Category Archives: Oil and Gas

GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM

PENDAHULUAN TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

Kompresor merupakan salah satu peralatan penting dalam industri, jika dilihat fungsinya yang paling sederhana dalam industri kompresor berfungsi untuk membersihkan komponen dengan tiupan udara bersih dan kering, dalam hal ini tentu saja kompresor udara. Dalam industri kimia dan gas serta industri perminyakan, kompresor dapat berfungsi lebih luas lagi, misalnya sebagai pemindah, pengirim bahan-bahan bersifat gas. Lebih luas lagi juga dapat berfungsi sebagai fluid power dalam system kontrol pneumatic. Dengan power yang konstan kompresor dapat menghasilkan tekanan sekaligus juga aliran gas atau udara, yang proporsional artinya bila diinginkan aliran besar maka tentu saja tekanannya akan turun, demikian juga sebaliknya. Tentu saja banyak factor yang saling mempengaruhi misalnya temperatur lingkungan, temperatur gas atau udara yang dikompres (dimampatkan). Dalam hal inilah, dalam training ini akan dibahas tentang apa itu kompresor, bagaimana cara kerjanya, mengoperasikanya, memeliharanya, merawatnya, dan lebih penting lagi instalasinya dengan system perpipaan.

 

TUJUAN TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

Setelah selesai pelatihan, peserta diharapkan mampu :

  • Mempertimbangkan pilihan peralatan, system dan perlengkapan serta instalasi yang sesuai dengan pertimbangan dan persyaratan yang ada dilapangan.
  • Memahami cara-cara pengoperasian peralatan sesuai dengan pertimbangan desain dan pemeliharaan peralatan yang bersangkutan.
  • Menemukan dan menganalisis kemungkinan-kemungkinan penyebab terjadinya gangguan dalam peralatan maupun instala sisistem.
  • Menentukan tindakan-tindakan pemeliharaan dan perawatan terhadap peralatan bila kemungkinan terjadi gangguan.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING GAS COMPRESSOR AND PIPING SYSTEM:

  1. Pre test
  2. Klasifikasi kompresor
  3. Centrifugal compressor
  4. Screw compressor (screw)
  5. Basic analysis of gas compress
  6. Kalkulasi tekanan dan kapasitas
  7. Recommendation maintenance and inspection
  8. Installation and operation – compressor
  9. Design and lay out pipa udara
  10. Analisa tek, kap dan tem pipa udara
  11. Pemilihan material pipa gas
  12. Maintenance instalasi pipa gas
  13. Pipe lining, equipment and safety valve
Iklan

CHEMICALS TREATMENT FOR PRODUCED WATER

TRAINING DESCRIPTION CHEMICALS TREATMENT FOR PRODUCED WATER:

Large quantities of water are produced along with hydrocarbons in oil and gas fields all over the world. Water production quantities continue to increase as the oil and gas fields reach maturity. Produced water comes as a bi-product of petroleum production and requires being managed efficiently. As a non economical product, produced water should be removed. 2 commons ways are by reinjection and by disposal to the river or seawater. Water to be reinjected or disposed should meet some requirements and it needs a series of process such as mechanical and chemical treatment. This course will explain how chemicals will help the processes of produced water treatment to meet the requirement for water reinjection or for water disposal.

TRAINING OBJECTIVES CHEMICALS TREATMENT FOR PRODUCED WATER:

Upon completion, participants will gained an understanding of chemicals treatment for produced water application, have more ideas to self problem solving related produced water treatment and know how to reduce chemical cost by improve chemicals performance.

OUTLINE  CHEMICALS TREATMENT FOR PRODUCED WATER

1.    INTRODUCTION TO PRODUCED WATER

  •   Water’s Problem at Oilfield
    • Problems of Water
    •  Waste Water Handling
    •  Water Disposal
    • Watet Reinjection
  • Water Disposal
    • Requirement of Water Disposal
    •  Problem of Water Disposal
  • Water Reinjection
    •   Purpose of Water Reinjection
    • Problem of Water Reinjection
    •  Control of Water Reinjection
      •   Hall Plot
      • Relative Plugging Index
  •  Methods of Produced Water Treatment
    •  Mechanical
      • Gravity Method
      • Floatation Method
      • Filtration
    • Chemical

2.    CHEMICALS TREATMENT

  • Deposit Mitigation
    •  Scale Prevention
      •  Scale at Produced Water
      • Scale Prediction
      • Scale Inhibition
    •   Oil in Water Emulsion
  • Corrosion Management
    • Sources of Corrosion
      • Corrosion Prediction
      • Corrosion Inhibition
  •  Corrosion Inhibitor
  • Biocide
  • Oxygen Scavenger
  • H2S Scavenger

3.    COMPATIBILITY OF CHEMICALS

  •   Scale Inhibitor and Corrosion Inhibitor
  • Corrosion Inhibitor and Oxygen Scavenger
  • Reverse Demulsifier and Corrosion Inhibitor
  •  Reverse Demulsifier and Scale Inhibitor
  • How to Arrange Chemicals Injection Point

OILFIELD PRODUCTION CHEMICALS

TRAINING DESCRIPTION :

Chemicals treatments are essential to obtain qualified product of oil and gas activities. Using proper chemicals with correct system will improve efficiency of Oil and Gas activities. This course focuses on those products that commonly used at oilfield production. Emphasis will be placed on field cases and troubleshooting instead of theoretical aspect.



TRAINING OBJECTIVES :

Upon completion, participants will gained an understanding of oilfield production chemicals application, have more ideas to self problem solving related to oilfield chemicals treatment and know how to reduce chemical cost by improve chemicals performance.



MATERIAL OUTLINE OILFIELD PRODUCTION CHEMICALS:

Introduction To Oilfield Chemicals

  • Introduction To Oil and Gas
    • History
    • Subsurface
    • Surface
    • Refinery
  • Crude Oil Characteristic
  • Physical Properties
    • Chemical Properties
  • Oilfield Production Chemicals
    • Oil Treatment
    • Water Treatment
    • Gas Treatment
  • Methods of Chemicals Treatment
    • Continuous
    • Batching
  • HSE
    • MSDS
    • Hazard Sign

Emulsion Treatment

  • Emulsion
    • Water in Oil
    • Oil in Water
    • Monitoring
  • Water in Oil Treatment
    • General Treatment
    • Chemical Treatment (Demulsifier)
  1. Demulsifier Properties
  2. Bottle Test Demulsifier
  • Field Cases
  • Oil in Water Treatment
    • General Treatment
    • Chemical Treatment (Deoiler)
  1.  Deoiler Properties
  2. Bottle Test Deoiler
  • Field Cases

Oilfield Corrosion

  • Corrosion at Oilfield
    • Source of Corrosion
    • Types of Corrosion
    • Monitoring
  • Corrosion Control
    • General Treatment
    • Chemical Treatment
  1. Corrosion Inhibitor
  2.  Oxygen Scavenger
  3. Biocide
  4.  H2S Scavenger
  • Field Cases

Oilfield Deposit (Scale And Wax)

  • Deposit at Oilfield
    • Source of Deposit
    • Types of Deposit
    • Monitoring
  • Deposit Control
    • General Treatment
    • Chemical Treatment
  1. Scale Treatment
  • Scale Inhibitor
  •  Scale Removal
  1.   Wax Treatment
  • Pour Point Depressant
  • Flow Improvers
  • Paraffin Solvent
  • Field Cases

OIL ANALYSIS AND TRIBOLOGY

OVERVIEW TRAINING OIL ANALYSIS AND TRIBOLOGY

Gesekan yang ditimbulkan oleh dua benda yang bersentuhan dapat menimbulkan keausan pada kedua permukaan yang menyebabkan pemborosan energi yang dikeluarkan. Agar dapat mengurangi timbulnya keausan maka dilakukan tindakan pelumasan (lubrication). Pelumasan (lubrication) harus dilakukan dengan benar agar mesin atau peralatan yang digunakan dapat tahan lama dan tidak menurunkan daya guna yang dimiliki. Oil Analysis dan Tribology disini merupakan ilmu yang mempelajari mengenai persentuhan permukaan pada pergerakan relative dengan tujuan untuk membandingkan sifat kimia dan fisik pelumas apakah masih mempunyai performa yang baik atau tidak serta untuk mengetahui kandungan air, zat aditif serta viskositas dari pelumas tersebut.



MANFAAT TRAINING OIL ANALYSIS AND TRIBOLOGY

Dengan mengikuti training oil analysis and tribology ini diharapkan peserta dapat memahami tentang basic tribology dan lubrication sehingga perawatan terhadap mesin atau peralatan dilakukan dengan tepat.

MATERI TRAINING OIL ANALYSIS AND TRIBOLOGY

  1. Definisi, konsep dasar dan basic tribology
  2. Manfaat tribology
  3. Friction (gesekan)
  • Fenomena gesekan
  • Hukum fisika gesekan
  1. Keausan (wear)
  • Penyebab keausan
  • Adhesive wear
  • Abrasive wear
  • Corrosive wear
  • Surface-fatigue wear
  1. Pelumasan (lubrication)
  • Dasar-dasar dan teori lubrikasi
  • Kegunaan lubrikasi
  • Centralized lubrication system
  • Automatic lubrication system
  • Manual lubrication
  • Automatic lubrication
  • Hydraulic system
  • Pneumatic system
  • Kerusakan-kerusakan akibat kesalahan lubrikasi
  1. Pelumas (lubricant)
  • Jenis-jenis pelumas mesin yang tepat
  • Lubricant viscosity
  • The aditive lubricant
  • Kegunaan pelumas
  • Degradation of lubricant
  • Lubricant storage, handling and safety
  1. Studi kasus dan diskusi

Gas Processing and Equipment

Deskripsi Training Gas Processing and Equipment

Gas alam berasal dari pembentukan geologi baik secara konvensional dan non konvensional.gas konvensional biasanya berupa gas bebas yang terperangkap dalam beberapa zona berpori dalam berbagi formasi batuan yang terjadi secara alami seperti karbonat dan batu pasir. Gas alam konvensional umumnya terdapat di waduk yang dalam yang terkait dengan minyak mentah atau sumur yang mengandung minyak mentah. Gas alam dari batu bara, pasir getas, serpih gas dan hidrat gas sering disebut sebagai sumber gas tidak konvensional. Gas non konvensional biasanya mengandung lebih besar jumlah gas alam, namun lebih sulit menghasilkan gas ini dibandingkan yang konvensional. Teknologi baru terus-menerus dikembangkan untuk memungkinkan estimasi yang lebih akurat dari jumlah gas dalam reservoir non konvensional dan untuk merangsang batuan ini untuk menghasilkan gas.

 

Tujuan Training Gas Processing and Equipment

Setelah mengikuti pelatihan diharapkan peserta mengetahui mengenai proses pembentukan gas dan bagaimana mengolah gas alam tersebut. Peserta diharapkan mampu memaintain dan mengetahui peralatan apa saja yang dipakai terkait proses transmisi gas.

 

Materi Training Gas Processing and Equipment 

  1. Natural Gas Fundamentals
  2. Raw Gas Transmission
  3. Basic Concepts Of Natural Gas Processing
  4. Phase Separation
  5. Condensate Stabilization
  6. Natural Gas Sweetening
  7. Sulfur Recovery And Handling
  8. Natural Gas Dehydration
  9. Natural Gas Liquids Recovery
  10. Natural Gas Compression
  11. Sales Gas Transmission
  12. Dynamic Simulation Of Gas Processing Plants
  13. Environmental Aspects Of The Natural Gas Supply Chain

LIFTING MIGAS

Deskripsi Training Lifting Migas

Lifting minyak dan gas bumi (migas) menjadi tolak ukur utama kinerja industri hulu migas karena langsung mempengaruhi penerimaan negara. Lifting migas adalah produksi migas yang siap jual. Besaran lifting ini bisa berbeda dengan besaran produksi karena tidak semua produksi migas yang baru keluar dari dalam bumi bisa langsung dijual. Dalam beberapa kasus, produksi migas masih harus diproses atau diangkut sebelum menjadi lifting. Istilah lifting juga kerap dipakai untuk menggambarkan proses penyerahan migas dari produsen kepada pembeli. Pada proses inilah penerimaan negara dari kegiatan hulu migas terealisasi.

Tujuan Training Lifting Migas

  1. Peserta dapat memahami pentingnya lifting migas
  2. Dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam ruang lingkup lifting migas
  3. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan

 

Materi Training Lifting Migas

  1. Konsep dasar lifting migas
  2. Karakteristik pekerjaan barang dan jasa di industri pertambangan dan migas
  3. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja/Dasar-dasar k3
  4. Penentuan dan perumusan kontrak perjanjian jual-beli migas
  5. Pengawasan pada teknislifting
  6. Sistem Monitoring Volume Lifting Minyak dan Gas Bumi
    1. Sistem Monitoring Lifting Online Berbasis Web
    2. Sistem Monitoring Lifting Online Realtime
  1. Studi Kasus

Oil and Gas Surface Production Operation

Deskripsi Training Oil and Gas Surface Production Operation

Usaha produksi oil dan gas merupakan bisnis yang memerlukan suatu keahlian tersendiri dan spesifik. Sumber daya manusia dan teknologi yang digunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Pengetahuan penggunaan teknologi akan mempengaruhi kinerja dalam bisnis ini. Pengetahuan yang menjadi dasar adalah ilmu perminyakan dan prakteknya yang tidak hanya berisi pengenalan mengenai petroleum engineering tetapi mempelajari secara dalam dan fokus pada pendekatan field dan aplikasinya, exercises, masalah-masalah yang ada, serta keselamatan kerja.

Fasilitas surface dalam perusahaan migas juga merupakan salah satu bagian yang menentukan tinggi rendahnya jumlah produksi perusahaan. Sehingga perlu dicermati dari berbagai sisi termasuk di dalamnya penggunaan, perawatan, maupun troubleshooting yang cermat sehingga jika terjadi satu kasus tertentu tidak akan berpengaruh signifikan terhadap perubahan nilai produksi perusahaan.

 

Tujuan Training Oil and Gas Surface Production Operation

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami sifat fisik dan sifat fase crude oil dan natural gas dalam operasi produksi.
  2. Memahami proses perlakuan dan pengkondisian produksi sumur untuk memenuhi permintaan atau produk akhir yang dihasilkan.
  3. Memahami berbagai peralatan yang digunakan untuk proses, treatment, transportasi, dan penyimpanan fluida produksi.
  4. Memahami dasar-dasar pencegahan, minimalisasi hambatan tekan di pipelines, katup, bejana tekan, separator, pompa, kompressor dan peralatan teknis lainnya.
  5. Mengenali proses dan peralatan yang digunakan untuk mengelola acid gas, pengukuran volume dan peralatan material.
  6. Mengenali peralatan yang ditempatkan di bawah tanah, di permukaan, anjungan lepas pantai, ataupun dasar laut.

 

Materi Training Oil and Gas Surface Production Operation

  1. Sifat fluida terproduksi
  2. Sistem keselamatan
  3. Katup, flowlines, manifolds, dan gathering system
  4. Peralatan mekanis: pompa, kompressor, pemanas, bejana tekan, tangki penyimpanan, dan peralatan lain
  5. Field gas separation, compression & field processing, oil & water separation and treatment
  6. Pengukuran fluids dan instrumentasi
  7. Gathering & processing facilities and acid handling
  8. Corrosion control, Hydrate, Paraffin, Asphaltenes, Scale Prevention and Treatment

Project Management For Oil And Gas

Deskripsi Training Project Management For Oil And Gas

Menjalankan industri minyak dan gas yang sukses membutuhkan perpaduan antara aplikasi teknologi, pengetahuan bisnis dan orang-orang yang terampil. Pengetahuan mengenai ekplorasi dan teknologi produksi juga sangat penting untuk memperkuat efektivitas didukung dengan manajemen proyek yang tepat. Manajemen proyek minyak dan gas mencakup prinsip-prinsip dan penerapan manajemen proyek untuk usaha hulu minyak dan gas. Tugas manajer manajemen proyek adalah membuat keputusan bisnis terbaik, yaitu keputusan yang mengarah pada biaya proyek terendah dengan tetap memnuhi semua produksi atau tujuan eksplorasi.

 

Tujuan Training Project Management For Oil And Gas

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer

 

Materi Training Project Management For Oil And Gas

  1. Pengantar manajemen proyek industri minyak dan gas
  2. Proses manajemen proyek industri minyak dan gas
  3. Ruang liingkup manajemen proyek di industri minyak dan gas
  4. Alat-alat penjadwalan
  5. Sumber daya tenaga kerja
  6. Manajemen resiko proyek
  7. Continues Improvement dan manajemen kualitas dalam proyek
  8. Metode-metode penilaian investasi proyek
  9. Manajemen tim proyek
  10. Penggunaan software komputer
  11. Studi Kasus

NODAL ANALYSIS

Deskripsi Training NODAL ANALYSIS

Sistem produksi yang diimplementasikan menandakan bahwa ketidakcocokan atau kekurangan pada salah satu komponen dari proses produksi minyak dan gas akan mempengaruhi keberhasilan produksi secara keseluruhan. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat analisa yang dapat mengintegrasikan persoalan produksi dalam satu kesatuan pengamatan yang dapat merekomendasikan solusi secara integral. Salah satu alat tersebut adalah nodal analisis. Nodal mengidentifikasikan terjadinya bottleneck pada proses produksi, ia juga mampu memeriksa keseluruhan desain aliran fluida yang dapat mengefesiensi proses produksi, dan lain-lain yang apabila dikolaborasikan dengan alat analisa lain akan sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan perfomansi produksinya.

Tujuan Training NODAL ANALYSIS

Setelah mengikuiti trainin ini diharapkan peserta dapat :

  1. Mengetahui secara mendasar mengenai teknik optimasi produksi minyak dan gas dengan menguasai analisa Nodal (Nodal analysis)
  2. Memberikan kecakapan problem solving dalam meningkatkan optimasi produksi minyak dan gas

Materi Training NODAL ANALYSIS

  1. Ruang lingkup dan peranan penerapan nodal analysis dalam optimasi produksi minyak dan gas
  2. Introduction nodal analysis
  3. Productivity index dan Pengaruhnya
  4. Oil and Gas Well Flow Equations
  5. Fluid Flow in Pipes and Restrictions
  6. Effects of variables on well & pipeline performance
  7. Aplikasi nodal untuk perancangan dan pembangunan sumur baru
  8. Modeling sumur existing dengan analisa nodal
  9. Simulasi/ prediksi Perfomansi Sumur ke Depan
  10. Pengenalan Software Nodal
  11. Desain Artifial lift system menggunakan software Nodal
  12. Studi kasus penerapan nodal analysis

CSMS IN OIL AND GAS INDUSTRI

Deskripsi Training CSMS in Oil and Gas Industri

Dalam menerima perusahaan kontraktor, perusahaan perlu melaksanakan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja terutama bagi perusahaan yang bergerak di pertambangan minyak dan gas. Hal tersebut penting karena bahan baku, proses operasional dan program evaluasi yang dikerjakan oleh pihak ketiga (kontraktor) dapat mempengaruhi kinerja dan reputasi dari perusahaan induk. Oleh sebab itu, baik supplier ataupun kontraktor perlu untuk membekali diri dengan CSMS agar memiliki keunggulan standar sebagai persyaratan lolos kualifikasi tender yang dilakukan oleh perusahaan penyedia. Di sisi lain, perusahaan pertambangan minyak dan gas perlu penerapan total dari perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja agar angka kecelakaan yang terjadi dapat diminimalkan. Semakin ketat desain sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja diberlakukan oleh pihak kontraktor dan supplier maka akan semakin besar peluang perusahaan akan dipercaya.

Tujuan Training CSMS in Oil and Gas Industri

  1. Memahami dalam mengelola CSMS di perusahaan pertambangan minyak dan gas
  2. Memberikan ketrampilan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam masa seleksi berdasarkan CSMS

MATERI TRAINING CSMS IN OIL AND GAS INDUSTRI

  1. Ruang lingkup, definisi dan peranan CSMS bagi perusahaan pertambangan minyak dan gas serta kontraktor dan supplier
  2. Prinsip dasar dan fungsi CSMS
  3. Risk Assessment dalam CSMS
  4. Pre-Qualification proses dalam CSMS
  5. Selection criteria and measurement dalam CSMS
  6. Job activity and evaluation berdasar CSMS
  7. Tahapan-tahapan penerapan CSMS
  8. Regulasi dan standar internasional dan nasional dalam CSMS
  9. Best practice penerapan CSMS

CO2 REMOVAL

ABSTRAK CO2 REMOVAL

With increasing demands to natural gas in Indonesia, sour gases are being tapped for utilization after purification. But, the natural gas that is transported to the fuel market must meet legal and safety requirements; it must be non-toxic, non-corrosive and safe to environment. For that reasons, gas conditioning or specifically gas treating is a very important step in gas processing scheme. CO2 is  removed to certain level through a gas sweetening process. There are many processes available. The amines (MEA, DEA, MDEA) are the most popular solutions and thus commonly used in many fields.

OUTLINE CO2 REMOVAL

  1. Pendahuluan: pemilihan metoda CO2 removal dan pemilihan absorbent.
  2. Keseimbangan dan kinetika reaksi CO2-absorben
  3. Dasar-dasar proses CO2 removal
    • Physical Solvent Process dan Solid (dry) Process
    • Polymetric membrane process
  1. Tinjauan parameter operasi peralatan CO2 removal
    • Absorber dan stripper
    • Menara distilasi
  1. Pengoperasian menara absorber, adsorber dan distilasi:
    • Setting suhu, tekanan dan kecepatan aliran
    • Pengumpanan bahan, pengambilan hasil atas & bawah
    • Troubleshooting

Chemical Control in Industry

ABSTRACK

Chemicals have become a part of our life, sustaining many of our activities, preventing and controlling many diseases, increasing agricultural productivity. However one can not ignore that many of these chemicals may, especially if not properly used, endanger our health and poison our environment. It has been estimated that approximately one thousand new chemicals come onto the market every year, and
about 100.000 chemical substances are used on a global scale.
These chemicals are usually found as mixtures in commercial products. One to two million such products or trade names exists in most industrialized countries. More substances and rising production mean more storage, transport, handling, use and disposal of chemicals. The whole lifecycle of a chemical should be considered when assessing its dangers and benefits.
The environment may be affected, chemicals may pollute the air we breathe, the water we drink, and the food we eat. They may have entered into forests and lakes, destroying wildlife and changing the ecosystems. Chemicals are not all of equal concern. The assessment of health risks of chemical substances is a continuous process where information of the chemical hazards is made available through a variety of
sources. Remember: chemicals have power, and that is why they have become an important part of our life. Respect that power and handle them with care.



OUTLINE TRAINING CHEMICAL CONTROL

  1. Chemical Health Risk Assessment
  2. Chemical Controlling Workplace Exposure
  3. Hazard Communication
  4. Substitution, Isolation, Ventilation
  5. Housekeeping and Spill Clean Out
  6. Personal Protective Equipment (PPE)
  7. Chemical Sampling (Air & Wipe)
  8. Health Surveillance

CORROSION MANAGEMENT

TRAINING BACKGROUND CORROSION MANAGEMENT

This course will cover the main causes of corrosion in upstream oil and gas operations, as well as monitoring and mitigation methods. The various corrosion mechanisms give rise to a number of different forms of corrosion damage which will all be considered. Participants will estimate the corrosivity of a given environment through analysis of the chemical and physical characteristics of the system. You will review approaches to selecting materials and coatings for corrosion resistance for different conditions and applications, including the use of NACE. You will be introduced to CP surveys, selecting the CP system type, estimating current requirements and the design principles of simple cathodic protection systems. There will be opportunity to select and utilize corrosion inhibitors for different systems and you will learn how to select and apply corrosion monitoring techniques to create an integrated monitoring program. The course content is based on a field facilities engineering point of view as opposed to a more narrowly specialized corrosion engineering or chemistry viewpoint. This course provides an appropriate balance of necessary theory and practical applications to solve/mitigate corrosion related problems.

 

TRAINING OUTCOME CORROSION MANAGEMENT

After completion of the course, participant will understand about

  1. The basics of corrosion chemistry
  2. The main corrosion mechanisms occurring in oil and gas production/processing systems
  3. The different types of damage caused by corrosion
  4. Materials selection for corrosion prevention
  5. Some methods for conducting cathodic protection (CP) surveys
  6. Items to consider in corrosion inhibitor selection
  7. Key advantages and disadvantages of the various corrosion monitoring methods
  8. Where the main locations of corrosion concern occur within oil production systems, gas processing facilities (including amine units), and water injection systems

WHO SHOULD ATTEND THIS TRAINING?:

Managers, engineers, chemists, and operators needing to understand corrosion and its control management in oil and gas production and processing.

TRAINING MATERIAL OUTLINE CORROSION MANAGEMENT

  1. Fundamentals of corrosion theory
  2. Major causes of corrosion (O2, CO2, H2S, microbiologically influenced corrosion)
  3. Forms of corrosion damage
  4. Materials selection
  5. Protective coatings & linings
  6. Cathodic protection
  7. Corrosion inhibitors
  8. Corrosion monitoring and inspection
  9. Corrosion in gas processing facilities
  10. Corrosion in water injection systems
  11.  Corrosion management strategy and life-cycle costs

ARTIFICIAL LIFT UNTUK PRODUKSI MINYAK

Deskripsi Artificial lift 

Kemampuan dari reservoir sumur minyak dalam mengangkut fluida ke permukaan akan terus berkurang sejalan dengan waktu. Titik waktu reservoir mengalami kesulitan untuk mengangkut fluida ke atas maka disaat itulah perusahaan pertambangan minyak dan gas membutuhkan articial lift (pengangkutan/ sembur buatan) dalam proses produksinya untuk tetap menjaga laju ketersedian minyak tetap konstan. Artificial lift juga digunakan untuk sumur yang memang pada dasarnya hanya memiliki kemampuan produksi yang kecil, sehingga untuk menaikkan tingkat produksinya maka dibuatkanlah artificial lift pada sumur tersebut.

Pemilihan yang tepat pada beberapa alternatif metode artificial lift akan membantu perusahaan untuk efektif dan efesien dalam melanjutkan proses produksinya. Ketepatan tersebut tentunya didukung dari identifikasi yang akurat pada kondisi reservoir sumur, data historis perfomance reservoir dan lain-lain. Oleh sebab itulah perusahaan perlu mengetahui dan memahami persoalan ini secara mendasar dari mulai identifikasi persoalan, pemilihan alternatif tindakan, instalasi peralatan dari metode yang dipilih hingga evaluasi dari alternatif yang dipilih tersebut sehingga perusahaan memiliki sistem kerja yang handal dan tepat.

Tujuan Training Artificial lift

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi melakukan artificial lift di reservoir sumur pertambangan
  2. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan
  3. Memilih metode yang tepat untuk diimplementasikan pada reservoir minyak sebagai jawaban dari persoalan kesulitan pengangkutan hidrokarbon

Materi Training Artificial lift

  1. Kapan dan mengapa menggunakan artificial lift?
  2. Identifikasi dan interpretasi data kondisi sumur
  3. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Gas Lifting
  4. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Sucker Rod Pumping
  5. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Subsurface Electrical Pumping
  6. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Jet Pump
  7. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Progressive Cavity Pump
  8. Peralatan yang dibutuhkan dari setiap alternatif metode artificial lift
  9. Perencanaan dan Manajemen Proyek dari instalasi artificial lift
  10. Evaluasi kebijakan
  11. Studi kasus persoalan artificial lift

Handle Drilling Problem

Deskripsi Training Handle Drilling Problem

Proses pengeboran terbilang cukup kompleks sehingga perusahan perminyakan dan gas bumi membutuhkan pekerja yang mampu menangani berbagai persoalan yang mungkin ditimbulkan dari proses pengeboran. Mulai dari perancangan, pengadaan, instalasi, proses operasi, perawatan, hingga evaluasi sistem pengeboran. Setiap proses tersebut memiliki potensi persoalan yang dapat menyulitkan proses bisnis perusahaan bila tidak ditangani dengan manajerial yang baik.  Oleh sebab itulah, perusahaan perlu membekali karyawannya dengan penguasaan kompetensi dan kualifikasi kerja yang dapat menangani, bahkan mencegah berbagai persoalan yang mungkin terjadi pada proses pengeboran. Mengetahui berbagai alternatif strategi untuk menyelesaikan persoalan di lapangan juga akan dapat memperkaya khazanah pemikiran perusahaan dan pekerja (knowledge management) dalam menangani permasalahan dengan baik.Tujuan

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami  berbagai potensi persoalan yang dapat terjadi pada proses pengeboran (drilling)
  2. Mengidentifikasi persoalan dan merancang solusi dari persoalan tersebut

Materi Training Handle Drilling Problem

  1. Ruang lingkup persoalan drilling (pengeboran)Pemetaan berbagai aspek persoalan drilling
  2. Peraturan tambang Migas dan panas bumi
  3. Penerapan K3 dan sistem identifikasi bahaya di tempat kerja pengeboran
  4. Proteksi bahaya kebakaran di wilayah kerja
  5. Sistem proteksi dini semburan liar (blowout preventation system)
  6. Maintenance peralatan drilling
  7. Mengoperasikan dan maintenance pompa lumpur
  8. Persoalan pengeboran inti (conventional coring)
  9. Disain dan persoalan pipa selubung (casing) dan penyemenan
  10. Mengoperasikan sistem peralatan pengangkat (hoisting system), peralatan putar (rotating system), dan peralatan sirkulasi (circulating  system) yang ada pada drilling rig
  11. Studi kasus penyelesaian persoalan di sektor pengeboran

Deepwater Drilling Design and Operation

Deskripsi Training Deepwater Drilling Design and Operation

In drilling oil and gas wells in the water to avoid the riser conventionally includes taking drilling mud back at the mudline and pumping in surface requires concepts, processes, equipment, technology should be used for Drilling Engineering Methods and apparatus that good will overcome engineering problems conventional drilling by moving the baseline for measuring the pressure gradient from sea level to mudline. This course has also been designed to overcome the problems and challenges of deepwater drilling. Participants will be expected to know a lot of common conventional drilling technology.

Tujuan Training Deepwater Drilling Design and Operation

After completion of this training, helps participants to understand the technology, concepts, processes and equipment to drill deepwater oil and gas wells

 

Materi Training Deepwater Drilling Design and Operation

  1. Introduction of Deepwater Drilling
  2. Deepwater Drilling Principles
  3. Deepwater Drilling Operation
  4. Location and Geology Deepwater Drilling
  5. Overburden removal and Compaction
  6. Pores and fractures
  7. Operations Planning
  • metocean and Flow
  • Rig Selection
  • Places where maintenance
  • Open water
  • Conductor
  1. BOP System
  2. Drilling Riser System
  3. Deepwater Drilling Tools
  4. Drilling challenge
  5. Shallow Hazards
  6. Dual Gradien drilling and MPD
  7. Resolution
  8. Case and Study

 

Metallurgy for Non Metallurgist

Deskripsi Training Metallurgy for Non Metallurgist

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman umum terhadap dasar-dasar ilmu logam dan aplikasinya di industri. Sebagai pelaku industri yang berlatar belakang non-metalurgi, pelatihan ini akan memberikan bekal untuk berinteraksi dengan tim kerja secara lebih efektif dalam bidang yang berkaitan dengan metalurgi dan ilmu bahan.

 

Materi Training Metallurgy for Non Metallurgist

  • Pengantar Ilmu Bahan: tipe bahan dan sifat-sifatnya, struktur atom, ikatan dan susunan, microstructure, padatan crystalline dan non-crytalline, bahan metalik (ferrous and non ferrous)
  • Tools of Metallurgist: pengukuran temperatur dan sifat termal bahan, tes sifat mekanik bahan (hardness, abrasion, tensile, fatigue, and creep, non-destructive testing).
  • Phase Diagram: solidification & casting processes
  • Ferrous Alloys: carbon steel, alloy steel, cast iron, stainless steel
  • Non Ferrous Alloys : Al-alloys, Mg-alloys, Cu-Alloys, refractory metals

OIL AND GAS PRODUCTION OPERATION

DESKRIPSI:

Usaha produksi oil & gas merupakan bisnis yang memerlukan keahlian tersendiri dan spesifik. SDM dan teknologi yang digunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Pengetahuan penggunaan teknologi akan mempengaruhi kinerja dalam bisnis ini. Pengetahuan dasar mengenai ilmu perminyakan dan prakteknya yang tidak hanya berisi pengenalan mengenai petroleum engineering tetapi mempelajari secara dalam dan fokus pada pendekatan field dan aplikasinya, exercises, problematika yang ada, serta masalah keamanan dan keselamatan kerja. Fasilitas surface dalam perusahaan migas juga merupakan salah satu bagian yang menentukan tinggi rendahnya jumlah produksi perusahaan sehingga perlu dicermati dari berbagai sisi termasuk di dalamnya penggunaan, maintenance, maupun troubleshooting yang tepat sehingga jika terjadi satu kasus tertentu tidak akan berpengaruh signifikan terhadap perubahan nilai produksi perusahaan.



TUJUAN:

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat:

Memahami sifat fisik dan sifat fase crude oil dan natural gas dalam operasi produksi

Memahami proses perlakuan dan pengkondisian produksi sumur untuk memenuhi permintaan atau produk akhir yang dihasilkan

Memahami peralatan-peralatan yang digunakan untuk proses, treatment, transportasi, dan penyimpanan fluida produksi

Memahami dasar-dasar pencegahan, minimalisir hambatan tekan di pipelines, valve, bejana tekan, separator, pump, compressor dan peralatan teknis lainnya

Mengenali proses dan peralatan yang digunakan untuk mengelola acid gas, pengukuran volume dan peralatan material

Mengenali peralatan yang ditempatkan



MATERI:

Onshore Oil & Gas Production Systems

Offshore Oil & Gas Production Systems

Sifat Fluida Terproduksi

Sistem Keselamatan

Valves, Flowlines, Manifolds, dan Gathering System

Peralatan Mekanis: Pumps, Compressor, Pemanas, Bejana Tekan, Tangki Penyimpanan, dll

Water and Hydrocarbon Separation

Hydrocarbon Fluid Mixture and its Composition

Crude Oil, Condensate and Natural Gas Liquids

Produced Water Treatment and Disposal

Crude Oil Processing Operations and Facilities

Dehydration of Crude Oil

Desalting of Crude Oil

Stabilization and Sweetening

Oil Transportation through Pipeline and Pumping Operation

Field Gas Separation, Compression & Field Processing, Oil & Water Separation and Treatment

Pengukuran Fluids dan Instrumentasi

Gathering & Processing Facilities and Acid Handling

Gas Processing Operations and Facilities

Gas-field Operations and Facilities

Gas Mixture and Gas Composition

Gas Properties and Specification for Sales

Gas Dehydration and Sweetening

Separation of Hydrocarbon Components

Processing Operations and Equipment

Dehydration and Prevention of Hydrate

Gas Sweetening

Gas Compression and Transmission through Pipeline

LPG Production Operations

LPG Production Principle and Operations

LPG Storage Facilities

LPG Handling and Transportation

LNG Production Operations

LNG Production Principle and Operations

LNG Storage Facilities

LNG Handling and Transportation

Basic Economics of Onshore & Offshore Oil & Gas Production

Oil & Gas Price and Basic of Economics Calculation

Oil & Gas Project Developments and Maintenance

Oil & Gas for Internal Use, Gas Lift and Combustion for Power Generating

Corrosion Control, Hydrate, Paraffin, Asphaltenes, Scale Prevention and Treatment

PTK 007 Revisi 3

Description Training PTK 007 Revisi 3

Pengadaan barang dan jasa merupakan proses  vital dalam aktivitas perusahaan karena secara rata rata menyerap dana  lebih dari  50%  anggaran total perusahaan. Kesuksesan pengadaaan  dan pembelian sangat dipengaruhi oleh strategi yang digunakan dalam pemilihan supplier, proses pengiriman dan proses administrasinya. strategi pengadaan  dapat didefinisikan sebagai suatu inisiatif yang direncanakan untuk mengoptimalkan pembelanjaan dengan memilih pemasok yang dapat menciptakan peningkatan pengetahuan dan nilai lebih dalam hubungan pelanggan-pemasok.

PTK 007 Revisi III/2015 adalah tentang Pedomana Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa untuk seluruh KKKS di linhkungan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Outline Training PTK 007 Revisi 3

  • BAB I      : Umum
  • BAB II     : Kewenangan dan Pengawasan
  • BAB III   : Pengutamaan Penggunaan Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri
  • BAB IV   : Strategi Pengadaan
  • BAB V     : Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB VI   : Pelaku Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB VII : Harga Perhitungan Sendiri/Owner Estimate
  • BAB VIII : Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB IX   : Jaminan
  • BAB X     : Mekanisme Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB XI   : Tahapan dan Tata Cara Pelelangan Umum
  • BAB XII : Kontrak
  • BAB XIII : Penilaian Kinerja Dan Pengawasan KKKS
  • BAB XIV : Pengelolaan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB XV : Pelaporan Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB XVI : Penutup

Project Management For Oil and Gas

Deskripsi Training Project Management For Oil and Gas

Menjalankan industri minyak dan gas yang sukses membutuhkan perpaduan antara aplikasi teknologi, pengetahuan bisnis dan orang-orang yang terampil. Pengetahuan mengenai ekplorasi dan teknologi produksi juga sangat penting untuk memperkuat efektivitas didukung dengan manajemen proyek yang tepat. Manajemen proyek minyak dan gas mencakup prinsip-prinsip dan penerapan manajemen proyek untuk usaha hulu minyak dan gas. Tugas manajer manajemen proyek adalah membuat keputusan bisnis terbaik, yaitu keputusan yang mengarah pada biaya proyek terendah dengan tetap memnuhi semua produksi atau tujuan eksplorasi.

 

Tujuan Training Project Management For Oil and Gas

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer

Materi Training Project Management For Oil and Gas

  1. Pengantar manajemen proyek industri minyak dan gas
  2. Proses manajemen proyek industri minyak dan gas
  3. Ruang liingkup manajemen proyek di industri minyak dan gas
  4. Alat-alat penjadwalan
  5. Sumber daya tenaga kerja
  6. Manajemen resiko proyek
  7. Continues Improvement dan manajemen kualitas dalam proyek
  8. Metode-metode penilaian investasi proyek
  9. Manajemen tim proyek
  10. Penggunaan software komputer
  11. Studi Kasus

GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

DESKRIPSI TRAINING  

Menurut data yang dilansir oleh Badan Geologi, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi energi geothermal terbesar di dunia sebesar 40 persen. Data tersebut seharusnya mampu dimanfaatkan oleh perusahaan untuk dapat membangun instalasi pembangkit listrik yang berbasis pada geothermal. Untuk mencapai itu, perusahaan perlu mengerti terlebih dahulu bagaimana sistem manajemen operasional yang tepat, efektif dan efisien dalam mengeksplorasi geothermal sebagai energi sehingga investasi yang dikeluarkan tidak terbuang percuma. Selain itu, perkembangan teknologi terbarukan memungkinkan perusahaan untuk memilih berbagai peralatan inti dan penunjang yang dapat diinstalasi di pembangkitan listrik sehingga perusahaan dapat menghemat pengeluaran secara signifikan. Pada training ini, perusahaan akan memiliki banyak pengetahuan baik itu yang mendasar maupun yang sedang berkembang saat ini dalam pembangkitan listrik berbasis geothermal mulai dari eksplorasi hingga evaluasi operasi yang dijalankan oleh perusahaan.

TUJUAN GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai sistem dan teknologi geothermal sebagai pembakit listrik
  2. Memahami mengenai perencanaan dan perancangan fasilitas pembangkit listrik geothermal
  3. Memahami  tata kelola yang tepat dalam menjalankan operasi geothermal

Materi GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

  1. Definisi, sistem dan perbedaan panas bumi (geothermal) dengan sumber energi lain
  2. Komponen geothermal sebagai solusi energi
  3. Studi kelayakan dan analisa investasi geothermal
  4. Survey dan ekspolarasi proyek geothermal
  5. Standar dan regulasi pembangunan pembangkit listrik geothermal
  6. Fluida pada proses operasi geothermal
  7. Fasilitas inti dan pendukung dari pembangkit listrik geothermal
  8. Penentuan daya listrik
  9. Best practice pembangunan pembangkit listrik geothermal

CSMS in Oil and Gas Industri

Deskripsi Training CSMS in Oil and Gas Industri

Dalam menerima perusahaan kontraktor, perusahaan perlu melaksanakan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja terutama bagi perusahaan yang bergerak di pertambangan minyak dan gas. Hal tersebut penting karena bahan baku, proses operasional dan program evaluasi yang dikerjakan oleh pihak ketiga (kontraktor) dapat mempengaruhi kinerja dan reputasi dari perusahaan induk. Oleh sebab itu, baik supplier ataupun kontraktor perlu untuk membekali diri dengan CSMS agar memiliki keunggulan standar sebagai persyaratan lolos kualifikasi tender yang dilakukan oleh perusahaan penyedia. Di sisi lain, perusahaan pertambangan minyak dan gas perlu penerapan total dari perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja agar angka kecelakaan yang terjadi dapat diminimalkan. Semakin ketat desain sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja diberlakukan oleh pihak kontraktor dan supplier maka akan semakin besar peluang perusahaan akan dipercaya.

Tujuan Training CSMS in Oil and Gas Industri

  1. Memahami dalam mengelola CSMS di perusahaan pertambangan minyak dan gas
  2. Memberikan ketrampilan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam masa seleksi berdasarkan CSMS

MATERI TRAINING CSMS IN OIL AND GAS INDUSTRI

  1. Ruang lingkup, definisi dan peranan CSMS bagi perusahaan pertambangan minyak dan gas serta kontraktor dan supplier
  2. Prinsip dasar dan fungsi CSMS
  3. Risk Assessment dalam CSMS
  4. Pre-Qualification proses dalam CSMS
  5. Selection criteria and measurement dalam CSMS
  6. Job activity and evaluation berdasar CSMS
  7. Tahapan-tahapan penerapan CSMS
  8. Regulasi dan standar internasional dan nasional dalam CSMS
  9. Best practice penerapan CSMS

ANALISA PELUMASAN

Deskripsi Training Analisa Pelumasan

Dalam pemeliharaan dan perawatan mesin sistem pelumasan sangat diperhatikan terutama untuk masalah gerak, gesekan dan panas. Jika pelumasan tidak diperhatikan dengan baik maka kan menimbulkan keausan dalam mesin serta pemuaian suhu pada bagian yang bergesekan. Pelumasan juga berfungsi untuk mendinginkan mesin sehingga tidak terlalu panas dalam beroperasi juga dapat mencegah terjadinya perkaratan pada mesin. Sehingga Training ini akan menjelaskan bagaimana menganalisa pelumasan mesin yang baik untuk mendapatkan kinerja mesin dengan optimal

Tujuan Training Analisa Pelumasan

  • Memahami prinsip – prinsip pelumasan
  • Memahami proses sampling
  • Dapat menerapkan didalam pekerjaan untuk pelumasan yang baik

Materi Training Analisa Pelumasan

  • Ruang lingkup Sistem Pelumasan
  • Prinsip – Prinsip dasar mekanisme pelumasan
  • Klasifikasi dan Jenis Pelumas
  • Pemilihan Pelumas
  • Sistem pelumasan pada kompones dan peralatan industri
  • Standarisasi dan pengujian teknik pelumas
  • Proses Penggantian Pelumas
  • Metode penilaian kualitas pelumas
  • Case study

BEARING TECHNOLOGY AND ENGINE LUBRICATION SYSTEM

PENDAHULUAN BEARING LUBRICATION AND ENGINE LUBRICATION SYSTEM

Bearing adalah komponen mesin yang mendukung  dan memposisikan  rotor mesin yang bersangkutan pada posisi yang benar. Didukung dengan pelumasan yang tepat, maka Rotor berputar dengan alignment yang benar Mesin terbebas dari vibrasi yang berlebihan Rotor dan stator terhindar dari gesekan yang berlebihan sehingga pasokan daya masih dalam rentang yang  wajar Rotor dan stator  terhindar dari keausan yang berlebihanDengan kondisi tersebut di atas maka peluang terjadinya kegagalan operasi dapat diperkecil.



TUJUAN TRAINING BEARING LUBRICATION AND ENGINE LUBRICATION SYSTEM

Setelah Pelatihan para peserta diharapkan akan lebih :

  1. Memahami parameter-parameter serta pengaruhnya dalam operasi roller bearing dan pelumas (lubricant)
  2. Memahami cara-cara melakukan operasi dan perawatan roller bearing yang tepat
  3. Memahami faktor-faktor penyebab kemerosotan pelumas
  4. Mampu mencari penyebab kegagalan dan cara penanganannya



CAKUPAN MATERI TRAINING BEARING LUBRICATION AND ENGINE LUBRICATION SYSTEM

  1. Fundamental lubrication
  2. Oli : viskositas dan mengukur viscositas, efek temperatur dan tekanan.
  3. Memilih dan menentukan  viskositas
  4. Unsur – unsure Additiv .additive pada gearbox, motor bakar.
  5. Grease consistency
  6. sistem lubrikasi pada pompa
  7. Bagaimana merencanakan program preventive maintenance untuk lubrikasi.
  8. Menentukan interval lubrikasi
  9. Phenomena Vibrasi dan problem yang ditimbulkan oleh pelumas /predictive
  10. Problem troubleshooting yang berhubungan dengan pelumas.
  11. Reliability improvement on lube oil.
  12. Handling and storage pelumas dan Safety

CHEMICAL ENGINEERING FUNDAMENTALS

INTRODUCTION

This training is aimed at non-chemical engineers who need an overview of the function, principles, requirements, and operation of typical chemical process equipment and who need to communicate effectively with chemical / process engineers by gaining a basic understanding of the operational factors and design equations that are used by chemical engineers and how chemical engineering relates to their disciplines.



OUTLINE TRAINING CHEMICAL ENGINEERING FUNDAMENTALS

  1. Pengantar Proses Industri Kimia
  2. Konsep Neraca Massa
  3. Pipa dan Pemipaan
  4. Proses dan Alat Perpindahan Panas
  5. Cooling Tower dan Prinsip Kerja
  6. Menara Destilasi dan Cara Destilasi
  7. Absorber – stripper Unit CO2,H2S Removal
  8. Tangki dan Bejana Tekan
  9. Troubleshooting

OILFIELD CHEMICAL CONTROL

Tujuan Training Oilfield Chemical Control

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan dan mengembangkan kesadaran akan pengelolan ladang perminyakan melalui penanganan bahan kimia . Karena didalam oilfield yang sering terjadi adalah terjadinya korosi. Sehingga bagaimana cara untuk mengendalikan korosi. Dan memahami jenis – jenis inhibitor , molekul utama , paket pelarut , aspek kimia formulasi.

 

Materi Training Oilfield Chemical Control

  1. Pengantar Oilfield Chemical
  2. Prinsip – prinsip Oilfield Chemical
  3. Korosi
  4. Biaya Korosi
  5. Dampak terhapap keamanan dan lingkungan
  6. Faktor yang mempengaruhi korosi
  7. Aspek pemantauan korosi
  8. Aspek Pengendalian
  9. Case dan Studi

Handle Drilling Problem

Deskripsi Training Handle Drilling Problem

Proses pengeboran terbilang cukup kompleks sehingga perusahan perminyakan dan gas bumi membutuhkan pekerja yang mampu menangani berbagai persoalan yang mungkin ditimbulkan dari proses pengeboran. Mulai dari perancangan, pengadaan, instalasi, proses operasi, perawatan, hingga evaluasi sistem pengeboran. Setiap proses tersebut memiliki potensi persoalan yang dapat menyulitkan proses bisnis perusahaan bila tidak ditangani dengan manajerial yang baik.  Oleh sebab itulah, perusahaan perlu membekali karyawannya dengan penguasaan kompetensi dan kualifikasi kerja yang dapat menangani, bahkan mencegah berbagai persoalan yang mungkin terjadi pada proses pengeboran. Mengetahui berbagai alternatif strategi untuk menyelesaikan persoalan di lapangan juga akan dapat memperkaya khazanah pemikiran perusahaan dan pekerja (knowledge management) dalam menangani permasalahan dengan baik.Tujuan

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami  berbagai potensi persoalan yang dapat terjadi pada proses pengeboran (drilling)
  2. Mengidentifikasi persoalan dan merancang solusi dari persoalan tersebut

Materi Training Handle Drilling Problem

  1. Ruang lingkup persoalan drilling (pengeboran)Pemetaan berbagai aspek persoalan drilling
  2. Peraturan tambang Migas dan panas bumi
  3. Penerapan K3 dan sistem identifikasi bahaya di tempat kerja pengeboran
  4. Proteksi bahaya kebakaran di wilayah kerja
  5. Sistem proteksi dini semburan liar (blowout preventation system)
  6. Maintenance peralatan drilling
  7. Mengoperasikan dan maintenance pompa lumpur
  8. Persoalan pengeboran inti (conventional coring)
  9. Disain dan persoalan pipa selubung (casing) dan penyemenan
  10. Mengoperasikan sistem peralatan pengangkat (hoisting system), peralatan putar (rotating system), dan peralatan sirkulasi (circulating  system) yang ada pada drilling rig
  11. Studi kasus penyelesaian persoalan di sektor pengeboran

ARTIFICIAL LIFT UNTUK PRODUKSI MINYAK

Deskripsi Artificial lift

Kemampuan dari reservoir sumur minyak dalam mengangkut fluida ke permukaan akan terus berkurang sejalan dengan waktu. Titik waktu reservoir mengalami kesulitan untuk mengangkut fluida ke atas maka disaat itulah perusahaan pertambangan minyak dan gas membutuhkan articial lift (pengangkutan/ sembur buatan) dalam proses produksinya untuk tetap menjaga laju ketersedian minyak tetap konstan. Artificial lift juga digunakan untuk sumur yang memang pada dasarnya hanya memiliki kemampuan produksi yang kecil, sehingga untuk menaikkan tingkat produksinya maka dibuatkanlah artificial lift pada sumur tersebut.

Pemilihan yang tepat pada beberapa alternatif metode artificial lift akan membantu perusahaan untuk efektif dan efesien dalam melanjutkan proses produksinya. Ketepatan tersebut tentunya didukung dari identifikasi yang akurat pada kondisi reservoir sumur, data historis perfomance reservoir dan lain-lain. Oleh sebab itulah perusahaan perlu mengetahui dan memahami persoalan ini secara mendasar dari mulai identifikasi persoalan, pemilihan alternatif tindakan, instalasi peralatan dari metode yang dipilih hingga evaluasi dari alternatif yang dipilih tersebut sehingga perusahaan memiliki sistem kerja yang handal dan tepat.

Tujuan Training Artificial lift

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi melakukan artificial lift di reservoir sumur pertambangan
  2. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan
  3. Memilih metode yang tepat untuk diimplementasikan pada reservoir minyak sebagai jawaban dari persoalan kesulitan pengangkutan hidrokarbon

Materi Training Artificial lift

  1. Kapan dan mengapa menggunakan artificial lift?
  2. Identifikasi dan interpretasi data kondisi sumur
  3. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Gas Lifting
  4. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Sucker Rod Pumping
  5. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Subsurface Electrical Pumping
  6. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Jet Pump
  7. Kerangka kerja dan evaluasi dari alternatif Progressive Cavity Pump
  8. Peralatan yang dibutuhkan dari setiap alternatif metode artificial lift
  9. Perencanaan dan Manajemen Proyek dari instalasi artificial lift
  10. Evaluasi kebijakan
  11. Studi kasus persoalan artificial lift

CORROSION MANAGEMENT

TRAINING BACKGROUND CORROSION MANAGEMENT

This course will cover the main causes of corrosion in upstream oil and gas operations, as well as monitoring and mitigation methods. The various corrosion mechanisms give rise to a number of different forms of corrosion damage which will all be considered. Participants will estimate the corrosivity of a given environment through analysis of the chemical and physical characteristics of the system. You will review approaches to selecting materials and coatings for corrosion resistance for different conditions and applications, including the use of NACE. You will be introduced to CP surveys, selecting the CP system type, estimating current requirements and the design principles of simple cathodic protection systems. There will be opportunity to select and utilize corrosion inhibitors for different systems and you will learn how to select and apply corrosion monitoring techniques to create an integrated monitoring program. The course content is based on a field facilities engineering point of view as opposed to a more narrowly specialized corrosion engineering or chemistry viewpoint. This course provides an appropriate balance of necessary theory and practical applications to solve/mitigate corrosion related problems.

 

TRAINING OUTCOME CORROSION MANAGEMENT

After completion of the course, participant will understand about

  1. The basics of corrosion chemistry
  2. The main corrosion mechanisms occurring in oil and gas production/processing systems
  3. The different types of damage caused by corrosion
  4. Materials selection for corrosion prevention
  5. Some methods for conducting cathodic protection (CP) surveys
  6. Items to consider in corrosion inhibitor selection
  7. Key advantages and disadvantages of the various corrosion monitoring methods
  8. Where the main locations of corrosion concern occur within oil production systems, gas processing facilities (including amine units), and water injection systems

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE CORROSION MANAGEMENT

  1. Fundamentals of corrosion theory
  2. Major causes of corrosion (O2, CO2, H2S, microbiologically influenced corrosion)
  3. Forms of corrosion damage
  4. Materials selection
  5. Protective coatings & linings
  6. Cathodic protection
  7. Corrosion inhibitors
  8. Corrosion monitoring and inspection
  9. Corrosion in gas processing facilities
  10. Corrosion in water injection systems
  11.  Corrosion management strategy and life-cycle costs

OIL AND GAS PRODUCTION OPERATION

DESKRIPSI:

Usaha produksi oil & gas merupakan bisnis yang memerlukan keahlian tersendiri dan spesifik. SDM dan teknologi yang digunakan harus mempunyai kualitas yang baik. Pengetahuan penggunaan teknologi akan mempengaruhi kinerja dalam bisnis ini. Pengetahuan dasar mengenai ilmu perminyakan dan prakteknya yang tidak hanya berisi pengenalan mengenai petroleum engineering tetapi mempelajari secara dalam dan fokus pada pendekatan field dan aplikasinya, exercises, problematika yang ada, serta masalah keamanan dan keselamatan kerja. Fasilitas surface dalam perusahaan migas juga merupakan salah satu bagian yang menentukan tinggi rendahnya jumlah produksi perusahaan sehingga perlu dicermati dari berbagai sisi termasuk di dalamnya penggunaan, maintenance, maupun troubleshooting yang tepat sehingga jika terjadi satu kasus tertentu tidak akan berpengaruh signifikan terhadap perubahan nilai produksi perusahaan.



TUJUAN:

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat:

  • Memahami sifat fisik dan sifat fase crude oil dan natural gas dalam operasi produksi
  • Memahami proses perlakuan dan pengkondisian produksi sumur untuk memenuhi permintaan atau produk akhir yang dihasilkan
  • Memahami peralatan-peralatan yang digunakan untuk proses, treatment, transportasi, dan penyimpanan fluida produksi
  • Memahami dasar-dasar pencegahan, minimalisir hambatan tekan di pipelines, valve, bejana tekan, separator, pump, compressor dan peralatan teknis lainnya
  • Mengenali proses dan peralatan yang digunakan untuk mengelola acid gas, pengukuran volume dan peralatan material

Mengenali peralatan yang ditempatkan



MATERI:

  1. Onshore Oil & Gas Production Systems
  2. Offshore Oil & Gas Production Systems
  3. Sifat Fluida Terproduksi
  4. Sistem Keselamatan
  5. Valves, Flowlines, Manifolds, dan Gathering System
  6. Peralatan Mekanis: Pumps, Compressor, Pemanas, Bejana Tekan, Tangki Penyimpanan, dll
  7. Water and Hydrocarbon Separation
  • Hydrocarbon Fluid Mixture and its Composition
  • Crude Oil, Condensate and Natural Gas Liquids
  • Produced Water Treatment and Disposal
  1. Crude Oil Processing Operations and Facilities
  • Dehydration of Crude Oil
  • Desalting of Crude Oil
  • Stabilization and Sweetening
  • Oil Transportation through Pipeline and Pumping Operation
  1. Field Gas Separation, Compression & Field Processing, Oil & Water Separation and Treatment
  2. Pengukuran Fluids dan Instrumentasi
  3. Gathering & Processing Facilities and Acid Handling
  4. Gas Processing Operations and Facilities
  • Gas-field Operations and Facilities
  • Gas Mixture and Gas Composition
  • Gas Properties and Specification for Sales
  1. Gas Dehydration and Sweetening
  • Separation of Hydrocarbon Components
  • Processing Operations and Equipment
  • Dehydration and Prevention of Hydrate
  • Gas Sweetening
  • Gas Compression and Transmission through Pipeline
  1. LPG Production Operations
  • LPG Production Principle and Operations
  • LPG Storage Facilities
  • LPG Handling and Transportation
  1. LNG Production Operations
  • LNG Production Principle and Operations
  • LNG Storage Facilities
  • LNG Handling and Transportation
  1. Basic Economics of Onshore & Offshore Oil & Gas Production
  • Oil & Gas Price and Basic of Economics Calculation
  • Oil & Gas Project Developments and Maintenance
  • Oil & Gas for Internal Use, Gas Lift and Combustion for Power Generating
  1. Corrosion Control, Hydrate, Paraffin, Asphaltenes, Scale Prevention and Treatment



Metallurgy for Non Metallurgist

Deskripsi Training Metallurgy for Non Metallurgist

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman umum terhadap dasar-dasar ilmu logam dan aplikasinya di industri. Sebagai pelaku industri yang berlatar belakang non-metalurgi, pelatihan ini akan memberikan bekal untuk berinteraksi dengan tim kerja secara lebih efektif dalam bidang yang berkaitan dengan metalurgi dan ilmu bahan.

 

Materi Training Metallurgy for Non Metallurgist

  • Pengantar Ilmu Bahan: tipe bahan dan sifat-sifatnya, struktur atom, ikatan dan susunan, microstructure, padatan crystalline dan non-crytalline, bahan metalik (ferrous and non ferrous)
  • Tools of Metallurgist: pengukuran temperatur dan sifat termal bahan, tes sifat mekanik bahan (hardness, abrasion, tensile, fatigue, and creep, non-destructive testing).
  • Phase Diagram: solidification & casting processes
  • Ferrous Alloys: carbon steel, alloy steel, cast iron, stainless steel
  • Non Ferrous Alloys : Al-alloys, Mg-alloys, Cu-Alloys, refractory metals

Deepwater Drilling Design and Operation

Deskripsi Training Deepwater Drilling Design and Operation

In drilling oil and gas wells in the water to avoid the riser conventionally includes taking drilling mud back at the mudline and pumping in surface requires concepts, processes, equipment, technology should be used for Drilling Engineering Methods and apparatus that good will overcome engineering problems conventional drilling by moving the baseline for measuring the pressure gradient from sea level to mudline. This course has also been designed to overcome the problems and challenges of deepwater drilling. Participants will be expected to know a lot of common conventional drilling technology.

Tujuan Training Deepwater Drilling Design and Operation

After completion of this training, helps participants to understand the technology, concepts, processes and equipment to drill deepwater oil and gas wells

 

Materi Training Deepwater Drilling Design and Operation

  1. Introduction of Deepwater Drilling
  2. Deepwater Drilling Principles
  3. Deepwater Drilling Operation
  4. Location and Geology Deepwater Drilling
  5. Overburden removal and Compaction
  6. Pores and fractures
  7. Operations Planning
  • metocean and Flow
  • Rig Selection
  • Places where maintenance
  • Open water
  • Conductor
  1. BOP System
  2. Drilling Riser System
  3. Deepwater Drilling Tools
  4. Drilling challenge
  5. Shallow Hazards
  6. Dual Gradien drilling and MPD
  7. Resolution
  8. Case and Study

CSMS in Oil and Gas Industri

Deskripsi Training CSMS in Oil and Gas Industri

Dalam menerima perusahaan kontraktor, perusahaan perlu melaksanakan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja terutama bagi perusahaan yang bergerak di pertambangan minyak dan gas. Hal tersebut penting karena bahan baku, proses operasional dan program evaluasi yang dikerjakan oleh pihak ketiga (kontraktor) dapat mempengaruhi kinerja dan reputasi dari perusahaan induk. Oleh sebab itu, baik supplier ataupun kontraktor perlu untuk membekali diri dengan CSMS agar memiliki keunggulan standar sebagai persyaratan lolos kualifikasi tender yang dilakukan oleh perusahaan penyedia. Di sisi lain, perusahaan pertambangan minyak dan gas perlu penerapan total dari perlindungan keselamatan dan kesehatan kerja agar angka kecelakaan yang terjadi dapat diminimalkan. Semakin ketat desain sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja diberlakukan oleh pihak kontraktor dan supplier maka akan semakin besar peluang perusahaan akan dipercaya.

Tujuan Training CSMS in Oil and Gas Industri

  1. Memahami dalam mengelola CSMS di perusahaan pertambangan minyak dan gas
  2. Memberikan ketrampilan untuk mengukur kinerja perusahaan dalam masa seleksi berdasarkan CSMS

MATERI TRAINING CSMS IN OIL AND GAS INDUSTRI

  1. Ruang lingkup, definisi dan peranan CSMS bagi perusahaan pertambangan minyak dan gas serta kontraktor dan supplier
  2. Prinsip dasar dan fungsi CSMS
  3. Risk Assessment dalam CSMS
  4. Pre-Qualification proses dalam CSMS
  5. Selection criteria and measurement dalam CSMS
  6. Job activity and evaluation berdasar CSMS
  7. Tahapan-tahapan penerapan CSMS
  8. Regulasi dan standar internasional dan nasional dalam CSMS
  9. Best practice penerapan CSMS

PTK 007 Revisi 3

Description Training PTK 007 Revisi 3

Pengadaan barang dan jasa merupakan proses  vital dalam aktivitas perusahaan karena secara rata rata menyerap dana  lebih dari  50%  anggaran total perusahaan. Kesuksesan pengadaaan  dan pembelian sangat dipengaruhi oleh strategi yang digunakan dalam pemilihan supplier, proses pengiriman dan proses administrasinya. strategi pengadaan  dapat didefinisikan sebagai suatu inisiatif yang direncanakan untuk mengoptimalkan pembelanjaan dengan memilih pemasok yang dapat menciptakan peningkatan pengetahuan dan nilai lebih dalam hubungan pelanggan-pemasok.

PTK 007 Revisi III/2015 adalah tentang Pedomana Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa untuk seluruh KKKS di linhkungan Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi.

Outline Training PTK 007 Revisi 3

  • BAB I      : Umum
  • BAB II     : Kewenangan dan Pengawasan
  • BAB III   : Pengutamaan Penggunaan Barang/Jasa Produksi Dalam Negeri
  • BAB IV   : Strategi Pengadaan
  • BAB V     : Perencanaan Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB VI   : Pelaku Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB VII : Harga Perhitungan Sendiri/Owner Estimate
  • BAB VIII : Dokumen Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB IX   : Jaminan
  • BAB X     : Mekanisme Pemilihan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB XI   : Tahapan dan Tata Cara Pelelangan Umum
  • BAB XII : Kontrak
  • BAB XIII : Penilaian Kinerja Dan Pengawasan KKKS
  • BAB XIV : Pengelolaan Penyedia Barang/Jasa
  • BAB XV : Pelaporan Kegiatan Pengadaan Barang/Jasa
  • BAB XVI : Penutup

 

NODAL ANALYSIS

Deskripsi Training NODAL ANALYSIS

Sistem produksi yang diimplementasikan menandakan bahwa ketidakcocokan atau kekurangan pada salah satu komponen dari proses produksi minyak dan gas akan mempengaruhi keberhasilan produksi secara keseluruhan. Oleh sebab itu dibutuhkan suatu alat analisa yang dapat mengintegrasikan persoalan produksi dalam satu kesatuan pengamatan yang dapat merekomendasikan solusi secara integral. Salah satu alat tersebut adalah nodal analisis. Nodal mengidentifikasikan terjadinya bottleneck pada proses produksi, ia juga mampu memeriksa keseluruhan desain aliran fluida yang dapat mengefesiensi proses produksi, dan lain-lain yang apabila dikolaborasikan dengan alat analisa lain akan sangat membantu perusahaan dalam meningkatkan perfomansi produksinya.

Tujuan Training NODAL ANALYSIS

Setelah mengikuiti trainin ini diharapkan peserta dapat :

  1. Mengetahui secara mendasar mengenai teknik optimasi produksi minyak dan gas dengan menguasai analisa Nodal (Nodal analysis)
  2. Memberikan kecakapan problem solving dalam meningkatkan optimasi produksi minyak dan gas

Materi Training NODAL ANALYSIS

  1. Ruang lingkup dan peranan penerapan nodal analysis dalam optimasi produksi minyak dan gas
  2. Introduction nodal analysis
  3. Productivity index dan Pengaruhnya
  4. Oil and Gas Well Flow Equations
  5. Fluid Flow in Pipes and Restrictions
  6. Effects of variables on well & pipeline performance
  7. Aplikasi nodal untuk perancangan dan pembangunan sumur baru
  8. Modeling sumur existing dengan analisa nodal
  9. Simulasi/ prediksi Perfomansi Sumur ke Depan
  10. Pengenalan Software Nodal
  11. Desain Artifial lift system menggunakan software Nodal
  12. Studi kasus penerapan nodal analysis

GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

DESKRIPSI TRAINING GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

Menurut data yang dilansir oleh Badan Geologi, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi energi geothermal terbesar di dunia sebesar 40 persen. Data tersebut seharusnya mampu dimanfaatkan oleh perusahaan untuk dapat membangun instalasi pembangkit listrik yang berbasis pada geothermal. Untuk mencapai itu, perusahaan perlu mengerti terlebih dahulu bagaimana sistem manajemen operasional yang tepat, efektif dan efisien dalam mengeksplorasi geothermal sebagai energi sehingga investasi yang dikeluarkan tidak terbuang percuma. Selain itu, perkembangan teknologi terbarukan memungkinkan perusahaan untuk memilih berbagai peralatan inti dan penunjang yang dapat diinstalasi di pembangkitan listrik sehingga perusahaan dapat menghemat pengeluaran secara signifikan. Pada training ini, perusahaan akan memiliki banyak pengetahuan baik itu yang mendasar maupun yang sedang berkembang saat ini dalam pembangkitan listrik berbasis geothermal mulai dari eksplorasi hingga evaluasi operasi yang dijalankan oleh perusahaan.

TUJUAN GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai sistem dan teknologi geothermal sebagai pembakit listrik
  2. Memahami mengenai perencanaan dan perancangan fasilitas pembangkit listrik geothermal
  3. Memahami  tata kelola yang tepat dalam menjalankan operasi geothermal

Materi GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

  1. Definisi, sistem dan perbedaan panas bumi (geothermal) dengan sumber energi lain
  2. Komponen geothermal sebagai solusi energi
  3. Studi kelayakan dan analisa investasi geothermal
  4. Survey dan ekspolarasi proyek geothermal
  5. Standar dan regulasi pembangunan pembangkit listrik geothermal
  6. Fluida pada proses operasi geothermal
  7. Fasilitas inti dan pendukung dari pembangkit listrik geothermal
  8. Penentuan daya listrik
  9. Best practice pembangunan pembangkit listrik geothermal

GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

DESKRIPSI TRAINING GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

Menurut data yang dilansir oleh Badan Geologi, Indonesia merupakan negara yang memiliki potensi energi geothermal terbesar di dunia sebesar 40 persen. Data tersebut seharusnya mampu dimanfaatkan oleh perusahaan untuk dapat membangun instalasi pembangkit listrik yang berbasis pada geothermal. Untuk mencapai itu, perusahaan perlu mengerti terlebih dahulu bagaimana sistem manajemen operasional yang tepat, efektif dan efisien dalam mengeksplorasi geothermal sebagai energi sehingga investasi yang dikeluarkan tidak terbuang percuma. Selain itu, perkembangan teknologi terbarukan memungkinkan perusahaan untuk memilih berbagai peralatan inti dan penunjang yang dapat diinstalasi di pembangkitan listrik sehingga perusahaan dapat menghemat pengeluaran secara signifikan. Pada training ini, perusahaan akan memiliki banyak pengetahuan baik itu yang mendasar maupun yang sedang berkembang saat ini dalam pembangkitan listrik berbasis geothermal mulai dari eksplorasi hingga evaluasi operasi yang dijalankan oleh perusahaan.

TUJUAN GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai sistem dan teknologi geothermal sebagai pembakit listrik
  2. Memahami mengenai perencanaan dan perancangan fasilitas pembangkit listrik geothermal
  3. Memahami  tata kelola yang tepat dalam menjalankan operasi geothermal

Materi GEOTHERMAL SYSTEM AND TECHNOLOGY

  1. Definisi, sistem dan perbedaan panas bumi (geothermal) dengan sumber energi lain
  2. Komponen geothermal sebagai solusi energi
  3. Studi kelayakan dan analisa investasi geothermal
  4. Survey dan ekspolarasi proyek geothermal
  5. Standar dan regulasi pembangunan pembangkit listrik geothermal
  6. Fluida pada proses operasi geothermal
  7. Fasilitas inti dan pendukung dari pembangkit listrik geothermal
  8. Penentuan daya listrik
  9. Best practice pembangunan pembangkit listrik geothermal

PROJECT MANAGEMENT FOR OIL AND GAS

Deskripsi Training Project Management For Oil And Gas

Menjalankan industri minyak dan gas yang sukses membutuhkan perpaduan antara aplikasi teknologi, pengetahuan bisnis dan orang-orang yang terampil. Pengetahuan mengenai ekplorasi dan teknologi produksi juga sangat penting untuk memperkuat efektivitas didukung dengan manajemen proyek yang tepat. Manajemen proyek minyak dan gas mencakup prinsip-prinsip dan penerapan manajemen proyek untuk usaha hulu minyak dan gas. Tugas manajer manajemen proyek adalah membuat keputusan bisnis terbaik, yaitu keputusan yang mengarah pada biaya proyek terendah dengan tetap memnuhi semua produksi atau tujuan eksplorasi.

 

Tujuan Training Project Management For Oil And Gas

Setelah mengetahui pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Mengenal profil dan dinamika proyek
  2. Konsep dan fungsi manajemen proyek
  3. Teknik/metode perencanaan dan penyusunan jadwal
  4. Metode penilaian proyek
  5. Penggunaan software komputer

 

Materi Training Project Management For Oil And Gas

  1. Pengantar manajemen proyek industri minyak dan gas
  2. Proses manajemen proyek industri minyak dan gas
  3. Ruang liingkup manajemen proyek di industri minyak dan gas
  4. Alat-alat penjadwalan
  5. Sumber daya tenaga kerja
  6. Manajemen resiko proyek
  7. Continues Improvement dan manajemen kualitas dalam proyek
  8. Metode-metode penilaian investasi proyek
  9. Manajemen tim proyek
  10. Penggunaan software komputer
  11. Studi Kasus

 

HUKUM KONTRAK MINYAK DAN GAS

DESKRIPSI TRAINING HUKUM KONTRAK MINYAK DAN GAS

Kontrak merupakan dasar yang berkekuatan hukum yang mengatur hak dan kewajiban pihak-pihak yang terlibat dalam dalam aktivitas bisnis yang merupakan suatu kebutuhan bagi para pelaku usaha saat ini. Salah satu masalah krusial yang sering timbul adalah sah atau tidaknya suatu kontrak, klausul-klausul yang dimuat dalam kontrak, dan aspek legal suatu kontrak.

Demikian halnya dalam industry oil & gas, aspek hukum yang melingkupinya cukup kompleks dari sector hulu hingga hilir. Sehingga diperlukan pemahaman yang baik mengenai aspek hukum dalam industri minyak dan gas nasional mengingat kedudukan Indonesia sebagai salah satu negara produsen dan importir migas.

Hukum Kontrak Minyak & Gas merupakan suatu aspek kritis yang dapat membuat terobosan besar dalam anggaran organisasi dengan melakukan pengamatan yang baik dan analisis secara keseluruhan draft kontrak, maka ambiguitas dan klausa berisiko dapat dihindari. Untuk mendapatkan kejelasan mengenai hukum kontrak minyak dan gas maka diperlukan penguasaan SDM yang baik didalamnya dengan mengingat persaingan bisnis yang semakin berat.

Pelatihan ini merupakan pelatihan komprehensif yang akan menjelaskan semua aspek pembentukan kontrak, pelaksanaan dan penyelesaian sengketa yang akan bermanfaat dalam memperdalam pengetahuan kita dalam aspek hukum minyak dan gas.



TUJUAN TRAINING HUKUM KONTRAK MINYAK DAN GAS

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan dapat mengerti dan memahami :

  • Berbagai jenis kontrak dalam industri minyak dan gas bumi (TAC, PSC, JOB, JOA, EOR );
  • Peran dan kewenangan BP Migas dan BPH Migas,
  • Cara memperoleh wilayah pertambangan minyak dan gas bumi;
  • Berbagai kewajiban kontraktor kepada pemerintah;
  • Karakteristik kegiatan hulu dan hilir
  • Kegiatan penciutan wilayah pertambangan, pembebasan lahan,
  • Cost recovery, AFE, WPB, POD, ROW;
  • Berbagai peraturan dan isu-isu penting yang wajib diketahui dan dipahami dalam melakukan LDD di perusahaan minyak dan gas, dan
  • Berbagai pembatasan dan peraturan yang berlaku dalam kerangka penggabungan dan pengambilalihan perusahaan minyak dan gas.

 

MATERI TRAINING HUKUM KONTRAK MINYAK DAN GAS

  • Introduction & Overview
    • Contract as Management Tools
    • Buyer’s and Seller’s View
    • Strategic options in contracting
    • Pre-Contract Planning and Issues
    • Developing Contract Work
    • Breakdown Structure
  • Essence and the key elements of  Contract Oil & Gas.
    • Definition of business contracts,
    • Terms of contract,
    • The economic principle of  contract,
    • The law principle of contract,
    • The types of business engagement.
  • Process Oil & Gas contract
    • The process of making a contract
    • Opening,
    • Articles of the contract,
    • conclusion,
    • Examples of outsouching contract,
    • Leasing,
    • Contract procurement of goods,
    • Contract procurement of services,
    • Language in the contract,
    • The state of force majeure.
  • Formalities, procedure registering & permormance
  • Breach of contract (Default)
    •  Condition constitute default?
    • Failure to performed contract (remidies, compensation, damages, force majeur =failure)
  • Termination of contract : (performance, payment, certified tender, compentation (set-off), merger (confusion), release, destruction of subject matters, occurrence of conceling condition, exceeding statute of limitation.
  • Legal Action & Enforcement in Contract Dispute Settlement
  • Drafting Contract Tehnique Arranging to ContractContract Clauses and Related Issues on Oil & Gas.
  •  The contract documents of Oil & Gas
  • Risk management through legal means
  • Release and indemnity clauses
  • Avoid and manage disputes
  • Strategies and ways of Dispute Resolution.
  • Enforcement process

AMONIAK HANDLING FASILITIES

INTRODUCTION AMONIAK HANDLING FASILITIES

Amonia (NH3) adalah gas tidak berwarna berbau tajam dan sangat larut dalam air, yang terdiri dari nitrogen dan hidrogen. Amonia adalah senyawa yang stabil dan berfungsi sebagai bahan awal untuk produksi banyak senyawa nitrogen yang penting secara komersial.

Penggunaan utama amonia adalah sebagai pupuk. Amonia dapat diterapkan secara langsung atau dalam bentuk garam-garam amonium, seperti amonium nitrat, NH4NO3, amonium sulfat, (NH4)2SO4, dan berbagai amonium fosfat. Urea, (H2N)2C = O, juga digunakan sebagai sumber nitrogen untuk pupuk.

Gas amoniak merupakan gas yang toxik dengan nilai ambang batas diudara untuk 8 jam kerja adalah 25 ppm, Accident oleh karena bocornya anhydrous amoniak dapat berakibatkerusakan-kerusakan berantai yang prosesnya dapat sangat cepat terjadi.Demikian pula bila sejumlah anhydrous amoniak bebas di udara dan mencapai volume gas amoniak 16-17%, maka dapat timbul ledakan (explosion) ledakan ini menjadi sumber api terhadap semburan amoniak yang keluar dengan tekanan tinggi. Kebakaran amoniak akan segera meningkatkan suhu sekitar dan memacu kebakaran lain. Bila suhu kritis dilampui tanpa ledakan, maka suhu sekitar akan meningkat secepatnya yang dapat mencapai suhu auto ignition pada 6510 C. Bila ini terjadi sudah pasti akan merupakan bahaya besar.Maka dari itu perlu adanya penanganan pengelolaan amoniak yang baik dan benar

TRAINING MATERIAL OUTLINE AMONIAK HANDLING FASILITIES

  1. Ammonia gas properties
  2. Cemaran Udara Oleh Gas Amoniak
  3. Cemaran Badan Air Oleh Amoniak
  4. Identifikasi Bahaya Amoniak
  5. Dampak Pemaparan Amoniak Terhadap Manusia .
  6. Desain Konstruksi Tanki Penyimpan Amoniak
  7. Sistem Penyimpanan Amoniak Dalam Tanki
  8. Handling cylinders and drums
  9. Sistem Managemen Lingkungan
  10. Keselamatan Kerja
  11. Produksi Bersih
  12. Limbah Amoniak dan Penanganannya
  13. Personal protective equipment

HYSYS : SIMULASI PROSES KIMIA DENGAN HYSYS

LATAR BELAKANG / INTRODUCTION HYSYS TRAINING

Dalam industri pengolahan minyak dan gas bumi memerlukan perhitungan dan pemodelan dengan tingkat kecepatan yang tinggi. Perhitungan dilakukan pada saat perancangan berguna untuk menentukan desain dari peralatan pengolahan. Sedangkan pada saat operasional perhitungan proses dilakukan dalam rangka mengoptimasi kondisi operasi suatu proses untuk mendapatkan produk dengan kualitas terbaik. Program Hysis adalah sebuah program untuk mendukung pekerjaan rekayasa proses sehingga efisien dan efektif dengan tingkat akurasi hasil yang tinggi.

MANFAAT TRAINING HYSYS

Penguasaa terhadap program Hysys menjadi sangat penting seiring dengan meningkatnya kebutuhan dalam pekerjaan rekayasa proses. Program Hysys sangat membantu mahasiswa maupun praktisi yang bekerja sebagai Proses engineer. Manfaat menggunakan Hysys dapat menghemat waktu pengerjaan dan memudahkan analisa evaluasi dalam setiap peralatan operasi sehingga didapatkan hasil terbaik dan terpercaya.

TRAINING MATERIAL OUTLINE HYSYS

  1. Pengenalan program Hysys
  2. Membuat alur proses
  3. Basis simulasi
  4. Fluid Properties & Phase Envelope
  5. Neraca Massa dan Neraca Energi
  6. Reaksi Kimia & Reaktor
  7. Alat Penukar Panas (Heat Exchanger)
  8. Sistem Pemipaan
  9. Fungsi Bantu :
    • Mixer & Splitter
    • Logical Set & Adjust
    • Recycle
  10. Alat Transportasi :
    • Pompa
    • Kompresor
  11. Alat Pemisah :
    • Separator
    • Crude Stabilizer
    • Distillation and Multi Stage Separation
  12. Simulasi proses dengan Hysys & Studi Kasus

CHEMICAL HANDLING

Tujuan Training Chamical Handling

Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan dan mengembangkan kesadaran akan pengelolan ladang perminyakan melalui penanganan bahan kimia. Dalam bahan kimia tersebut terdapat kandungan racun yang dapat membahayakan. Sehingga peserta dapat memahami jenis dan klasifikasi agar dapat menyimpan sesuai dengan sifat kimianya. Selain itu untuk menghindari penyakit akibat bahan kimia tersebut dibutuhkan peralatan yang memadai.

 

Materi Training Chamical Handling

  1. Pengantar Oilfield Chemical
  2. Prinsip – prinsip Oilfield Chemical
  3. Jenis dan klasifikasi bahan kimia
  4. B3 dalam produksi, store maupun penyimpanan limbah
  5. Penyimpanan yang benar sesuai dengan sifat kimia
  6. Dampak terhadap keamanan dan lingkungan
  7. Penanganan pertama saat adanya bahan yang tumpah
  8. Cara membaca Label B3 dan MSDS
  9. Peralatan pelindung terhadap bahan B3
  10. Aspek Pengendalian
  11. Case dan Studi

LIFTING MIGAS

Deskripsi Training Lifting Migas

Lifting minyak dan gas bumi (migas) menjadi tolak ukur utama kinerja industri hulu migas karena langsung mempengaruhi penerimaan negara. Lifting migas adalah produksi migas yang siap jual. Besaran lifting ini bisa berbeda dengan besaran produksi karena tidak semua produksi migas yang baru keluar dari dalam bumi bisa langsung dijual. Dalam beberapa kasus, produksi migas masih harus diproses atau diangkut sebelum menjadi lifting. Istilah lifting juga kerap dipakai untuk menggambarkan proses penyerahan migas dari produsen kepada pembeli. Pada proses inilah penerimaan negara dari kegiatan hulu migas terealisasi.

Tujuan Training Lifting Migas

  1. Peserta dapat memahami pentingnya lifting migas
  2. Dapat meningkatkan kompetensi peserta dalam ruang lingkup lifting migas
  3. Memahami berbagai metode artificial lift yang telah banyak diterapkan

 

Materi Training Lifting Migas

  1. Konsep dasar lifting migas
  2. Karakteristik pekerjaan barang dan jasa di industri pertambangan dan migas
  3. Peraturan keselamatan dan kesehatan kerja/Dasar-dasar k3
  4. Penentuan dan perumusan kontrak perjanjian jual-beli migas
  5. Pengawasan pada teknislifting
  6. Sistem Monitoring Volume Lifting Minyak dan Gas Bumi
    1. Sistem Monitoring Lifting Online Berbasis Web
    2. Sistem Monitoring Lifting Online Realtime
  1. Studi Kasus

H2S AWARENESS

TRAINING DESCRIPTION H2S AWARENESS

Service technicians involved in the maintenance, replacement or service operations of industrial valves and piping systems involving hydrogen sulfide shall alert personnel (including employees, service companies, and contractors) of the possibility of hydrogen sulfide atmospheric concentrations greater than 10 ppm and sulfur dioxide atmospheric concentrations greater than 2 ppm that may be encountered in the performance of their work. All personnel working in an area where concentrations of hydrogen sulfide or sulfur dioxide may reach or exceed OSHA PELs shall be provided with training prior to beginning the work assignment. All employers, whether operator, contractor, or subcontractor, shall be responsible for training and instruction of their own employees. Personnel assigned to work in areas where they may be exposed to hydrogen sulfide or sulfur dioxide shall be trained by a hydrogen sulfide safety instructor. This course will provide delegates with the additional skills, information and knowledge, along with the appropriate attitudes to enable them to identify and manage a H2S hazard, assess the risks and implement the appropriate control measures.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE H2S AWARENESS

  1. The properties and sources of H2S
  2. Toxicity levels and exposure limits
  3. Acute and chronic effects of exposure
  4. H2S effects on metals, elastomers and polymers
  5. H2S gas detection including fixed and portable systems, their advantages and limitations
  6. Respiratory protection including different types of BA, mask fit testing, cascade systems, their advantages and limitations
  7. H2S emergency procedures during operations
  8. Rescue of H2S casualties
  9. Detection and protection equipment overview
  10. Practical use of gas detection
  11. Site requirements
  12. A written test

PRODUCED WATER: EFFLUENT PRODUCED WASTE WATER

TRAINING INTRODUCTION PRODUCED WATER: EFFLUENT PRODUCED WASTE WATER

Produced water is the largest single fluid stream in exploration and production operations. It consists of formation water, or flood water previously injected in to the formation. Generally, produced water may be injected with minimal treatment. If the injected water contains solids large enough to plug the formation, injectivity will decline. Downhole solids contributing to plugging may include not only the solids escaping filtration, but solids generated after water treatment (eg corrosion, scale, and bacterial products). Consequently, stringent corrosion inhibition, scale inhibition and bacterial control, as well as filtration, may be required for matrix rate injection. The course content and approach are designed to suit participants of different background and different position in the company. It will be delivered as a to-the-point explanation by a professional instructor, utilizing an easy-to-understand examples and illustrations, especially the actual cases in Indonesia.

WHAT WILL YOU LEARN FROM THIS TRAINING?:

By attending this course, participants are able to broaden or reshape their knowledge on the related subjects of his or her area of responsibility, learn more detail about many aspects of produced water handling and reinjection, know more how to treat the water and control corrosion, scaling, and bacterial action, understand how to select and use chemicals for treatment and operation of each equipment used for treatment, discuss and consult their specific problems they are about to bring to the class, and share experiences with others. After completion of this course, participants will understand what produced water is and its fantastic devastating potential to surface facility, well, and formation, how to predict and monitor its characteristics, why and how to perform treatment before reinjection, and how to control and prevent these big and serious problems caused by produced water in the oil & gas field. Participants will know what the minimum requirements for produced water before reinjection and what to do to achieve that requirements.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE PRODUCED WATER: EFFLUENT PRODUCED WASTE WATER

  1. Understand produced water chemistry
  2. The suspended oil, dissolved oil and dissolved gases
  3. Bacteriological matter and added materials
  4. Suspended solid removal
  5. Suspended oil removal
  6. Chemical treating for control of bacteria
  7. Chemical treating for the control of scale
  8. Corrosion control techniques and the use of biocides
  9. Corrosion and bacterial problems
  10. Mineral scale formation
  11. Equipment and pipeline plugging
  12. Injection well and formation plugging
  13. The method and operation of produced water treatment for reinjection
  14. For either surface operation engineers or subsurface petroleum engineers, and anyone who involve in produced water handling, treatment, and related business activity.

CHEMICAL ENGINEERING FUNDAMENTALS FOR NON ENGINEER

TRAINING INTRODUCTION CHEMICAL ENGINEERING FUNDAMENTALS FOR NON ENGINEER

This training is aimed at non-chemical engineers who need an overview of the function, principles, requirements, and operation of typical chemical process equipment and who need to communicate effectively with chemical / process engineers by gaining a basic understanding of the operational factors and design equations that are used by chemical engineers and how chemical engineering relates to their disciplines.



TRAINING CHEMICAL ENGINEERING FUNDAMENTALS

  1. Pengantar Proses Industri Kimia
  2. Konsep Neraca Massa
  3. Pipa dan Pemipaan
  4. Proses dan Alat Perpindahan Panas
  5. Cooling Tower dan Prinsip Kerja
  6. Menara Destilasi dan Cara Destilasi
  7. Absorber – stripper Unit CO2,H2S Removal
  8. Tangki dan Bejana Tekan
  9. Troubleshooting

TURBIN UAP GENERATOR : PENGOPERASIAN

DESKRIPSI TRAINING TURBIN UAP GENERATOR:

Program pelatihan ini berkaitan teori dasar mengenai turbin uap, mencakup prinsip kerja, jenis-jenis bagian-bagian turbin uap dan alat bantu serta serta pengoperasian turbin uap pada Pembangkit Tenaga Listrik (PLTU) sesuai dengan SOP, standard Perusahaan, Instruction Manual dan Standard Pabrik. Program Pelatihan ini disusun berdasarkan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan sesuai Standar kompetensi perusahaan/industri dan SKKNI.

TUJUAN TRAINING TURBIN UAP GENERATOR

Setelah  mengikuti  Diklat  ini  peserta  dapat:

  • Mengetahui  teori  dasar-dasar  turbin  uap mencakup  prinsip  kerja,  jenis-jenis  bagian-bagian  turbin  uap  dan  alat  bantu  serta serta  pengoperasian  turbin  uap  pada  Pembangkit  Tenaga  Listrik  ( PLTU )  sesuai dengan SOP, standard Perusahaan, Instruction Manual dan Standard Pabrik.
  • Mampu menerapkan  dan  melaksanakan  Pengoperasian  Turbin  Uap sesuai prosedur/standar pengoperasian /instruksi kerja.

MATERI TRAINING TURBIN UAP GENERATOR

Materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini yaitu:

  1. Prinsip Dasar PLTU
  2. Turbin Uap
  3. Klasifikasi Turbin Uap
  4. Komponen & Tata Letak
  5. Sistem-Sistem Turbin Uap
  6. Alat Bantu Turbin
  7. Turbin Supervisory
  8. Sistem Pengendalian Turbin
  9. Turbin Protection
  10. Pengoperasian Turbin Uap

OIL AND GAS PRODUCTION SYSTEM

OBJECTIVES

After participate in this course, the participants will be able and capable to :

  1. Understand the basic concept of oil , gas production system and water handling processes and facilities, and how to operate this technology in field application.
  2. Diagnostic of oil and gas reservoir performance under actual drive mechanism and future performance with current handling processes.
  3. Analyze the production potential of reservoir under with actual handling system processes and to plan the better development processes according to reservoir capacity.
  4. Understand the fundamentals of microscopic and macroscopic aspects and phenomena of oil, gas and water handling processes.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE 

  1. Gas Production System
  2. Introduction to Gas Handling and Facilities
  3. Gas Properties
  • Ideal gas
  • Real Gas
  • Gas Formation Volume Factor
  • Gas Compressibility
  • Gas-Water System
  • Gas-Condensate System
  1. Gas Reservoir Performance
  • Reservoir Gas Flow
  • Gas Reserves
  • Well Completion Effect
  • Tight Gas Well
  • Gas Well Testing
  1. Gas Piping System
  • Basic Flow Equation
  • Flow in Wells and Flow in Pipelines
  • Effect of Liquids
  • Use of Pressure Traverse Curve
  • Liquid Removal from Gas Wells
  1. Gas Compression
  • Type of Compressors
  • Compressor Design
  • Centrifugal Compressor
  1. Total System Analysis
  • Tubing and Flow Line Effect
  • Separator Pressure Effect
  • Compressor Selection
  1. Flow Measuring
  • Orifice Metering
  • Metering System Design
  • Other Metering Methods
  1. Gas Condensate Reservoir
  • Well Testing and Sampling
  • Gas Cycling
  1. Field Operation Problems
  • Pressure Cumulative Production Plot
  • Hydrate Formation
  • Sour Gas Production
  • Corrosion Control With Inhibitors
  • Sulfur Deposition
  1. Gas Processing
  • Field treatment of Natural Gas
  • Gas Plant Operation
  • Gas Dehydration
  • Gas Sweetening
  1. Oil Production System
  2. Oil Well Surface Production Equipment and Operation
  • Oil Well Equipment
  • Oil Well Production Operation
  • Well Automatic Safety Device
  1. Oil Gathering System. Manifold and Flowline
  • Oil Gathering System
  • Manifold System
  • Flow line Sizing and Design
  1. Crude Oil and Gas Separation
  • Separator and Principle of Separation
  • Design of Separator
  • Oil Dehydration
  1. Principles of Measurement
  • Introduction to Measurement
  • Crude Oil Measurement
  • Gas Measurement
  1. Well Test
  • Introduction
  • Responsibility for Test
  • Preparation for Test
  • Types of Well Test
  • Equipment and Procedures
  • Accuracy of Fluid Measurement
  • Problem in Testing
  • Type of Test
  1. Water Handling Facilities
  2. The Chemistry of Water
  • Chemical and Physical Properties
  • Water Sampling Procedures
  • Quantitative Analysis of Oilfield Waters
  • Water Analysis Techniques
  1. Water Formed Scales
  • Why Scales Form
  • Predicting Scale Formation
  • Mixing Waters – Compatibility
  • Preventing Scale Formation
  • Scale Removal Methods
  1. Corrosion in Water Injection System and Disposal System
  • Theory of Corrosion
  • The Effect of Metal Composition
  • Effect of Water Composition
  • Forms of Corrosion
  • Corrosion Control Methods
  • Corrosion Inhibitors
  • Internal Coatings and Linings for Tubular Goods
  • Internal Tank Coatings and Cathodic Protection
  • Non-Metallic Tubular Goods Types
  • Removal of Corrosive Gases from Water
  • Oxygen Removal
  • Removal of Hydrogen Sulfide from Water
  • Removal of Carbon Dioxide from Water
  • Oxygen Exclusion
  • Design to Minimize Corrosion
  • Corrosion Monitoring Techniques

CORROSION CONTROL AND MONITORING

INTRODUCTION :

Corrosion control and monitoring course focuses on corrosion – from either internal or external source – and its potential problem, and the protection methods to stop or control them. Review on corrosion and technique by which it can be identified, monitored and controlled will be given in detail. Active participation is encouraged through case studies and examples especially on the use of painting and coatings, transformer-rectifier of impressed current, magnesium, zinc and alum sacrificial anodes for external protection, and the injection of corrosion inhibitors and biocides for internal corrosion control.



PRE-REQUISITE
:

NONE. No previous training in corrosion control is required. However, to gain the most from this course, a basic understanding of physics, chemistry and basic unit operations will be helpful.



TRAINING MATERIAL OUTLINE :

  1. Review of oil & gas surface production facility and operations.
  2. Review of metallic materials used in surface production facility and pipelines and the corrosion problem usually happen.
  3. Case studies and examples of oil & gas material failure caused by corrosion from internal and external source.
  4. Uniform, galvanic and localized corrosion failures.
  5. Internal corrosion of pipeline, vessel and processing equipment caused by sour component, H2S, CO2, organic acid, brine, and the SRB (sulfate reducing bacteria).
  6. External corrosion of underground, underwater and under-seawater pipeline and structure caused by impurities in soil and water environment.
  7. External corrosion of topside structure caused by marine atmosphere.
  8. Basic electrochemistry of corrosion process, Ohm’s law and the corrosion rate.
  9. Corrosion control and prevention with painting & coatings and the cathodic protection.
  10. Measurement of corrosion potential and corrosion current.
  11. Protection with sacrificial anode and impressed current.
  12. Understanding NACE Standard RP-01-69 to stop external corrosion attack.
  13. Requirement, design and criteria of cathodic protection.
  14. Sacrificial anode specification, installation and construction.
  15. Testing, monitoring, and inspection of cathodic protection.
  16. Inspection and maintenance of transformer-rectifier and sacrificial anode.
  17. Field test, measurement techniques and instrument.
  18. Data recording and evaluation of cathodic protection system.
  19. Case studies of corrosion control and prevention with cathodic protection.
  20. Internal corrosion problem in the pipeline and surface facility.
  21. Oil/gas/water fluid properties and the corrosion tendency.
  22. Deterioration by H2S, CO2, and acidic corrosive components.
  23. Pipeline leakage and rupture by microbial induced corrosion.
  24. Corrosion caused by SRB and the pitting mechanism.
  25. Corrosion caused by oxygen penetration.
  26. Examples and case studies of equipment corrosion damage and pipeline leakage.
  27. Understanding NACE Standard RP-0775 for internal corrosion control and monitoring.
  28. Practical internal corrosion monitoring methods.
  29. Access fittings, corrosion coupon and corrosion probes.
  30. Practical internal corrosion control and prevention methods.
  31. Internal corrosion control with inhibitors and the selection of suitable corrosion inhibiting chemicals.
  32. Dosage and injection methods of corrosion inhibitors.
  33. SRB control with biocides and the selection of suitable and low risk biocide formula.
  34. Dosage and injection methods of biocides.
  35. Oxygen control by de-aeration and chemical injection, and the selection of suitable oxygen scavenger chemicals.
  36. Dosage and injection methods of oxygen scavenger.
  37. Safety in the use of chemicals for internal corrosion prevention.
  38. Review of gas dehydration process and operations.
  39. Internal corrosion problem in glycol contactor (dehydration) unit.
  40. Method and materials use to control the corrosiveness of rich glycol solution.
  41. Review of amine sweetening process and operations.
  42. Internal corrosion problem in amine sweetening unit.
  43. Method and materials use to control the corrosiveness of rich amine solution.
  44. Examples and case studies of internal corrosion control

OIL POLLUTION

TRAINING MATERIAL OUTLINE OIL POLLUTION

  1. Overview of Marine Oil Spill: Sources of Spill ; Responses ; The effects; Litigation ( Study from Tanker Accident : MT Exxon Valdes; MT Torrey Canyon; MT Athos.) ;
  2. IMO and its Committees relate to Marine Pollution.
  3. Marine Pollution Prevention. Regulation on Marine Pollution ; Marpol 73/78; OPA. Definitions; Oil Record Book; IOPPC; Survey; Equipment; Oil Discharge Requirements;
  4. Fate of Oil Spills in the Marine Environment; Types of Oil; Properties; Behavior; Spreading; Evaporation.
  5. Effect of Oil on Marine and Coastal Resources; Ecological Effects; etc.
  6. Site and Responder Safety; Safety and Health consideration.
  7. Response Planning; Situation Evaluation and Response Options; Environment Consideration; Surveillance. Containment and Recovery of Oil; Booms & Booming Techniques; Deployemen techniques in Tidal River, channel and estRecovery devices; Recovery system; Sorbents.: Requirement; Performances; Applications; Recovery; Storage. Sampling Techniques.
  8. Chemical Dispersion. Application techniques; Precaution; Conclusion.
  9. Shore-Line Clean Up; Method; Final Cleaning; Organization and management of work forces; On Land Oil Spill; Disposal Techniques for Oiled Soil.
  10. Waste Storage & Disposal.; Disposal method; Direct disposal; Burial; Destruction; Incineration.

OFFSHORE WELLHEAD PLATFORM OPERATION

INTRODUCTION:

This training is designed forProduction Operators, Maintenance Technicians that are involved but have limited experience, or will be involved, with offshore wellhead platform facilities. The training provides a basic understanding of the operations on offshore wellhead platform.

 

OFFSHORE WELLHEAD PLATFORM MATERIAL TRAINING:

1.    INTRODUCTION

  • Operating Philosophy
  • Restricted Area
  • Network Configuration
  • Pigging Philosophy

2.    CRITICAL SYSTEM AND SAFETY

  • Risk & Risk Prevention
  • Offshore Emergency Plans
  • Offshore Evacuation Systems
  • Hazardous Area
  • Fire & Gas Detection
  • Shutdown System
  • Firewater & Fire Fighting
  • Telecommunication
  • Navaid System

3.    FACILITIES

  • Wellhead & Flowline
  • Manifold & Test Separator
  • Pig Receiver / Launcher
  • Chemical Injection
  • Diesel Fuel System
  • Wellhead Control & Hydraulic Power
  • Electrical Power & Distribution
  • Fuel Gas System
  • HP Vent System
  • Drains System
  • Burner Boom
  • Monitoring System
  • Process Control System