Category Archives: Project Management

COMMUNICATION SKILLS FOR PROJECT LEADERS & MANAGERS

Program Description Communication Skills For Project Leaders & Managers

Project Management Institute conducted research among project managers worldwide to find out the most essential skills to have for project managers and leaders to successfully managing projects. The skills are: listening skill, build relationship, set clear priorities, facilitate collaboration, and conveys the organization’s vision. There is no doubt that all of those skills are related to how good project leaders and managers COMMUNICATE.

To equip you, project managers and leaders, with excellent communication skill, we offer you a workshop/training on Communication Skills for Project Leaders and Managers.

 

YOU WILL LEARN HOW TO Communication Skills For Project Leaders & Managers

  • Hone your communication skill effectively
  • Identify the best communication style applicable to certain situation in a project
  • Understand team communication and synergy and what it takes to succeed in a project
  • Refine your active listening skills
  • Re-discover your communication potentials and how to use it to manage your project achievement successfully

COURSE CONTENT Communication Skills For Project Leaders & Managers

  • Re-visiting Communication Foundation
    • Refreshing the understanding of communication principles & model
    • Barriers in communication
    • In a nutshell: verbal, vocal, visual (body language) and other non-verbal communications
  • Understanding Communications Key Success Factors in the workplace
    • Interpersonal skill needed in the workplace
    • The art of active listening
    • Communications in the workplace: success and failure factors
    • Interpreting messages verbal and non-verbal
  • Improving Understanding of self and other’s Communication Style
    • Analyzing SWOT of your communication style
    • Understanding typical team communication style
    • Understanding each parties’ goal in communication
  • Achieving communications excellence
    • Defining values in communication
    • Identifying communication challenges faced by project manager/leader
    • Coping with the challenges in project using excellent communication skill
    • Giving appreciation and constructive feedback
    • Unlearn & Re-learn process – communication best practices
    • Redesigning communication style that truthfully yours
Iklan

SAP 2000 & TEKLA Structure

Deskripsi

SAP 2000 & TEKLA Structure merupakan software  3D Building Information Modeling (BIM) yang dapat digunakan dalam industri jasa konstruksi untuk desain baja dan beton. Aplikasi ini  memberikan kemudahan  dalam mendesain dan memanaje  secara akurat dan detail  sebuah model 3D walaupun material atau strukturnya sangat kompleks. SAP 2000 dan Tekla Structures dapat digunakan dalam keseluruhan proses mulai dari tahap konseptual desain,Fabrikasi dan manajemen konstruksi. Training ini akan mempelajari tentang bagaimana mengoperasikan SAP 2000 dan TEKLA Structure untuk desain baja dalam industri konstruksi.

Tujuan

Peserta dapat mengoperasikan SAP 2000 dan TEKLA Strukture untuk desain dan manajemen 3D Objek  dalam industri baja konstruksi.

Materi

  1. Overview SAP dan TEKLA Struktur : program tools and Features
  2. Basic Design Structure
    • Basic Design Structure and Concept : Terminology and concept
  3. Getting Started
    • The SAP2000 Screen
    • Main Window
    • Menu Bar
    • Toolbars
    • Status Bar
    • Viewing Options
    • 2-D and 3-D Views
    • Perspective, Pan, Zoom, and 3-D Rotate
    • Element View Options
    • Drawing Objects
    • Editing
    • Assigning
    • Analyzing
    • Displaying
  4. The Structural Modelling
    • Units
    • Objects, Elements and Groups
    • Coordinate Systems and Grids
    • Properties
    • Load Cases
    • Analysis Cases
    • Combinations
    • Design Settings
    • Output and Display Definitions
  5. Analysis and Design Results
    • Analysis Results
    • Design Results
  6. Project Case
    • Project Case and Summary

PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA

DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA

Aktivitas proyek  dapat terjadi di segala bidang  di perusahaan,baik proyek fisik (infrastruktur)  seperti     proyek pembelian peralatan,pemasangan fasilitas,pendirian pabrik baru maupun non fisik seperti proyek pengembangan produk baru,perancangan struktur organisasi,pembuatan sistem informasi manajemen dan  peningkatan produktivitas perusahaan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa sering terjadi kegagalan dalam menjalankan proyek disebabkan oleh adanya perencanaan,pelaksanaan dan  pengendalian proyek yang tidak tepat.  Merencanakan,melaksanakan dan mengendalikan suatu proyek merupakan kegiatan yang relative kompleks dan sulit dilakukan karena dituntut untuk memperhatikan berbagai aspek seperti waktu,biaya,sumberdaya,perkembangan pencapaian tujuan dan masih banyak lagi.

Training ini akan mempelajari  tentang bagaimana mengelola sebuah proyek dalam hal perencanaaan (planning),pelaksanaan(updating) dan pengendalian(controlling). Aplikasi  software Primavera akan diberikan  untuk mempermudah dalam penjadwalan dan pengendalian proyek terutama untuk proyek yang cukup kompleks.

TUJUAN & MANFAAT TRAINING PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA

Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pelatihan Project Management agar peserta dapat:

  1. Memahami tentang ruang lingkup Project Management dan aktivitas  yang terjadi didalamnya.
  2. Memahami dan mampu membuat penjadwalan proyek dan pengalokasian sumberdaya.
  3. Memahami dan mampu membuat membuat baseline/target plan sebuah proyek
  4. Memahami dan mampu melakukan updating dan mempercepat sebuah proyek.
  5. Memahami dan mampu menjalankan software   Primavera untuk membantu pengelolaan proyek.

MATERI TRAINING PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA

  1. Ruang lingkup dan Pemahaman Project Management
  2. Perencanaan proyek dan Pendefinisian pekerjaan: Rencana induk proyek,pendefinisian pekerjaan (work breakdown Structure), integrasi dengan organisasi
  3. Penjadwalan proyek: Teknik penjadwalan (Bar Chart,PERT,CPM,PDM),Metode Lintasan kritis dengan Primavera.
  4. Penempatan sumberdaya: teknik penempatan  sumberdaya dengan perataan (leveling) dengan Primavera.
  5. Biaya proyek: Biaya langsung, biaya tak langsung, teknik estimasi biaya,cara pembayaran bertahap (termyn).
  6. Pelaksanaan kegiatan: membuat baseline/target dan tracking kegiatan dengan Primavera.
  7. Pengendalian jadwal: Analisis penyimpangan jadwal dan biaya,proyeksi biaya jadwal akhir,konsep nilai hasil dengan Primavera
  8. Mempercepat waktu penyelesaian: percepatan jadwal,kegiatan tumpang tindih,saling tukar tenaga kerja, penambahan sumberdaya kritis dengan Primavera.
  9. Case study  : Kasus-kasus riil di lapangan dan troubleshooting .

Monitoring dan Evaluasi Proyek

Deskripsi

Di dalam pelaksanaan proyek, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi agar semua proses dapat berjalan sesuai dengan rencana. Monitoring merupakan proses rutin pengumpulan data dan pengukuran kinerja suatu proyek, sedangkan untuk evaluasi adalah suatu proses penilaian suatu proses yang berkaitan dengan efektifitas proses. Pelaksanaan evaluasi berbeda dengan proses monitoring. Proses monitoring dilakukan secara rutin sedangkan untuk proses evaluasi dilakukan pada akhir periode dan membutuhkan metode yang cocok dalam melakukan proses evaluasi. Sehingga sangat penting bagi perusahaan untuk selalu melakukan monitoring dan juga evaluasi pada proyek yang berjalan.

 Di dalam pelatihan ini peserta akan diberikan pengetahuan seputar monitoring dan evaluasi proyek sehingga peserta dapat menerapkannya pada perusahaan.



Tujuan & Manfaat

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam memonitor dan mengevaluasi proyek yang berjalan.

Materi Training  Monitoring dan Evaluasi Proyek

  1. Ruang lingkup dan definisi proyek
  2. Dasar manajemen proyek
  3. Pengantar monitoring dan evaluasi

–          Monitoring

–          Evaluasi

–          LFA dan perannya dalam monitor dan evaluasi

  1. Perancangan proses monitoring
  2. Teknik penngumpulan data
  3. Persiapan monitoring dan evaluasi
  4. Pengolahan data
  5. Evaluasi aktivitas

 

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

Project Management IT

Deskripsi Training Project Management IT

Manajemen Proyek  / Project Management merupakan bagian dari keberhasilan proyek Teknologi Informasi ( Project Management IT ). Semakin besar proyek, maka situasinya akan semakin kompleks. Setiap proyek TI memiliki sifat unik masing-masing, baik dari sisi tuntutan dan kesiapan user, lingkungan dan proses bisnis dan limitasi lainnya.  Disaat suatu perusahaan memutuskan untuk membeli produk teknologi informasi, maka proses selanjutnya adalah membuat suatu proyek untuk menjalankan implementasi dari keputusan pembeliam produk teknologi informasi tersebut. Dalam perjalanan proyek teknologi informasi, ketidak pastian berupa keterlambatan dan penundaan sering terjadi baik dalam proyek skala besar bahkan proyek skala kecil maupun menengah. Kerugian bisnis baik secara material maupun non material tentunya akan sangat besar, apabila sampai terjadi keterlambatan atau penundaan. Oleh karena itu, diperlukan peran manajemen proyek yang efektif untuk menanggulanginya. Manajemen proyek teknologi informasi yang baik merupakan salah satu jawaban dari penundaan dan ketidakpastian tersebut.yang terjadi. Dengan penerapan manajemen proyek teknologi informasi, maka diharapkan kualitas dan kehandalan dari produk akan meningkat, biaya akan dapat diminimalisir, serta kendali finansial yang lebih baik yang kemudian akan mendatangkan profit yang optimal bagi perusahaan.

Tujuan Training Project Management IT

  1. Peserta mampu memahami pentingnya Project Management IT dan mengerti keterkaitannya dengan faktor internal dan eksternal
  2. Peserta mampu memahami penerapan tools and techniques dalam rangka perencanaan, penyesuaian dan pengendalian biaya
  3. Peserta mampu memahami peranan tim dalam penerapan manajemen biaya proyek IT.

 

Materi Training Project Management IT

  1. Proses-proses Project Management IT
  2. Pemenuhan target untuk keberhasilan Project Management IT
  3. Framework dari manajemen proyek teknologi informasi sebagai panduan bagi perencanaan dan pelaksanaan proyek
  4. Fungsi utama dan Fungsi pendukung Project Management IT
  5. Project integration management (langkah awal dari manajemen proyek untuk membuat perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian perubahan dari proyek)
  6. Project scope management (landasan bagi pengelolaan seluruh langkah yang harus dilakukan demi keberhasilan pelaksanaan proyek)
  7. Project time management (dasar estimasi waktu pelaksanaan proyek dan menjamin pelaksanaan proyek tepat waktu)
  8. Project cost management
  9. Project quality management

Professional Project Management

DESCRIPTION Professional Project Management

All businesses rely on their organization ability to achieve their projects’ objectives. In order to ensure this vital achievement, currently many organizations are developing and looking for the best project managers for their projects. The demand for globally attuned project managers with suitable experiences and up-to-date knowledge is higher than ever in Indonesia, both from national and multinational companies.

Professional Project Management workshop program is specifically designed to help project management professionals or practitioners to identify project management environment and managing project in line with the latest 5th Edition of A Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide) issued by Project Management Institute (PMI)®, USA.

By going through project management body of knowledge step-by-step, the course discusses an integrated approach that balances the theories, methods and practices in managing project.

Other than the benefit of getting the project management knowledge and practices, through this approach participants will have common project management language with other PM professionals from all around the world.

LEARNING OBJECTIVES Professional Project Management

This workshop offers a new reliable approach in managing projects with different complexity by combining the practical with the theoretical approaches of up-to-date project management knowledge and skills.

After this workshop, the participants will:

  • Understand the project management framework.
  • Understand the PMBOK® Guide standards and processes in managing project.
  • Be able to apply the tools and techniques of managing project.
  • Use PMBOK® Guide to help their actual projects.
  • Be able to use knowledge from this workshop to pursue project management certification issued by PMI such as CAPM® or PMP®.

OUTLINE Professional Project Management

  • Introduction to project & project management.
  • Understanding the roles & responsibilities of PM.
  • Understanding 10 project management knowledge areas
    • Project Scope Management
    • Project Time Management
    • Project Cost Management
    • Project Quality Management
    • Project Communication Management
    • Project Human Resource Management
    • Project Risk Management
    • Project Procurement Management
    • Project Stakeholder Management
    • Project Integration Management
  • Project initiating.
  • Project planning.
  • Project executing.
  • Project monitoring & controlling.
  • Project closing.
  • PMI Code of Ethics and Professional Conduct

TEKNIK PENYUSUNAN ANGGARAN PROYEK

Deskripsi Training Teknik Penyusunan Anggaran Proyek

Proyek merupakan suatu kegiatan sementara yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan sumber daya-sumber daya dan waktu yang telah ditentukan. Dalam melaksanakan sebuah proyek, dana menjadi salah satu faktor terpenting karena berkaitan dengan pembelian kebutuhan dalam penyelesaian sebuah proyek. Perencanaan sumber dana yang disusun secara sistematis untuk pengalokasian dana yang dibutuhkan bagi kegiatan dalam sebuah proyek disertai dengan waktu yang dibutuhkan dalam penggunaan dana tersebut dalam satu periode penyelesaian proyek disebut dengan anggaran. Dalam penyusunan sebuah anggaran proyek, diperlukan ketelitian dan pemahaman agar tidak terjadi kelebihan ataupun kekurangan ketika proses telah berjalan. Maka dari itu training ini dilakukan agar para pengendali proyek dapat menyusun anggaran secara efektif, tepat dan efisien.

 

Materi Training Penyusunan Anggaran Proyek

Pendahuluan

  • Profil kegiatan proyek
  • Tahap siklus proyek

Konsep dan fungsi manajemen proyek

  • Proyek dan manajemen fungsional
  • Organisasi proyek

Pertimbangan dalam penyusunan anggaran proyek
Determinasikan proses estimasi

  •  Estimasi kasar
  •  Estimasi anggaran
  • Estimasi definitif

Analisa harga satuan aktivitas proyek
Menentukan pengeluaran proyek

  • Reason to make
  • Reason to buy

Aplikasi penyusunan anggaran proyek
Studi kasus

KELAYAKAN PROYEK (PROJECT ASSESSMENT)

Deskripsi Pelatihan Kelayakan Proyek (Project Assesment)

Kelayakan proyek merupakan suatu studi untuk dapat menilai Proyek/Kegiatan yang akan dikerjakan di masa mendatang. Penilaian disini tidak lain adalah untuk memberikan rekomendasi apakah sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Hal ini dilakukan mengingat masa mendatang penuh dengan ketidakpastian, sehingga penilaian akan layak dan tidaknya suatu Proyek/Kegiatan dikerjakan tentu akan melibatkan berbagai aspek dan membutuhkan pertimbangan serta evaluasi tertentu untuk memutuskannya. Sehingga sangat dibutuhkan kemampuan serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal untuk dapat mampu membuat Dokument usulan dan mampu mengevaluasi layak atau tidaknya suatu usulan Proyek/Kegiatan tersebut.

Tujuan Pelatihan Kelayakan Proyek (Project Assesment)

TUJUAN UMUM :

       Meningkatkan kualitas Dokumen usulan Proyek/Kegiatan yang disampaikan ke Pemerintah atau Mitra Pembangunan Dalam dan atau Luar Negeri.

TUJUAN KHUSUS :

     Pelatihan ditujukan agar peserta dapat menerapkan konsep pengelolaan proyek yang berorientasi pada hasil baik di Instansi ataupun daerah masing-masing, sehingga nantinya SDM terseut dapat berperan aktif dan memberikan kontribusi atau hasil yang dapat dirasakan oleh seluruh komponen/masyarakat pada Instansi

Materi Pelatihan Kelayakan Proyek (Project Assesment)

  1. RESULT – ORIENTED APPROACH
  2. PROJECT DESIGN And ASSESSMENT CRITERIA
    • History and Review of Applications of The Criteria
    • Relevance Criteria
    • Effectiveness Criteria
    • Efficiency Criteria
    • Impact Criteria
    • Sustainability Criteria
  3. PROJECT DESIGN And ASSESSMENT TOOLS
    • Stakeholder Analysis
    • Problem Trees, Alternatives Analysis and Objectives Trees
    • Project Logical Framework
    • Project Performance Indicator and Associated Targets
    • Project Risk Assessment and Management
  4. PROJECT LOGICAL FRAMEWORK PREPARATION
    • Introduction
    • Build-Up of Model Logical Framework
    • Performance Indicator and Associated Targets Selection and Use
    • Project Assumptions and Risk Formulation and Assessment
  5. PROJECT COMPLETION REPORT ANALYSIS
    • Review of Selected Project Completion Report
    • Review of Use of Project Completion Report
  6. PROJECT ASSESSMENT

IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK 

DESKRIPSI PELATIHAN IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK 

IT Project Management adalah basis pengetahuan bagi IT Project manager agar mereka bisa berhasil dalam mengelola proyeknya.  IT Project Management terdiri dari berbagai metodologi dan tool yang membantu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengontrolan IT Project. Project Manager bertanggung jawab atas pengumpulan, pengorganisasian, dan pengarahan sumber daya yang diperlukan agar proyek dapat mencapai hasil yang paling efision. Karena IT Project sangat bergantung pada pengelolaan data, maka salah satu hal terbaik yang IT Project Manage dapat lakukan untuk meningkatkan produktivitasnya adalah memanfaatkan IT Project Management Software Solution yang paling up-to-date.

Dirancang khusus untuk manajer proyek dan tim, Workshop berdurasi 3 hari ini membahas secara komprehensif the full life cycle dari IT Project Management. Ditargetkan untuk IT Project Manager dan Team serta pihak-pihak terkait dengan IT Project Management, pelatihan ini mencakup pembahasan tentang dasar-dasar manajemen proyek, termasuk Requirements writing, Work breakdown structure (WBS), tehnik Planning, kemudian memperkenalkan Phase/Gate Review, work packages, resiko dan topik lainnya. Mempelajari bagaimana mengembangkan cross-funtional teams yang kuat, membuat Project Scope Statement yang solid, menangani changes dan scope-creep, dan terus menjaga agar selalu mendapatkan dukungan dari senior management.

 

 

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, maka Para Peserta akan mendapatkan pengetahuan dan skill IT Project Management, khususnya mampu:

  • Memahami IT project life cycle
  • Memahami metodologi Project Management
  • Membuat IT project business case, schedule, dan budget
  • Mengestimasi IT project costs
  • Melakukan procurement untuk human resources dan capital resources
  • Memahami Resiko pada IT projects
  • Mengidentifikasi, Menilai, dan mengelola Resiko
  • Membuat Metrik-Metrik Quality
  • Memonitor Project Progress
  • Bagaimana menggunakan PM Software – Microsoft Project dalam scheduling dan  budgeting IT Projects.

AGENDA DAN PEMBAHASAN IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK 

HARI 1:

  1. IT Project Failure and Success
  2. Project Management Foundation
  3. Project Initiation
  4. Project Scope Definition
  5. Time Management and Scheduling

HARI  2:

  1. Resource Planning
  2. Cost Management and Control
  3. Communications Management

HARI 3:

  1. Project Risk Management
  2. Procurement and Sourcing
  3. Project Management Methodologies
  4. Controlling and Managing Change
  5. Quality Assurance and Control
  6. Phase and Project Closure

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

PROJECT MANAGEMENT

DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT

Pelatihan ini membahas bagaimana cara merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan pelaksanaan proyek.  Pelatihan ini sangat berguna bagi para karyawan dan supervisor yang menangani proyek dan para staf perusahaan yang beroperasi untuk mendapatkan proyek. Pembahasan dimulai dengan bagaimana profil dan dinamika proyek, konsep dan manajemen proyek ( Project Management ), teknik/metode perencanaan dan penyusunan proyek, metode-metode penilaian proyek, dan penggunaan software komputer untuk manajemen proyek ( Project Management ) ..



TUJUAN TRAINING PROJECT MANAGEMENT

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek ( Project Management )
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer


MATERI TRAINING PROJECT MANAGEMENT

  1. Pendahuluan
    • Profil kegiatan proyek
    • Tahap siklus proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek ( Project Management )
    • Proyek dan manajemen fungsional
    • Organisasi proyek
  3. Teknik dan metode perencanaan dan penyusunan jadwal.
    • Metode jalur kritis (critical path method)
    • PERT
  4. Metode-metode penilaian investasi proyek
    • Metode payback. NPV, IRR, MIRR, PI.
  5. Penggunaan software komputer.
    • Software yang sudah jadi.
    • Perancangan atau pembuatan software komputer.

Monitoring dan Evaluasi Proyek

Deskripsi

Di dalam pelaksanaan proyek, perlu dilakukan monitoring dan evaluasi agar semua proses dapat berjalan sesuai dengan rencana. Monitoring merupakan proses rutin pengumpulan data dan pengukuran kinerja suatu proyek, sedangkan untuk evaluasi adalah suatu proses penilaian suatu proses yang berkaitan dengan efektifitas proses. Pelaksanaan evaluasi berbeda dengan proses monitoring. Proses monitoring dilakukan secara rutin sedangkan untuk proses evaluasi dilakukan pada akhir periode dan membutuhkan metode yang cocok dalam melakukan proses evaluasi. Sehingga sangat penting bagi perusahaan untuk selalu melakukan monitoring dan juga evaluasi pada proyek yang berjalan.

 Di dalam pelatihan ini peserta akan diberikan pengetahuan seputar monitoring dan evaluasi proyek sehingga peserta dapat menerapkannya pada perusahaan.



Tujuan & Manfaat

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memiliki pengetahuan dan ketrampilan dalam memonitor dan mengevaluasi proyek yang berjalan.

Materi Training  Monitoring dan Evaluasi Proyek

  1. Ruang lingkup dan definisi proyek
  2. Dasar manajemen proyek
  3. Pengantar monitoring dan evaluasi

–          Monitoring

–          Evaluasi

–          LFA dan perannya dalam monitor dan evaluasi

  1. Perancangan proses monitoring
  2. Teknik penngumpulan data
  3. Persiapan monitoring dan evaluasi
  4. Pengolahan data
  5. Evaluasi aktivitas

Project Financing

Deskripsi Training Project Financing

Project Financing merupakan pembiayaan infrastruktur jangka panjang dan proyek-proyek industri berdasarkan arus kas yang diproyeksikan dari proyek. Biasanya, struktur pembiayaan proyek melibatkan sejumlah investor yang dikenal sebagai sponsor, serta sindikat bank atau lembaga pemberi pinjaman lainnya yang memberikan pinjaman kepada operasional proyek. Pembiayaan biasanya dijamin dengan seluruh aset proyek , termasuk kontrak menghasilkan pendapatan. Penyusunan pendanaan pada proyek berdasarkan arus kas merupakan pekerjaan yang membutuhkan perencanaan dan ketelitian. Pekerjaan ini tidak bisa sembarangan karena menyangkut kehidupan proyek.

 

Tujuan Training Project Financing

  • Mampu memahami project financing
  • Dapat menentukan apakah suatu proyek investasi sebaiknya didanai berdasarkan skema pendanaan proyek atau berdasarkan skema pinjaman konvensional
  • Mampu melakukan analisis resiko pembiayaan proyek
  • Mengetahui cara dan mampu melaksanakan evaluasi kelayakan suatu proyek investasi berdasarkan skema project financing

 

Materi Training Project Financing

  1. Project Finance Overview
  • Overview of Modern Project Finance
  • Definition of a project – the dist inguishing features The rationale for using project finance and trends What kinds of projects are financed
  1. Parties Involved in Project Finance
  • Sponsor
  • The Project Finance
  • Company
  • The Borrowing Entity
  • Financial Advisers
  • Technical Expert s & Consult ant s
  • Cont ract ors
  1. St ages in t he Project Finance
  • Stage 1: The Feasibility Study
  • Stage 2: Planning
  • Stage 3: Arranging and Struct uring the Finance
  • Stage 4: Monitoring the Financing
  1. Project Analysis
  • Market Analysis
  • Technical Analysis
  • Financial Analysis
  • Economic Analysis
  1. Project Finance Risks
  • Classif icat ion and ident if i
  • cation of risks Risk Matrices
  • Risk allocat ion and mitigation
  1. Project Evaluat ion & Select ion/Decision Cash f low
  • discount ed cash f low Discount rate
  • Present value
  • Net present
  • value IRR
  • Prof it ability index
  1. Sources of Funding
  • Types of equit y and debt Methods of obtaining f inance
  • Structure of capital markets Int ernat ional issues
  • Bond issues and securitisation
  1. Project documentation
  • Underlying Documents
  • Finance documens
  • Securit y documents
  • Supporting Documentation
  • Expert s’ Report s and Legal Opinions
  1. Conducting a Full Day Case Study (in group) in Project Financing
  • Choosing Case Study Topic
  • Scenario Case Study
  • Creating Project Feasibility Study – Non Financial aspects
  • Creating Project Feasibility Study – Complete Financial aspect using spreadsheet / toolkit
  • Conducting Presentation of Case Study & Discussion

PMO :HOW TO SETUP EFFECTIVE PROJECT MANAGEMENT OFFICE

LATAR BELAKANG:

Disamping penguasaan teknis dan kehandalan para manajer proyek, saat ini diperlukan dukungan dari Project Management Office (PMO) yang efektif. Semakin besar proyek semakin kompleks situasinya. Semakin banyak proyek yang ditangani tidak mungkin lagi diserahkan pada seorang manajer proyek saja.

Dukungan PMO diperlukan dan ini sudah menjad itren global.Potensi pemborosan dan kegagalan proyekakan semakin besar tanpa PMO yang optimal.

Apakah yang dimaksud dengan PMO ? bagaimana agar proyek dapat  diselesaikan sesuai standar mutu dan target waktu ? bagaimana menyusun strategi PMO ? faktor-faktor apa yang terkait dalam pengembangan PMO ? Dimana kedudukan PMO dalam organisasi ? apakah peran utama PMO ?

Proses-proses yang dibahasdalam PMO Workshop berbasispadakonsep yang dikembangkanoleh Project Management Institute disertaistudikasus yang mudahdicerna, diingatdanditerapkanolehpeserta.Pengalamaninstrukturdalammendirikan PMO di beberapa organisasi di Indonesia juga menjadiaspekpentingdalam workshop ini.

MANFAAT :

  1. Peserta memahami pentingnya PMO dan mengerti keterkaitannya dengan manajemen proyek
  2. Peserta memahami penerapan tools and techniques dalam implementasi PMO
  3. Peserta memahami peranan tim dan dukungan eksekutif dalam penerapan PMO

 

MATERI OUTLINE PMO

Day 1

  • PM Fundamental sbg inti dari PMO
  • Program Management Body of Knowledge
  • Project Management Body of Knowledge
  • PM Life Cycle
  • 10 PM Knowledge Areas
  • Agile PM sebagai komplemen PMBOK

Day 2

  • PMO sebagaiKatalisator
  • PMO Life Cycle
  • PMO Setup Strategy
  • Menjaga Kinerja PMO
  • KPI untuk PMO
  • PMO Dashboard
  • PMO dan Earned Value Management
  • Relevant Tools, Techniques& Templates
  • Faktor Kunci Keberhasilan PMO
  • Pengalaman Instruktur dalam PMO

MICROSOFT PROJECT

PENDAHULUAN MICROSOFT PROJECT

Proyek merupakan suatu kegiatan yang untuk meyelesaikan suatu tujuan terntentu dengan batas waktu tertentu pula. Manajemen sebuah proyek perlu dilakukan untuk mengorganisir sumber daya-sumber daya yang dimiliki agar dapat mencapai tujuan proyek. Sumber daya yang dimaksud antara lain manusia, material, alat, financial dan sebagainya. Dalam pelaksanaanya di lapangan, sering kali terjadi kegagalan dalam menjalankan proyek disebabkan oleh adanya perencanaan,pelaksanaan dan  pengendalian proyek yang tidak tepat.  Hal ini dianggap sulit karena melibat berbagai faktor, seperti waktu, biaya, sumber daya dan sebagainya. Oleh karena itu dalam training ini akan membantu para pembuat proyek dengan menggunakan aplikasi Software Microsoft Project agar mempermudah dalam penjadwalan dan pengendalian proyek terutama untuk proyek yang cukup kompleks.

TUJUAN TRAINING PROJECT MANAGEMENT DENGAN MICROSOFT PROJECT :

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  • Memahami tentang ruang lingkup manajemen proyek dan aktivitas  yang terjadi didalamnya.
  • Memahami dan mampu membuat penjadwalan proyek dan pengalokasian sumberdaya.
  • Memahami dan mampu membuat membuat baseline/target plan sebuah proyek
  • Memahami dan mampu melakukan updating dan mempercepat sebuah proyek.
  • Memahami dan mampu menjalankan Software Microsoft Project untuk membantu pengelolaan proyek.

SASARAN APLIKASI MICROSOFT PROJECT PADA MANAJEMEN PROYEK : 

Program pelatihan ini dirancang untuk memperlengkapi para pemimpin proyek dan anggota proyek dengan pengetahuan, keterampilan dan rasa percaya diri yang menggunakan MicrosoftProject dalam mengelola proyek yang tengah dikerjakan.

TARGET PESERTA TRAINING MICROSOFT PROJECT

  1. Project Manager, Project Engineer, Team Leader, Project Planner &
  2. Controller, Project Time Controller.
  3. Individu yang baru di bidang project (kontruksi maupun non kontruksi)

 

AGENDA PROJECT MANAGEMENT WITH MICROSOFT PROJECT

  1. Pendahuluan  
    • Mengenal Microsoft Project
    • Manajamen Proyek
    • Memulai,menyimpan, membuka,dan Keluar dari Microsoft Project.
  2. Penggunaan Gantt Chart
    • WBS
    • Tugas Utama dan Tugas Rincian
    • Durasi Tugas
    • Predecessors
    • Resources Sheet.
  3. Pengaturan Microsoft Project
    • Menggunakan Diagram Balok
    • Perubahan Data Tugas
    • Menggunakan Kalender
    • Menggunakan Filtering.
  4. Penjadwalan Proyek
    • Menggunakan Network Diagram
    • Network Diagaram
    • Menggabungkan Resources
    • Perataan Resources
    • Anggaran Proyek
    • Pembayaran Subcon (Termin)
  5. Perkembangan Proyek
    • Menilai Kemajuan Proyek
    • Hubungan Tugas, Resources dan Biaya
    • Progress Line
    • Hubungan Antar Tugas.
  6. Pelaporan Proyek
    • Laporan Overview, Activities
    • Laporan Costs
    • Custom
  7. Melakukan Analisis
    • Menganalisis Tabel Data
    • Analisis Bentuk Grafik
    • Earned Value
    • Kurva S
  8. Ringkasan dan Kesimpulan

IT Project Management

Course Description IT Project Management

Techniques and disciplines for successful management of IT projects.  Planning, scheduling, tracking, cost and size estimation, configuration management and version control.  Benefits and pitfalls of both conventional and emerging technologies and methodologies.

OBJECTIVES IT Project Management

Participants who successfully completes this course will :

  1. Understand the genesis of project management and its importance to improving the success of information technology projects
  2. Demonstrate knowledge / skills of project management terms and techniques such as
    • The 10 knowledge areas and 5 process groups
    • The project life cycle
    • PMBOK’s methodology as well as Agile concepts e.g. Scrum tehniques
    • Tools and techniques of project management such as
      • Project selection methods
      • Work breakdown structures
      • Schedule estimates
      • Cost estimates
      • Earned value management
      • Motivation theory and team building for IT staff
      • Change-driven as well as Plan-driven methodologies
      • Make or Buy Analysis e.g. for ERP or e-commerce
      • Risk in IT Projects
      • Managing system integration projects e.g. network, data center & software
  3. Use softwares to enable project management team to facilitate planning, coordination,  controling, reporting and collaboration

 

Course Content IT Project Management

Day 1

Part 1 –  Introduction to IT PM

  • The Nature of IT Projects
  • IT Project Constraints
  • Classification of IT Projects
  • Key Success Factors for Successful IT Projects
  • Major Causes for Failed IT Projects
  • Globally recognised governance and measurements for IT PM Standards
  • Major Concepts and Methods of ITPM
  • Project Life Cycle and SDLC
  • Plan-driven vs Change-driven
  • Agile Method vs Waterfall
  • Cost Benefit Analysis and Return on Investment for IT Projects
  • Feasibility Analysis of a Project

Part 2 – Practical IT PM

  • PMBOK Guide as a de-facto Standard
  • ITTO of the 5 Process Groups from Initiating, Planning, Executing, Controlling and Closing
  • Initializing IT Project
  • Importance of Project Charter & Stakeholder Register for IT Projects

Part 3 – Project Scope Management

  • Preparing the Scope of Work
  • Creating Work Breakdown Structure
  • Make or Buy Analysis
  • Decisions on IT PM Methodology

Day 2

Part 4 – Project Time Management

  • Concepts and Techniques in Time Estimation
  • Gantt Chart and Critical Path Methods
  • Fast Tracking/ Crashing
  • Scrum Techniques

Part 5 – Project Budgeting

  • Budgeting Process
  • Several Estimation Techniques in IT Projects
  • Earned Value Management for IT Projects
  • Cost Forecasting

Part 6 – Softer Dimensions of IT Projects

  • Project Quality Management
    • Importance of Quality Assurance in IT Projects
    • Co-relations between PM Methodology Selection and Quality
  • Project HR Management
    • Importance of HR Concepts
    • Implications of Agile Concepts for HR Strategy
  • Project Communication Management
  • Project Risk Management
    • Risk Identifications in IT Projects
    • Determining Project Risk Profile
  • Project Procurement Management

Part 7 – Project Integration Management

  • PMBOK Tailoring
  • Tools and Techniques Selection

Part 8 – Group Exercise

  • Case Study
  • Guided Exercise on PM Templates
  • Guided Exercise on Scheduling, Collaboration and Communication Software

Microsoft Project dalam Project Management

Deskripsi Training Microsoft Project dalam Project Management

Proyek merupakan suatu kegiatan yang untuk meyelesaikan suatu tujuan terntentu dengan batas waktu tertentu pula. Manajemen sebuah proyek perlu dilakukan untuk mengorganisir sumber daya-sumber daya yang dimiliki agar dapat mencapai tujuan proyek. Sumber daya yang dimaksud antara lain manusia, material, alat, financial dan sebagainya. Dalam pelaksanaanya di lapangan, sering kali terjadi kegagalan dalam menjalankan proyek disebabkan oleh adanya perencanaan,pelaksanaan dan  pengendalian proyek yang tidak tepat.  Hal ini dianggap sulit karena melibat berbagai faktor, seperti waktu, biaya, sumber daya dan sebagainya. Oleh karena itu dalam training ini akan membantu para pembuat proyek dengan menggunakan aplikasi Software Microsoft Project agar mempermudah dalam penjadwalan dan pengendalian proyek terutama untuk proyek yang cukup kompleks.

Tujuan & Manfaat Training Microsoft Project dalam Project Management

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  • Memahami tentang ruang lingkup manajemen proyek dan aktivitas  yang terjadi didalamnya.
  • Memahami dan mampu membuat penjadwalan proyek dan pengalokasian sumberdaya.
  • Memahami dan mampu membuat membuat baseline/target plan sebuah proyek
  • Memahami dan mampu melakukan updating dan mempercepat sebuah proyek.
  • Memahami dan mampu menjalankan Software Microsoft Project untuk membantu pengelolaan proyek.

 

Materi Training Microsoft Project dalam Project Management

  • Ruang lingkup dan Pemahaman manajemen proyek
  • Perencanaan proyek dan Pendefinisian pekerjaan: Rencana induk proyek,pendefinisian pekerjaan (work breakdown Structure), integrasi dengan organisasi
  • Penjadwalan proyek: Teknik penjadwalan (Bar Chart,PERT,CPM,PDM),Metode Lintasan kritis dengan Microsoft Project.
  • Penempatan sumberdaya: teknik penempatan  sumberdaya dengan perataan (leveling) dengan Microsoft Project.
  • Biaya proyek: Biaya langsung, biaya tak langsung, teknik estimasi biaya,cara pembayaran bertahap (termin).
  • Pelaksanaan kegiatan: membuat baseline/target dan tracking kegiatan dengan Microsoft Project.
  • Pengendalian jadwal: Analisis penyimpangan jadwal dan biaya,proyeksi biaya jadwal akhir,konsep nilai hasil dengan Microsoft Project.
  • Mempercepat waktu penyelesaian: percepatan jadwal,kegiatan tumpang tindih,saling tukar tenaga kerja, penambahan sumberdaya kritis dengan Microsoft Project.
  • Case study  : Kasus-kasus riil di lapangan dan troubleshooting .

 

TEKNIK PENYUSUNAN ANGGARAN PROYEK

Deskripsi Training Teknik Penyusunan Anggaran Proyek

Proyek merupakan suatu kegiatan sementara yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan sumber daya-sumber daya dan waktu yang telah ditentukan. Dalam melaksanakan sebuah proyek, dana menjadi salah satu faktor terpenting karena berkaitan dengan pembelian kebutuhan dalam penyelesaian sebuah proyek. Perencanaan sumber dana yang disusun secara sistematis untuk pengalokasian dana yang dibutuhkan bagi kegiatan dalam sebuah proyek disertai dengan waktu yang dibutuhkan dalam penggunaan dana tersebut dalam satu periode penyelesaian proyek disebut dengan anggaran. Dalam penyusunan sebuah anggaran proyek, diperlukan ketelitian dan pemahaman agar tidak terjadi kelebihan ataupun kekurangan ketika proses telah berjalan. Maka dari itu training ini dilakukan agar para pengendali proyek dapat menyusun anggaran secara efektif, tepat dan efisien.

 

Materi Training Penyusunan Anggaran Proyek

Pendahuluan

  • Profil kegiatan proyek
  • Tahap siklus proyek

Konsep dan fungsi manajemen proyek

  • Proyek dan manajemen fungsional
  • Organisasi proyek

Pertimbangan dalam penyusunan anggaran proyek
Determinasikan proses estimasi

  •  Estimasi kasar
  •  Estimasi anggaran
  • Estimasi definitif

Analisa harga satuan aktivitas proyek
Menentukan pengeluaran proyek

  • Reason to make
  • Reason to buy

Aplikasi penyusunan anggaran proyek
Studi kasus

PROJECT MANAGEMENT (Manajemen Proyek)

Sasaran Training Manajemen Proyek :

Program pelatihan ini dirancang untuk memperlengkapi para pemimpin proyek dan anggota proyek dengan pengetahuan, keterampilan dan rasa percaya diri yang membuat mereka mampu mengelola dan memimpin proyek secara sukses.

Manfaat Lain  Training Manajemen Proyek :

Dengan mengikuti pelatihan ini, manfaat lain yang akan diperoleh peserta antara lain:

  • Memahami pengertian manajemen, proyek dan manajemen proyek
  • Memahami proyek charter
  • Mengetahui cara menetapkan sasaran proyek (biaya, mutu dan waktu)
  • Mengetahui cara menentukan kriteria sukses sebuah proyek
  • Mengetahui prinsip utama menentukan strategi mencapai sasaran proyek
  • Memahami dan mengetahui bagaimana membentuk satuan rincian kerja (WBS)
  • Memahami prinsip penjadwalan, alokasi sumber daya dan menyusun anggaran proyek
  • Mengetahui fungsi dan peran seorang pemimpin proyek
  • Mengetahui kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek
  • Memahami prinsip-prinsip pengendalian proyek serta prinsip dalam melakukan crash program.
  • Memahami bagaimana menulis laporan hasil kegiatan proyek.

Agenda Training Manajemen Proyek 

1. Pendahuluan

  • Sasaran dan Harapan Peserta.

2. Manajemen Proyek

  • Pengertian Manajemen
  • Pengertian Proyek
  • Pengertian Manajemen Proyek
  • Langkah-langkah Utama Pengelolaan Proyek (Siklus Manajemen Proyek).

3. Perencanaan Proyek

  • Tujuan, sasaran dan lingkup proyek
  • Struktur rincian kerja (work breakdown structure)
  • Penetapan Penanggungjawab Kegiatan (responsibility Assignment chart).

4. Penjadwalan Kegiatan Proyek

  • Perencanaan jaringan kerja
  • Metode jalur kritis.

5. Alokasi Sumber Daya Proyek

  • Analisis satuan pekerjaan
  • Penjadwalan alokasi sumber daya
  • Pengaruh keterbatasan sumber daya terhadap jadwal kegiatan.

6. Anggaran Proyek

  • Estimasi biaya proyek
  • Penyusunan biaya proyek
  • Anggaran kas proyek.

7. Peran dan Kompetensi Pemimpin Proyek

  • Fungsi dan peran pemimpin proyek
  • Kompetensi pemimpin proyek

8. Pengendalian Biaya dan Waktu Proyek

  • Earned value analysis
  • Crash program.

9. Pelaporan Proyek
10. Ringkasan dan Kesimpulan.

MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI

DESKRIPSI MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI

Untuk menjamin jalannya proyek konstruksi mampu diselesaikan dengan biaya yang minimal dan dalam waktu yang sesuai dengan yang dijanjikan, maka dibutuhkan manajemen konstruksi yang tepat. Manajemen konstruksi berperan untuk menjamin jalannya pengkordinasian dan komunikasi diantara semua bagian dalam suatu proyek konstruksi, yang pada umumnya terdiri dari persoalan biaya, waktu, mutu, SDM, pengadaan, lingkungan, K3, resiko, klaim dan berbagai hal lain yang mempengaruhi keberhasilan proyek konstruksi. Ketidaktepatan dalam pengaturan tata kelola ini dapat menyebabkan proyek menjadi terhambat yang mana secara sistematik dapat menyebabkan perusahaan terkena pinalti dan tentunya yang lebih parah adalah masuk dalam daftar hitam perusahaan yang membuat mereka tidak bisa dalam tender lagi. Karena manajemen konstruksi tersusun dari tahap perencanaan, koordinasi dan evaluasi maka seorang manager dituntut untuk mengetahui secara umum bagaimana perkembangan yang terjadi di lapangan dalam kerangka global yang oleh sebab itulah ia dituntut untuk mampu mengembangkan daya pikir lebih integratif dan solutif. Training ini bertujuan untuk menyiapkan tenaga kerja yang mampu memahami dengan tepat bagaimana mengelola konstruksi dengan tepat sehingga semua tuntutan dapat terlaksana dengan hasil yang maksimal

 

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI

Setelah Mengikuti training ini, diharapkan peserta dapat:

  1. Mengetahui dan memahami hal-hal yang berkaitan dengan tata kelola konstruksi yang efektif dan efesien
  2. Memiliki kemampuan dalam menyelesaikan persoalan yang terkait dengan manajemen konstuksi
  3. Menerapkan  manajemen konstruksi dalam perusahaan

MATERI TRAINING MANAJEMEN PROYEK KONSTRUKSI

  1. Ruang lingkup manajemen konstruksi
  2. Tahapan manajemen konstruksi (pra, ketika, dan pasca)
  3. Penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja
  4. Sistem manajemen lingkungan
  5. Sistem manajemen keuangan
  6. Sistem manajemen ruang lingkup
  7. Sistem manajemen waktu
  8. Sistem manajemen biaya
  9. Sistem manajemen mutu
  10. Sistem manajemen Sumber Daya Manusia
  11. Sistem manajemen komunikasi
  12. Sistem manajemen pengadaan
  13. Sistem proses integrasi
  14. Sistem manajemen resiko
  15. Sistem manajemen klaim
  16. Studi kasus penerapan manajemen konstruksi yang efektif dan efesien
  17. Best practice penerapan manajemen konstruksi yang tepat

Mastering Project Management Tools

Executive Summary Training Mastering Project Management Tools

Manajemen Proyek adalah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek. Mulai dari proyek kecil hingga mega proyek, Manajemen Proyek menjadi aspek penting yang menentukan kesuksesan sebuah proyek untuk dapat selesai tepat waktu, biaya yang efisien dan puasnya klien atau pemilik proyek pada hasil kerja yang diberikan. Dan semua itu bisa tercapai jika proyek dapat dikelola dengan menerapkan aspek Manajemen Proyek yang baik.

Fakta lain juga berbicara bahwa dalam proyek-proyek berskala menengah dan besar, kerap kali pemilik proyek menuntut dokumen-dokumen penting menyangkut penyelenggaraan suatu proyek, seperti Time Schedule yang digambarkan secara Diagram Panah (Network Planning) dan Barchart serta adanya grafik Kurva-S yang dapat digunakan sebagai acuan untuk melihat progress pekerjaan yang tercapai. Tujuan adanya dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai bagian dari pengendalian sebuah proyek agar dapat terlaksana sesuai dengan rencana.

Untuk memfasilitasi dokumen-dokumen tersebut dengan cepat dan update, kita bisa hasilkan dari sebuah aplikasi yang bernama Microsoft Project. Jika anda saat ini ataupun akan terlibat dalam mengelola sebuah proyek, pastikan anda mampu dan menguasai aplikasi Microsoft Project ini. Karena aplikasi ini menjadi pusat informasi yang dapat anda gunakan untuk mengelola dan memastikan setiap pekerjaan terlaksana sesuai dengan perencanaan.

Oleh karena itu, untuk menjawab issue bagaimana mengaplikasikan Microsoft Project untuk mengelola proyek dengan efektif dan terencana, perlu kiranya anda mengikuti pelatihan “Mastering Project Management Tools” ini. Dimana pelatihan ini dirancang untuk melengkapi para pemimpin proyek dan anggota proyek dengan pengetahuan, keterampilan dan rasa percaya diri dalam menggunakan Microsoft Project untuk mengelola proyek yang tengah dikerjakan.

Latar Belakang Training Mastering Project Management Tools

Terbatasnya pengetahuan dan kemampuan anggota tim tentang Manajemen Proyek menjadi salah satu masalah dalam penyamaan visi tim untuk mencapai target penyelesaian proyek sesuai dengan waktu, biaya, dan kualitas yang direncanakan.

Oleh karena itu, pembekalan ilmu dan keahlian dalam bidang Manajemen Proyek menjadi keharusan untuk membuat kerja antar tim berjalan dengan baik dan memenuhi standar pelaksanaan proyek. Tak hanya pimpinan ataupun project manager, bahkan seorang
supervisor pun diharapkan dapat memahami ilmu Manajemen Proyek agar target waktu penyelesaian proyek harus tercapai tanpa mengurangi kualitas dan spesifikasi yang disyaratkan.

 

Manfaat Training Mastering Project Management Tools

Pelatihan didesain untuk memberikan pemahaman terhaddap Microsoft Project secara terstruktur dan praktis di dalam implementasi metodologi Manajemen Proyek. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta tentang wawasan dan pengetahuan mengelola (manajemen) suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.

Sasaran bagi peserta setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami pengertian dasar dalam menggunakan Microsoft Project
  • Melakukan identifikasi kegiatan di dalam sebuah proyek
  • Memahami bagaimana membuat Work Breakdown Structure (WBS); bisa melakukan input kegiatan dan sub-kegiatan ke dalam tabel Microsoft Project
  • Memahami bagaimana membuat staffing management plan dan menyusun kebutuhan sumber daya
  • Memahami bagaimana mengidentifikasi risiko dari analisa proyeksi dan tahapan pencapaian; memahami dependencies dan predecessor antar kegiatan
  • Memahami bagaimana membuat jadwal proyek; bisa mel akukan penyusunan schedule kegiatan (barchart)
  • Memahami bagaimana menentukan biaya proyek

Outline Training Mastering Project Management Tools

  • Penjelasan Manajemen Proyek; prinsip kunci Manajemen Proyek yang diaplikasikan dalam implementasi proyek dan proyek automasi ke dalam microsoft project
  • Pengenalan tentang aplikasi Microsoft Project dan perangkat dasar pengoperasian
  • Memulai proyek baru; mempersiapkan proyek baru untuk pelaporan dan penjadwalan
  • Membuat WBS (work breakdown structure); menentukan tahapan pencapaian proyek, melaksanakan estimasi kerja dan menentukan hubungan antar aktifitas
  • Membuat staffing management plan; penugasan sumber daya dan modifikasi waktu kerja
  • Membuat jadwal proyek; membuat jadwal proyek dengan mengidentifikasi jalur kritis
  • Menentukan biaya proyek; memasukkan, menganalisa, dan mengelola biya proyek
  • Mengidentifikasi risiko proyek; mengidentifikasi r isiko berdasarkan analisa proyeksi dan tahapan pencapaian proyek dan sinyal awal
  • Studi kasus dan tanya jawab

PRIMAVERA P6 FOR PROJECT MANAGEMENT (PM)

INTRODUCTION :

The development of industry and trade in Indonesia is growing rapidly, particularly in property and construction. It requires active participation from all actors involved, especially in realizing the project which is accountable and reliable.

Currently,many tools and software that is claimed tohelp a project. One of  them is Primavera. This software is considered one of the most optimal solution to assist decision makers and project implementers.
The purpose of Primavera P6 training in addition to providing knowledge on the basics of project planning and control, also provide so their skills in using Primavera software to assist the smooth implementation of the project. The other purpose from Primavera P6 training are:

  1. Introduction to the user interface and how to plan projects without resources,
  2. Filters layouts, printing, baselines,
  3. Updating an un-resourced project,
  4. Creating and assigning roles and resources,
  5. Controlling projects with resources and costs,
  6. Setting up and administering a database plus advanced features including import/export,
  7. Activity Codes, Custom Data Fields and
  8. Global Change.

TRAINING MATERIAL OUTLINE  PRIMAVERA P6 :

1. Introduction

  • Introduction to the Project Management Module
  • Overview Primavera Scope
  • Overview of Critical Path Method (CPM)
  • Overview Organization Breakdown Structure (OBS)
  • Overview Enterprise Project Structure (EPS)

2. Project Schedule

  • Create A New Project
  • Define Calendar
  • Define WBS
  • Define Activity
  • Assign Relationship
  • Project Scheduling
  • Assign Constraint

3. Resource Assignment

  • Define and Assign Resource
  • Update Project Progress
  • Analyzing Resource/Cost Usage
  • Leveling Resource
  • Updating Resource
  • Preparing Histogram Diagram
  • Preparing S-Curve Graph
  • Earned Value Concept
  • Earn Value Analysis

4. Schedule Control

  • Define Project Baseline
  • Update Project Schedule
  • Apply Actual Date

5. Preparing Project Layout and Report

  • Creating and Customizing Layout
  • Creating and Customizing Filter
  • Creating and Customizing Preview
  • Creating and Customizing Report
  • Grouping and Sorting Activity

6. Tools

  • Importing and Exporting
  • Applying Currency
  • Edit User Preference

Comprehensive Project Management (CPM)

Semua bisnis bergantung pada kemampuan organisasinya untuk mencapai sasaran proyek–proyeknya. Untuk memastikan pencapaian vital ini, banyak organisasi pada saat ini mengembangkan dan mencari project manager terbaik untuk mengelola proyek–proyek tersebut. Permintaan akan project manager global berpengalaman dan dengan knowledge yang selalu up-to-date semakin tinggi di Indonesia, baik dari perusahaan nasional maupun multinasional.

Program Comprehensive Project Management (CPM) didesain secara khusus untuk membantu para profesional/praktisi project management  untuk mengidentifikasi lingkungan project management dan mengelola proyek sesuai dengan Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide 5th Edition)  yang diterbitkan oleh Project Management Institute (PMI)®, USA.

Dengan mengikuti langkah – langkah project management body of knowledge, program CPM ini membahas pendekatan yang terintegrasi yang menyeimbangkan antara teori, metode dan praktek dalam pengelolaan sebuah proyek.

Selain mendapatkan praktek dan pengetahuan project management, melalui pendekatan tersebut para peserta akan memiliki bahasa project management yang sama dengan para profesional project management lain di seluruh dunia.



SASARAN PEMBELAJARAN

Program CPM ini menawarkan pendekatan baru yang handal dalam mengelola proyek – proyek dengan tingkat kompleksitas yang berbeda, dengan mengkombinasikan praktek dan pendekatan teoritis dari skill dan knowledge project management terbaru.


Setelah mengikuti program ini, para peserta akan:

  • Memahami kerangka kerja dari project management.
  • Memahami standar dan proses dalam mengelola proyek menurut PMBOK® Guide 5th Edition.
  • Mampu mengaplikasikan tools dan teknik – teknik pengelolaan proyek.
  • Mampu menggunakan PMBOK® Guide 5th Edition dalam membantu pengerjaan proyeknya.
  • Mampu menggunakan pengetahuan dari program ini untuk mengikuti sertifikasi project management yang diadakan oleh PMI® seperti CAPM® ataupun PMP®.

OUTLINE COMPREHENSIVE PROJECT MANAGEMENT (CPM)

DAY 1

Pre-Test

Key Concept

• Project Life Cycle
• PMBOK Guide Overview (5 Processes and 10 Knowledge areas)

Organization Structure

Initiating

• Develop Project Charter
• Identify Stakeholder

Planning (1)

• Scope Management
• Define Scope
• Create WBS

DAY 2

Planning (2)

• Time Management (Plan Schedule Management, Define Activities, Sequence Activities, Estimate resources and duration)
• Cost Management (Cost Estimating,
Earned Value)
• Communication Management
• HR Management
• Procurement Management (Plan
Purchase Management & Acquisition, Plan
Contracting)

DAY 3

Planning (3)

• Quality Management
• Risk Management
• Stakeholder Management

Executing

• Manage Team
• Manage Stakeholder Expectations
Monitoring and Controlling
• Perform Integrated Change Control
• Control Scope, Schedule, Cost, Quality, Risks

Closing

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

ANALISIS HARGA SATUAN

Deskripsi Training Analisis Harga Satuan

Agar tercipta infrastruktur yang handal, bermanfaat dan berkelanjutan maka diperlukan pengetahuan mengenai analisis harga satuan pekerjaan. Analisa ini dilakukan dari mulai proses pengadaan sampai dengan terlaksananya suatu proyek. Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat menyusun analisa harga satuan pekerjaan sehingga proyek dapat berjalan sesuai dengan perencanaan.

 

 

Materi Training Analisis Harga Satuan 

  1. Ruang lingkup analisa harga satuan
  2. Pedoman penyusunan analisa harga satuan pekerjaan
  3. Proses analisa harga satuan pekerjaan
  4. Indeks komponen harga satuan pekerjaan
  • Pekerjaan persiapan
  • Dokumentasi
  • Pengujian mutu pekerjaan
  • Penggambaran
  • Penggandaan buku atau kontrak atau laporan
  1. Studi kasus dan diskusi

PROJECT COST MANAGEMENT

DESKRIPSI TRAINING PROJECT COST MANAGEMENT

Kegiatan sementara yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan sumber  daya-sumber daya dan waktu yang telah ditentukan disebut dengan proyek. Salah satu dari tiga elemen penting dalam manajemen proyek adalah masalah biaya. Apabila terjadi kesalahan dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Maka dari itu training ini akan membahas mengenai bagaimana mengelola biaya proyek secara tepat, agar sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan.

MATERI TRAINING PROJECT COST MANAGEMENT

  1. Ruang lingkup Manajemen proyek
  • Profil kegiatan dan aktivitas proyek
  • Tahap siklus proyek
  1. Elemen project cost management
  2. Perencanaan Sumber Daya
  • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
  • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  1. Perkiraan biaya / Cost estimating
  2. Anggaran/budgeting
  • Penyusunan anggaran proyek
  • Proses estimasi : estimasi kasar, estimasi anggaran dan estimasi definitif
  1. Cost Controlling
  2. Work Breakdown Structure (WBS)
  • Area / Lokasi pekerjaan
  • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
  • Spesifikasi pekerjaan
  • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  1. Studi kasus

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

PROYEK KONSTRUKSI : ASPEK HUKUM DAN KASUS HUKUM

DESKRIPSI TRAINING PROYEK KONSTRUKSI : ASPEK HUKUM DAN KASUS HUKUM

Munculnya kasus  hukum pada proyek konstruksi  terjadi karena adanya  penyimpangan terhadap kontrak baik penyimpangan terhadap volume, kualitas maupun  waktu proyek. Kasus  hukum ini dapat memberikan dampak  berupa sanksi hukum baik perdata maupun pidana. Agar semua pihak yang terlibat dalam pengelolaan proyek konstruksi terhindar dari hal tersebut maka perlu untuk mengetahui aspek hukum dan kasus  serta pelanggaran yang sering terjadi dalam proyek konstruksi.    Hal ini juga didukung oleh UU no 18/99 tentang Jasa Konstruksi yang menyatakan bahwa apabila terjadi ‘kegagalan bangunan/konstruksi” maka semua pihak yang terlibat dapat diinvestigasi dan dimintai pertanggungjawaban  baik dari pihak owner,perencanan,pelaksana maupun konsultan. Training ini akan mempelajari  tentang aspek hukum dan kasus kasus yang terjadi dalam pengelolaan proyek konstruksi. Berbagai contoh kasus akan dibahas untuk mendapatkan ‘Lesson learn’ agar  semua pihak yang terlibat dalam pengelola proyek lebih berhati hati.

TUJUAN & MANFAAT TRAINING PROYEK KONSTRUKSI : ASPEK HUKUM DAN KASUS HUKUM

Peserta memahami tentang aspek hukum dalam pengelolaan proyek konstruksi dan dapat  merencanakan  tindakan pencegahan agar tidak terjadi pelanggaran dan penyimpanngan dalam pengelolaan proyek konstruksi.

 

MATERI TRAINING PROYEK KONSTRUKSI : ASPEK HUKUM DAN KASUS HUKUM

  1. Ruang lingkup  tentang aspek hukum proyek konstruksi dan UU no 18 Tahun 1999 tentang Jasa Kontruksi.
  2. Proses Investigasi kegagalan proyek bangunan /konstruksi
  3. Investigasi dan Pengkajian   Dokumen Kontrak
  4. Investigasi Mutu hasil pekerjaan  berdasarkan   Pengetesan Mutu lapangan dan laboratorium
  5. Investigasi Proses Managemen dan administrasi
  6. Analisis permasalahan dan solusi serta tindak lanjut
  7. Pembuatan Laporan hasil Investigasi
  8. Case study  : Kasus-kasus riil di lapangan dan troubleshooting .

PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA

PENDAHULUAN:

Aktivitas proyek  dapat terjadi di segala bidang di perusahaan, baik proyek fisik (infrastruktur) seperti proyek pembelian peralatan, pemasangan fasilitas, pendirian pabrik baru maupun non fisik seperti proyek pengembangan produk baru, perancangan struktur organisasi, pembuatan sistem informasi manajemen dan  peningkatan produktivitas perusahaan. Realitas di lapangan menunjukkan bahwa sering terjadi kegagalan dalam menjalankan proyek disebabkan oleh adanya perencanaan, pelaksanaan dan pengendalian proyek yang tidak tepat. Merencanakan, melaksanakan dan mengendalikan suatu proyek merupakan kegiatan yang relative kompleks dan sulit dilakukan karena dituntut untuk memperhatikan berbagai aspek seperti waktu, biaya, sumberdaya, perkembangan pencapaian tujuan dan masih banyak lagi.

Training Project Management dengan Primavera ini akan mempelajari  tentang bagaimana mengelola sebuah proyek dalam hal perencanaaan (planning), pelaksanaan (updating) dan pengendalian (controlling). Aplikasi  software Primavera akan diberikan  untuk mempermudah dalam penjadwalan dan pengendalian proyek terutama untuk proyek yang cukup kompleks.

 

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING

Maksud dan tujuan diselenggarakannya Pelatihan Project Management agar peserta dapat

  1. Memahami tentang ruang lingkup manajemen proyek dan aktivitas yang terjadi didalamnya.
  2. Memahami dan mampu membuat penjadwalan proyek dan pengalokasian sumberdaya.
  3. Memahami dan mampu membuat membuat baseline/target plan sebuah proyek
  4. Memahami dan mampu melakukan updating dan mempercepat sebuah proyek.
  5. Memahami dan mampu menjalankan software Primavera untuk membantu pengelolaan proyek.

 

MATERI TRAINING PROJECT MANAGEMENT DENGAN PRIMAVERA:

  1. Ruang lingkup dan Pemahaman manajemen proyek
  2. Perencanaan proyek dan Pendefinisian pekerjaan: Rencana induk proyek, pendefinisian pekerjaan (work breakdown Structure), integrasi dengan organisasi
  3. Penjadwalan proyek: Teknik penjadwalan (BarChart, PERT, CPM, PDM), Metode Lintasan kritis dengan Primavera.
  4. Penempatan sumberdaya: teknik penempatan sumberdaya dengan perataan (leveling) dengan Primavera.
  5. Biaya proyek: Biaya langsung, biaya tak langsung, teknik estimasi biaya,cara pembayaran bertahap (termyn).
  6. Pelaksanaan kegiatan: membuat baseline/target dan tracking kegiatan dengan Primavera.
  7. Pengendalian jadwal: Analisis penyimpangan jadwal dan biaya, proyeksi biaya jadwal akhir, konsep nilai hasil dengan Primavera
  8. Mempercepat waktu penyelesaian: percepatan jadwal,kegiatan tumpang tindih, saling tukar tenaga kerja, penambahan sumberdaya kritis dengan Primavera.
  9. Case study: Kasus-kasus riil di lapangan dan troubleshooting .

PROJECT MANAGEMENT (Manajemen Proyek)

Sasaran Training Manajemen Proyek :

Program pelatihan ini dirancang untuk memperlengkapi para pemimpin proyek dan anggota proyek dengan pengetahuan, keterampilan dan rasa percaya diri yang membuat mereka mampu mengelola dan memimpin proyek secara sukses.

Manfaat Lain  Training Manajemen Proyek :

Dengan mengikuti pelatihan ini, manfaat lain yang akan diperoleh peserta antara lain:

  • Memahami pengertian manajemen, proyek dan manajemen proyek
  • Memahami proyek charter
  • Mengetahui cara menetapkan sasaran proyek (biaya, mutu dan waktu)
  • Mengetahui cara menentukan kriteria sukses sebuah proyek
  • Mengetahui prinsip utama menentukan strategi mencapai sasaran proyek
  • Memahami dan mengetahui bagaimana membentuk satuan rincian kerja (WBS)
  • Memahami prinsip penjadwalan, alokasi sumber daya dan menyusun anggaran proyek
  • Mengetahui fungsi dan peran seorang pemimpin proyek
  • Mengetahui kompetensi yang harus dimiliki oleh seorang manajer proyek
  • Memahami prinsip-prinsip pengendalian proyek serta prinsip dalam melakukan crash program.
  • Memahami bagaimana menulis laporan hasil kegiatan proyek.

Agenda Training Manajemen Proyek 

1. Pendahuluan

  • Sasaran dan Harapan Peserta.

2. Manajemen Proyek

  • Pengertian Manajemen
  • Pengertian Proyek
  • Pengertian Manajemen Proyek
  • Langkah-langkah Utama Pengelolaan Proyek (Siklus Manajemen Proyek).

3. Perencanaan Proyek

  • Tujuan, sasaran dan lingkup proyek
  • Struktur rincian kerja (work breakdown structure)
  • Penetapan Penanggungjawab Kegiatan (responsibility Assignment chart).

4. Penjadwalan Kegiatan Proyek

  • Perencanaan jaringan kerja
  • Metode jalur kritis.

5. Alokasi Sumber Daya Proyek

  • Analisis satuan pekerjaan
  • Penjadwalan alokasi sumber daya
  • Pengaruh keterbatasan sumber daya terhadap jadwal kegiatan.

6. Anggaran Proyek

  • Estimasi biaya proyek
  • Penyusunan biaya proyek
  • Anggaran kas proyek.

7. Peran dan Kompetensi Pemimpin Proyek

  • Fungsi dan peran pemimpin proyek
  • Kompetensi pemimpin proyek

8. Pengendalian Biaya dan Waktu Proyek

  • Earned value analysis
  • Crash program.

9. Pelaporan Proyek
10. Ringkasan dan Kesimpulan.

PROJECT MANAGEMENT

DESKRIPSI TRAINING PROJECT MANAGEMENT

Pelatihan ini membahas bagaimana cara merencanakan, mengorganisasikan, mengarahkan, dan mengendalikan pelaksanaan proyek.  Pelatihan ini sangat berguna bagi para karyawan dan supervisor yang menangani proyek dan para staf perusahaan yang beroperasi untuk mendapatkan proyek. Pembahasan dimulai dengan bagaimana profil dan dinamika proyek, konsep dan manajemen proyek ( Project Management ), teknik/metode perencanaan dan penyusunan proyek, metode-metode penilaian proyek, dan penggunaan software komputer untuk manajemen proyek ( Project Management ) ..



TUJUAN TRAINING PROJECT MANAGEMENT

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek ( Project Management )
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer


MATERI TRAINING PROJECT MANAGEMENT

  1. Pendahuluan
    • Profil kegiatan proyek
    • Tahap siklus proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek ( Project Management )
    • Proyek dan manajemen fungsional
    • Organisasi proyek
  3. Teknik dan metode perencanaan dan penyusunan jadwal.
    • Metode jalur kritis (critical path method)
    • PERT
  4. Metode-metode penilaian investasi proyek
    • Metode payback. NPV, IRR, MIRR, PI.
  5. Penggunaan software komputer.
    • Software yang sudah jadi.
    • Perancangan atau pembuatan software komputer.

PROJECT MANAGEMENT PROFESSIONAL

Fokus pada standar internasional PMBOK 5th Edition, 2013 dan sekaligus persiapan ujian sertifikasi PMP (Project Management Professional) termasuk kajian dan latihan soal 47 proses termasuk formula Earned Value, Decision Tree, Financial Analysis, Critical Path Method, Critical Chain Method, PERT, HR, WBS, Risk Management, dll.
Pelatihan ini mencakup 35 jam pelatihan (in-class and homeworks) sesuai persyaratan Project Management Institute, USA.
Paling Populer !! Banyak yang Sukses !!

Materi Training Project Management Professional:

Component 1

Key Concepts

  • What is a project?
  • What is Project Management?
  • Structure of the PMBOK – using the PMBOK as a reference
  • Areas of Expertise
    •  Project Environment
    • Interpersonal Skills
  • Project Management Context
    • Programs
    • Portfolios
    • Project Management Office (PMO)
  •  PM Process Groups
    •  IPEMC
    •  Process Interactions
    • Process Mapping
  • Key Documents

Component 2

Initiation Processe

  • Initiating Process Group
  •  Business Case
  • Project Selection options
  • Project Boundaries
  •  Project Charter
  •  Stakeholders
  • Organisational Process Assets

Component 3

Project Integration Mgmt

  •  Key Documents
  •  Project Management Plan
  • Project Execution
  •  Monitoring and Control work
  • Integrated Change Control
  •  Close Phase or Project

Component 4

Project Scope Management

  •  Collect Requirements
  •  Define Scope
  • Create WBS
  • Verify Scope
  •  Control Scope

Component 5

Project Time Management

  • Activity Definition and Sequencing
  • Activity Resource and Duration Estimating
  • Develop Schedule
  •  Control Schedule
  •  PERT & Monte Carlo

Component 6

Network Diagram

  • Forward Pass and Backward Pass
  •  Float and Total Float
  • Crtical Path
  •  Schedule Compression

Component 7

Project Cost Management

  •   Estimate Costs
  •  Determine Budget
  •  Control Costs
  •  Earned Value Techniques
    • Planned Value
    • Earned Value
    •  Actual Costs
    •  Charts and Reports

Component 8

Project Quality Management

  •  Plan Quality
  •  Perform Quality Assurance
  •  Perform Quality Control

Component 9

Project Human Resource Management

  •  Characteristics of a Project Manager
  •  Develop Human Resource Plan
  • Build Project Team
  • Develop Project Team
  • Manage Project Team

Component 10

Project Communications Mgmt

  •  Identify Stakeholders
  • Plan Communications
  • Distribute Information
  •  Manage Stakeholder Expectations
  • Report Performance

Component 11

Project Risk Management

  •  Plan Risk Management
  •  Identify Risks
  • Qualitative Risk Analysis
  • Quantitative Risk Analysis
  • Plan Risk Response
  •  Monitoring and Control Risks

Component 12

Project Procurement Mgmt

  •  Plan Procurements
    •  Plan Purchases and Acquisitions
    •  Plan Contracting
  •  Conduct Procurements
  • Administer Procurements
  • Close Procurements

Component 13

Professional Responsibility

  •   PMI Code of Professional Conduct

Component 14

Project Context

  • Project Lifecycle
    •  Project phases
    • Product lifecycle
    • Value Management
  •  Project Stakeholders
    •  Relationships with the project
  •  Organisational Influences
    • Culture
    • Structure
    •  Project Management Information System (PMIS)
    •  OPM3

Component 15

Exam Preparation & Revision

  • PMI-isms
  •  Exam Techniques
  •  Exam and Membership Procedures and Administration

Component 16

Exam Practice

  • Exam Simulator

Studi Kelayakan Bisnis

Dalam era yang semakin maju saat ini, telah terjadi pergeseran kebutuhan manusia dari produk konvensional menuju produk yang high end techonology. Pergeseran kebutuhan inilah yang menjadi dasar para enterpreneur untuk melahirkan ide bisnis baru. Ide bisnis baru secara konsep produk mungkin sudah memenuhi kebutuhan pasar, tetapi belum tentu layak secara operasional dan financial dan atau sebaliknya.

Dalam pelatihan ini, anda akan dibekali dengan konsep dasar bagaimana membuat studi kelayakan yang aplikatif, sehingga anda para enterpreneur/business development memiliki gambaran yang detail mengenai berbagai aspek yang akan terlibat ketika ide bisnis anda jalankan. Oleh karena itu, hasil studi kelayakan bisnis ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan apakah menerima atau menolak ide atau rencana bisnis anda.

 

Manfaat Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:

  1. Peserta dibekali konsep yang komprehensif  bagaimana merumuskan studi kelayakan bisnis yang baik.
  2. Peserta mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan tidak mendukung kelayakan bisnis dari berbagai aspek yang akan dievaluasi.
  3. Peserta mampu membuat proyeksi keuangan yang lengkap berdasarkan asumsi-asumsi dasar yang dibangun dari berbagai aspek.
  4. Peserta mampu membuat evaluasi keuangan dengan menggunakan discounted cash flow, Internal Rate of Return dan Net Present Value.

 

Materi Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis (Two Days):

  1. Aspek Pemasaran
  2. Aspek Operasional
  3. Aspek Manajemen dan Organisasi
  4. Aspek Kelayakan Keuangan

FEASIBILITY STUDY FOR OIL & GAS COMPANY

DESKRIPSI FEASIBILITY STUDY FOR OIL & GAS COMPANY

Tujuan utama melakukan investasi pada suatu kegiatan proyek/industry, khususnya dalam oil and gas company adalah memperoleh berbagai manfaat, baik manfaat finansial, non finansial maupun kedua-duanya. Tidak semua proyek yang dibangun, baik oleh pihak swasta maupun pemerintah dapat mencapai hasil seperti yang diharapkan, bahkan dapat dikatakan gagal. Kegagalan dapat terjadi baik pada masa pembangunan maupun setelah suatu proyek dioperasikan.

Untuk menghindari kegagalan yang dapat menyebabkan kerugian yang besar, diperlukan suatu studi atau analisis kelayakan (Feasibilty Study). Studi Kelayakan Proyek Investasi atau Feasibility Study berisi berbagai aspek yang perlu dipertimbangkan dalam melakukan suatu rencana investasi. Setidaknya ada empat aspek yang menjadi kunci yang perlu untuk dipertimbangkan, yaitu: aspek pasar dan pemasaran, aspek teknis & teknologis, aspek manajemen, serta aspek ekonomi dan finansial.

 

TUJUAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat:

  • Memahami Konsep Studi Kelayakan Proyek Investasi, Fungsi dan Ruang lingkup Proyek Investasi
  • Mampu mengidentifikasi dan mendayagunakan kesempatan usaha
  • Memahami Aspek Studi Kelayakan Proyek Investasi
  • Mampu menyusun laporan Studi Kelayakan Proyek Investasi bagi oil and gas company

 

MATERI TRAINING FEASIBILITY STUDY FOR OIL & GAS COMPANY

1.    Konsep dan Ruang Lingkup Feasibility Studi (Feasibility study) di oil and gas company

  • Investasi dan identifikasi kesempatan usaha
  • Ukuran keberhasilan, intensitas dan lembaga yang memerlukan studi kelayakan
  • Tahap-tahap Feasibility Studi
  •  Aspek-aspek Feasibility Studi

2.    Aspek Pasar dan Pemasaran

  • Program pengkajian pasar, pengumpulan data dan informasi pasar.
  • Analisis dan proyeksi pasar potensial, sales potensial dan strategi pemasaran

3.    Aspek Teknis dan Teknologis

  • Menentukan kapasitas produksi ekonomis, kebutuhan mesin dan teknologi
  • Menentukan kebutuhan bahan baku, bahan pembantu dan bahan pendukung
  • Menentukan kebutuhan bangunan pabrik, lokasi proyek dan tata letak fasilitas

4.    Aspek Manajemen Perencanaan dan Operasi Proyek

  • Menentukan jadwal pembangunan proyek, serta jadwal operasi proyek
  • Menentukan jenis pekerjaan dan kebutuhan tenaga kerja

5.    Aspek Ekonomi dan Keuangan

  • Menentukan kebutuhan dana modal tetap dan dana modal kerja netto
  • Evaluasi Finansial : kewajiban finansial, kemampuan menghasilkan laba dan metode-   penilaian kelayakan finansial (Net Present Value, Internal Rate of Return, Payback Period dan Benefit Cost Ratio)
  • Mengkaji tingkat sensitifitas proyek dan manfaat ekonomi sosial suatu proyek
  • Depresiasi dan pengaruh pajak pada analisis finansial

6.    Praktek menyusun laporan Studi Kelayakan Proyek Proyek di oil and gas company

PROJECT MANAGEMENT TOOLS

Executive Summary Training Mastering Project Management Tools

Manajemen Proyek adalah disiplin keilmuan dalam hal perencanaan, pengorganisasian, pengelolaan (menjalankan serta pengendalian), untuk dapat mencapai tujuan-tujuan proyek. Mulai dari proyek kecil hingga mega proyek, Manajemen Proyek menjadi aspek penting yang menentukan kesuksesan sebuah proyek untuk dapat selesai tepat waktu, biaya yang efisien dan puasnya klien atau pemilik proyek pada hasil kerja yang diberikan. Dan semua itu bisa tercapai jika proyek dapat dikelola dengan menerapkan aspek Manajemen Proyek yang baik.

Fakta lain juga berbicara bahwa dalam proyek-proyek berskala menengah dan besar, kerap kali pemilik proyek menuntut dokumen-dokumen penting menyangkut penyelenggaraan suatu proyek, seperti Time Schedule yang digambarkan secara Diagram Panah (Network Planning) dan Barchart serta adanya grafik Kurva-S yang dapat digunakan sebagai acuan untuk melihat progress pekerjaan yang tercapai. Tujuan adanya dokumen-dokumen tersebut adalah sebagai bagian dari pengendalian sebuah proyek agar dapat terlaksana sesuai dengan rencana.

Untuk memfasilitasi dokumen-dokumen tersebut dengan cepat dan update, kita bisa hasilkan dari sebuah aplikasi yang bernama Microsoft Project. Jika anda saat ini ataupun akan terlibat dalam mengelola sebuah proyek, pastikan anda mampu dan menguasai aplikasi Microsoft Project ini. Karena aplikasi ini menjadi pusat informasi yang dapat anda gunakan untuk mengelola dan memastikan setiap pekerjaan terlaksana sesuai dengan perencanaan.

Oleh karena itu, untuk menjawab issue bagaimana mengaplikasikan Microsoft Project untuk mengelola proyek dengan efektif dan terencana, perlu kiranya anda mengikuti pelatihan “Mastering Project Management Tools” ini. Dimana pelatihan ini dirancang untuk melengkapi para pemimpin proyek dan anggota proyek dengan pengetahuan, keterampilan dan rasa percaya diri dalam menggunakan Microsoft Project untuk mengelola proyek yang tengah dikerjakan.

Latar Belakang Training Mastering Project Management Tools

Terbatasnya pengetahuan dan kemampuan anggota tim tentang Manajemen Proyek menjadi salah satu masalah dalam penyamaan visi tim untuk mencapai target penyelesaian proyek sesuai dengan waktu, biaya, dan kualitas yang direncanakan.

Oleh karena itu, pembekalan ilmu dan keahlian dalam bidang Manajemen Proyek menjadi keharusan untuk membuat kerja antar tim berjalan dengan baik dan memenuhi standar pelaksanaan proyek. Tak hanya pimpinan ataupun project manager, bahkan seorang
supervisor pun diharapkan dapat memahami ilmu Manajemen Proyek agar target waktu penyelesaian proyek harus tercapai tanpa mengurangi kualitas dan spesifikasi yang disyaratkan.

Manfaat Training Mastering Project Management Tools

Pelatihan didesain untuk memberikan pemahaman terhaddap Microsoft Project secara terstruktur dan praktis di dalam implementasi metodologi Manajemen Proyek. Selain itu, pelatihan ini juga bertujuan untuk membekali peserta tentang wawasan dan pengetahuan mengelola (manajemen) suatu rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dalam jangka waktu tertentu.

 

Sasaran bagi peserta setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  • Memahami pengertian dasar dalam menggunakan Microsoft Project
  • Melakukan identifikasi kegiatan di dalam sebuah proyek
  • Memahami bagaimana membuat Work Breakdown Structure (WBS); bisa melakukan input kegiatan dan sub-kegiatan ke dalam tabel Microsoft Project
  • Memahami bagaimana membuat staffing management plan dan menyusun kebutuhan sumber daya
  • Memahami bagaimana mengidentifikasi risiko dari analisa proyeksi dan tahapan pencapaian; memahami dependencies dan predecessor antar kegiatan
  • Memahami bagaimana membuat jadwal proyek; bisa mel akukan penyusunan schedule kegiatan (barchart)
  • Memahami bagaimana menentukan biaya proyek

 

Outline Training Mastering Project Management Tools

  • Penjelasan Manajemen Proyek; prinsip kunci Manajemen Proyek yang diaplikasikan dalam implementasi proyek dan proyek automasi ke dalam microsoft project
  • Pengenalan tentang aplikasi Microsoft Project dan perangkat dasar pengoperasian
  • Memulai proyek baru; mempersiapkan proyek baru untuk pelaporan dan penjadwalan
  • Membuat WBS (work breakdown structure); menentukan tahapan pencapaian proyek, melaksanakan estimasi kerja dan menentukan hubungan antar aktifitas
  • Membuat staffing management plan; penugasan sumber daya dan modifikasi waktu kerja
  • Membuat jadwal proyek; membuat jadwal proyek dengan mengidentifikasi jalur kritis
  • Menentukan biaya proyek; memasukkan, menganalisa, dan mengelola biya proyek
  • Mengidentifikasi risiko proyek; mengidentifikasi r isiko berdasarkan analisa proyeksi dan tahapan pencapaian proyek dan sinyal awal
  • Studi kasus dan tanya jawab

FEED (Front End Engineering Design) Project Control

DESKRIPSI Training FEED Project Control

Front  End Engineering dan desain (FEED) merupakan peran penting dalam mempersiapkan proyek yang sukses melebihi dari sekedar hanya perkiraan biaya. FEED terdiri dari lingkup proyek secara menyeluruh , Anggaran biaya total kepemilikan, Timeline pelaksanaan dan penilaian risiko . Semua faktor ini yang digunakan untuk mengurangi resiko dan ketidakpastian dan dapat membantu memberikan nilai langsung selama proses. Pelatihan ini akan memberikan pengetahuan tentang FEED yang berguna dalam Project

MATERI Training FEED Project Control

  1. Karakteristik FEED
  2. Penyusunan proposal FEED
  3. FEED Execution
  4. FEED Monitoring & Controling
  5. Tanggung jawab Managemen project FEED
  6. Teknik cost Estimation dan Schedule untuk tahap EPC
  7. FEED Close Out

Project Financing

Deskripsi Training Project Financing

Project Financing merupakan pembiayaan infrastruktur jangka panjang dan proyek-proyek industri berdasarkan arus kas yang diproyeksikan dari proyek. Biasanya, struktur pembiayaan proyek melibatkan sejumlah investor yang dikenal sebagai sponsor, serta sindikat bank atau lembaga pemberi pinjaman lainnya yang memberikan pinjaman kepada operasional proyek. Pembiayaan biasanya dijamin dengan seluruh aset proyek , termasuk kontrak menghasilkan pendapatan. Penyusunan pendanaan pada proyek berdasarkan arus kas merupakan pekerjaan yang membutuhkan perencanaan dan ketelitian. Pekerjaan ini tidak bisa sembarangan karena menyangkut kehidupan proyek.

 

Tujuan Training Project Financing

  • Mampu memahami project financing
  • Dapat menentukan apakah suatu proyek investasi sebaiknya didanai berdasarkan skema pendanaan proyek atau berdasarkan skema pinjaman konvensional
  • Mampu melakukan analisis resiko pembiayaan proyek
  • Mengetahui cara dan mampu melaksanakan evaluasi kelayakan suatu proyek investasi berdasarkan skema project financing

 

Materi Training Project Financing

  1. Project Finance Overview
  • Overview of Modern Project Finance
  • Definition of a project – the dist inguishing features The rationale for using project finance and trends What kinds of projects are financed
  1. Parties Involved in Project Finance
  • Sponsor
  • The Project Finance
  • Company
  • The Borrowing Entity
  • Financial Advisers
  • Technical Expert s & Consult ant s
  • Cont ract ors
  1. St ages in t he Project Finance
  • Stage 1: The Feasibility Study
  • Stage 2: Planning
  • Stage 3: Arranging and Struct uring the Finance
  • Stage 4: Monitoring the Financing
  1. Project Analysis
  • Market Analysis
  • Technical Analysis
  • Financial Analysis
  • Economic Analysis
  1. Project Finance Risks
  • Classif icat ion and ident if i
  • cation of risks Risk Matrices
  • Risk allocat ion and mitigation
  1. Project Evaluat ion & Select ion/Decision Cash f low
  • discount ed cash f low Discount rate
  • Present value
  • Net present
  • value IRR
  • Prof it ability index
  1. Sources of Funding
  • Types of equit y and debt Methods of obtaining f inance
  • Structure of capital markets Int ernat ional issues
  • Bond issues and securitisation
  1. Project documentation
  • Underlying Documents
  • Finance documens
  • Securit y documents
  • Supporting Documentation
  • Expert s’ Report s and Legal Opinions
  1. Conducting a Full Day Case Study (in group) in Project Financing
  • Choosing Case Study Topic
  • Scenario Case Study
  • Creating Project Feasibility Study – Non Financial aspects
  • Creating Project Feasibility Study – Complete Financial aspect using spreadsheet / toolkit
  • Conducting Presentation of Case Study & Discussion

AHLI PERENCANAAN UMUM JALAN

Deskripsi Training Ahli Perencanaan Umum Jalan

Pesatnya perkembangan penduduk dan bisnis di hampir semua daerah membuat para pengembang jasa konstruksi harus memperbaiki maupun merencanakan jalan untuk akses yang memudahkan masyarakat. Dalam merencanakan jalan biasanya terdapat persoalan tebal pengerasan jalan maupun hal – hal yang berkaitan tentang lokasi misal sungai, jembatan dan terowongan. Training ini akan membahas mengenai bagaimana seorang tenaga kerja memiliki kualifikasi dan kompetensi yang handal dalam perencanaaan umum jalan yang nantinya akan membawahi petugas teknis survey kondisi jalan dan survey lalu lintas. Selain itu, ia juga perlu untuk memiliki keahlian pengalokasian biaya untuk menetapkan program penanganan jalan

 

Tujuan Training Ahli Perencanaan Umum Jalan

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami mengenai pekerjaan perencanaan umum jaringan jala dan memberikan kecakapan dalam menangani masalah yang berkaitan dengan perencanaan umum jalan

Materi Training Ahli Perencanaan Umum Jalan

  1. Ruang lingkup perencanaan umum jalan
  2. Regulasi jasa konstruksi yang berkaitan dengan perencanaan umum jalan
    1. Ketentuan ketekeknikan untuk perencanaan umum jalan
    2. Sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja dan manajemen lingkungan
  3. Prinsip ekonomi dan teknik dalam perencanaan umum jalan
  4. Survey lalu lintas
  5. Planning dan programming penanganan jalan
  6. Survey data kondisi jalan dan jembatan
  7. Rekomendasi dan penyusunan laporan perencanaan umum jaringan jalan

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK

DESKRIPSI PELATIHAN IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK 

IT Project Management adalah basis pengetahuan bagi IT Project manager agar mereka bisa berhasil dalam mengelola proyeknya.  IT Project Management terdiri dari berbagai metodologi dan tool yang membantu dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pengontrolan IT Project. Project Manager bertanggung jawab atas pengumpulan, pengorganisasian, dan pengarahan sumber daya yang diperlukan agar proyek dapat mencapai hasil yang paling efision. Karena IT Project sangat bergantung pada pengelolaan data, maka salah satu hal terbaik yang IT Project Manage dapat lakukan untuk meningkatkan produktivitasnya adalah memanfaatkan IT Project Management Software Solution yang paling up-to-date.

Dirancang khusus untuk manajer proyek dan tim, Workshop berdurasi 3 hari ini membahas secara komprehensif the full life cycle dari IT Project Management. Ditargetkan untuk IT Project Manager dan Team serta pihak-pihak terkait dengan IT Project Management, pelatihan ini mencakup pembahasan tentang dasar-dasar manajemen proyek, termasuk Requirements writing, Work breakdown structure (WBS), tehnik Planning, kemudian memperkenalkan Phase/Gate Review, work packages, resiko dan topik lainnya. Mempelajari bagaimana mengembangkan cross-funtional teams yang kuat, membuat Project Scope Statement yang solid, menangani changes dan scope-creep, dan terus menjaga agar selalu mendapatkan dukungan dari senior management.  Dan pelatihan ini selaras dengan *PMBOK ©Guide Aligned.

TUJUAN PELATIHAN

Setelah mengikuti pelatihan ini, maka Para Peserta akan mendapatkan pengetahuan dan skill IT Project Management, khususnya mampu:

  • Memahami IT project life cycle
  • Memahami metodologi Project Management
  • Membuat IT project business case, schedule, dan budget
  • Mengestimasi IT project costs
  • Melakukan procurement untuk human resources dan capital resources
  • Memahami Resiko pada IT projects
  • Mengidentifikasi, Menilai, dan mengelola Resiko
  • Membuat Metrik-Metrik Quality
  • Memonitor Project Progress
  • Bagaimana menggunakan PM Software – Microsoft Project dalam scheduling dan  budgeting IT Projects.

AGENDA DAN PEMBAHASAN IT PROJECT MANAGEMENT Berdasarkan PMBOK 

HARI 1:

  1. IT Project Failure and Success
  2. Project Management Foundation
  3. Project Initiation
  4. Project Scope Definition
  5. Time Management and Scheduling

HARI  2:

  1. Resource Planning
  2. Cost Management and Control
  3. Communications Management

HARI 3:

  1. Project Risk Management
  2. Procurement and Sourcing
  3. Project Management Methodologies
  4. Controlling and Managing Change
  5. Quality Assurance and Control
  6. Phase and Project Closure

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

Project Scheduling & Controlling

Deskripsi

Dalam melaksanaan sebuah proyek, diperlukan perencanaan atau penjadwalan untuk menetapkan jangka waktu kegiatan proyek berlangsung sampai dengan selesai, apa saja yang dibutuhkan dalam tiap aktivitas, dimulai dari bahan baku, sumber daya dan lain sebagainya. Penjadwalan proyek (project scheduling) sangat membantu dalam pelaksanaan, memonitor serta mengevaluasi aktivitas proyek.

Training ini akan membahas mengenai bagaimana melakukan penjadwalan terhadap aktivitas proyek agar efektif, efisien, terencana dan terstruktur, sehingga tidak terdapat kesalahan dalam aktivitas proyek.

Materi Project Scheduling & Controlling

  1. Ruang lingkup dan konsep dasar manajemen proyek
  2. Perencanaan proyek dan pendefinisian aktivitas
  3. Manfaat dan faktor penting penjadwalan proyek (project scheduling)
  4. Prinsip dan langkah-langkah penjadwalan proyek (project scheduling)
  5. Teknik atau metode penjadwalan proyek (project scheduling)
  • Bar Chart, Gant Chart
  • PERT
  • CPM
  • PDM
  • Critical Path Method
  1. Why your project late ?
  2. Kelebihan dan kekurangan masing-masing metode penjadwalan
  3. Pengendalian penjadwalan proyek (project scheduling)
  4. Studi kasus

 

PROJECT MANAGEMENT FOR OIL AND GAS

Deskripsi Training Project Management For Oil And Gas

Menjalankan industri minyak dan gas yang sukses membutuhkan perpaduan antara aplikasi teknologi, pengetahuan bisnis dan orang-orang yang terampil. Pengetahuan mengenai ekplorasi dan teknologi produksi juga sangat penting untuk memperkuat efektivitas didukung dengan manajemen proyek yang tepat. Manajemen proyek minyak dan gas mencakup prinsip-prinsip dan penerapan manajemen proyek untuk usaha hulu minyak dan gas. Tugas manajer manajemen proyek adalah membuat keputusan bisnis terbaik, yaitu keputusan yang mengarah pada biaya proyek terendah dengan tetap memnuhi semua produksi atau tujuan eksplorasi.

 

Tujuan Training Project Management For Oil And Gas

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer

 

Materi Training Project Management For Oil And Gas

  1. Pengantar manajemen proyek industri minyak dan gas
  2. Proses manajemen proyek industri minyak dan gas
  3. Ruang liingkup manajemen proyek di industri minyak dan gas
  4. Alat-alat penjadwalan
  5. Sumber daya tenaga kerja
  6. Manajemen resiko proyek
  7. Continues Improvement dan manajemen kualitas dalam proyek
  8. Metode-metode penilaian investasi proyek
  9. Manajemen tim proyek
  10. Penggunaan software komputer
  11. Studi Kasus

PMO : PROJECT MANAGEMENT OFFICE

Training Background Project Management Office (PMO)

This course will offer an overview of the Project Management Office (PMO). The course is designed is based on the perspective of improving project delivery is only one metric of a PMO’s success, it is an important measure. Businesses that have established PMOs need to ensure the PMO is providing expected results, and adding value to the business. This course will provide strategies and tactics to enable process improvement for a currently established Project Management Office.

The course shall provide the capabilities to the participants in determining how best to use the Project Management Office (PMO) for organization advantage and how to develop and use a competency model for project professionals. Discover methods to implement the type of PMO that best fits your environment and the specific functions it should perform. Assess the maturity of your PMO and recognize its contribution to professional responsibility in project management. The course is built around a series of consecutive structured lectures, class exercises, and class discussions. The scope of the course includes discussion of the components of the PMO including: Recognize critical characteristics of a PMO to foster organizational success , prevent runaway projects, conduct a project audit , perform a competency analysis, identify key roles and responsibilities, prepare a PMO charter, conduct an organizational maturity assessment, establish metrics for gauging and monitoring performance, develop a PMO implementation plan, use the PMO to promote professional responsibility.

Training Objectives Project Management Office (PMO)

At the completion of the course participants shall benefit from the course such as:

  • Gain an in-depth understanding of the services a well designed PMO should perform for the organization
  • Understand the challenges the PMO faces within your organization, and how to address them
  • Learn how to evaluate key metrics of success for the PMO, and how to improve your PMO performance
  • Learn techniques to manage project portfolios more effectively
  • Improve your risk management strategies and tactics for addressing risk
  • Learn how leading companies operate their project management offices (PMOs), and which of their strategies and tactics may be right for your organization.

 

Course Contents Project Management Office (PMO)

  1. The perspectives and overview of Critical PMO Characteristics
  2. The application of PMO entity to Enhance Project Performance
  3. Coping with Runaway project
  4. Competency Model for Project Professionals
  5. Project Management Maturity and the PMO
  6. The Essential Functions of PMO
  7. PMO Implementation
  8. Professional Code of Ethics and Responsibility in PMO

 

QUANTITY SURVEYOR

Deskripsi Training Quantity Surveyor

Dalam pekerjaan konstruksi terdapat berbagai bidang didalamnya, dan salah satunya adalah Quantity Surveyor dimana untuk mengendalikan dan penjaminan kualitas proyek. Pengambilan data dilakukan dengan wawancara pada pelaksana proyek ini.Quantity surveyor harus berhubungan dengan pihak – pihak yang terkait dalam proyek dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya. Seorang quantity surveyor harus menyelesaikan masalah dan menghadapi permasalahan yang timbul. Sehingga seorang quantity surveyor harus memiliki keahlian khusus dan keterampilan dalam menentukan analisa, item pekerjaan dan kuantitas, seorang QS tidak boleh merugikan pihak manapun. Hali ini tentunya menjadi mudah bagi QS yang teguh memegang komitmen terhadap pekerjaannya.

Tujuan Training Quantity Surveyor

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami peran Quantity Surveyor dalam proyek konstruksi secara lebih mendalam

Materi Training Quantity Surveyor

  1. Definisi Quantity Surveyor
  2. Tugas dan Tanggung Jawab Quantity Surveyor
  3. Peran Quantity Surveyor dalam proyek konstruksi
  4. Metoda-metoda estimasi untuk perkiraan biaya proyek
  5. Pemilihan jenis tender/procurement/jenis kontrak yang sesuai
  6. Bill of Quantities
  7. Pengukuran dan perhitungan volume pekerjaan dan termasuk pembayaran
  8. Menyusun RAB
  9. Menyusun RAPP
  10. Prosedur dan penanganan proses claim
  11. Studi kasus

Studi Kelayakan Bisnis: Konsep dan Aplikasi

Pendahuluan Training Studi Kelayakan Bisnis

Dalam era yang semakin maju saat ini, telah terjadi pergeseran kebutuhan manusia dari produk konvensional menuju produk yang high end techonology. Pergeseran kebutuhan inilah yang menjadi dasar para enterpreneur untuk melahirkan ide bisnis baru. Ide bisnis baru secara konsep produk mungkin sudah memenuhi kebutuhan pasar, tetapi belum tentu layak secara operasional dan financial dan atau sebaliknya.

Dalam pelatihan ini, anda akan dibekali dengan konsep dasar bagaimana membuat studi kelayakan yang aplikatif, sehingga anda para enterpreneur/business development memiliki gambaran yang detail mengenai berbagai aspek yang akan terlibat ketika ide bisnis anda jalankan. Oleh karena itu, hasil studi kelayakan bisnis ini akan menjadi dasar pengambilan keputusan apakah menerima atau menolak ide atau rencana bisnis anda.

 



Manfaat Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis :

  1. Peserta dibekali konsep yang komprehensif  bagaimana merumuskan studi kelayakan bisnis yang baik.
  2. Peserta mampu mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan tidak mendukung kelayakan bisnis dari berbagai aspek yang akan dievaluasi.
  3. Peserta mampu membuat proyeksi keuangan yang lengkap berdasarkan asumsi-asumsi dasar yang dibangun dari berbagai aspek.
  4. Peserta mampu membuat evaluasi keuangan dengan menggunakan discounted cash flow, Internal Rate of Return dan Net Present Value.

 

Materi Pelatihan Studi Kelayakan Bisnis:

  1. Aspek Pemasaran
  2. Aspek Operasional
  3. Aspek Manajemen dan Organisasi
  4. Aspek Kelayakan Keuangan

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

CONSTRUCTION METHODS AND CONSTRUCTION MANAGEMENT

Deskripsi Training Construction Methods and Construction Management

Manajemen konstruksi merupakan jenis kontrak dimana pemilik sebagai konsultan dalam melaksanakan suatu [royek tertentu. Tanngung jawabnya ialah membantu dengan merencanakan dari awal sesuai syarat – syarat konstruksi. Proyek konstruksi membutuhkan metode pelaksanaan yang tepat untuk mencapai tingkat efisiensi dan efektivitas. Dengan adanya manajemen konstruksi dapat memaksimalkan efisiensi sumber daya melalui pengadaan tenaga kerja, bahan material dan peralatan, serta mengembangkan efektivitas komunikasi dan mekanisasi dalam menyelesaikan konflik atau isu.

Tujuan Training Construction Methods and Construction Management

Setelah mengikuti training ini peserta dapat memahami memilih metode pelaksanaan yang efektif dan efisien dan memahami penggunaan program cyclone untuk konstruksi

Materi Training Construction Methods and Construction Management

  1. Introduction Construction Management
  2. Building Contruction
  3. Modern Construction Management
  4. Skills for Construction Management
  5. Quantitive Management Methods
  6. Obtaining the Project: Bids, Selection Methods, and Payment Contracts
  7. Project Stages: Design, Pre-construction, Procurement, Construstion, Post-construction, Owner Occupancy
  8. Issue Resulting and Construction Activity Documentation
  9. Business Model
  10. Construction Methods
  11. Fleet and Multi Activity Chart
  12. Field Inspection Check List
  13. Cyclone Model
  14. Up Down Structure
  15. Problem
  16. Case and Studi

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus