, sehingga persyaratan desain dari Kode ASME B 31.3 dapat didiskusikan dan diterapkan dengan baik.
  • Peserta dapat mencapai tingkat yang lebih tinggi dalam melakukan pemeliharaan yang unggul dalam proses kegiatan industri, dapat melakukan sertifikasi pengujian tekanan, mengetahui tentang inspeksi pipa, teknik mengevaluasi dan menganalisis data Inspeksi, dan dapat mengetahui bagaimana menghitung laju korosi, interval inspeksi dan parameter yang sama pada  inspeksi pipa.
  • Peserta dapat memeriksa dan menerapkan persyaratan pemeliharaan dan pemeriksaan API 570 untuk sistem perpipaan.
  • Peserta dapat memperoleh pemahaman praktis tentang pipa dan pipa modus kegagalan, mekanisme korosi, mulai tahap pengenalan, mengklasifikasikan, sampai pada penyelesaiannya.
  • Peserta dapat mempelajari modus kerusakan sistem perpipaan dan pipa, serta mempelajari mengenai penilaian risiko dan konsekuensi yang akan dihadapi jika kegagalan (dalam pipa) terjadi
  • Peserta akan diperkenalkan dengan teknik terbaru dan penelitian dalam pipa dan pipa integritas untuk menganalisis kondisi terdegradasi baik kerusakan yang disebabkan karena korosi atau mekanis, serta dapat mengenali penyebab degradasi in-service, dan menerapkan teknik analisis integritas untuk membuat run-perbaikan-ganti keputusan. Dengan kata lain dapat mempelajari metode yang tepat dalam melakukan perbaikan, perubahan dan rerating
  • Peserta dapat melakukan desain audit engineering dengan prosedur yang tepat

MATERI TRAINING PIPELINE DESIGN, CONSTRUCTION, & MECHANICAL INTEGRITY

Materi yang akan disampaikan dalam pelatihan Pipeline ini yaitu:

1. Pengantar

  • Sejarah Teknologi Pipeline
  • Pengantar Piping Codes, Kode & Standar ASME B 31.3
  • Standar API
  • Standar NACA, MSS-SP, PFI
  • Dasar-dasar Integritas dan Pemeliharaan
  • Kategori Fluid Services
  • Pressure Design of Pipes & Design of Blanks
  • Studi kasus tentang pendesainan Pipa
  • Branches and reinforcements

2. Seleksi Material

  • Aspek Praktis Properti Metalurgi
  • Chemistry and Material Test Reports
  • Pengaruh manufaktur dalam perpipaan
  • Fabrikasi dan spesifikasi Fittings1
  • Persyaratan Material Pipa
  • Mechanical Properties: Kekuatan dan Ketangguhan
  • Teknik Pemilihan Material

3. Pengelasan

  • Pengantar: Pipe and Pipeline Welding Practice, Fabrikasi dan pengelasan
  • Persyaratan API 1104 dan ASME IX
  • Welding in-service: Tantangan dan Solusi

4. Strength Integrity for Sustained Loads

  • Operating and Design Pressure
  • Cara Menentukan Sistem Tekanan Desain
  • Introduction to Pressure Relief Valves
  • Formula pengukuran Pipa dan Pipeline beserta aplikasinya
  • Aturan Praktek yang Baik dalam layout
  • Pompa dan Piping Compressor
  • Bagaimana Mendukung Sistem perpipaan
  • Ulasan tentang support types beserta aplikasinya
  • Lesson learned from Poor Support Practices
  • Efek Temperatur (Suhu)
  • Flexibility Layout Analysis
  • Temperature Transients and Fatigue Damage
  • Vibration In Service
  • Mechanical and Hydraulic Induced Vibration in Piping
  • How to Measure Analyze Resolve Vibration
  • Persyaratan Dampak pengujian
  • Preheating dan PWHT
  • Inspeksi, Pemeriksaan dan Pengujian
  • NDT Sistem Perpipaan
  • Tekanan pengujian pipa
  • Pipa Ekspansi Thermal
  • Flensa ASME B 16.5
  • In-service Degradasi pipa

5. Strength Integrity for Occasional Loads

  • Tekanan Transien
  • Recognizing and Solving Liquid Hammer
  • Pump Station Transients
  • Studi Kegagalan Pipeline Karena Transient
  • Dua-Fase Cair-Vapor Transien
  • Dua-Fase Cair-Gas Transien
  • Gas Discharge Transients
  • Buried Pipe
  • Soil Loads & Surface Loads
  • Expansion of Buried Pipe
  • Soil settlement
  • Kegagalan dalam Pipeline
  • Study Kasus (dalam sejarah)
  • Pemahaman bagaimana bisa terjadi kegagalan dan cara mengatasinya

6. Penilaian dan Perlindungan terhadap Korosi

  • Pengantar Korosi Praktis
  • Klasifikasi Mekanisme Korosi
  • Penipisan dinding secara umum
  • Korosi Lokal: Galvanic Efek
  • Celah Korosi
  • Pitting Corrosion
  • Dampak Lingkungan
  • Efek Hidrogen dan H2S
  • Korosi Mikrobologi
  • Perlindungan terhadap Korosi
  • Cathodic Protection Overview

7. Risk Assessment Overview

  • Pengantar risk assessment
  • Risk Criteria
  • API 570 metodologi penilaian Integritas
  • Remaining Life Assesment
  • Probabilitas Kegagalan
  • Third party damage
  • Aspek-Aspek Korosi
  • Aspek-Aspek Pendesainan
  • Pengoperasian yang salah
  • Konsekuensi dari kegagalan
  • Product hazard
  • Spill assessment
  • Dispersion calculation
  • Receptors
  • Risk Representasi
  • Evaluasi data Inspeksi
  • API 579: prosedur penilaian fitness-for service
  • Concept of Remaining strength factor
  • Penilaian general metal loss
  • Penilaian keretakan (crack-like flaws)

8. Pemeliharaan & perbaikan

  • Flange and Mechanical Joints
  • Ikhtisar Berbagai Jenis Flensa dan Aplikasinya
  • Penyebab Kebocoran Flange dan Cara mengatasinya
  • Studi Kasus Kegagalan Flange
  • Assembly of Flange Joints and Leak Tightness
  • Tekanan dan Pengujian Leak
  • Perbedaan Antara Pengujian Leak dan Pengujian Tekanan
  • Ulasan mengenai Difference Testing Techniques
  • Tujuan dari Test Hydro & Cara melakukan Tes Hydro
  • Pengujian Sistem Pipeline dan piping
  • Pneumatic Testing
  • Teknik Perbaikan & Standart Perbaikan : The New ASME
  • Perbaikan dan sistem perubahan perpipaan
  • Pipe retirement thickness
  • Re-rating pipa yang ada
  • Integritas penilaian pipa tertanam
  • The Fundamentals of Repair package
  • Pipa dan Penggantian Komponen
  • Grinding dan pengelasan
  • Welded Sleeve: Tipe A dan B

GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM

PENDAHULUAN TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

Kompresor merupakan salah satu peralatan penting dalam industri, jika dilihat fungsinya yang paling sederhana dalam industri kompresor berfungsi untuk membersihkan komponen dengan tiupan udara bersih dan kering, dalam hal ini tentu saja kompresor udara. Dalam industri kimia dan gas serta industri perminyakan, kompresor dapat berfungsi lebih luas lagi, misalnya sebagai pemindah, pengirim bahan-bahan bersifat gas. Lebih luas lagi juga dapat berfungsi sebagai fluid power dalam system kontrol pneumatic. Dengan power yang konstan kompresor dapat menghasilkan tekanan sekaligus juga aliran gas atau udara, yang proporsional artinya bila diinginkan aliran besar maka tentu saja tekanannya akan turun, demikian juga sebaliknya. Tentu saja banyak factor yang saling mempengaruhi misalnya temperatur lingkungan, temperatur gas atau udara yang dikompres (dimampatkan). Dalam hal inilah, dalam training ini akan dibahas tentang apa itu kompresor, bagaimana cara kerjanya, mengoperasikanya, memeliharanya, merawatnya, dan lebih penting lagi instalasinya dengan system perpipaan.

TUJUAN TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan mampu :

  • Mempertimbangkan pilihan peralatan, system dan perlengkapan serta instalasi yang sesuai dengan pertimbangan dan persyaratan yang ada dilapangan.
  • Memahami cara-cara pengoperasian peralatan sesuai dengan pertimbangan desain dan pemeliharaan peralatan yang bersangkutan.
  • Menemukan dan menganalisis kemungkinan-kemungkinan penyebab terjadinya gangguan dalam peralatan maupun instala sisistem.
  • Menentukan tindakan-tindakan pemeliharaan dan perawatan terhadap peralatan bila kemungkinan terjadi gangguan.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

  1. Pre test
  2. Klasifikasi kompresor
  3. Centrifugal compressor
  4. Screw compressor (screw)
  5. Basic analysis of gas compress
  6. Kalkulasi tekanan dan kapasitas
  7. Recommendation maintenance and inspection
  8. Installation and operation – compressor
  9. Design and lay out pipa udara
  10. Analisa tek, kap dan tem pipa udara
  11. Pemilihan material pipa gas
  12. Maintenance instalasi pipa gas
  13. Pipe lining, equipment and safety valve

PIPING AND PIPELINE NETWORK

CAKUPAN MATERI TRAINING :

  1. Overview codes for design and construction piping and Pipeline(As per code ASME B 31.1,  ASME B 31.3, B 31.4 and B 31.8).
  2. Engineering Design of Piping in the Indutrial Plants.
  3. Engineering Design of Pipeline
  4. Fluid Mechanics of  Piping Networks
  5. Fluid flow in Complex Piping Networks
  6. Hidraulic Analysis for Liquid Distribution.
  7. Hidraullic Analysis for Gas Transmission.
  8. Engineering Sofwares for Hidraullic Analysis of  Piping and

PUMP OPERATION , MAINTENANCE & TROUBLESHOOTING

TRAINING OBJECTIVES PUMP OPERATION, MAINTENANCE & TROUBLESHOOTING

After completion of the course, the participants should be able to describe and demonstrate thoroughly of Pump and compressor. Identify component by names, operation, maintenance and inspection. Describe the proper care, removal alignment and installation of Pump & compressor and their accessories.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE PUMP OPERATION, MAINTENANCE & TROUBLESHOOTING:

 Fundamental of fluid mechanics and thermodynamic

  • Properties of fluids
  • Measurement unit
  • Basic of fluids dynamic
  • Energy losses in pipe installation

 Pump Classification & Construction

  • Pump Classification
  • Pump construction and components

 Pump Installation & Operation

  • Head or energy requirement of the installation
  • The principle of energy transfer in centrifugal pump
  • Characteristic of pump and its installation (Capacity, Head, and Efficiency)
  • Combination of pump and installation
  • Pump specification
  • Pump selection based on capacity, head, and efficiency
  • Pump arrangement; series and parallel
  • Suction analysis (Cavitation and NPSH)

Pump Maintenance and Troubleshooting.

CORROSION CONTROL AND MONITORING

INTRODUCTION :

Corrosion control and monitoring course focuses on corrosion – from either internal or external source – and its potential problem, and the protection methods to stop or control them. Review on corrosion and technique by which it can be identified, monitored and controlled will be given in detail. Active participation is encouraged through case studies and examples especially on the use of painting and coatings, transformer-rectifier of impressed current, magnesium, zinc and alum sacrificial anodes for external protection, and the injection of corrosion inhibitors and biocides for internal corrosion control.




TRAINING MATERIAL OUTLINE :

  1. Review of oil & gas surface production facility and operations.
  2. Review of metallic materials used in surface production facility and pipelines and the corrosion problem usually happen.
  3. Case studies and examples of oil & gas material failure caused by corrosion from internal and external source.
  4. Uniform, galvanic and localized corrosion failures.
  5. Internal corrosion of pipeline, vessel and processing equipment caused by sour component, H2S, CO2, organic acid, brine, and the SRB (sulfate reducing bacteria).
  6. External corrosion of underground, underwater and under-seawater pipeline and structure caused by impurities in soil and water environment.
  7. External corrosion of topside structure caused by marine atmosphere.
  8. Basic electrochemistry of corrosion process, Ohm’s law and the corrosion rate.
  9. Corrosion control and prevention with painting & coatings and the cathodic protection.
  10. Measurement of corrosion potential and corrosion current.
  11. Protection with sacrificial anode and impressed current.
  12. Understanding NACE Standard RP-01-69 to stop external corrosion attack.
  13. Requirement, design and criteria of cathodic protection.
  14. Sacrificial anode specification, installation and construction.
  15. Testing, monitoring, and inspection of cathodic protection.
  16. Inspection and maintenance of transformer-rectifier and sacrificial anode.
  17. Field test, measurement techniques and instrument.
  18. Data recording and evaluation of cathodic protection system.
  19. Case studies of corrosion control and prevention with cathodic protection.
  20. Internal corrosion problem in the pipeline and surface facility.
  21. Oil/gas/water fluid properties and the corrosion tendency.
  22. Deterioration by H2S, CO2, and acidic corrosive components.
  23. Pipeline leakage and rupture by microbial induced corrosion.
  24. Corrosion caused by SRB and the pitting mechanism.
  25. Corrosion caused by oxygen penetration.
  26. Examples and case studies of equipment corrosion damage and pipeline leakage.
  27. Understanding NACE Standard RP-0775 for internal corrosion control and monitoring.
  28. Practical internal corrosion monitoring methods.
  29. Access fittings, corrosion coupon and corrosion probes.
  30. Practical internal corrosion control and prevention methods.
  31. Internal corrosion control with inhibitors and the selection of suitable corrosion inhibiting chemicals.
  32. Dosage and injection methods of corrosion inhibitors.
  33. SRB control with biocides and the selection of suitable and low risk biocide formula.
  34. Dosage and injection methods of biocides.
  35. Oxygen control by de-aeration and chemical injection, and the selection of suitable oxygen scavenger chemicals.
  36. Dosage and injection methods of oxygen scavenger.
  37. Safety in the use of chemicals for internal corrosion prevention.
  38. Review of gas dehydration process and operations.
  39. Internal corrosion problem in glycol contactor (dehydration) unit.
  40. Method and materials use to control the corrosiveness of rich glycol solution.
  41. Review of amine sweetening process and operations.
  42. Internal corrosion problem in amine sweetening unit.
  43. Method and materials use to control the corrosiveness of rich amine solution.
  44. Examples and case studies of internal corrosion control

SISTEM PEMIPAAN (PIPING)

PENDAHULUAN TRAINING SISTEM PEMIPAAN:

Pipa sebagai cubing panjang dari tanah liat, konkret, loham, kayu, dan sebagainya untuk mengalirkan air, gas, minyak, dan cairan-cairan lain. Fluida merupakan substansi yang dapat mengalirkan cairan atau gas.

Hampir setiap tahun diperkenalkan kegunaan baru untuk pipa yang menghasilkan kebutuhan baru dan pengembangan spesifikasi-spesifikasi material dan pengembangan kepintaran disainer perpipaan. Saat ini pipa dapat dicari hampir di setiap tempat, baik perpipaan dalam automobil hingga sistem perpipaan yang rumit (pipa proses, jalur pipa, pipa tenaga uap pabrik atau salah satu dari berbagai kategori lainnya) pada industri rekayasa.

Untuk mendukung sistem produksi yang memadai diperlukan tenaga kerja yang handal atau peningkatan keahlian tenaga kerja profesi Perancangan Sistem Pemipaan.



TUJUAN
TRAINING SISTEM PEMIPAAN

Setelah mengikuti training sistem pemipaan ini diharapkan para peserta memiliki  pemahaman lebih tentang pengetahuan perancangan sistem perpipaan meliputi dasar-dasar perpipaan, standar dan simbol pipa, jenis pipa, sambungan, fitting, dan katup, teknik fabrikasi pipa, pemilihan pipa, konstruksi sistem perpipaan, dan perhitungan pipa).



MATERI TRAINING SISTEM PEMIPAAN (PIPING):

  1. Dasar-dasar perpipaan (fungsi perpipaan, sifat fluida, elemen perencanaan perpipaan).
  2. Simbol pipa.
  3. Jenis pipa dan sambungan pipa.
  4. Fitting, flens, katup, dan kran.
  5. Fabrikasi pipa.
  6. Konstruksi sistem perpipaan.
  7. Aliran dalam pipa dan rugi-rugi aliran.
  8. Pemilihan pipa.
  9. Disain perpipaan.
  10. Standar pipa.
  11. Instrumentasi perpipaan.
  12. Maintenance.
  13. Pipe line detection.
  14. Pipe line drying.
  15. Pipe line leak detection.
  16. Hydrostatic testing.

Instalasi Plumbing (Air Bersih dan Air Kotor)

Deskripsi Training Instalasi Plumbing

Plumbing merupakan teknologi pemipaan untuk menyalurkan air besih dan pembuangan air kotor ketempat tertentu. Sistem plumbing tidak dapat dipisahkan dari bangunan, oleh karena itu perencanaan dalam membuat instalasi plumbing harus dilakukan dalam rangka penyediaan air bersih maupun penyaluran air bekas pakai atau air kotor. Instalasi plumbing harus dilakukan secara benar dan tepat agar pengguna bangunan merasa aman, nyaman, dan sehat.

Tujuan Training Instalasi Plumbing

Setelah mengikuti training ini peserta diharapkan mampu memahami instalasi plumbing sehingga sitem plumbing dalam bangunan dapat memberikan rasa aman, nyaman, dan sehat bagi pengguna bangunan.

 

Materi Training Instalasi Plumbing

  1. Pendahuluan
  2. Macam instalasi plumbing
  3. Prinsip plumbing
  4. Instalasi/distribusi air bersih
  5. Sistem penyediaan air bersih
  6. Tangki air
  7. Instalasi air kotor
  8. Air kotor
  9. Klasifikasi sistem pembuangan air kotor
  10. Sistem pengaliran air kotor secara terpisah
  11. Pembuangan air hujan
  12. Kemiringan pipa buangan
  13. Perhitungan kebutuhan air bersih dan kapasitas bangunan
  14. Pemipaan air kotor pada bangunan bertingkat
  15. Pemipaan air kotor pada toilet

VALVES & ACTUATOR : OPERATION AND MAINTENANCE

DESKRIPSI TRAINING VALVES & ACTUATOR 

Valves are, unquestionably, the most important part of any piping and pumping system because they direct the flow of fluids and regulate temperatures. Properly used and maintained, they can improve process efficiency and lower costs. It is wise to apply the basics of proper valve maintenance in ways that improve their life cycle and operating efficiency. Here are eight often-overlooked valve maintenance basics that can help you do just that.



MATERI TRAINING VALVES & ACTUATOR

  • Maintenance :
    • Reactive Maintenance
    • Preventive Maintenance
    • Predicr\tive Maintenance
    • Proactive maintenance
  • Construction, Maintenance and repair of
    • Valves :
    • Control Valves
    • Gate Valves
    • Safety Valves
  • Actuator:
    • Hydraulic
    •  Pneumatic
    • Electromagnetic
  • Valves Problems and Maintenance Activities:

PEMIPAAN

LATAR BELAKANG

Pipa sebagai cubing panjang dari tanah liat, konkret, loham, kayu, dan sebagainya untuk mengalirkan air, gas, minyak, dan cairan-cairan lain. Fluida merupakan substansi yang dapat mengalirkan cairan atau gas.

Hampir setiap tahun diperkenalkan kegunaan baru untuk pipa yang menghasilkan kebutuhan baru dan pengembangan spesifikasi-spesifikasi material serta pengembangan para pakar perancang pemipaan. Saat ini pipa dapat dicari hampir di setiap tempat, baik pemipaan dalam automobil hingga sistem perpipaan yang rumit (pipa proses, jalur pipa, pipa tenaga uap pabrik atau salah satu dari berbagai kategori lainnya) pada industri rekayasa.

Untuk mendukung sistem produksi yang memadai diperlukan tenaga kerja yang handal atau peningkatan keahlian tenaga kerja profesi Perancangan Sistem Pemipaan.



MATERI PELATIHAN PEMIPAAN

  1. Konsep dasar sistem pemipaan
  2. Standar dan simbol pipa
  3. Jenis pipa dan sambungan pipa
  4. Fitting, flens, katup, dan kran
  5. Fabrikasi pipa
  6. Pemilihan pipa
  7. Konstruksi sistem pemipaan
  8. Perhitungan pipa
  9. Instrumentasi pemipaan

HIGH VOLTAGE ELECTRICAL EQUIPMENT

Deskripsi Training High Voltage Electrical Equipment

Perlindungan bangunan dari petir merupakan hal penting yang harus diperhatikan karena petir memiliki tegangan tinggi. Gagalnya sistem proteksi tegangan tinggi akan menyebabkan kerusakan pada berbagai peralatan listrik. Dengan mengikuti training ini, peserta akan memiliki ketrampilan khusus untuk melakukan perawatan dan pengujian terhadap peralatan listrik tegangan tinggi sesuai standar baku sehingga dapat menghindarkan kegagalan sistem, memperpanjang umur, menjaga stabilitas standard performance peralatan, dan mengurangi resiko operasi peralatan tegangan tinggi.

Tujuan dan Manfaat Training High Voltage Electrical Equipment

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta akan memahami tentang:

  • Peralatan electrical tegangan tinggi
  • K3 electrical
  • Sistem grounding pada electrical power

 

Materi Training High Voltage Electrical Equipment

  1. Selection and application of electrical equipment
  2. Insulation in high voltage equipment
  3. Degradation in dielectric insulation
  4. Testing of electric insulation
  5. Protection of high voltage equipment against lightning
  6. Generator and motor testing
  7. High voltage transformer and cable testing
  8. Testing of protective relay and over current devices
  9. Electrical power system grounding and ground resistance testing
  10. Keselamatan dan Kesehatan Kerja bidang electrical
  11. Studi Kasus

BOILER WATER TREATMENT

TUJUAN TRAINING:

  • Peserta mampu memilih sistem pengolah feed water boiler
  • Peserta mampu mengidentifikasi kerusakan boiler akibat rendahnya kualitas feed water



MATERI TRAINING BOILER WATER TREATMENT

  1. Pendahuluan
  2. Boiler
    • Prinsip kerja
    • Bagian-bagian utama
    • Klasifikasi
    • Spesifikasi
  3. Hubungan Umur Boiler & Kualitas Feed water
  4. Jenis-Jenis Sistem Pengolah Feed Water
  5. Spesifikasi Pengolah Feed Water Boiler
  6. Perawatan Rutin Boiler Akibat Kualitas Feed Water Boiler Rendah
  7. Penanggulangan kerusakan

Zero Break Down through Small Defect Elimination

Deskripsi

Sering kita mendengar kerusakan yang terjadi pada suatu mesin tidak pernah selesai. Baru selesai di perbaiki, 1 atau 2 hari kemudian terjadi kerusakan kembali. Padahal pihak departemen yang bertanggung jawab (Engineering / Maintenance) telah berusaha maksimal agar kerusakan tidak terjadi lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi….???

Suatu mesin atau peralatan akan mengalami kerusakan jika keluar dari daerah / zone “Ideal State”. Dimana salah satu indikasi yang ditampakkan oleh mesin yang berada di luar “Ideal State” adalah munculnya apa yang dinamakan Small Defect. Small Defect inilah yang akan bersinergi dengan Small Defect yang lain untuk membentuk suatu energi yang dapat mengeluarkan status mesin berada di luar “Ideal State” nya

Hukum Heinrich Law’s Mengatakan bahwa 1 kerusakan besar (mengakibatkan mesin break down) berasal dari 29 kerusakan-kerusakan kecil dan 29 kerusakan kecil tersebut muncul karena bersinerginya 300 Small Defect yang ada pada mesin tersebut.

Di dalam training akan dipaparkan jenis-jenis small defect yang ada, pengenalan small defect sampai dengan cara untuk menghilangkan small defect yang ada dan juga teknik-teknik untuk melakukan overhauling kecil suatu mesin sehingga hasilnya adalah tidak terulangnya kerusakan yang pernah terjadi.



Pokok Bahasan Zero Break Down through Small Defect Elimination

  • Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  • Apa itu Small Defect
  • Hubungan antara Cleaning is Inspection dan Small Defect
  • Apa itu Ideal State
  • Konsep Small Defect dengan Zero Break Down
  • Jenis-jenis kerusakan mesin: Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  • Konsep pencapaian Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  • Restoration of Deterioration & Defect
  • Potencial Source dan Problem List sebagai tools untuk menghilangkan Small Defect
  • Apa itu 3-Gen dan 2-Gen
  • Fungsi dan Peran 3-Gen dan 2-Gen dalam pencapaian Zero Break Down
  • Event Observation Sheet dan Production Process Master Sheet sebagai tools dalam menjalankan 3-Gen dan 2-Gen

FLM: First Line Maintenance

Deskripsi

Pelatihan maintenance ini diperuntukkan bagi para supervisor dan operator power plant yang mempunyai tugas untuk melakukan pemeliharaan rutin terhadap semua peralatan operasional yang ada. Pelatihan ini sangat penting diikuti oleh para operator sehingga mereka akan memahami tugas intinya agar semua peralatan power plant bisa memberikan performansi optimal. Para peserta pelatihan akan memiliki kesempatan yang luas untuk membahas permasalahan teknis maintenance yang dihadapi sehari-hari. Pelatihan akan diberikan oleh praktisi dan akademisi yang mempunyai pengalaman luas dalam bidang maintenance.

Tujuan dan manfaat pelatihan FLM: First Line Maintenance

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta akan memahami :

  1. Tujuan maintenance peralatan dikaitkan dengan performansi peralatan.
  2. Tipe –tipe system maintenance.
  3. Lubricating, Greasing maintenance dan melakukan analisa permasalahan mesin yang ada.
  4. Manfaat monitoring temperature peralatan yang ada.
  5. Manfaat membersihkan peralatan dan lingkungannya.
  6. Memahami masalah HSE.
  7. Memahami manual semua peralatan yang ada.
  8. Aktifitas teknis lain yang erat hubungannya dengan pemeliharaan peralatan

 

Outline pelatihan FLM: First Line Maintenance

  1. Maintenance Overview
    • Definition, process and development of Maintenance
    • Describe maintenance practices related to work-order systems, planning, scheduling, and maintenance standards.
  2. Type of Maintenance
    • Define types of maintenance
    • Define the role of preventative/predictive maintenance in the generator industry
  3. Lubricating, Greasing and fault finding
    • Function and type of lubricant
    • The proper way to add and replace  lubricants
    • The lubricant color and lubricant drain line
  4. Tightening
    • Cause loosening of bolts on working equipment
    • Definition and tools used for tightening
    • When and how we use the following key
    • Pass-ring
    • Pass-ring pukul
    • Torsi
  5. Thermal Monitoring
    • Definition, work process and the threshold temperature
    • Tools used for thermal monitoring
  6. Cleaning
    • Definition of clean and identify working condition
    • The desirable working condition and how to achieve
  7. Health and safety regulations
  8. Safe isolation of equipment
  9. Basic understanding of drawings and schematics
  10. Using and interpreting instrument readings
  11. Use of hand tools and equipment
  12. Wiring and testing electrical circuits
  13. Reference and test points.
  14. Basic maintenance practices
  15. Care and use of basic measuring equipment

HEAVY EQUIPMENT MANAGEMENT

TUJUAN TRAINING HEAVY EQUIPMENT MANAGEMENT

Agar peserta memahami bagaimana memilih, mengatur, pembuatan jadwal pemakaian alat berat (heavy equipment).

CAKUPAN MATERI TRAINING HEAVY EQUIPMENT MANAGEMENT:

  1. Pedahuluan
  2. Alat berat pada industri
  3. Klasifikasi alat berat
  4. Alat Penggerak (Tractor)
    1. Klasifikasi
    2. Komponen utama
    3. Cara kerja
    4. Pemilihan dan penentuan kapasitas
  5. Alat Gusur (Bulldozer)
    1. Klasifikasi
    2. Komponen utama
    3. Cara kerja
    4. Pemilihan dan penentuan kapasitas
  6. Alat-alat gali (Excavator)
    1. Klasifikasi
    2. Komponen utama
    3. Cara kerja
    4. Pemilihan dan penentuan kapasitas
  7. Mekanikal Alat berat
    1. Penggerak mula alat berat
    2. Sistem pelumasan dan pendinginan
    3. Sistem hidrolik dan pneumatik

PREVENTIVE AND PREDICTIVE MAINTENANCE

DESKRIPSI PREVENTIVE AND PREDICTIVE MAINTENANCE

The course will cover topics on maintenance information how preventive and predictive maintenance management, total productive maintenance, parameter monitoring and analysis,  schedule maintenance,  maintenance budget estimation, and equipments condition monitoring.

 

MATERI BAHASAN PREVENTIVE AND PREDICTIVE MAINTENANCE

1. Basic of Productive Maintenance

  • Introduction to Maintenance Management
  • The Important of Maintenance Management
  • The Aspects of Maintenance Management
  • Terminology of Maintenance Management

2. Types of maintenance

  • Overhaul Maintenance
  • Break Down Maintenance
  • Preventive Maintenance
  • Predictive Maintenance
  • Maintenance Procedure
  • Work Organization Maintenance Division

3. Maintenance Planning and Control

  • Maintainability and Reliability
  • Maintenance Planning
  • Work Schedule
  • Equipment  Replacement

4. Budget Planning and Maintenance Schedule

  • Introduction to  Maintenance Budget
  • Maintenance Budget Estimation
  • Strategy and Replacement method
  • Objective Performance
  • Availability

5. Predictive Maintenance Technique

  • Vibration Monitoring
  • Thermography
  • Tribology
  • Process Parameters
  • Visual Inspection
  • Ultrasonic Monitoring

6. Machine Vibrating Monitoring

  • Basic of vibration
  • vibration characteristic
  • transducer for vibration
  • vibration parameter

Turbin Air

Deskripsi

Perusahaan pembangkit listrik dituntut untuk efisiensi di segala unit. Untuk itu mengetahui sedini mungkin proses perawatan dan pendeteksian kesalahan dalam pengoperasian dan kerusakan dapat mereduksi biaya dan meningkatkan  profitabilitas perusahaan karena dapat meminimalisir kesalahan dan kerusakan mesin. Proses perawatan dan analisa permasalahan yang muncul dilapangan dapat dilakukan secara professional dan proposional dengan hasil yang maksimal. Sehingga perlu adanya standar kompetensi bagi operator maupun karyawan yang mengoperasikan pembangkit listrik yang memiliki pemahaman dankompetnsi  terhadap proses, prosedur, perawatan dan teknik trouble shooting yang digunakan dalam pemeliharaan dan perencanaan pembangkit listrik sehingga dapat melakukan efisiensi disetiap unit kerja.

 

Training Outline Turbin Air

  • Pendahuluan
  • Pemeliharaan Turbin
  • Mekanika Fluida dan Dasar-dasar mekanik
  • Turbin Air
  • Cara Kerja Turbin Air
  • Pemeliharaan Turbin Air(prosedur, teknik pelaksanan, laporan)
  • Pemeliharaan Pintu Air
  • Sistem Penggerak dan pengontrolan pintu air
  • Pintu air
  • Pemeliharaan pintu air (prosedur, teknik pelaksanaan dan laporan)
  • Pemeliharaan Piping
  • Peralatan Kerja piping, mesin las, mesin pemotong, pembengkok piping, dan alat-alat penunjang lainnya
  • Pemeliharaan piping (prosedur, teknik pelaksanan dan laporan)
  • Pemeliharaan Valve
  • Jenis dan prinsip Cara kerja valve
  • Pemeliharaan Valve (prosedur, teknik pelaksanaan dan laporan)
  • Pemeliharaan Heat Exchanger
  • Heat Exchanger
  • Pengukuran dan pemeliharaan
  • praktek
  • Pemeliharan DC Power
  • Elektronika Daya, Pengukuran dan Pengaturan, Baterai
  • Pemeliharaan DC Powe
  • Pemeliharaan Genset
  • Mesin Diesel, Generator dan pemeliharaan
  • Pemeliharaan instalasi listrik dan Kontrol dan instrumentasi
  • Pemeliharaan waduk dan bendungan (trouble shooting)