Category Archives: Human Resource Depelovment

HR MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM

TRAINING OVERVIEW HR MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM

Human Resources atau Sumber Daya Manusia (SDM) bukan merupakan alat produksi tetapi beberapa perusahaan sudah menggolongkan sebagai “Assets Perusahaan” yang tidak dapat diabaikan keberadaannya, sebagai motor penggerak dunia usaha.

Bidang apapun usahanya, maka HR atau SDM memegang peran yang penting dan strategis untuk dapat mencapai sasaran atau goals suatu perusahaan. Karena secanggih apapun mesin dan peralatan serta sistem operatioin prosedur (SOP) bahkan IT yang ada di perusahaan, tanpa SDM yang handal tidak akan ada artinya.

Dalam suatu pepatah dikatakan siapa yang berada di balik senjata itulah yang utama, jadi bukan kecanggihan senjatanya (Whose the behind of the Gun ?). Oleh karena itu, maka suatu perusahaan akan maju pesat dan mengalami suatu perkembangan – bahkan lompatan – keberhasilan dan kemajuan usaha dengan memperoleh keuntungan yang besar, apabila memiliki SDM yang handal dan berkualitas.

Namun demikian, apabila hanya memiliki SDM yang handal saja tanpa penanganan atau pengelolaan yang baik dan perfect, maka akan terjadi suatu arus keluar masuk karyawan yang besar (turn over tinggi), sehingga biaya operasi akan semakin boros, hanya untuk rekrut – training dan biaya karyawan lain.

Peran orang-orang di Departemen HRD dan GA atau bagian yang mengelola SDM, tentulah sangat penting. Dan Departemen tersebut bukan lagi hanya sebagai Administrator Personalia yang tugasnya mencatat Absensi serta menghitung lembur saja, tetapi lebih jauh dan lebih penting dari itu.

Bertolak dari kebutuhan tersebut, maka kami menawarkan suatu program pengembangan Human Resources Management selama 2 (dua) hari, yang selain diperuntukkan pelaku pengelolaan SDM (Orang-orang HRD), juga bagi para Supervisor atau Manager Teknis di luar SDM, yang harus berperan sebagai HR Manager di lingkungan kerjanya.



METODA PENGAJARAN / PELATIHAN HR MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM

  • Pemaparan atau presentasi yang dibawakan oleh Narasumber dengan suasana dan gaya “SerSan“ serius tapi santai;
  • Diskusi dan panel kelompok yang aktif membahas materi yang dipaparkan;
  • Studi kasus dan bermain peran ( Case study and Role Play ) atas kejadian atau kasus yang nyata terjadi;
  • Game atau permainan yang berhubungan dengan kasus SDM yang biasa terjadi di perusahaan.

MATERI TRAINING  HR MANAGEMENT DEVELOPMENT PROGRAM:

1. PERSPEKTIF MANAJEMEN SDM.

  • Pengertian/Definisi Manajemen SDM (HR Management)
  • Perbedaan Peronslia vs Manajemen SDM
  • Konsekwensi adanya Manajemen SDM di Perusahaan
  • Scope / Ruang lingkup Manajemen SDM

2. FUNGSI / AKTIVITAS MANAJEMEN SDM

  • Staffing atau Perencanaan SDM
  • Pengembangan SDM (Human Resources Development)
  • Compensation & Benefits System (Sistem Imbal Jasa)
  • Health; Safety and Environment

3. POSISI MANAJEMEM SDM DI PERUSAHAAN

  • Contoh Struktur Organisasi di Perusahaan
  • Contoh Struktur Organisasi Bagian SDM

4.  KRITERIA & KOMPETENSI STAFF HRD

  • Apa saja kriteria yang diperlukan ?
  •  Kompetensi yang harus dimiliki

5.   URAIAN DAN PENJELASAN FUNGSI MJMN SDM

  •  Staffing dan Job Analyses
  • Bagaimana Proses HR Planning
  • Rekrutment dan Seleksi
  • Pengembangan SDM (HR Development) (HR Training & Development; Performance Mgmt;Career Planning; Career & Organization Development)
  • Compensation & Beefits
  • Safety; Health and Envitonment
  • Industrial Relaltion (HI; HIP; Perselisihan TenagaKerja)

6.  HANDLING STRIKE & LOCK-OUTS

  •  Bagaimana menangani Pemogokan Karyawan
  • Membahas tuntas tentang Keluh kesah Karyawan

7. EMPLOYEE RELATION (ER)

  •  Bagaimana Komunikasi dengan Karyawan?
  • Apa yang disebut dengan Konseling Karyawan ?
  •  Kiat-kiat mendisiplinkan Karyawan

8.  BAGAIMANA MENYELESAIKAN DAN MENANGANI   KELUHKESAH KARYAWAN ?

  • Faktor-faktor yang mempengaruhi Keluh Kesah
  •  Bagaimana cara mencegah dan menyelesaikannya ?

9.  HANDLING DISCIPLINARY ACTION

  •  Apa pengertian atau definisi Disiplin ?
  • Cara-cara pencegahan tindakan disiplin
  • Tindakan Koreksi yang perlu dilakukan
  • Prinsip-prinsip pendisiplinan Karyawan
  • Kebiasaan Negatif para Manajer (Ka. Unit Kerja)
  • Apa saja sebaiknya dilakukan (peran) Manajer

10.HANDLING TERMINATION (PHK KARYAWAN)

  • Apa saja sifat-sifat PHK Karyawan?
  • Pihak-pihak yang berunding sebelum PHK Karyawan.
  • Persiapan & pelaksanaan PHK Karyawan

11.  MENYUSUN/MEMPERBAHARUI PP/PKB (d/h KKB)

  • Tahapan-tahapan yang harus dilakukan
  •  Masalah yang terjadi dan cara mengatasi (solusi)
  • Bagaimana kiat-kiat berhasilnya Sosialisasi PP/PKB ?

12.  MENETAPKAN KOMPETENSI STAFF HRD

  • Beberapa macam Kompetensi yang wajib dipunyai

13.  BAGAIMANA CARA MENGELOLA WAKTU (TIME  MANAGEMENT) ?
14.  TATA-CARA MENYIKAPI PERBEDAAN PERSEPSI
15.  MENGHADAPI & MENANGANI ORANG SULIT               

  •  Mengenal Jenis-jenis Orang Sulit
  • Karakter yang dimiliki Orang Sulit
  • Bagaimana menghadapi dan menanganinya ?

 

Iklan

DISC PERSONALITY TEST

Description Training DISC Personality Test :

Dalam training ini akan memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang personality seseorang, juga mengerti tentang alat test DISC dan bagaimana cara memanfaatkan hasil test tersebut  baik untuk kepentingan recruitment, promotion maupun untuk development – for self yang akan di bahas secara step by step ,

Objective  Training DISC Personality Test :

PREVIEW

  • WHAT IS THE PURPOSE OF DISC TEST
  • HOW TO USE THE DISC TEST FOR SELF  AS AN OUR PERSONALITY POTRAIT
  • HOW TO USE THE DISC TEST FOR RECRUITMENT(REPLACEMENT)
  • HOW TO USE THE DISC TEST FOR HRD PROMOTE
  • HOW TO USE THE DISC TEST FOR LEADERSHIP AND TEAM BUILDING PURPOSE

INTRODUCTION

  • WHAT IS DISC PERSONALITY TEST
  • WHAT IS PERSONALITY
  • VIEW ABOUT HISTORY OF DISC TEST

DIMENTIONS OF DISC TEST

  • FOUR DIMENTION OF DISC TEST
  • WHAT IS DOMINANCE TYPE
  • WHAT IS INFLUENCE TYPE
  • WHAT IS COMPLIANCE TYPE
  • WHAT IS STEADINESS TYPE

DISC PATTERNS

BIAXIAL DIAGRAM

WHAT ARE RESULT DISC TEST

WHAT ARE DISC TEST CAN NOT COVERAGE

DISC TOOL TEST

  • DISC TOOL TEST
  • TEST RESULT DRAWING IN PIE CHART
  • EXPLAINATION TEST RESULT

TOT : TRAINING OF TRAINERS

MANFAAT PELATIHAN TOT

Menjadi seorang trainer adalah menjadi seorang fasilisator dan sekaligus sebagai agen perubahan untuk proses pengembangan Sumber Daya Manusia. Untuk menjadi trainer yang handal memerlukan teori dan praktek agar proses pembelajaran dapat terjadi sehingga para trainee memiliki pengetahuan tambahan, sikap, perilaku sehingga dapat memberikan kontribusi positif bagi Bank.

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat memiliki konsepsi dan presepsi yang jelas mengenai fungsi serta pentingnya peran seorang pelatih, mampu menguasai serta memahami dasar-dasar keterampilan dalam merencanakan, menyelenggarakan, mengevaluasi atas metode dan teknik pelatihan yang dilakukan sesuai dengan kepentingan dan kebutuhan pelatihan yang akan diselenggarakan.

Disamping itu peserta dapat menjadi seorang trainer yang baik yang mampu menenali kebutuhan sebuah training, menumbuhkan iklim pembelajaran selama training, mampu menerapkan berbagai metode training dan mampu mengelola dinamika peserta serta mampu mengatasi peserta yang sulit

BAHASAN MATERI PELATIHAN TOT

  1. Pengertian Tentang TOT
  2. Tujuan dan Manfaat Dari TOT
  3. Peran Pelatih
  4. Proses Belajar dan Lupa
    • Tujuan Pemahamannya
    • Hubungan Yang Terjadi
  5. Analisis Kebutuhan Pelatihan
  6. Perumusan Sasaran
  7. Pengembangan Struktur Pelatihan
  8. Jenis dan Metode Pelatihan
  9. Pelaksanaan Pelatihan
  10. Tindakan Pelatih
  11. Teknik Membuat Pertanyaan
  12. Mengatasi Perilaku Peserta Yang Sulit
  13. Cara Melakukan Penilaian Terhadap Peserta
  14. Cara Membuat Laporan Pelatihan
  15. Evaluasi Pelatihan
  16. Praktek Mengajar Dari Setiap Peserta

REKRUTMEN , SELEKSI DAN ORIENTASI

DESKRIPSI PROGRAM TRAINING REKRUTMEN, SELEKSI DAN ORIENTASI :

Manajemen Sumber Daya Manusia sangat penting bagi suatu organisasi / perusahaan dalam era globalisasi dimana Manusia sebagai modal aktif yang mempunyai perilaku khusus yang dapat membentuk organisasi / perusahaan mencapai tujuan. Dalam menghadapi intensitas dan kompleksitas bisnis, human capital / human resources merupakan modal perusahaan yang dapat memberikan manfaat secara internal dalam menjawab tantangan multi dimensi dan menghadapi masalah produktivitas, mutu, biaya, waktu, pelayanan, keselamatan kerja dan hubungan kerja.

Dalam kontek Manajemen Sumber Daya Manusia dimana untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja berkualitas yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan, maka Rekrutmen, Seleksi dan Orientasi secara efektif dan efisien sangat diperlukan guna menggali kompetensi sumber daya manusia yang berminat pada perusahaan.

Pelatihan ini, membahas konsep terkini mengenai rekrutmen, seleksi yang berbasis kompetensi secara komprehensif, sehingga peserta sebagai orang yang diberi tanggung jawab untuk menangani perekrutan dan seleksi di perusahaan dapat memahami hal – hal yang terkait untuk mendukung tercapainya sasaran perusahaan, dan setelah mengikuti pelatihan ini mampu dan dapat menjalankan fungsi manajemen rekrutmen, selesksi dan orientasi secara efektif dan efisien.

MAKSUD dan TUJUAN TRAINING REKRUTMEN, SELEKSI DAN ORIENTASI

  1. Memastikan Organisasi / Perusahaan memperoleh sumber daya manusia dengan kuantitas dan kualitas sesuai harapan.
  2. Mengkoordinasi program manajemen sumber daya manusia secara terpadu
  3. Memenuhi criteria sumber daya manusia dalam waktu cepat untuk pekerjaan yang tepat
  4. Mengerti dan memahami konsep, proses, metode rekrutmen dan seleksi dengan baik
  5. Melakukan wawancara seleksi berbasis kompetensi untuk mendapatkan calon karyawan sesuai kebutuhan dan kriteria perusahaan
  6. Mempersiapkan teknik seleksi, wawancara calon karyawan secara efektif dan efisien
  7. Mengendalikan biaya sumber daya manusia secara efektif dan efisien dan mencapai tujuan perusahaan
  8. Organisasi / perusahaan memiliki kualifikasi individu tenaga kerja dalam pekerjaan tertentu dalam memenuhi kebutuhan masa depan.

SASARAN TRAINING REKRUTMEN, SELEKSI DAN ORIENTASI

Setelah mengikuti workshop ini diharapkan peserta akan dapat   :

  1. Mengerti dan memahami konsep, proses dan metode rekrutmen dengan baik dan benar.
  2. Mempersiapkan teknik seleksi, wawancara secara efektif dan efisien.
  3. Dapat melakukan seleksi dan wawancara berbasis kompetensi dengan baik dan benar.
  4. Menemukan calon karyawan yang sesuai dengan kebutuhan dan harapan perusahaan
  5. Mengurangi waktu & biaya Supervisi, serta perputaran karyawan.
  6. Memudahkan dalam program pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia di perusahaan
  7. Memperoleh sumber daya manusia dengan kuantitas dan kualitas sesuai harapan organisasi / perusahan untuk masa kini dan masa depan
  8. Membantu meningkatkan produktivitas dan kinerja organisasi / perusahaan

POKOK – POKOK BAHASAN TRAINING REKRUTMEN, SELEKSI DAN ORIENTASI :

  1. Perencanaan Sumber Daya Manusia
    1. Pengertian dan Proses
    2. Peramalan Permintaan
    3. Pemeriksaan Persediaan
  2. Rekrutmen
    1. Tujuan
    2. Metode dan Konsep
    3. Proses
  3. Seleksi
    1. Tujuan
    2. Tahapan
    3. Alat dan Teknik
  4. Wawancara Berbasis Kompetensi
  5. Orientasi dan Penempatan
    1. Tujuan dan Program
    2. Evaluasi Program
    3. Perinsip Penempatan
    4. Peran Departemen Sumber Daya Manusia

Business Process Improvements Skills

Materi Pelatihan Business Process Improvements Skills

Untuk meningkatkan profit, maka proses bisnis harus dibuat lebih efisien dan efektif.  Dengan memahami keseluruhan proses, dapat mempermudah melakukan perbaikan. Organisasi yang telah memiliki Peta Proses  dapat menggunakanya sebagai acuan dalam mencari akar masalah, meningkatkan mutu produk/jasa, menyusun KPI, menulis SOP, membuat Job analysis dan lainnya. Perbaikan proses bisnis ini akan mengikuti praktek bisnis yang telah diimplementasikan di grup Astra. Ikuti workshop ini agar anda bisa mengefisienkan business process sehingga pada akhirnya bisa mengurangi biaya / cost.

Outline Materi Business Process Improvements Skills

Materi training yang akan di bahas topik Business Process Improvements Skills adalah :

  1. Konsep SIPOC
  2. Pemetaan proses yang baik dan benar
  3. Merubah proses menjadi flowchart
  4. Plan : menentukan KPI
  5. Do: Eksekusi dengan Gemba
  6. Check:  Menemukan akar masalah diproses: DOWNTIME dan cause-effect analysis
  7. Beragam inisiatif perbaikan proses bisnis (six sigma, kaizen, business process engineering, dan toyota way)
  8. Improve: menentapkan standarisasi dan SOP
  9. Mmenyambung Business Process
  10. Menerapkan Service Level Guarantee atau kontrak antar department/ bagian untuk menjamin kualitas critical process dengan segala konsekuensinya.
  11. Change management dan PDCA Specialist

EFT TECHNIQUE FOR STRESS MANAGEMENT

DESKRIPSI TRAINING EFT TECHNIQUE FOR STRESS MANAGEMENT

Rutinitas, beban dan tuntutan tugas kerja yang dialami oleh karyawan di perusahaan dapat menjadi penyebab munculnya emosi negatif yang dapat terakumulasi menjadi stress. Bila tidak ditangani dengan baik, stress yang negatif (distress) tersebut dapat mengganggu ritme kerja dan menurunkan produktivitas, hal ini disebabkan stress memiliki implikasi tidak saja pada fisik pekerja, tetapi juga berefek pada psikis dan perilaku individu.

Perusahaan yang ingin memiliki pekerja dengan performa bebas stress dapat menggunakan metode yang saat ini tengah populer di berbagai negara sebagai metode yang berguna untuk membebaskan berbagai macam emosi negatif yang membelenggu jiwa, pikiran, dan hati yang menghalangi semangat kerja, metode itu dikenal dengan nama Emotional Freedom Technique (EFT). EFT dipopulerkan oleh Gary Craig yang sudah terbukti sebagai solusi efektif dalam mengatasi berbagai persoalan, terutama hambatan emosi yang menghalangi maksimalisasi performa kerja.  Dengan menguasai teknik EFT, pekerja secara mandiri dapat menangani stress yang ia alami sehingga perusahaan tidak perlu menghabiskan banyak biaya untuk mengurangi stress kerja secara massal sehingga dapat meringankan biaya yang perlu dikeluarkan oleh perusahaan.



TUJUAN TRAINING EFT TECHNIQUE FOR STRESS MANAGEMENT

  1. Memahami sumber-sumber energi negatif yang dapat menyebabkan stress serta dengan pengaruh negatifnya pada iklim kerja perusahaan
  2. Menguasai teknik EFT yang dapat membebaskan pekerja dari stress yang ia alami sehingga ia bisa menunjukkan performa terbaiknya setiap saat
  3. Mengerti strategi penerapan EFT di segala macam kondisi kerja untuk dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki pekerja



MATERI TRAINING EFT TECHNIQUE FOR STRESS MANAGEMENT

  1. Penyebab energi negatif dan stress kerja di perusahaan
  2. Ruang Lingkup EFT
    1. Kegunaan EFT secara umum
    2. Bukti-bukti keberhasilan EFT dalam mengobati berbagai persoalan fisik, psikis dan emosi
    3. Sistem Energi Tubuh dan Hubungannya dengan EFT
    4. 18 Titik Meridian Tubuh dan Efek Ketidakseimbangannya
    5. Prinsip Kerja EFT
    6. Teknik Tapping (pengetukan dengan ujung jari)
    7. Praktek EFT secara Langsung
    8. Menerapi Diri Sendiri dan Orang Lain
    9. Faktor-faktor Keberhasilan dan Kekurang berhasilan EFT

PERPAJAKAN UNTUK HRD

Jangan berpendapat pajak hanya urusan bagian akuntasi dan perpajakan tetapi semua departemen harus juga melek pajak sesuai dengan tugas dan tanggung jawabnya. Sebagai seorang HR champion sudah seharusnya memahami pelaksanaan tugas-tugas diperusahaan dalam mengelola tenaga kerja secara lebih sistimatis dan efisien.Kenyatannya justru malah banyak pelaksana HRD yang malah alergi berat dengan yang namanya pajak, seolah itu bukan urusannya. Padahal efisien biaya bukan berarti hanya mengurangi jumlah biaya tenaga kerja tetapi juga memahami aspek pajaknya karena penerapan kebijakan yang salah akan mengakibatkan denda dan sanksi yang berakibat fatal bagi perusahaan. Semua kebijakan dan fasilitas tenaga kerja ada aturan pajaknya, tidak hanya saat membayar gaji saja. Disinilah pentingnya memahami perpajakan di devisi HRD baik pada saat merekrut, membayar, pensiun maupun segala kebijakan yang berhubungan dengan fasilitas tenaga kerja.  Misalnya PPH pasal 21 pegawai dengan status dalam negeri atau asing, kontrak, begitu juga bagaimana perlakuan pajak untuk fasilitas Car Ownership Program, pengobatan, bonus saham, pelatihan, THR, bonus, gratifikasi, tantiem, jenis natura, outsourcing, PPN, PPH pasal 23, Tenaga ahli, tunjangan, sumbangan, klaim perjalanan dinas, surat tugas dinas luar, gathering, pelatihan, iklan lowongan, recruitment, JHT, canteen, pesangon dan masih banyak lagi.

 

Sasaran: 

  1. Peserta memahami tentang selayang pandang perpajakan baik pajak daerah dan pajak pusat.
  2. Peserta mampu melakukan penghitungan SPT PPh Pasal 21 dengan efektif dan efisien,
  3.  Peserta dapat mengetahui dan memahami peraturan-peraturan terbaru terkit dengan masalah ketenagakerjaan sehingga dapat merumuskan kebijakan yang tepat dan menghemat pajak.
  4. Peserta mampu melaksanakan tax planning atas semua transaksi yang berhubungan dengan aktivitas HRD.

 

PROGRAM OUTLINE PERPAJAKAN UNTUK HRD

  1. Selayang pandang perpajakan daerah dan pusat.
  2. Objek dan Non Objek Pemotongan PPh Pasal 21.
  3. Kewajiban Pemotong Pajak.
  4. Pedoman merumuskan kebijakan dan fasilitas tenaga kerja.
  5. Penghitungan PPH pasal 21 untuk penghasilan bulanan/tahunan
  6. PenghitunganPPh pasa 21 untuk penghasilan teratur dan tidak teratur
  7. Apa maksud metode gross-up, PPh ditanggung pemberi kerja, dan PPh ditanggung pegawai.
  8.  Mengapa penghasilan untuk pegawai yang pindah tugas, pegawai ekspatriat, pegawai meninggal dunia harus disetahunkan?
  9. Penghasilan pegawai yang mulai bekerja atau berhenti bekerja pada tahun berjalan tanpa metode penyetahunan penghasilan.
  10. Penghasilan non pegawai tetap seperti honor tenaga ahli dan upah satuan/borongan/harian.
  11.  Prinsip taxable – deductible
  12. Tax Planning PPh Pasal 21/26 .

 

ANALISA BEBAN KERJA DAN PERENCANAAN TENAGA KERJA

Kondisi bisnis yang sangat kompetitif saat ini mensyaratkan hanya perusahaan yang unggul yang mampu bertahan dan tumbuh dengan baik. Keunggulan itu bukan hanya dari sisi kualitas namun juga kemampuan untuk beroperasi dengan efisien pada level kualitas tersebut. Pada saat yang sama perusahaan juga dihadapkan pada kenaikan biaya yang tidak bisa dihindarkan, inflasi yang tinggi, kebijakan upah, biaya bahan baku energi juga semakin meningkat.

Demikian pula ketika suatu perusahaan terhimpit kerugian atau berusaha memperkuat kemampuan bersaingnya adalah bagaimana cara mengefisienkan perusahaan. apakah jumlah SDM/karyawan yang ada sekarang ini berlebih, kurang atau sudah optimum dengan kebutuhan perusahaan, dan bagaimana cara mengetahui atau mengukur hal-hal tersebut?

Banyak cara/teknik/metode yang dapat digunakan untuk menjawab serangkaian pertanyaan tersebut, namun metode yang dianggap paling akurat untuk digunakan adalah Analisis Beban Kerja (Workload Analysis).

Metode analisis beban kerja yang akan diberikan menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik penyelidikan waktu (time study). Dengan menganalisis waktu yang seharusnya dikonsumsi pemegang jabatan untuk melaksanakan tugas-tugas jabatannya sesuai dengan yang diharapkan dibandingkan dengan waktu efektif yang tersedia maka akan diperoleh nilai beban kerja (dalam prosentase) suatu jabatan/unit/perusahaan. Berapa kelebihan atau kekurangan jumlah SDM pada suatu jabatan/unit/perusahaan akan diperoleh dengan membandingkan kebutuhan jumlah karyawan yang optimum dengan jumlah SDM yang ada saat ini di jabatan/unit/perusahaan.

 

Outline :

  1. Tantangan organiasi di era hier competitive, produktivitas dan daya saing
  2. Pengertian, Tujuan dan Manfaat Analisa Beban Kerja (Workload Analysis)
  3. Jenis-jenis Beban Kerja (BK Jabatan, BK Individu, BK Unit Kerja, BK Perusahaan)
  4. Pendekatan & Metode dalam Analisis Beban Kerja
  5. Penyelidikan Waktu (Time Study)
  6. Jenis-Jenis Tugas (Pokok, Tambahan, Lain-lain, Rutin, Berkala, Insidentil)
  7. Tahapan/Langkah-langkah Pelaksanaan Tugas &Waktu Pelaksanaan Tugas
  8. Kelonggaran Waktu (Allowance)
  9. Alat Pengukuran yang digunakan
  10. Teknik Analisis Data yang digunakan
  11. Perhitungan Beban Kerja Jabatan, Individu, Unit Kerja, dan Perusahaan
  12. Perhitungan Kelebihan/Kekurangan Jumlah SDM
  13. Rekomendasi penyempurnaan job description (disain ulang tugas jabatan) dan SOP& Prcess Mapping
  14. Latihan Menghitung Beban Kerja dan Kebutuhan Jumlah SDM Optimum suatu dengan software excell
  15. Kaitan Analisa Beban Kerja & Man Power Planning (MPP)

Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

Pasal 14 ayat (2) Peraturan Pemerintah tahun 2015, mewajibkan kepada perusahaan untuk menyusun struktur skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.  Adanya struktur dan skal upah ini bahkan dalam PP tersebut diamanatkan wajib diberitahukan kepada pekerja, bahkan menjadi persyratan untuk pengurusan PP / PKB, bahkan pengenaan sanksi jika ketentuan ini tidak dilaksankan oleh perusahaan.

Namun sesungguh, penyusunan struktur dan skala upah yang tepat berbasis produktivitas dengan memperahtian ketentuan UU tenaga kerja, menjadi kebutuhan perusahaan sendiri dalam menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan. Untuk itu dalam perencanaan dan penerapan sistem kompensasi dan benefit harus disesuaikan dengan visi, misi, strategi bisnis, dan strategi Human Resources (HR) perusahaan anda.

Sistem kompensasi yang baik haruslah tidak bertentangan dengan peraturan dan UU yang berlaku, sederhana (tidak rumit), affordable (sesuai dengan anggaran perusahaan) dan mampu menunjang keberhasilan perusahaan. Terkait dengan anggaran harus diperhatikan faktor cash dan non cash. Kalkulasi anggaran kompensasi yang meliputi gaji pokok, berbagai tunjangan, insentif, lembur, pajak, jamsostek dan sebagainya harus dapat dihitung secara tepat dan akurat.

Workshop ini dirancang untuk memberikan perkembagan mutakhir dalam memahami, mengevauasi, merancang step by step,  dan mengelola sistim Kompensasi dan benefit ( C & B ) yang selaras dengan kebutuhan / startegi perusahan yang disesuaikan pula dengan kepentingan karyawan.  C & B adalah salah satu dari banyak alat HR bahwa organisasi gunakan untuk mengelola karyawan mereka .

Namun, isu-isu tentang efektivitas dan keadilan dari berbagai rencana membayar dengan cepat menjadi topik hanggat  dalam pengaturan organisasi . Hal ini karena pengelolaan berbagai strategi kompensasi bisa dilakukan secara multi fase juga dapat disesuaikan pilihan dari karyawan.

Sebelum remunerasi seorang karyawan tetap , perusahaan harus memastikan bahwa gaji masing-masing karyawan masuk akal dalam hal rencana membayar perusahaan secara keseluruhan . Selain itu, perusahaan perlu faktor dalam apa yang pesaing untuk jobholders sebanding membayar di pasar tenaga kerja yang relevan untuk memungkinkan organisasi untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang terampil .



TUJUAN PELATIHAN Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Mengetahui peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
  • Mengetahui sistem kompensasi dan benefit yang efective
  • Mengerti faktor-faktor apa saja yang di butukan dalam mendesign sistem kompensasi dan benefit
  • Mampu mencarang struktur skala upa, dengan melakukan evakuasi jabatan, sistim grading dan sistim tunjangan dan benefit sesuai dengan kebutuhan organiasi dan karyawan


OUTLINE MATERI Pelatihan Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Tantangan organisasi saat ini; Persaingan, perubahan, daya saing dan produktivitas
  • Dasar-dasar kompensasi
    • Total Rewards
    • Komponen-komponen Total Rewards
  • Peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
    • Komponen upah : upah pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap, fasilitas, insentif dan bonus, etc
    • Hak normtif dan non normative
    • Lembur (siapa yang berhak dapat lembur dan bagaimana mengaturya), cuti, THR, Kompensasi PHK, etc
    • Hal-hal apa saja yang menyangkut pengupahan yang mesti diatur dalam pp/PKb
  • Tahap dan Proses Merancang Struktur Skala Upa :
  • Mereview Struktur organisasi dan uraian pekerjaan sebagai dasar untuk meakukan Evaluasi Jabatan
  • Evaluasi jabatan, Teknik dan prosesnya
  • Merancang grading sebagai pijakan dalam membuat struktur upah dan pijakan dalam sistim karir
  • Mendisain Struktur Upah: Skala tunggal atau ganda, Garis Upah, Designing broadband pay structures, progession rate dan rentang upah
  • Komponen Tunjangan: tetap dan tidak tetap sesuai pilosofhi yang tepat
  • Audit Upah, apa itu ?
  • Performance based pay
  • Faktor-fatorr yang harus diperhatikan dalam mendisain sistim CNB
  • Mengeloal Struktur Upah
    • Tekanan struktur Upah
    • Kenaikan batas bawah dan UMP/UMK
    • Over Paid dan Under Paid
    • Perbedaan Kinerja dan kompetensi serta perilaku
    • Mengelola kenaikan dan pengereman, berdasrkan apa ?
  • Merancang Insentif dan Bonus
    • Mengakitan proses bisnus dan nilai tambah organisasi dengan kinerja departmenen, team dan individu
    • Latihan merancang skema insentif dan bonus, serta komisi

Technique Interview for Recruitment

Di dalam training ini, Anda akan dibantu untuk membuat list pertanyaan yang dapat Anda pakai untuk melalukan interview terhadap kandidat karyawan.

Seringkali ketika kita melakukan proses recruitment, kita kebingungan ketika melakukan proses wawancara, bingung harus menanyakan apa kepada candidat yang kita interview itu. Kesulitan dalam memancing atau mencari tahu seperti apa orang yang kita wawancara tersebut, sehingga ketika kita menganalisa kembali hasil wawancara yang telah kita lakukan, hasilnya masih sulit untuk kita analisa.

Untuk mengatasi kesulitan dalam melakukan interview dengan para candidat, maka kami mengadakan training ‘Technique Interview for HR” yang akan membahas mengenai:



Silabus Training Technique Interview for Recruitment

08.30-09.00 Registration
09.00-10.00 Sesi 1: Preparing to Interview
10.00-10.15 Coffee Break
10.15-12.00 Sesi 2: Preparing the Question
12.00-13.00 Lunch
13.00-14.30 Sesi 3: Technique Interview
14.30-14.45 Coffee Break
14.45-16.00 Sesi 4: Dealing with Difficult Candidates
16.00-17.00 Sesi 5: Roleplay

LOCAL GOVERNMENT ADMINISTRATION

TRAINING OBJECTIVES LOCAL GOVERNMENT ADMINISTRATION

  • Identify and effectively tackle areas that require growth within local government
  • Make constructive contributions to re-structuring and modernisation
  • Engage private sector participants in promoting better service delivery
  • Understand and apply the requirements of a viable workforce in strengthening
  • Local government performance
  • Understand and introduce the concept of E-Government at a local government level in aiding good governance

TRAINING  OUTLINES LOCAL GOVERNMENT ADMINISTRATION

  1. Introduction to Centralisation and Decentralisation of Government Bodies
  2. Management for Modernisation
  3. E-Government
  4. Strengths and Weakness of the Modernisation of Government
  5. Continuous Change and Innovation
  6. Changing Organisational Structure
  7. Initiating and Managing Change
  8. The Need for Training and Human Resource Development
  9. The Use of Market Type Mechanisms to Provide Government Services
  10. Performance Measures and Management
  11. Local Financial Accountability and Balance of Funding
  12. Reforming Government Grants
  13. Modernising Public funds
  14. Effective Leadership
  15. Local Government Administration, the Municipal Structure and Good Governance
  16. Promoting and Sustaining Local Growth and Structural Development
  17. Public/Private Partnerships, Outsourcing Strategic Functions

Deskripsi Training Personnel Administration

Untuk mengetahui bagaimana gambaran atau kondisi dari Sumber Daya Manusia yang merupakan asset penting dalam perusahaan, maka diperlukan tata kelola administasi yang efektif dan efesien. Sistem administrasi ini menunjang fungsi HRD dalam mengumpulkan data pekerja secara personal dimulai dari diterimanya bekerja sampai dengan tidak lagi bekerja di perusahaan. Dengan memiliki data yang valid, real time, dan terintegrasi maka perusahaan dapat merancang berbagai media untuk meningkatkan performa,kapabilitas dan kecakapan yang dimiliki oleh masing-masing personnel sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Pelatihan ini dapat membantu perusahaan untuk menyiapkan dan membekali tenaga kerja yang ahli dalam merencanakan, menyusun, mengelola, memonitor, melakukan pelaporan, mengambil tindakan dan mengevaluasi permasalahan dalam sistem administrasi sehingga HRD dapat menjadi  strategic business partner bagi perkembangan perusahaan.



Tujuan  Training Personnel Administration

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi penataan administrasi personalia  ( Personnel Administration ) yang efektif dan efesien di perusahaan
  2. Mengetahui teknik strategis dalam menyelesaikan hambatan persoalan dalam persoalan administrasi personalia ( Personnel Administration )
  3. Memaksimalkan fungsi kerja administrasi personalia dalam mendukung seluruh fungsi bisnis perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan siklus kerja pegawai
  4. Mengembangkan ketrampilan dalam menyelesaikan persoalan (problem solving skill) yang berkaitan dengan administrasi personalia ( Personnel Administration )
  5. Memanfaatkan dan mengoptimalkan data-data kepegawaian yang terekam pada sistem informasi perusahaan



Materi
Training Personnel Administration

  1. Ruang lingkup administrasi personalia (  Personnel Administration )  di perusahaan
    • Objek kerja administrasi personalia ( Personnel Administration ) di perusahaan
    • Tugas dan kewajiban administrasi personalia ( Personnel Administration )
    • Urgensi efesiensi dan efektivitas dalam administrasi personalia di perusahaan
  2. Kunci Sukses Administrasi Personalia untuk Meningkatkan Performa Kerja HR
    • Faktor-Faktor Penghambat dan Strategi Penyelesaian
    • Optimalisasi Peran Kerja
  3. Tugas Utama Administrasi Personalia dalam Proses Rekruitmen dan Seleksi Pekerja
  4. Desain Kerja dan Kebutuhan Data Administrasi Personalia dalam Siklus Karir Karyawan
  5. Sistem Informasi dan Data Base Administrasi Personalia Terintegrasi dan Real Time
  6. Sistem Evaluasi Performa Karyawan yang Terhubung dengan Data Administrasi Personalia Pengelolaan Reward, Punishment, Fasilitas berbasis Data Administrasi Personalia
  7. Evaluasi Key Index Perfomance (KPI) pada bidang Administrasi Personalia
  8. Studi Kasus

SECRETARY AND ADMINISTRATION STAFF

DESKRIPSI TRAINING SECRETARY AND ADMINISTRATION STAFF

Sebagai seorang sekretaris dan staff administrasi perusahaan sudah seharusnya memiliki keterampilan dan pengetahuan khusus yang berguna untuk mendukung pekerjaannya tersebut baik dalam menunjang karirnya secara professional maupun dalam hal menjaga nama baik perusahaan. Para peserta akan diberikan pengetahuan untuk bisa mengembangkan potensi dirinya secara professional dalam sebuah lingkungan kerja. Peserta juga akan dibekali ilmu untuk menemukan cara terbaik mendapatkan dampak/hasil yang baik dengan hanya komunikasi melalui telephone. Bagaimana menarik perhatian penerima dari surat/proposal yang kita buat atau ajukan kepada perusahaan, serta bagaimana mengatur agenda meeting yang sukses, efektif dan juga menyenangkan.

MATERI KURSUS SECRETARY AND ADMINISTRATION STAFF

How To Manage Our Personal Image and Branding

  • Bagaimana merubah apa yang orang lain pikirkan, rasakan, percaya dan lakukan
  • Motivasi diri
  • Menemukan self-concept dan mengembangkan pontensial diri

How To Communicate Confidentially and Effectively Using Telephone

  • Kontribusi terhadap nama perusahaan
  • Penggunaan bahasa yang baik
  • Penggunaan telephone yang benar

How To Construct Business Letters and Develop Writing Skills

  • Kategori surat-surat bisnis
  • Pembuka dan penutup surat yang efektif
  • Penulisan alamat dan tandatangan
  • E-mailing
  • Manfaat penulisan memo

How To Manage and Arrange Meeting

  • Mengetahui tujuan dan rencana meeting
  • Mengatur dan menata ruangan
  • Menyusun agenda
  • Menggunakan waktu meeting secara efektif

DATA KEPEGAWAIAN

Deskripsi

Data kepegawaian adalah informasi mengenai perkembangan karir pegawai yang disusun berdasarkan arsip dokumentasi kepegawaian dari instansi yang bersangkutan. Optimalisasi pembenahan data dalam sistem teknologi diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sehingga manajemen informasi dapat terbangun dan mempermudah upaya pembinaan karir pegawai.

Guna memperlancar seluruh aktivitas pengelolaan data kepegawaian, perlu dipersiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai. Optimalisasi pembenahan data dalam sistem teknologi diharapkan dapat memberikan informasi yang cepat, tepat, dan akurat sehingga manajemen informasi dapat terbangun dan mempermudah upaya pembinaan karir pegawai. Guna memperlancar seluruh aktivitas pengelolaan data kepegawaian, perlu dipersiapkan infrastruktur teknologi informasi yang memadai

Manfaat Pelatihan

  • Penyiapan data masukan hasil mutasi kepegawaian
  • Pelaksanaan penyuntingan dan penyandian data kepegawaian
  • Pelaksanaan pengolahan data kepegawaian
  • Penyelenggaraan sistem kepegawaian dan pertukaran informasi
  • Pelaksanaan pengembangan sistem informasi kepegawaian
  • Pengelolaan arsip kepegawaian

Materi Sistem Pengelolaan & Analisa Data Kepegawaian  :

  • Penyiapan dan Pengelolaan Data Kepegawaian
    • Pengagendaan, penyuntingan, penyandian, perekaman, pengelompokan, penyimpanan dan pemeliharaan surat/dokumen kepegawaian serta penyiapan penyusunan laporan/perangkaan sesuai beban tugasnya
  • Pengolahan Data Kepegawaian
    • Pengolahan data kepegawaian, koordinasi dalam penyelenggaraan aplikasi informasi kepegawaian, pemeliharaan basis data kepegawaian serta penyimpanan data dalam computer
  • Penyajian dan Pertukaran Informasi
    • Pengelolaan jaringan komunikasi data, rekonsiliasi data dan sistem informasi kepegawaian serta penyajian dan pertukaran informasi kepegawaian
  • Sistem Olahdata Berbasis IT
    • Penyajian data, pengolahan dan pertukaran data berbasis IT
  • Tugas praktek & simulasi

 

Personnel Administration Development Program

Deskripsi

Mengelola kepersonaliaan, khususnya administrasi kepersonaliaan adalah urusan yang rumit, menybukan dain penuh kejutan karena sifat pekerjaannya yang unik serta harus berhubungan dengan departemen-departemen yang kadang-kadang sulit diajak bicara. Adminstrasi kepersonaliaan dimulai sejak seseorang masuk diterima sebagai karyawan, mengadministrasikan berbagai dinamika kerja yang ada dilingkungan sumber daya manusia, termasuk didalamnya penyusunan dan pengelolaan budget,  sampai dengan pemberhentian karyawan sesuai dengan peraturan perundangan yang berlaku.



Sasaran Pelatihan Personnel Administration Development Program

Diharapkan setelah pelatihan Personnel Administration Development Program, peserta dapat :

  • Memahami kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugas rutin bidang administrasi kepersonaliaan.
  • Mengelola terlaksananya tata tertib dan disiplin kerja di perusahaan
  • Menyelenggarakan urusan pengupahan dan masalah lain yang berhubungan dengan urusan    finansial
  • Mengerti dan menguasai urusan tentang Perlindungan Keselamatan Kerja, Kesehatan        Karyawan dan Jaminan Sosial.
  • Menyelesaikan masalah keluh kesah Karyawan
  • Menyusun budget administrasi personalia


Training Outline Personnel Administration Development Program :

  • Peran administrasi personalia sebagai pendukung Manajemen Sumber Daya Manusia di Perusahaan.
  • Menetapkan kunci sukses dan Indikator Kinerja dalam menangani masalah administrasi kepersonaliaan :
    • Selection & Recruitment
    • Orientasi dan Penempatan Karyawan Baru
    • Mutasi, Rotasi dan Promosi
    • Pelatihan dan Pendidikan
    • Peraturan Perusahaan dan Disiplin
    • Mempersiapkan Masa Pensiun
    • Pemisahan Karyawan & PHK
    • Pengupahan & Jaminan Sosial
  • Mengatasi keluh kesah Karyawan
  • Menetapkan kompetensi professional Personnel Administration
  • Menyusun Budget Personnel Administration

ADMINISTRASI PERSONALIA

Deskripsi Training Administrasi Personalia

Administrasi personalia diperlukan untuk memperlancar fungsi divisi personalia dan human resource secara keseluruhan. Hal ini terutama diperlukan bagi perusahaan yang sudah memiliki begitu banyak karyawan, misalnya lebih dari 100 orang, sementara staf bagian administrasi tidak sebanding jumlahnya. Akibatnya, banyak pekerjaan administrasi dilakukan secara tidak efisien, memakan waktu lama dan berakibat mengeluhnya para karyawan.  Training ini ditujukan bagi staf personalia agar dapat melaksanakan fungsi administrasi personalia di perusahaannya dengan lebih efisien dan efektif.

Materi bahasan Training Administrasi Personalia

  1. HRD Management: Introduction to the six functions of HRD Management
  2. Process & Procedure of Recruitment: Searching, interview, test & selection
  3. Various employment transaction forms in the HRD Management
  4. Performance management: Sistem penilaian prestasi kerja
  5. Remuneration management: Struktur & skala gaji, basic salary, allowances, incentive & overtime
  6. Manpower Department & the licenses that have to be in place
  7. Managing employee benefits & facilities.

PERSONNEL ADMINISTRATION

DESKRIPSI TRAINING PERSONNEL ADMINISTRATION

Untuk mengetahui bagaimana gambaran atau kondisi dari Sumber Daya Manusia yang merupakan asset penting dalam perusahaan, maka diperlukan tata kelola administasi yang efektif dan efesien. Sistem administrasi ini menunjang fungsi HRD dalam mengumpulkan data pekerja secara personal dimulai dari diterimanya bekerja sampai dengan tidak lagi bekerja di perusahaan. Dengan memiliki data yang valid, real time, dan terintegrasi maka perusahaan dapat merancang berbagai media untuk meningkatkan performa,kapabilitas dan kecakapan yang dimiliki oleh masing-masing personnel sehingga dapat meningkatkan produktivitas dan meningkatkan profitabilitas perusahaan. Pelatihan ini dapat membantu perusahaan untuk menyiapkan dan membekali tenaga kerja yang ahli dalam merencanakan, menyusun, mengelola, memonitor, melakukan pelaporan, mengambil tindakan dan mengevaluasi permasalahan dalam sistem administrasi sehingga HRD dapat menjadi  strategic business partner bagi perkembangan perusahaan.



TUJUAN TRAINING PERSONNEL ADMINISTRATION

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memahami mengenai urgensi penataan administrasi personalia  ( Personnel Administration ) yang efektif dan efesien di perusahaan
  2. Mengetahui teknik strategis dalam menyelesaikan hambatan persoalan dalam persoalan administrasi personalia ( Personnel Administration )
  3. Memaksimalkan fungsi kerja administrasi personalia dalam mendukung seluruh fungsi bisnis perusahaan yang memiliki keterkaitan dengan siklus kerja pegawai
  4. Mengembangkan ketrampilan dalam menyelesaikan persoalan (problem solving skill) yang berkaitan dengan administrasi personalia ( Personnel Administration )
  5. Memanfaatkan dan mengoptimalkan data-data kepegawaian yang terekam pada sistem informasi perusahaan

MATERI TRAINING PERSONNEL ADMINISTRATION

  1. Ruang lingkup administrasi personalia (  Personnel Administration )  di perusahaan
    • Objek kerja administrasi personalia ( Personnel Administration ) di perusahaan
    • Tugas dan kewajiban administrasi personalia ( Personnel Administration )
    • Urgensi efesiensi dan efektivitas dalam administrasi personalia di perusahaan
  2. Kunci Sukses Administrasi Personalia untuk Meningkatkan Performa Kerja HR
    • Faktor-Faktor Penghambat dan Strategi Penyelesaian
    • Optimalisasi Peran Kerja
  3. Tugas Utama Administrasi Personalia dalam Proses Rekruitmen dan Seleksi Pekerja
  4. Desain Kerja dan Kebutuhan Data Administrasi Personalia dalam Siklus Karir Karyawan
  5. Sistem Informasi dan Data Base Administrasi Personalia Terintegrasi dan Real Time
  6. Sistem Evaluasi Performa Karyawan yang Terhubung dengan Data Administrasi Personalia Pengelolaan Reward, Punishment, Fasilitas berbasis Data Administrasi Personalia
  7. Evaluasi Key Index Perfomance (KPI) pada bidang Administrasi Personalia
  8. Studi Kasus

 

Personnel Administration Development Program (PADP)

Deskripsi Training Personnel Administration Development Program (PADP) 

Mengelola kepersonaliaan, khususnya administrasi kepersonaliaan adalah urusan yang rumit, menyibukan dan penuh kejutan karena sifat pekerjaannya yang unik serta harus berhubungan dengan departemen-departemen lain yang kadang-kadang sulit diajak bicara.

Dan juga pekerjaan Personnel Administration tidaklah mudah dan juga tidak sederhana, kekacauan kerja pada Personnel Administration dapat mengganggu pekerjaan seluruh departemen, mengapa? karena pekerjaan seorang personnel Administration mempunyai keterkaitan dengan departemen lain dalam satu perusahaan.

Seorang Personnel Administration punya kontribusi yang tidak sedikit terhadap speed business perusahaannya. Karena itulah, peran dan tugas seorang Personnel Administration tidak bisa anggap ringan. Justru keberadaan seorang Personnel Administration sangat penting bagi perusahaan.



Sasaran Training Personnel Administration Development Program (PADP)

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta dapat :

  1. Menjadi seorang Personnel Administration yang handal dan profesional
  2. Memahami kunci keberhasilan dalam melaksanakan tugas-tugas rutin bidang administrasi personalia,
  3. Memahami kunci keberhasilan dalam Pengelolaan proses, Administrasi dan dokumentasi : Proses Recruitment, Proses Performance Management, Proses Mutasi, Rotasi dan Promosi, Proses Pelatihan dan Pengembangan, Proses Compensation & Benefit, Proses Jaminan Sosial, Proses Industrial Relation, Proses Coaching & Counseling, Proses PHK, Proses Mempersiapkan Masa Pensiun

 

Materi Training Personnel Administration Development Program (PADP)

Pentingnya Peran administrasi personalia bagi suksesnya perusahaan

  1. Tugas dan tanggung jawab seorang personnel Administration
  2. Standard Competency for Personnel Administration officer
  3. Pentingnya Sistem dokumentasi yang baik, cepat dan akurat
  4. Sistem Dokumentasi, Pergerakan dokumen, penyimpanan dan pemusnahan dokumen
  5. Bekerja dengan Standard Operating Procedures (SOP)
  6. Memahami regulasi ketenagakerjaan serta penanganan administrasi kepersonaliaan
  7. Administrasi dan dokumentasi:
  • Proses Recruitment
  • Proses Performance Management
  • Proses Mutasi, Rotasi dan Promosi
  • Proses Pelatihan dan Pengembangan
  • Proses Compensation & Benefit
  • Proses Jaminan Sosial
  • Proses Industrial Relation
  • Proses Coaching & Counseling
  • Proses PHK
  • Proses Mempersiapkan Masa Pensiun

MANAJEMEN ADMINISTRASI SUMBER DAYA MANUSIA

DISKRIPSI PROGRAM :

Manajemen Sumber Daya Manusia sangat penting bagi suatu organisasi / perusahaan dalam era globalisasi dimana Manusia sebagai modal aktif yang mempunyai perilaku khusus yang dapat membentuk organisasi / perusahaan mencapai tujuan. Dalam menghadapi intensitas dan kompleksitas bisnis, human capital / human resources merupakan modal perusahaan yang dapat memberikan manfaat secara internal dalam menjawab tantangan multi dimensi dan menghadapi masalah produktivitas, mutu, biaya, waktu, pelayanan, keselamatan kerja dan hubungan kerja.

Untuk itu Pimpinan perusahaan atau organisasi dituntut berfikir kreatif untuk menemukan berbagai terobosan strategis, salah satunya bagaimana mengelola administrasi sumber daya manusia secara sinergi sehingga mampu memebrikan data yang akurat dan akuntabel bagi perusahaan atau organisasi dalam mencapai tujuan atau sasaran.

Dalam kontek di atas, Manajemen Administrasi Sumber Daya Manusia harus dikelola secara komprehensif sejak perencanaan kebutuhan SDM, rekrutmen dan seleksi, hubungan karyawan dan industrial sampai dengan kompetensi kerja yang diperlukan.

Berdasarkan observasi, masih banyak perusahaan baik kecil atau besar, nasional mupun multinasional belum memahami pentingnya mengelola administrasi sumber daya manusia secara komprehensif, sehingga berbagai manfaat dari fungsi – fungsi manajemen sumber daya manusia tidak dapat terimplementasi secara baik dan benar bahwa manusia adalah modal utama perusahaan yang akan mengelola sumber daya perusahaan secara efektif dan efisien untuk mencapai tujuan dan sasaran perusahaan atau organisasi.

Pelatihan ini, membahas Manajemen Administrasi Sumber Daya Manusia secara komprehensif, sehingga peserta sebagai orang yang diberi tanggung jawab untuk mengelola personnel Administration di perusahaan turut mendukung tercapainya sasaran perusahaan. Setelah mengikuti pelatihan ini mampu dan dapat menjalankan manajemen administrasi sumber daya manusia secara efektif dan efisien.

MAKSUD dan TUJUAN :

  1. Mengerti dan Memahami Ruang Lingkup dari Manajemen Administrasi SDM
  2. Melaksanakan Komunikasi dan Hubungan Karyawan sesuai Peraturan Perundangan dan Kebijakan Perusahaan
  3. Mengerti Proses dalam Mangelola Tatatertib dan Disiplin Kerja
  4. Menyelenggarakan Administrasi SDM Perusahaan secara Efektif dan Efisien

SASARAN TRAINING MANAJEMEN ADMINISTRASI SUMBER DAYA MANUSIA:

Setelah mengikuti workshop ini diharapkan peserta akan dapat   :

  1. Memahami sistimatika Pengelolaan Administrasi SDM secara Baik dan Benar
  2. Mengerti dan memahami fungsi utama Manajemen Administrasi SDM bagi pekerja dan perusahaan yang harus diimplementasikan secara efektif dan efisien guna meningkatkan produktivitas
  3. Meningkatkan keterampilan dan produktivitas kerja pejabat yang menangani Administrasi SDM di Perusahaan.
  4. Menciptakan Hubungan Kerja Harmonis antara Karyawan dan Manajemen
  5. Menyadari perannya dalam proses mengelola sumber daya manusia, dimana manusia adalah modal perusahaan yang sangat penting untuk mencapai tujuan perusahaan atau organisasi
  6. Memiliki keterampilan dalam mengembangkan kompetensi sumber daya manusia dari kompetensi individu menjadi kompetensi inti perusahaan atau organisasi agar perusahaan atau organisasi mampu menjalankan misi dan mewujudkan visinya melalui pencapaian tujuan dan sasaran perusahaan atau organisasi yang telah ditetapkan.
  7. Memberi masukan kepada pimpinan perusahaan dalam proses melaporkan fakta yang ada serta masalah yang terjadi, sekaligus dengan usul dan saran, atau rekomendasi jalan keluar dari masalah sumber daya manusia di perusahaan atau organisasi untuk perbaikan
  8. Memiliki keterampilan tentang tehnik pengumpulan, pengolahan, serta analisa data yang digunakan sebagai dasar dalam membuat kesimpulan dalam proses pemecahan masalah sumber daya manusia

MATERI TRAINING MANAJEMEN ADMINISTRASI SUMBER DAYA MANUSIA :

  1. Ruang Lingkup Manajemen Administrasi SDM
    1. Siklus Manajemen Administrasi SDM
    2. Tujuan dan Lingkup Kegiatan
    3. Pengertian, Hubungan dan Peran dalam Organisasi
    4. Posisi dalam Organisasi / Perusahaan
  2. Jenis Pekerjaan dan Tanggung Jawab
    1. Pengertian Perencanaan SDM
    2. Administrasi Rekrutmen dan Seleksi
    3. Administrasi Orientasi Pekerja Baru
    4. Administrasi Pemeliharaan
    5. Administrasi Payroll
    6. Administrasi Pelatihan dan Pengembangan
    7. Administrasi Mutasi dan Promosi
    8. Administrasi Penilaian dan Pembinaan Kerja
    9. Administrasi K3
    10. Adminisrasi Hubungan Karyawan dan Industrial
    11. Administrasi Pengakhiran Hubungan Kerja
  3. Mengelola Tatatertib dan Disiplin Kerja.
    1. Administrasi Tatatertib dan Disiplin Kerja
    2. Unsur-unsur Tatatertib Kerja
    3. Pengertian Disiplin Kerja
    4. Permasalah Disiplin Kerja
  4. Komunikasi dan Hubungan Karyawan
    1. Tujuan dan Pemahaman Komunikasi
    2. Cara Tepat Membangun Hubungan
    3. Mengenal Berbagai Bahasa Tubuh
    4. Hubungan Manusia di Lingkungan Kerja
  5. Penyelesaian Perbedaan Pendapat dan Perselisihan
    1. Perselisihan dalam Hubungan Kerja
    2. Indikasi Karyawan Bermasalah
    3. Faktor Penyebab Terjadinya Konflik
    4. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Kerja
  6. Kompetensi Pengelola Administrasi SDM
    1. Pemahaman Kompetensi
    2. Nilai Dasar Utama Kompetensi
    3. Katagori dan Model Kompetensi
    4. Macam dan Aplikasi Kompetensi

PERSONNEL ASSISTANTS & HR STAFF

DESKRIPSI TRAINING PERSONNEL ASSISTANTS & HR STAFF

Pelatihan ini didisain bagi para staff professional terutama di bidang human resources dan personnel yang ingin meningkatkan, memperkaya dan meng-update kemampuan mulai dalam proses recruitment, personnel issues, hingga employment law. Materi pelatihan akan disajikan dengan pendekatan “best practice”, yang telah terbukti dapat diaplikasikan dan sukses dalam meningkatkan kinerja dan mengatasi problematika di bidang human resources yang semakin kompleks dan menantang.

TUJUAN TRAINING PERSONNEL ASSISTANTS & HR STAFF

  1. Memberikan best practice dalam menerapkan strategies untuk menarik, merecruit dan mempertahankan top talent
  2. Memberikan tuntunan lengkap dalam melakukan proses seleksi secara efesien,
  3. Strategi agar tetap “tune in” dalam permasalahan
  4. Teknik dalam membangun produktifitas, moral karyawan dan membangun lingkungan kerja yang positive
  5. Tips dan tools dalam mengelola waktu, prioritas pekerjaan dan pemecahan masalan secara efektif

MATERI TRAINING PERSONNEL ASSISTANTS & HR STAFF

  1. Keys to Success in Your Role as HR Assistant
    • Arti penting peran dan pengaruhnya terhadap kesuksesan perusahaan
    • Keterkaitan fungsi HR dalam organisasi
    • Bagaimana mengelola dan bekerjasama dengan fungsi lain
  2. Recruitment — Find and Hire the Best Employees
    • Startegi dalam mengiklankan dan teknik melakukan screening potensial kandidat
    • Common — and not so common dalam mengelola recruitment
    • Proses interview yang sukses
    • Menggali informasi, membaca bahasa tubuh dan teknik lainnya
    • Mengelola kerjasama dengan recruitment agency
  3. Employment Law — Know the Critical Issues Related to HR and the Law
  4. Personnel-Related Issues — Handle Them Like a Pro
    • Membangun program orinetasi dan training yang efektif
    • Teknik meningkatakan kinerja, memotivasi baik di department HR atau lainnya
  5. Policies and Procedures — Establish Practical Guidelines and Work Within Them
    • Membuat dan administrasi personnel policies
    • Menyakinkan policies dan procedures dijalankan di semua jajaran karyawan termasuk top management
    • Teknik mengkomunikasikan policies dan procedures
    • Policies dan procedures yang berkaitan dengan safety dan peraturan lainnya
  6. The Road Ahead — Look into Your Future as an HR Professional
  7. HR is an ART
    • “Dealing with unpleasant situations” and “difficult person”
    • Mengelola stress dan perubahan

Payroll Administration System

Deskripsi Training Payroll Administration System

Perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis memungkinkan proses bisnis yang terjadi di perusahaan dapat diselesaikan dengan lebih efesien, efektif dan akurat. Salah satu fungsi bisnis yang perlu mendapatkan sentuhan aplikasi teknologi informasi adalah payroll. Payroll yang dibawahi oleh departemen Human Resources memiliki peran vital untuk mengelola hak finansial yang harus diberikan perusahaan. Efesiensi yang dicapai secara paralel dapat menciptakan ruang bagi perusahaan untuk mendorong produktivitas karena waktu yang digunakan relatif singkat. Implementasi dari pemanfaatan teknologi informasi juga berperan dalam menyederhanakan persoalan payroll yang terbilang kompleks. Kompleksitas payroll disebabkan berbagai perhitungan yang harus melibatkan berbagai aspek seperti golongan jabatan, lama bekerja, jam kerja, pangkat, intensif, jam lembur, potongan kerja, tunjangan perusahaan, pajak penghasilan, jamsostek dan lain-lain. Oleh sebab itu dalam menjalankan payroll secara manual tentu menjadi tidak sejalan dengan perubahan lingkungan yang semakin kompetitif dan menuntut kecepatan dalam pelaksanaan serta pelaporannya.



Tujuan Training Payroll Administration System

  1. Memberikan pemahaman mendasar mengenai urgensi penerapan payroll administration system yang efesien, efektif dan akurat
  2. Memberikan pelatihan sistem administrasi payroll berbasis teknologi informasi yang sesuai dengan fungsi bisnis perusahaan
  3. Menerapkan manajemen dan perawatan berkelanjutan pada payroll system yang sesuai dengan perkembangan manajemen perusahaan

 

Materi Training Payroll Administration System

  1. Ruang lingkup kompensasi perusahaan
  2. Dimensi-dimensi penentuan gaji
  3. Acuan penentuan struktur penggajian di perusahaan
  4. Komponen intensif, tunjangan, lembur, potongan kerja, dan jamsostek
  5. Aplikasi pajak penghasil (Pph 21)
  6. Sistematika dan prosesdur payroll administration system
  7. Urgensi & best practice dalam penerapan teknologi informasi dalam payroll administration system
  8. Database master karyawan yang mempengaruhi payroll
  9. Transformasi kebijakan manajemen perusahaan dalam payroll
  10. Pelaporan payroll

MANAJEMEN PAYROLL PERUSAHAAN

Latar Belakang Training Manajemen Payroll:

Dalam memenuhi kebutuhan sistim informasi manajemen perusahaan, maka manajemen payroll sangat diperlukan dan diketahui dalam pemrosesan salary dan benefits secara terintegrasi dengan menggunakan database karyawan melalui informasi teknologi perusahaan. Untuk membantu pengawasan sebagai salah satu fungsi dari manajemen, maka manajemen payroll merupakan sarana yang memberikan kejelasan aturan dan proses dalam sistim penggajian yang ada di perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Tujuan Utama dari manajemen payroll adalah :

  1. Menghasilkan proses salary dan benefits berjalan dengan baik dan benar
  2. Memberikan informasi salary dan benefits yang akurat sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan
  3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas payroll administrasi di perusahaan
  4. Meningkatkan produktivitas kerja admnistrasi payroll di perusahaan

Sasaran Training Manajemen Payroll:

Setelah mengikuti workshop / seminar ini diharapkan peserta  mampu :

  1. Mengerti dan memahami tujuan utama dari manajemen payroll bagi perusahaan dan pekerja.
  2. Mempersiapkan dan mengambil langkah-langkah strategi dalam penyesuaian proses payroll di perusahaan.
  3. Melaksanakan proses payroll dengan baik dan benar sesuai dengan policy manajemen perusahaan.
  4. Meningkatkan keterampilan dan produktivitas kerja petugas adminstrasi payroll di perusahaan secara efektif dan effisien.
  5. Menyiapkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pasal 21 sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku
  6. Menghitung Upah Sundulan sehubungan dengan penetapan pemerintah tentang UMP

Outline Training Manajemen Payroll:

  1. Mengapa Manajemen Payroll Penting
  2. Peraturan Perundangan di Indonesia
  3. Unsur-unsur Manajemen Payroll
  4. Sistimatik Manajemen Payroll
  5. Skema Proses Manajemen Payroll
  6. Ketentuan dan Struktur Pengupahan
  7. Petunjuk Penghitungan PPh Pasal 21
  8. Contoh Perhitungan PPh Pasal 21
  9. Menghitung Upah Sundulan
  10. SPT Tahunan : 1721 A1 / 1770 SS / 1770 S

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

OVERVIEW:

Sistim Balas Jasa dan Tunjangan (Compensation  & Benefit System) merupakan salah satu bagian yang terpenting dan integral dari keseluruhan rangkaian HR Management Strategy. Kompensasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Tidaklah heran faktor yang satu ini menjadi salah satu pemicu utama bagi karyawan dalam menentukan langkah karirnya kedepan dan bagi perusahaan adalah penentuan langkah strategik perusahaan kedepan. Sistem kompensasi dalam organisasi haruslah diselaraskan dengan strategi & tujuan dari organisasi serta asas kepatutan yang normatif di dalam lingkungan tersebut sehingga terjadi keselarasan antara perusahaan, karyawan serta komunitas di lingkungan tersebut (negara & masyarakat sekitarnya). Namun pada prinsipnya, meskipun berbeda sistemnya, strategi & program kompensasi tetaplah akan berguna & efektif apabila para pengambil keputusan (top manajemen) melakukan beberapa hal berupa asas-asas yang saling memberikat manfaat bagi semua pihak. Dengan pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka para praktisi payroll di perusahaan diharapkan dapat merencanakan dan mengimplementasikan system dan strategi Compensasi dan Benefit dengan baik.



Tujuan 

Memahami pentingnya strategi dalam perencanaan dan implementasi Compensation & Benefit bagi perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan yang terbaik di perusahaan

  1. Mengkalkulasikan formulasi-formulasi yang ada untuk mendapatkan nilai yang sesuai dan menguntungkan bagi semua pihak yang telibat didalam sebuah organisasi
  2. Menciptakan kinerja perusahaan yang optimal

MATERI COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

  1. Paradigma Compensation and Benefits
  2. Kebijakan Pemerintah: UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003
  3. Peran HR dalam menciptakan Sistem Kompensasi & Benefit yang baik
  4. Tujuan Kompensasi dan Benefit
  5. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam standar Kompensasi
    • Internal
    • Eksternal
  6. Tiga kompenen Pokok Kompensasi
    • Upah Dasar
    • Upah Berdasar Kinerja
    • Upah Tidak Langsung
  7. Komponen Kompensasi & Benefit
    • Gaji Pokok
    • Tunjangan
    • Insentif
    • Lembur
    • Pajak
    • Jamsostek
  8. Strategi kompensasi dan benefit
    • Attracting
    • Retaining
    • High Performing
    • High Potential
  9. Merumuskan Skala Upah sebagai Parameter dalam Pendistribusian Gaji
  10. Administrasi Manajemen Payroll
  11. Strategi Komunikasi kepada Seluruh Karyawan
  12. Evaluasi dan Rekomendasi akhir

Compensation & Benefit Courses

Deskripsi Compensation & Benefit Courses 

Perusahaan tidak dapat begitu saja menetapkan besaran gaji (upah) karyawannya, harus ada ukuran dan metoda yang mampu menggambarkan prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya. Struktur nggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi yang harus diikuti disamping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu mengakomodasikan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan karyawan yang berprestasi, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, serta kinerja yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan, konsep ini lebih dikenal dengan konsep 3P, yaitu Pay for People, Pay for Position dan Pay for Performance.

Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, sederhana, tertib dalam pengadministrasian, melindungi sumber daya perusahaan, akuntabel dll.

Objective Compensation & Benefit Courses 

  • Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian mulai dari Job Analysis, Job Evaluation, Job Grading sampai dengan penyusunan struktur penggajian.
  • Memahami pentingnya Job Description dalam penyusunan struktur penggajian
  • Mengetahui pengaruh Performance Appraisal dalam kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan.
  • Mengetahui serta memahami perbedaan antara posisi manajerial dan non manajerial
  • Mengetahui serta memahami non functional management yang minimal harus dikuasai dalam posisinya sebagai seorang manager.

Outline Compensation & Benefit Courses 

  • Sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan Penggajian
  • Mengenal Analisa dan Evaluasi Jabatan
  • Job Grading sebagai piranti dalam penyusunan Struktur Penggajian
  • Pentingnya menetapkan Mid Point
  • Compa Ratio sebagai alat bantu dalam menjaga keseimbangan penggajian
  • Latihan-latihan praktis untuk lebih memahami sistematika diatas

Struktur & Skala Upah dikaitkan dengan Upah Sundulan

Latar Belakang Struktur & Skala Upah dikaitkan dengan Upah Sundulan

Pasal 92 ayat 1 UU No 13 tahun 2003 yang dipertegas lewat Kepmenakertrans No 49 tahun 2004 sangat jelas mengamanatkan tentang perlunya setiap perusahaan menyusun struktur dan skala upah yang kondusif. Implementasi yang belum optimal akhirnya melahirkan salah satu pasal dalam Peraturan Pemerintah No 78 tahun 2015 yaitu pasal 14 yang mewajibkan pelampiran struktur dan skala upah dalam setiap pengajuan Peraturan Perusahaan ataupun Perjanjian Kerja Bersama. Kondisi ini tampaknya belum banyak disadari oleh setiap perusahaan, bahkan masih banyak yang belum memiliki sistem pengelolaan struktur dan skala upah.

Atas dasar itu, maka kami menyelenggarakan pelatihan ini dengan harapan mampu menjadi salah satu sarana bagi para pelaku bisnis termasuk pengurus Serikat Buruh untuk memahami bagaimana ketentuan tersebut.  Melalui pelatihan ini para peserta juga akan diperkenalkan dengan alternatif cara menghitung upah sundulan sebagai konsekwensi kenaikan Upah Minimum Propinsi (UMP) tiap tahun.

Silabus Pelatihan Struktur & Skala Upah dikaitkan dengan Upah Sundulan

Sesi 1

Norma Dalam Hubungan Industrial

  • Makro Minimal
  • Mikro Kondisional

Sesi 2

Esensi Kepmenakertrans No 49 tahun 2004

  • Struktur dan skala upah
  • Alternatif penyusunan grading

 

Sesi 3

Dasar Penentuan Poin

  • Evaluasi jabatan
  • Variasi menyusun format penentuan poin

Sesi 4

Upah Sundulan

  • Latar belakang upah sundulan
  • Alternatif menghitung upah sundulan
    • Antisipasi dampak terhadap struktur dan skala upah

 

Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

Deskripsi

Pasal 14 ayat (2) Peraturan Pemerintah tahun 2015, mewajibkan kepada perusahaan untuk menyusun struktur skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.  Adanya struktur dan skal upah ini bahkan dalam PP tersebut diamanatkan wajib diberitahukan kepada pekerja, bahkan menjadi persyratan untuk pengurusan PP / PKB, bahkan pengenaan sanksi jika ketentuan ini tidak dilaksankan oleh perusahaan.

Namun sesungguh, penyusunan struktur dan skala upah yang tepat berbasis produktivitas dengan memperahtian ketentuan UU tenaga kerja, menjadi kebutuhan perusahaan sendiri dalam menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan. Untuk itu dalam perencanaan dan penerapan sistem kompensasi dan benefit harus disesuaikan dengan visi, misi, strategi bisnis, dan strategi Human Resources (HR) perusahaan anda.

Sistem kompensasi yang baik haruslah tidak bertentangan dengan peraturan dan UU yang berlaku, sederhana (tidak rumit), affordable (sesuai dengan anggaran perusahaan) dan mampu menunjang keberhasilan perusahaan. Terkait dengan anggaran harus diperhatikan faktor cash dan non cash. Kalkulasi anggaran kompensasi yang meliputi gaji pokok, berbagai tunjangan, insentif, lembur, pajak, jamsostek dan sebagainya harus dapat dihitung secara tepat dan akurat.

Workshop ini dirancang untuk memberikan perkembagan mutakhir dalam memahami, mengevauasi, merancang step by step,  dan mengelola sistim Kompensasi dan benefit ( C & B ) yang selaras dengan kebutuhan / startegi perusahan yang disesuaikan pula dengan kepentingan karyawan.  C & B adalah salah satu dari banyak alat HR bahwa organisasi gunakan untuk mengelola karyawan mereka .

Namun, isu-isu tentang efektivitas dan keadilan dari berbagai rencana membayar dengan cepat menjadi topik hanggat  dalam pengaturan organisasi . Hal ini karena pengelolaan berbagai strategi kompensasi bisa dilakukan secara multi fase juga dapat disesuaikan pilihan dari karyawan.

Sebelum remunerasi seorang karyawan tetap , perusahaan harus memastikan bahwa gaji masing-masing karyawan masuk akal dalam hal rencana membayar perusahaan secara keseluruhan . Selain itu, perusahaan perlu faktor dalam apa yang pesaing untuk jobholders sebanding membayar di pasar tenaga kerja yang relevan untuk memungkinkan organisasi untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang terampil .



TUJUAN PELATIHAN Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Mengetahui peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
  • Mengetahui sistem kompensasi dan benefit yang efective
  • Mengerti faktor-faktor apa saja yang di butukan dalam mendesign sistem kompensasi dan benefit
  • Mampu mencarang struktur skala upa, dengan melakukan evakuasi jabatan, sistim grading dan sistim tunjangan dan benefit sesuai dengan kebutuhan organiasi dan karyawan




OUTLINE MATERI Pelatihan Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Tantangan organisasi saat ini; Persaingan, perubahan, daya saing dan produktivitas
  • Dasar-dasar kompensasi
    • Total Rewards
    • Komponen-komponen Total Rewards
  • Peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
    • Komponen upah : upah pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap, fasilitas, insentif dan bonus, etc
    • Hak normtif dan non normative
    • Lembur (siapa yang berhak dapat lembur dan bagaimana mengaturya), cuti, THR, Kompensasi PHK, etc
    • Hal-hal apa saja yang menyangkut pengupahan yang mesti diatur dalam pp/PKb
  • Tahap dan Proses Merancang Struktur Skala Upa :
  • Mereview Struktur organisasi dan uraian pekerjaan sebagai dasar untuk meakukan Evaluasi Jabatan
  • Evaluasi jabatan, Teknik dan prosesnya
  • Merancang grading sebagai pijakan dalam membuat struktur upah dan pijakan dalam sistim karir
  • Mendisain Struktur Upah: Skala tunggal atau ganda, Garis Upah, Designing broadband pay structures, progession rate dan rentang upah
  • Komponen Tunjangan: tetap dan tidak tetap sesuai pilosofhi yang tepat
  • Audit Upah, apa itu ?
  • Performance based pay
  • Faktor-fatorr yang harus diperhatikan dalam mendisain sistim CNB
  • Mengeloal Struktur Upah
    • Tekanan struktur Upah
    • Kenaikan batas bawah dan UMP/UMK
    • Over Paid dan Under Paid
    • Perbedaan Kinerja dan kompetensi serta perilaku
    • Mengelola kenaikan dan pengereman, berdasrkan apa ?
  • Merancang Insentif dan Bonus
    • Mengakitan proses bisnus dan nilai tambah organisasi dengan kinerja departmenen, team dan individu
    • Latihan merancang skema insentif dan bonus, serta komisi

SALARY ADJUSTMENT : BEST PRACTICE MEMBUAT PENYESUAIAN GAJI KARYAWAN

DESKRIPSI TRAINING SALARY ADJUSTMENT

Kenaikan UMP (Upah Minimum Propinsi) secara praktis menimbulkan efek sundulan bagi karyawan lain. Artinya, jika UMP di suatu propinsi naik, maka kenaikan upah sundulannya juga harus proporsional mengikuti besaran kenaikan UMP tersebut. Kenaikan UMP dan munculnya upah sundulan menjadi 2 isu yang masih bergejolak di kalangan HRD. Banyak praktisi HRD, Pimpinan perusahaan dan pemilik bisnis menyadari bahwa problematika UMP berdampak ke mana-mana, harus tetap fokus kepada bisnis dan fokus bagaimana mengamankan struktur gaji perusahaan.

UMP hanya berlaku untuk pekerja dengan level terendah yang masa kerjanya belum sampai satu tahun. Tetapi permasalahannya timbul ketika karyawan yang mempunyai gaji di atas UMP harus ikut tersundul akibat kenaikan itu, tapi kenaikannnya berapa itu yang memerlukan pertimbangan dengan baik, matang, tepat dan efektif. Karena itu sudah seharusnya mampu melakukan Salary Adjustment dengan baik dan benar serta efektif bagi perkembangan perusahaan. Dan berita baiknya, sebentar lagi Anda semua akan mampu melakukannya dengan sangat mudah! Cukup dengan SATU TOMBOL, Otomatiskan Pekerjaan Anda !

Sehubungan dengan itu, kami mengadakan sebuah special workshop 1 hari untuk membekali para praktisi HRD, Pimpinan Perusahaan dan pemilik bisnis tentang bagaimana cara melakukan Salary Adjustments agar struktur gaji menjadi lebih baik, efektif dan proposional. Dalam Special Workshop ini, seluruh peserta tidak dijejali oleh teori-teori compensation & benefit atau sejenisnya, tetapi akan langsung praktek menggunakan laptop masing-masing bagaimana caranya untuk melakukan Salary Adjustment dengan baik, cepat, sederhana dan mudah.



MODUL TRAINING SALARY ADJUSTMENT

Dalam workshop special ini akan diajarkan bagaimana cara melakukan Salary Adjusments dengan 5 model Salary Adjusments, yaitu :

  1. Salary Adjustment Model berdasarkan kenaikan UMP #model 1
  2. Salary Adjustment Model berdasarkan kenaikan UMP #model 2
  3. Salary Adjustment Model berdasarkan Merit System
  4. Salary Adjustment Model berdasarkan besaran persentase Performance Appraisal
  5. Salary Adjustment Model berdasarkan Performance Appraisal Budget

COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM (USING 3P CONCEPT)

LATAR BELAKANG

Compensation & Benefit System (Comben System/Sistem Imbalan) adalah salah satu bagian yang integral dalam rangkaian HR Management Strategy. Sedemikian pentingnya sehingga keseluruhan proses HR Management akan macet bila sistem ini tidak disusun dengan baik. Compensation & Benefit System memiliki 3 Pedoman dasar, yakni: In­ternally Fair, Externally Competitive, dan Affordable.

Internally Fair memungkinkan perusahaan mampu mempertahankan orang terbaik dalam perusahaan, mampu mendorong prestasi kerja yang optimal dari setiap individu, serta mere­dusir rasa ketidakadilan diantara karyawan. Externally Competitive memungkinkan perusa­haan mampu menarik minat orang di luar perusahaan untuk bergabung, dan mampu mening­katkan citra baik perusahaan. Affordable adalah kemampuan perusahaan dalam memberikan com-ben.

Namun demikian penyusunan Comben System yang efektif merupakan proses yang cukup rumit, apalagi di perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah besar. Penyusunan sistem ini merupakan suatu proses yang diawali dengan perumusan Business Strategy, Organization Design, Organization Structure, Competency Profiling (Job Analysis), Job Evaluation, Salary Structure, serta diakhiri dengan penyusunan Comben Policy.

Prinsip 3P yaitu Pay for Position, Pay for Performance, dan Pay for Person’s Competency dalam Workshop ini akan diajarkan kepada peserta afgar dapat menerapkan konsep 3 P dalam Comben System di tempat masing-masing.

SASARAN

  1. Memahami Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dari HR Management Process serta sebagai alat untuk mencapai Business Strategy.
  2. Memahami proses penyusunan Compensation & Benefit System menerapkan prinsip 3P
  3. Memahami perumusan Job Analysis, Job Evaluation, Job Grading, dan Salary Structure.
  4. Memahami perumusan kebijakan Compensation & Benefit System.

OUTLINE Compensation & Benefit System

  1. Comben sebagai bagian integral dalam HRM strategy
  2. Konsep comben system
  3. Job Analysis (Job Description)
  4. Job Evaluation (Job Grading)
  5. Survey penggajian
  6. Menyusun salary structure
  7. Menyusun remuneration policy
  8. Case Study

Compensation & Benefits Program

PENGANTAR PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :
Perusahaan tidak dapat begitu saja menetapkan besaran gaji (upah) karyawannya, harus ada ukuran dan metoda yang mampu menggambarkan prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya. Struktur penggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi yang harus diikuti disamping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu mengakomodasikan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan karyawan yang berprestasi, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, serta kinerja yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan, konsep ini lebih dikenal dengan konsep 3P, yaitu Pay for People, Pay for Position dan Pay for Performance.

Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, sederhana, tertib dalam pengadministrasian, melindungi sumber daya perusahaan,
akuntabel dll.

TUJUAN  PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan :

  • Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian mulai dari Job Analysis, Job Evaluation, Job Grading sampai dengan penyusunan struktur penggajian.
  • Memahami pentingnya Job Description dalam penyusunan struktur penggajian
  • Mengetahui pengaruh Performance Appraisal dalam kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan.
  • Mengetahui serta memahami perbedaan antara posisi manajerial dan non manajerial
  • Mengetahui serta memahami non functional management yang minimal harus dikuasai dalam posisinya sebagai seorang manager.

OUTLINE  PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :

  • Sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan Penggajian
  • Mengenal Analisa dan Evaluasi Jabatan
  • Job Grading sebagai piranti dalam penyusunan Struktur Penggajian
  • Pentingnya menetapkan Mid Point
  • Compa Ratio sebagai alat bantu dalam menjaga keseimbangan penggajian
  • Latihan-latihan praktis untuk lebih memahami sistematika diatas

COMPENSATION & BENEFIT (COMBEN) STRATEGY

Deskripsi Training COMPENSATION & BENEFIT (COMBEN) STRATEGY

Compensation  & Benefit (kompensasi dan tunjangan) merupakan faktor yang sangat berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Sistem ini adalah salah satu bagian yang terpenting dan integral dari keseluruhan rangkaian HR Management Strategy. Tidaklah heran faktor yang satu ini menjadi salah satu pemicu utama bagi karyawan dalam menentukan langkah karirnya kedepan dan bagi perusahaan adalah penentuan langkah strategic perusahaan kedepan. Sedemikian pentingnya sehingga keseluruhan proses HR Management akan terhambat bila sistem ini tidak disusun dengan baik.

Penyusunan Com-Ben System dan Strategy yang efektif merupakan proses yang cukup rumit, apalagi di perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah besar. Penyusunan sistem ini merupakan suatu proses yang diawali dengan perumusan Business Strategy, Organization Design, Organization Structure, Competency Profiling (Job Analysis), Job Evaluation, Salary Structure & Salary Scale, serta diakhiri dengan penyusunan Com-Ben Policy. Kerumitan penyusunan Com-Ben ini disebabkan pula oleh karena sistem ini berkaitan erat dengan sistem-sistem lain dalam HR Management terutama Career Planning, Performance Management, dan Training & Development.

Sistem kompensasi dalam organisasi haruslah diselaraskan dengan strategi & tujuan dari organisasi serta asas kepatutan yang normatif di dalam lingkungan tersebut sehingga terjadi keselarasan antara perusahaan, karyawan serta komunitas di lingkungan tersebut (negara & masyarakat sekitarnya). Namun pada prinsipnya, meskipun berbeda sistemnya, strategi & program kompensasi tetaplah akan berguna & efektif apabila para pengambil keputusan (top manajemen) melakukan beberapa hal berupa asas-asas yang saling memberikat manfaat bagi semua pihak. Dengan pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka para praktisi payroll di perusahaan diharapkan dapat merencanakan dan mengimplementasikan sistem dan strategi kompensasi dan Benefit dengan baik.



Tujuan Training COMPENSATION & BENEFIT (COMBEN) STRATEGY

Tujuan Pelatihan ini a.l:

  • Memahami konsep mendesain Com-Ben System;
  • Memahami pentingnya strategi dalam perencanaan dan implementasi Com-Ben bagi perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan yang terbaik di perusahaan;
  • Menentukan & merancang sistem kompensasi yang sesuai & manfaat bagi organisasi;
  • Memahami Com-Ben System sebagai bagian integral dari proses HR Management, Proses Manajemen, serta sebagai alat untuk mencapai Business Strategy;
  • Mengkalkulasikan formulasi-formulasi yang ada untuk mendapatkan nilai yang sesuai dan menguntungkan bagi semua pihak yang telibat didalam sebuah organisasi;
  • Memahami proses penyusunan & perumusan kebijakan dalam Com-Ben System;
  • Peserta dapat membandingkan strategi comben dg perusahaan lain, sehingga mendapatkan insight utk men-setting strategi Com-Ben yg efektif sesuai goal perusahaan.



Materi Training Compensation and Benefits 

  • Paradigma Compensation and Benefits
  • Kebijakan Pemerintah: UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003
  • Cascading Business Strategy to HR Management Strategy
  • Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dalam HR Management Strategy
  • Peran HR dalam menciptakan Compensation and Benefit System yang baik
  • Tujuan Compensation and Benefits
  • Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam standar Kompensasi
    1. Internal
    2. Eksternal
  • Tiga kompenen Pokok Kompensasi
    1. Upah Dasar
    2. Upah Berdasar Kinerja
    3. Upah Tidak Langsung
  • Komponen Compensation and Benefits:
    1. Gaji Pokok
    2. Tunjangan
    3. Insentif
    4. Lembur
    5. Pajak
    6. Jamsostek
  • Mendesain Compensation & Benefit System
  • Compensation & Benefir Strategy:
    1. Attracting
    2. Retaining
    3. High Performing
    4. High Potential
  • Melaksanakan Job Evaluation
    • Berbagai metode Job Evaluation
    • Job Grading
    • Proses Job Evaluation
  • Survei Penggajian
  • Merumuskan Skala Upah sebagai Parameter dalam Pendistribusian Gaji
  • Administrasi Manajemen Payroll
  • Menetapkan Compensation & Benefit Structure & Scale
  •  Merumuskan Compensation & Benefit Policy
  • Strategi Komunikasi kepada Seluruh Karyawan
  • Evaluasi dan Rekomendasi akhir

PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

TRAINING INTRODUCTION  PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

Tingginya ketergantungan pada penggunaan software payroll dalam kegiatan administrasi penggajian sehari-hari di kalangan karyawan menyebabkan mereka lupa atau bahkan tidak tahu sama sekali bagaimana formulasi sesungguhnya yang terjadi pada proses tersebut  untuk mendapatkan nilai nominal upah lembur berdasarkan data absensi lembur, baik untuk lembur hari kerja, lembur hari libur dan lembur hari libur besar. Begitu pula banyak pengguna software payroll yang juga belum memahami perhitungan pajak penghasilan pasal 21 untuk karyawan tetap dengan gaji bulanan yang berhubungan dengan struktur skala gaji (Matrix Salary), serta ditambah dengan perhitungan Jamsostek.

Apabila terjadi kerusakan pada system payroll, akhirnya karyawan tersebut tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaannya. Kenapa ? karena karyawan tersebut hanya mempunyai keterampilan sebatas entry data dan mencetak laporan gaji atau slip gaji saja. Seharusnya karyawan tersebut dapat menggunakan data hasil backup dari aplikasi payroll yang dapat berupa file Excel 2010.

Pelatihan ini akan menjelaskan dan mencontohkan langkah demi langkah bagaimana menerapkan proses pengolahan data menggunakan formulasi dan metode yang tepat untuk setiap permasalahan yang telah disebutkan di atas dengan menggunakan kecanggihan Excel 2010. Jadi di sini peserta training tidak lagi hanya menjadi “jago entry data” atau “jago cetak slip gaji” saja, tapi juga memahami bagaimana proses menghasilkan informasi data seperti itu.



TRAINING
OBJECTIVE :

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :

  1.  Memahami pengertian kompensasi.
  2. Memahami metode dan system kompensasi.
  3.  Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan upah.
  4. Mengetahui pedoman penetapan tingkat upah.
  5.  Memahami penggunaan struktur skala gaji (Matrix Salary).
  6. Memahami komponen gaji (upah), tunjangan dan iuran wajib.
  7. Melakukan proses import database backup payroll ke dalam sheet Excel 2010.
  8. Melakukan proses pembentukan sheet data master karyawan dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  9.  Melakukan proses pembentukan sheet data absensi kerja harian dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  10. Melakukan proses pembentukan sheet data absensi lembur kerja dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  11. Melakukan proses perhitungan gaji pokok berdasarkan penggunaan link data matrix salary dengan formulasi Excel 2010.
  12.  Melakukan proses perhitungan tunjangan makan dan tunjangan transport berdasarkan penggunaan link data absensi kerja harian dan lembur dengan formulasi Excel 2010.
  13. Melakukan proses perhitungan pemotongan dana Jamsostek.
  14. Melakukan proses perhitungan tunjangan upah lembur berdasarkan penggunaan link data absensi lembur kerja dengan formulasi Excel 2010.
  15. Melakukan proses perhitungan total PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) setahun berdasarkan penggunaan link data kunci status marital wajib pajak pada table PTKP setahun dengan formulasi Excel 2010.
  16. Melakukan proses perhitungan total PKP (Pendapatan Kena Pajak) setahun berdasarkan formulasi Excel 2010.
  17.  Melakukan proses perhitungan pajak penghasilan (Pph Pasal 21) setahun untuk karyawan tetap berdasarkan penggunaan link data table Lapisan Kena Pajak (terendah s/d tertinggi) & Tarif Persentasi Pajaknya dengan formulasi Excel 2010.
  18.  Membuat rekapitulasi gaji dengan formulasi Excel 2010.
  19. Membuat slip detail perhitungan PPh Pasal 21 untuk setiap karyawan dengan formulasi Excel 2010.
  20. Menyisipkan file macro pada Excel 2010 options Add-Ins yang akan digunakan untuk mencetak kalimat nominal gaji terbilang pada formulir pencetakan slip gaji setiap karyawan dengan formulasi Excel 2010.
  21.  Membuat formulir pencetakan slip gaji lengkap dengan komponen-komponen penambah (Lembur, Jabatan, Suami/Istri, Anak/Keluarga, Makan, Transportasi, Asuransi, dll),  komponen-komponen pengurang (Iuran Asuransi, Jamsostek, PPh Pasal 21, dll) ditambah cetak nominal terbilang menggunakan file macro dengan formulasi Excel 2010.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM:

  1. Pengertian kompensasi.
  2. Metode kompensasi
  3. System kompensasi.
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan upah.
  5. Pedoman penetapan tingkat upah.
  6. Penggunaan struktur skala gaji.
  7. Komponen gaji (upah)
  8. Tunjangan-tunjangan
  9. Iuran wajib.
  10. Import database backup payroll ke dalam sheet Excel 2010.
  11. Pembentukan sheet data master karyawan dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  12. Pembentukan sheet data absensi kerja harian dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  13. Pembentukan sheet data absensi lembur kerja dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2010.
  14. Perhitungan gaji pokok berdasarkan penggunaan link data matrix salary.
  15. Perhitungan tunjangan makan dan tunjangan transport berdasarkan penggunaan data absensi kerja harian.
  16. Perhitungan tunjangan upah lembur berdasarkan penggunaan data absensi lembur kerja.
  17. Perhitungan pemotongan dana Jamsostek.
  18. Proses perhitungan total PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) setahun berdasarkan penggunaan link data kunci status marital wajib pajak pada table PTKP setahun.
  19. Proses perhitungan total PKP (Pendapatan Kena Pajak) setahun.
  20. Proses perhitungan pajak penghasilan (Pph Pasal 21) setahun untuk karyawan tetap berdasarkan penggunaan link data table Lapisan Kena Pajak (terendah s/d tertinggi) & Tarif Persentasi Pajaknya dengan formulasi Excel 2010.
  21. Rekapitulasi gaji dengan formulasi Excel 2010.
  22. Slip pencetakan detail perhitungan PPh Pasal 21 untuk setiap karyawan.
  23. Add Ins file macro pada Excel 2010 options.
  24. Formulir pencetakan slip gaji lengkap dengan komponen-komponen penambah, pengurang ditambah cetak nominal terbilang menggunakan file macro.

COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

OVERVIEW:

Sistim Balas Jasa dan Tunjangan (Compensation  & Benefit System) merupakan salah satu bagian yang terpenting dan integral dari keseluruhan rangkaian HR Management Strategy. Kompensasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Tidaklah heran faktor yang satu ini menjadi salah satu pemicu utama bagi karyawan dalam menentukan langkah karirnya kedepan dan bagi perusahaan adalah penentuan langkah strategik perusahaan kedepan. Sistem kompensasi dalam organisasi haruslah diselaraskan dengan strategi & tujuan dari organisasi serta asas kepatutan yang normatif di dalam lingkungan tersebut sehingga terjadi keselarasan antara perusahaan, karyawan serta komunitas di lingkungan tersebut (negara & masyarakat sekitarnya). Namun pada prinsipnya, meskipun berbeda sistemnya, strategi & program kompensasi tetaplah akan berguna & efektif apabila para pengambil keputusan (top manajemen) melakukan beberapa hal berupa asas-asas yang saling memberikat manfaat bagi semua pihak. Dengan pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka para praktisi payroll di perusahaan diharapkan dapat merencanakan dan mengimplementasikan system dan strategi Compensasi dan Benefit dengan baik.



Tujuan 

Memahami pentingnya strategi dalam perencanaan dan implementasi Compensation & Benefit bagi perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan yang terbaik di perusahaan

  1. Mengkalkulasikan formulasi-formulasi yang ada untuk mendapatkan nilai yang sesuai dan menguntungkan bagi semua pihak yang telibat didalam sebuah organisasi
  2. Menciptakan kinerja perusahaan yang optimal

MATERI COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

  1. Paradigma Compensation and Benefits
  2. Kebijakan Pemerintah: UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003
  3. Peran HR dalam menciptakan Sistem Kompensasi & Benefit yang baik
  4. Tujuan Kompensasi dan Benefit
  5. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam standar Kompensasi
    • Internal
    • Eksternal
  6. Tiga kompenen Pokok Kompensasi
    • Upah Dasar
    • Upah Berdasar Kinerja
    • Upah Tidak Langsung
  7. Komponen Kompensasi & Benefit
    • Gaji Pokok
    • Tunjangan
    • Insentif
    • Lembur
    • Pajak
    • Jamsostek
  8. Strategi kompensasi dan benefit
    • Attracting
    • Retaining
    • High Performing
    • High Potential
  9. Merumuskan Skala Upah sebagai Parameter dalam Pendistribusian Gaji
  10. Administrasi Manajemen Payroll
  11. Strategi Komunikasi kepada Seluruh Karyawan
  12. Evaluasi dan Rekomendasi akhir

SISTEM PENGGAJIAN : DESAIN DAN PENGEMBANGAN

Deskripsi Training Sistem Penggajian

Dalam menjalankan tugasnya, para profesional HRD menghadapi berbagai tantangan antara lain tuntutan perusahaan untuk menaikkan produksi dan efisiensi, usaha menekan biaya operasi serta situasi dan kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu ditambah makin maraknya tuntutan dan demo dari karyawan untuk meminta kenaikan upah dan kesejahteraan.

Berdasarkan hal tersebut di atas dan mengacu pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan serta Keputusan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi No. 49/2004 tentang Pengupahan maka para profesional bidang remunerasi/ Human Resources harus mampu memberikan saran kepada pimpinan perusahaan untuk dapat mengambil keputusan dan langkah terbaik agar dapat menampung semua kepentingan tersebut.

Untuk itu penyelenggaraan workshop desain & pengembangan sistem penggajian ini  bertujuan membantu para profesional dan pengelola bidang remunerasi dengan memberikan metode remunerasi yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan modern dewasa ini dan penggunaan Sistem AWIPANA sebagai alat bantu yang sangat efisien untuk pembuatan skala bobot jabatan dan skala upah serta Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif yang diperlukan.

Tujuan Training Sistem Penggajian

Setelah mengikuti pelatihan desain & pengembangan sistem penggajian peserta diharapkan dapat :

  1. Mengetahui dan mengerti tentang konsep-konsep dalam mendesain dan mengembangkan sistem remunerasi dalam suatu perusahaan atau organisasi.
  2. Mengoperasikan sistem AWIPANA untuk Evaluasi Jabatan dan Pembuatan Skala Upah.
  3. Menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif penggajian.
  4. Membuat model tinjauan upah dalam Spreadsheet Excel.
  5. Mengerti dan memahami trend dalam sistem penggajian dan kesejahteraan pegawai.

Materi Training Sistem Penggajian

  1. Pengantar Metode Kuantitatif dalam Pengupahan :
    • Review metode representasi data penggajian
    • Pengantar model penggajian
    • Latihan dan studi kasus
  2. Sistem Point Factor untuk Evaluasi Jabatan:
    • Membuat model skala bobot jabatan
    • Simulasi sistem AWIPANA Skala Bobot Jabatan
    • Transformasi Model Skala Jabatan dalam Spreadsheet Excel
    • Penggunaan Table Point Factors untuk Evaluasi Jabatan.
    • Latihan dan studi kasus
  3. Struktur dan Skala Upah:
    • Membuat Model Skala Upah
    • Pembuatan Garis Upah.
    • Penetapan Skala Upah.
    • Parameter dalam Skala Upah
    • Simulasi Sistem AWIPANA Skala Upah
    • Transformasi Model Skala Upah dalam Spreadsheet Excel
    • Latihan dan Studi Kasus
  4. Mekanisme Kenaikan Upah:
    • Penetapan Parameter Kenaikan Upah.
    • Model Kenaikan Upah.
    • Simulasi Sistem AWIPANA Kenaikan Upah
    • Transformasi Model Skala Upah dalam spreadsheet Excel
    • Latihan dan Studi Kasus
  5. Budget penggajian
    • Klasifikasi rewards
    • Struktur rewards perusahaan
    • Perhitungan pajak penghasilan
    • Simulasi Sistem AWIPANA Budget Upah
    • Sensitivitas Budget penggajian
    • Latihan dan studi Kasus
  6. Survei penggajian
    • Pengantar Survei penggajian
    • Proses Survei
    • Mempersiapkan Data
    • Analisa Hasil Survei
    • Membuat Rekomendasi
    • Latihan dan studi Kasus

PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM WITH USING EXCEL 2007 FOR NON IT

BACKGROUND PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM WITH USING EXCEL 2007 FOR NON IT
Tingginya ketergantungan pada penggunaan software payroll dalam kegiatan administrasi penggajian sehari-hari di kalangan karyawan menyebabkan mereka lupa atau bahkan tidak tahu sama sekali bagaimana formulasi sesungguhnya yang terjadi pada proses tersebut untuk mendapatkan nilai nominal upah lembur berdasarkan data absensi lembur, baik untuk lembur hari kerja, lembur hari libur dan lembur hari libur besar. Formulasi komponen nominal THR berdasarkan perhitungan fixed atau proporsional dan kapan perhitungan tersebut secara otomatis diberlakukan pada karyawan. Formulasi komponen nominal bonus yang umumnya dihitung berdasarkan pencapaian kinerja masing-masing karyawan. Formulasi perhitungan pajak penghasilan pasal 21 untuk karyawan tetap dengan gaji bulanan yang berhubungan juga dengan penggunaan struktur skala gaji (Matrix Salary).
Apabila terjadi kerusakan pada system payroll, akhirnya karyawan tersebut tidak bisa lagi melanjutkan pekerjaannya. Kenapa ? karena karyawan tersebut hanya mempunyai keterampilan sebatas entry data dan mencetak laporan gaji atau slip gaji saja. Seharusnya karyawan tersebut dapat menggunakan data backup dari aplikasi payroll yang berupa database file text, di mana database itu di import ke dalam sheet Excel 2007 yang dapat menampung jumlah baris data lebih dari 1.000.000 (satu juta) record.
Pelatihan ini akan menjelaskan dan mencontohkan langkah demi langkah bagaimana menerapkan proses pengolahan data menggunakan formulasi dan metode yang tepat untuk setiap permasalahan yang telah disebutkan di atas dengan menggunakan kecanggihan Excel 2007. Jadi di sini peserta training tidak lagi hanya menjadi “jago entry data” atau “jago cetak slip gaji” saja, tapi juga memahami bagaimana proses menghasilkan informasi data seperti itu.

OBJECTIVES  PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM WITH USING EXCEL 2007 FOR NON IT

  1. Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :
  2. Memahami pengertian kompensasi.
  3. Memahami metode dan system kompensasi.
  4. Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan upah.
  5. Mengetahui pedoman penetapan tingkat upah.
  6. Memahami penggunaan struktur skala gaji (Matrix Salary).
  7. Memahami komponen gaji (upah), tunjangan dan iuran wajib.
  8. Melakukan proses import database backup payroll ke dalam sheet Excel 2007.
  9. Melakukan proses pembentukan sheet data master karyawan dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  10. Melakukan proses pembentukan sheet data absensi kerja harian dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  11. Melakukan proses pembentukan sheet data absensi lembur kerja dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  12. Melakukan proses perhitungan gaji pokok berdasarkan penggunaan link data matrix salary dengan formulasi Excel 2007.
  13. Melakukan proses perhitungan tunjangan makan dan tunjangan transport berdasarkan penggunaan link data absensi kerja harian dan lembur dengan formulasi Excel 2007.
  14. Melakukan proses perhitungan tunjangan upah lembur berdasarkan penggunaan link data absensi lembur kerja dengan formulasi Excel 2007.
  15. Melakukan proses perhitungan total PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) setahun berdasarkan penggunaan link data kunci status marital wajib pajak pada table PTKP setahun dengan formulasi Excel 2007.
  16. Melakukan proses perhitungan total PKP (Pendapatan Kena Pajak) setahun berdasarkan formulasi Excel 2007.
  17. Melakukan proses perhitungan pajak penghasilan (Pph Pasal 21) setahun untuk karyawan tetap berdasarkan penggunaan link data table Lapisan Kena Pajak (terendah s/d tertinggi) & Tarif Persentasi Pajaknya dengan formulasi Excel 2007.
  18. Membuat rekapitulasi gaji dengan formulasi Excel 2007.
  19. Membuat slip detail perhitungan PPh Pasal 21 untuk setiap karyawan dengan formulasi Excel 2007.
  20. Menyisipkan file macro pada Excel 2007 options Add-Ins yang akan digunakan untuk mencetak kalimat nominal gaji terbilang pada formulir pencetakan slip gaji setiap karyawan dengan formulasi Excel 2007.
  21. Membuat formulir pencetakan slip gaji lengkap dengan komponen-komponen penambah (Lembur, Jabatan, Suami/Istri, Anak/Keluarga, Makan, Transportasi, Asuransi, dll), komponen-komponen pengurang (Iuran Asuransi, Iuran Pensiun, PPh Pasal 21, dll) ditambah cetak nominal terbilang menggunakan file macro dengan formulasi Excel 2007.
  22. Demo software payroll trial version (bonus).

SYLLABUS  PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM WITH USING EXCEL 2007 FOR NON IT

  • Pengertian kompensasi.
  • Metode kompensasi
  • System kompensasi.
  • Faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan upah.
  • Pedoman penetapan tingkat upah.
  • Penggunaan struktur skala gaji.
  • Komponen gaji (upah)
  • Tunjangan-tunjangan
  • Iuran wajib.
  • Import database backup payroll ke dalam sheet Excel 2007.
  • Pembentukan sheet data master karyawan dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  • Pembentukan sheet data absensi kerja harian dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  • Pembentukan sheet data absensi lembur kerja dengan menggunakan fitur baru dari Excel 2007.
  • Perhitungan gaji pokok berdasarkan penggunaan link data matrix salary.
  • Perhitungan tunjangan makan dan tunjangan transport berdasarkan penggunaan link data absensi kerja harian dan lembur.
  • Perhitungan tunjangan upah lembur berdasarkan penggunaan link data absensi lembur kerja.
  • Proses perhitungan total PTKP (Pendapatan Tidak Kena Pajak) setahun berdasarkan penggunaan link data kunci status marital wajib pajak pada table PTKP setahun.
  • Proses perhitungan total PKP (Pendapatan Kena Pajak) setahun.
  • Proses perhitungan pajak penghasilan (Pph Pasal 21) setahun untuk karyawan tetap berdasarkan penggunaan link data table Lapisan Kena Pajak (terendah s/d tertinggi) & Tarif Persentasi Pajaknya dengan formulasi Excel 2007.
  • Rekapitulasi gaji dengan formulasi Excel 2007.
  • Slip pencetakan detail perhitungan PPh Pasal 21 untuk setiap karyawan.
  • Add Ins file macro pada Excel 2007 options.
  • Formulir pencetakan slip gaji lengkap dengan komponen-komponen penambah, pengurang ditambah cetak nominal terbilang menggunakan file macro.
  • Demo software payroll trial version (bonus).

PAYROLL FUNCTION

Deskripsi

Salah satu upaya untuk mencapai HR Operational Excellence adalah administrasi penggajian yg efektif efisien. Workshop ini di rancang untuk membantu perusahaan dan meningkatkan kompetensi SDM / personal yang menangani fungsi payroll perusahaan.

TUJUAN TRAINING MANAGING EFFECTIVE PAYROLL FUNCTION

  • Peserta mampu memahami dan menjalankan Kebijakan dan Perundangan system imbal jasa sesuai prosedur yang berlaku.
  • Mampu menganalisa system remunerasi sesuai leveling dan job karyawan dengan menggunakan perangkat lunak.
  • Peserta memahami teknik dan best practice dalam mendisain payroll system dan meningkatkan efisiensi system payroll yang sudah berjalan.

AGENDA TRAINING MANAGING EFFECTIVE PAYROLL FUNCTION

  1. Kebijakan dan Perundangan Sistem Imbal atas Jasa
    • Mempertimbangkan arah dan strategi organisasi
    • Kecenderungan global system remunerasi
      Ketentuan perundangan yang berlaku
    • Komponen remunerasi UMR dan konsekuensinya
  2. Analisa Sistem Remunerasi
    • Analisa keberadilan internal (internal equity analysis)
    • Regresi linier sebagai alat bantu analisis
      Menetapkan kebijakan keberadilan internal
    • Simulasi internal analysis (excel file)
  3. Job Evaluation
    • Pemilihan metode Job evaluation
    • Menetapkan factor compansable
    • Simulasi Job Evaluation Guide Chart (excel file)
  4. Menyusun System Grading
    • Faktor-faktor yang harus diperhatikan (Struktur organisasi, sistem karir, rentang gaji, kompetensi, bobot jabatan)
    • Simulasi Grading dengan Aplikasi Excel
  5. Salary Increase
    • Dasar perhitungan kenaikan gaji
    • Compa ratio dan analisa regresi sebagai alat bantu penetapan kenaikan gaji
    • Masalah over-under paid dan alternatif penyelesaiannnya
    • Keterkaitan sistem remunerasi dengan sistem penilaian kinerja

Sistem Penggajian Modern dengan Pendekatan Ergonomi dan Psikologi

Deskripsi Training Sistem Penggajian Modern

Gaji adalah Penghargaan dari energi  dan usaha karyawan yang dimanifestasikan sebagai hasil produksi atau suatu jasa yg dibayarkan dengan sejumlah uang tertentu setiap satuan waktu.  Terdapat banyaksistem penggajian (Remunerasi)  yang sudah diterapkan. Sistem penggajian modern mempertimbangkan aspek ergonomic dan  aspek psikologi mempengaruhi kejiwaan dan  faktor fisik karyawan. Pengkombinasian  kedua aspek  dalam system penggajian akan akan melahirkan energi yang  dahsyat dan prosuktivitas perusahaan meningkat. Dalam pelatihan ini akan di bahas pengkombinasian aspek ergonomi dengan aspek psikologi dalam penggajian karyawan.



Tujuan Training Sistem Penggajian Modern

Tujuan dari training ini adalah peserta mampu memahami dan merancang sistem penggajian dengan memasukkan  pendekatan ergonomi dan psikologi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan



Materi Training Sistem Penggajian Modern

  1. Prinsip penggajian
  2. Dampak upah terhadap motivasi kerja
  3. Membangkitkan motivasi dengan remunerasi berkala dan promosi jabatan.
  4. Teori harapan dan Prinsip keadilan
  5. Work load analisys
  6. Intervensi ergonomi dan psikologi dalam penggajian
  7. Win-win solution dalam sistem penggajian
  8. Pemanfaatan Ekstistic reward dalam membangkitkan serta meningkatkan intrinsic reward

Compensation & Benefits Program

PENGANTAR PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :
Perusahaan tidak dapat begitu saja menetapkan besaran gaji (upah) karyawannya, harus ada ukuran dan metoda yang mampu menggambarkan prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya. Struktur penggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi yang harus diikuti disamping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu mengakomodasikan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan karyawan yang berprestasi, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, serta kinerja yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan, konsep ini lebih dikenal dengan konsep 3P, yaitu Pay for People, Pay for Position dan Pay for Performance.

Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, sederhana, tertib dalam pengadministrasian, melindungi sumber daya perusahaan,
akuntabel dll.

TUJUAN  PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :

Setelah mengikuti pelatihan ini, para peserta diharapkan :

  • Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian mulai dari Job Analysis, Job Evaluation, Job Grading sampai dengan penyusunan struktur penggajian.
  • Memahami pentingnya Job Description dalam penyusunan struktur penggajian
  • Mengetahui pengaruh Performance Appraisal dalam kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan.
  • Mengetahui serta memahami perbedaan antara posisi manajerial dan non manajerial
  • Mengetahui serta memahami non functional management yang minimal harus dikuasai dalam posisinya sebagai seorang manager.

OUTLINE  PELATIHAN COMPENSATION & BENEFIT  :

  • Sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan Penggajian
  • Mengenal Analisa dan Evaluasi Jabatan
  • Job Grading sebagai piranti dalam penyusunan Struktur Penggajian
  • Pentingnya menetapkan Mid Point
  • Compa Ratio sebagai alat bantu dalam menjaga keseimbangan penggajian
  • Latihan-latihan praktis untuk lebih memahami sistematika diatas

COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

LATAR BELAKANG TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

Compensation & Benefit System (Sistem Balas Jasa dan Tunjangan) adalah salah satu bagian yang integral dalam rangkaian HR Management Strategy. Sedemikian pentingnya sehingga keseluruhan proses HR Management akan macet bila sistem ini tidak disusun dengan baik. Namun demikian penyusunan Com-Ben System yang efektif merupakan proses yang cukup rumit, apalagi di perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah besar. Penyusunan sistem ini merupakan suatu proses yang diawali dengan perumusan Business Strategy, Organization Design, Organization Structure, Competency Profiling (Job Analysis), Job Evaluation, Salary Structure & Salary Scale, serta diakhiri dengan penyusunan Com-Ben Policy. Kerumitan penyusunan Com-Ben ini disebabkan pula oleh karena sistem ini berkaitan erat dengan sistem-sistem lain dalam HR Management terutama Career Planning, Performance Management, dan Training & Development.



TUJUAN TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

  1. Memahami konsep merancang kompensasi & manfaat sistem
  2. Menentukan dan merancang sistem kompensasi yang sesuai & manfaat bagi organisasi mereka
  3. Memahami Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dari proses HR Management Proses Manajem serta sebagai alat untuk mencapai Business Strategy.
  4. Memahami proses penyusunan Compensation & Benefit System.
  5. Memahami perumusan Job Evaluation.
  6. Memahami perumusan kebijakan Compensation & Benefit System.



CAKUPAN MATERI TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

  1. Cascading Business Strategy to HR Management Strategy.
  2. Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dalam HR Management Strategy.
  3. Desain Organisasi
  4. Mendesain Com-Ben System
  5. Melaksanakan Job Grading/Evaluation
  6. Survei Penggajian
  7. Menetapkan Com-Ben Structure & Scale
  8. Merumuskan Com-Ben Policy
  9. Merancang insentif, bonus dan tunjangan lainnya skema

SKALA UPAH & SISTIM KOMPENSASI YANG EFEKTIF

Deskripsi

Pasal 14 ayat (2) Peraturan Pemerintah tahun 2015, mewajibkan kepada perusahaan untuk menyusun struktur skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.  Adanya struktur dan skal upah ini bahkan dalam PP tersebut diamanatkan wajib diberitahukan kepada pekerja, bahkan menjadi persyratan untuk pengurusan PP / PKB, bahkan pengenaan sanksi jika ketentuan ini tidak dilaksankan oleh perusahaan.

Namun sesungguh, penyusunan struktur dan skala upah yang tepat berbasis produktivitas dengan memperahtian ketentuan UU tenaga kerja, menjadi kebutuhan perusahaan sendiri dalam menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan. Untuk itu dalam perencanaan dan penerapan sistem kompensasi dan benefit harus disesuaikan dengan visi, misi, strategi bisnis, dan strategi Human Resources (HR) perusahaan anda.

Sistem kompensasi yang baik haruslah tidak bertentangan dengan peraturan dan UU yang berlaku, sederhana (tidak rumit), affordable (sesuai dengan anggaran perusahaan) dan mampu menunjang keberhasilan perusahaan. Terkait dengan anggaran harus diperhatikan faktor cash dan non cash. Kalkulasi anggaran kompensasi yang meliputi gaji pokok, berbagai tunjangan, insentif, lembur, pajak, jamsostek dan sebagainya harus dapat dihitung secara tepat dan akurat.

Workshop ini dirancang untuk memberikan perkembagan mutakhir dalam memahami, mengevauasi, merancang step by step,  dan mengelola sistim Kompensasi dan benefit ( C & B ) yang selaras dengan kebutuhan / startegi perusahan yang disesuaikan pula dengan kepentingan karyawan.  C & B adalah salah satu dari banyak alat HR bahwa organisasi gunakan untuk mengelola karyawan mereka .

Namun, isu-isu tentang efektivitas dan keadilan dari berbagai rencana membayar dengan cepat menjadi topik hanggat  dalam pengaturan organisasi . Hal ini karena pengelolaan berbagai strategi kompensasi bisa dilakukan secara multi fase juga dapat disesuaikan pilihan dari karyawan.

Sebelum remunerasi seorang karyawan tetap , perusahaan harus memastikan bahwa gaji masing-masing karyawan masuk akal dalam hal rencana membayar perusahaan secara keseluruhan . Selain itu, perusahaan perlu faktor dalam apa yang pesaing untuk jobholders sebanding membayar di pasar tenaga kerja yang relevan untuk memungkinkan organisasi untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang terampil .



TUJUAN PELATIHAN Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Mengetahui peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
  • Mengetahui sistem kompensasi dan benefit yang efective
  • Mengerti faktor-faktor apa saja yang di butukan dalam mendesign sistem kompensasi dan benefit
  • Mampu mencarang struktur skala upa, dengan melakukan evakuasi jabatan, sistim grading dan sistim tunjangan dan benefit sesuai dengan kebutuhan organiasi dan karyawan



TARGET PESERTA Pelatihan Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Senior HR Manager
  • Staff HRD
  • Siapapun yang terlibat dalam merancang dan mengimplementasikan program kompensasi dan benefit

 



OUTLINE MATERI Pelatihan Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Tantangan organisasi saat ini; Persaingan, perubahan, daya saing dan produktivitas
  • Dasar-dasar kompensasi
    • Total Rewards
    • Komponen-komponen Total Rewards
  • Peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
    • Komponen upah : upah pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap, fasilitas, insentif dan bonus, etc
    • Hak normtif dan non normative
    • Lembur (siapa yang berhak dapat lembur dan bagaimana mengaturya), cuti, THR, Kompensasi PHK, etc
    • Hal-hal apa saja yang menyangkut pengupahan yang mesti diatur dalam pp/PKb
  • Tahap dan Proses Merancang Struktur Skala Upa :
  • Mereview Struktur organisasi dan uraian pekerjaan sebagai dasar untuk meakukan Evaluasi Jabatan
  • Evaluasi jabatan, Teknik dan prosesnya
  • Merancang grading sebagai pijakan dalam membuat struktur upah dan pijakan dalam sistim karir
  • Mendisain Struktur Upah: Skala tunggal atau ganda, Garis Upah, Designing broadband pay structures, progession rate dan rentang upah
  • Komponen Tunjangan: tetap dan tidak tetap sesuai pilosofhi yang tepat
  • Audit Upah, apa itu ?
  • Performance based pay
  • Faktor-fatorr yang harus diperhatikan dalam mendisain sistim CNB
  • Mengeloal Struktur Upah
    • Tekanan struktur Upah
    • Kenaikan batas bawah dan UMP/UMK
    • Over Paid dan Under Paid
    • Perbedaan Kinerja dan kompetensi serta perilaku
    • Mengelola kenaikan dan pengereman, berdasrkan apa ?
  • Merancang Insentif dan Bonus
    • Mengakitan proses bisnus dan nilai tambah organisasi dengan kinerja departmenen, team dan individu
    • Latihan merancang skema insentif dan bonus, serta komisi

Jadwal Training 2017 – Training Schedule 2017

Berikut Informasi Jadwal Training 2017  / Schedule Training Tahun 2017

Kategori : MINING / PERTAMBANGAN / GEOLOGY TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : BUDGETING, BANKING, ACCOUNTING & FINANCE TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HRD & LEADERSHIP, MANAGEMENT TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : SALES AND MARKETING TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : PROJECTS, CONTRACTS, PURCHASING & TENDERS TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : SECURITY TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : INFORMATION TECHNOLOGY ( IT ) TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HUKUM / LEGAL TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HEALTH, SAFETY, ENVIRONMENT & LAB TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : TECHNICAL , ENGINEERING & MECHANICAL TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : ELECTRICAL & INSTRUMENTATION TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : OIL AND GAS TRAINING 2017 ( Lihat disini )

JADWAL TRAINING 2017 / JADWAL PELATIHAN TAHUN 2017 / JADWAL DIKLAT 2017 / JADWAL SEMINAR 2017 / JADWAL WORKSHOP 2017 / JADWAL BIMTEK 2017 – TERBARU  BULAN  JANUARI 2017 – FEBRUARI 2017 – MARET 2017 – APRIL 2017 – MEI 2017 – JUNI 2017 – JULI 2017 – AGUSTUS 2017 – SEPTEMBER 2017 – OKTOBER 2017 – NOVEMBER 2017 – DESEMBER 2017

Permintaan Brosur penawaran Training ( Harga, Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami.

Catatan :

  • Pelatihan ini dapat di-customized sesuai kebutuhan perusahaan Anda bila diselenggarakan dalam bentuk In-House Training. Untuk permintaan In-House Training dengan jenis topik lainya, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum di web kami.
  • Request Training. Jika anda membutuhkan informasi pelatihan yang belum tercantum pada website ini, atau anda ingin memberikan usulan materi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan anda, silahkan mengirimkan ke alamat emailyang tercantum.
  • Bila tidak ada tanggal dan waktu atau yang tercantum sudah kadaluarsa didalam artikel mohon tanyakan kepada kami untuk jadwal terbarunya.
  • Peserta bisa mengajukan Tanggal Pelatihan / Training selain yang tertera pada silabus penawaran.

COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

OVERVIEW:

Sistim Balas Jasa dan Tunjangan (Compensation  & Benefit System) merupakan salah satu bagian yang terpenting dan integral dari keseluruhan rangkaian HR Management Strategy. Kompensasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Tidaklah heran faktor yang satu ini menjadi salah satu pemicu utama bagi karyawan dalam menentukan langkah karirnya kedepan dan bagi perusahaan adalah penentuan langkah strategik perusahaan kedepan. Sistem kompensasi dalam organisasi haruslah diselaraskan dengan strategi & tujuan dari organisasi serta asas kepatutan yang normatif di dalam lingkungan tersebut sehingga terjadi keselarasan antara perusahaan, karyawan serta komunitas di lingkungan tersebut (negara & masyarakat sekitarnya). Namun pada prinsipnya, meskipun berbeda sistemnya, strategi & program kompensasi tetaplah akan berguna & efektif apabila para pengambil keputusan (top manajemen) melakukan beberapa hal berupa asas-asas yang saling memberikat manfaat bagi semua pihak. Dengan pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka para praktisi payroll di perusahaan diharapkan dapat merencanakan dan mengimplementasikan system dan strategi Compensasi dan Benefit dengan baik.



Tujuan 

Memahami pentingnya strategi dalam perencanaan dan implementasi Compensation & Benefit bagi perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan yang terbaik di perusahaan

  1. Mengkalkulasikan formulasi-formulasi yang ada untuk mendapatkan nilai yang sesuai dan menguntungkan bagi semua pihak yang telibat didalam sebuah organisasi
  2. Menciptakan kinerja perusahaan yang optimal

MATERI COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

  1. Paradigma Compensation and Benefits
  2. Kebijakan Pemerintah: UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003
  3. Peran HR dalam menciptakan Sistem Kompensasi & Benefit yang baik
  4. Tujuan Kompensasi dan Benefit
  5. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam standar Kompensasi
    • Internal
    • Eksternal
  6. Tiga kompenen Pokok Kompensasi
    • Upah Dasar
    • Upah Berdasar Kinerja
    • Upah Tidak Langsung
  7. Komponen Kompensasi & Benefit
    • Gaji Pokok
    • Tunjangan
    • Insentif
    • Lembur
    • Pajak
    • Jamsostek
  8. Strategi kompensasi dan benefit
    • Attracting
    • Retaining
    • High Performing
    • High Potential
  9. Merumuskan Skala Upah sebagai Parameter dalam Pendistribusian Gaji
  10. Administrasi Manajemen Payroll
  11. Strategi Komunikasi kepada Seluruh Karyawan
  12. Evaluasi dan Rekomendasi akhir

Job Analyst dan Job Evaluation Specialist Program

Overview Training Job Analyst dan Job Evaluation

Merumuskan jabatan secara akurat adalah salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi di suatu Perusahaan.  Apa makna jabatan bagi suatu perusahaan perlu ditentukan.  Apakah terkait dengan lingkup kerja, bobot kerja, kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berkinerja secara optimal di dalam suatu jabatan, atau lainnya.  Filosofi yang ada di belakang formulasi jabatan di satu Perusahaan akan sangat menentukan format jabatan seperti apa yang akan digunakan.  Serta manfaat dan link apa yang bisa didapat dari perumusan jabatan dengan sistem2 SDM lainnya.

Workshop ini akan dimulai dengan pembahasan konsep mengenai jabatan dan kaitannya dengan desain organisasi, sebelum masuk pada salah satu fungsi Analisa Jabatan (Job Analyst) , yaitu untuk pemberian bobot dan pengembangan sistem grading dan kompensasi.

Workshop akan membantu peserta untuk menentukan aktivitas yang memberikan nilai tambah yang utama (key value adding activities) untuk mendapatkan lingkup jabatan dan key result area dari suatu jabatan.  Dengan menemukan elemen-elemen jabatan yang penting tersebut maka partisipan akan dapat mengembangkan proses evaluasi jabatan (Job Evaluation) yang memenuhi asas internal equity.

Workshop juga akan menyinggung perbandingan berbagai metode pembobotan jabatan (job evaluation) yang sering digunakan saat ini di di Indonesia, serta efektivitasnya untuk berbagai tipe dan jenis Perusahaan.  Pada akhirnya workshop juga akan memberikan overview suatu metode job evaluation yang kemudian dapat diaplikasikan partisipan di Perusahaannya.

Outline Training Job Analyst dan Job Evaluation :

  • Konsep dari sebuah Jabatan
  • Bagaimana mengembangkan konsep jabatan yang fleksibel mengikuti perkembangan organisasi
  • Me link arah strategis Perusahaan, disain organisasi dan pendefinisian jabatan
  • Prinsip dan metode dalam Analisa Jabatan (Job Analyst)
  • Me-link antara Analisa Jabatan (Job Analyst) dengan Manajemen Kompetensi
  • Format job description yang optimal
  • Evaluasi Jabatan (Job Evaluation) : Information – Judgement – Elemen size jabatan
  • Metode wawancara dalam proses job evaluation
  • Trick untuk menutupi kurangnya informasi jabatan dalam proses job evaluation
  • Tahapan pembuatan struktur jabatan/job grading dan salary structure
  • Beberapa isue penting mengenai external equity: bagaimana bila metode job eva kita berbeda dengan industri
  • Perbandingan berbagai metode Evaluasi Jabatan (Job Evaluation) yang banyak digunaan di berbagai industri
  • Overview metode evaluasi jabatan (Job Evaluation) yang bisa langsung digunakan partisipan.

SISTEM PENGGAJIAN DESAIN DAN PENGEMBANGAN

Deskripsi Training Sistem Penggajian

Dalam menjalankan tugasnya, para profesional HRD menghadapi berbagai tantangan antara lain tuntutan perusahaan untuk menaikkan produksi dan efisiensi, usaha menekan biaya operasi serta situasi dan kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu ditambah makin maraknya tuntutan dan demo dari karyawan untuk meminta kenaikan upah dan kesejahteraan.

Berdasarkan hal tersebut di atas dan mengacu pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan serta Keputusan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi No. 49/2004 tentang Pengupahan maka para profesional bidang remunerasi/ Human Resources harus mampu memberikan saran kepada pimpinan perusahaan untuk dapat mengambil keputusan dan langkah terbaik agar dapat menampung semua kepentingan tersebut.

Untuk itu penyelenggaraan workshop desain & pengembangan sistem penggajian ini  bertujuan membantu para profesional dan pengelola bidang remunerasi dengan memberikan metode remunerasi yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan modern dewasa ini dan penggunaan Sistem AWIPANA sebagai alat bantu yang sangat efisien untuk pembuatan skala bobot jabatan dan skala upah serta Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif yang diperlukan.

Tujuan Training Sistem Penggajian

Setelah mengikuti pelatihan desain & pengembangan sistem penggajian peserta diharapkan dapat :

  1. Mengetahui dan mengerti tentang konsep-konsep dalam mendesain dan mengembangkan sistem remunerasi dalam suatu perusahaan atau organisasi.
  2. Mengoperasikan sistem AWIPANA untuk Evaluasi Jabatan dan Pembuatan Skala Upah.
  3. Menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif penggajian.
  4. Membuat model tinjauan upah dalam Spreadsheet Excel.
  5. Mengerti dan memahami trend dalam sistem penggajian dan kesejahteraan pegawai.

Materi Training Sistem Penggajian

  1. Pengantar Metode Kuantitatif dalam Pengupahan :
    • Review metode representasi data penggajian
    • Pengantar model penggajian
    • Latihan dan studi kasus
  2. Sistem Point Factor untuk Evaluasi Jabatan:
    • Membuat model skala bobot jabatan
    • Simulasi sistem AWIPANA Skala Bobot Jabatan
    • Transformasi Model Skala Jabatan dalam Spreadsheet Excel
    • Penggunaan Table Point Factors untuk Evaluasi Jabatan.
    • Latihan dan studi kasus
  3. Struktur dan Skala Upah:
    • Membuat Model Skala Upah
    • Pembuatan Garis Upah.
    • Penetapan Skala Upah.
    • Parameter dalam Skala Upah
    • Simulasi Sistem AWIPANA Skala Upah
    • Transformasi Model Skala Upah dalam Spreadsheet Excel
    • Latihan dan Studi Kasus
  4. Mekanisme Kenaikan Upah:
    • Penetapan Parameter Kenaikan Upah.
    • Model Kenaikan Upah.
    • Simulasi Sistem AWIPANA Kenaikan Upah
    • Transformasi Model Skala Upah dalam spreadsheet Excel
    • Latihan dan Studi Kasus
  5. Budget penggajian
    • Klasifikasi rewards
    • Struktur rewards perusahaan
    • Perhitungan pajak penghasilan
    • Simulasi Sistem AWIPANA Budget Upah
    • Sensitivitas Budget penggajian
    • Latihan dan studi Kasus
  6. Survei penggajian
    • Pengantar Survei penggajian
    • Proses Survei
    • Mempersiapkan Data
    • Analisa Hasil Survei
    • Membuat Rekomendasi
    • Latihan dan studi Kasus

PAYROLL FUNCTION

Deskripsi

Salah satu upaya untuk mencapai HR Operational Excellence adalah administrasi penggajian yg efektif efisien. Workshop ini di rancang untuk membantu perusahaan dan meningkatkan kompetensi SDM / personal yang menangani fungsi payroll perusahaan.

TUJUAN TRAINING MANAGING EFFECTIVE PAYROLL FUNCTION

  • Peserta mampu memahami dan menjalankan Kebijakan dan Perundangan system imbal jasa sesuai prosedur yang berlaku.
  • Mampu menganalisa system remunerasi sesuai leveling dan job karyawan dengan menggunakan perangkat lunak.
  • Peserta memahami teknik dan best practice dalam mendisain payroll system dan meningkatkan efisiensi system payroll yang sudah berjalan.

AGENDA TRAINING MANAGING EFFECTIVE PAYROLL FUNCTION

  1. Kebijakan dan Perundangan Sistem Imbal atas Jasa
    • Mempertimbangkan arah dan strategi organisasi
    • Kecenderungan global system remunerasi
      Ketentuan perundangan yang berlaku
    • Komponen remunerasi UMR dan konsekuensinya
  2. Analisa Sistem Remunerasi
    • Analisa keberadilan internal (internal equity analysis)
    • Regresi linier sebagai alat bantu analisis
      Menetapkan kebijakan keberadilan internal
    • Simulasi internal analysis (excel file)
  3. Job Evaluation
    • Pemilihan metode Job evaluation
    • Menetapkan factor compansable
    • Simulasi Job Evaluation Guide Chart (excel file)
  4. Menyusun System Grading
    • Faktor-faktor yang harus diperhatikan (Struktur organisasi, sistem karir, rentang gaji, kompetensi, bobot jabatan)
    • Simulasi Grading dengan Aplikasi Excel
  5. Salary Increase
    • Dasar perhitungan kenaikan gaji
    • Compa ratio dan analisa regresi sebagai alat bantu penetapan kenaikan gaji
    • Masalah over-under paid dan alternatif penyelesaiannnya
    • Keterkaitan sistem remunerasi dengan sistem penilaian kinerja

Sistem Penggajian Modern dengan Pendekatan Ergonomi dan Psikologi

Deskripsi Training Sistem Penggajian Modern

Gaji adalah Penghargaan dari energi  dan usaha karyawan yang dimanifestasikan sebagai hasil produksi atau suatu jasa yg dibayarkan dengan sejumlah uang tertentu setiap satuan waktu.  Terdapat banyaksistem penggajian (Remunerasi)  yang sudah diterapkan. Sistem penggajian modern mempertimbangkan aspek ergonomic dan  aspek psikologi mempengaruhi kejiwaan dan  faktor fisik karyawan. Pengkombinasian  kedua aspek  dalam system penggajian akan akan melahirkan energi yang  dahsyat dan prosuktivitas perusahaan meningkat. Dalam pelatihan ini akan di bahas pengkombinasian aspek ergonomi dengan aspek psikologi dalam penggajian karyawan.



Tujuan Training Sistem Penggajian Modern

Tujuan dari training ini adalah peserta mampu memahami dan merancang sistem penggajian dengan memasukkan  pendekatan ergonomi dan psikologi untuk meningkatkan produktivitas perusahaan



Materi Training Sistem Penggajian Modern

  1. Prinsip penggajian
  2. Dampak upah terhadap motivasi kerja
  3. Membangkitkan motivasi dengan remunerasi berkala dan promosi jabatan.
  4. Teori harapan dan Prinsip keadilan
  5. Work load analisys
  6. Intervensi ergonomi dan psikologi dalam penggajian
  7. Win-win solution dalam sistem penggajian
  8. Pemanfaatan Ekstistic reward dalam membangkitkan serta meningkatkan intrinsic reward

COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

LATAR BELAKANG TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

Compensation & Benefit System (Sistem Balas Jasa dan Tunjangan) adalah salah satu bagian yang integral dalam rangkaian HR Management Strategy. Sedemikian pentingnya sehingga keseluruhan proses HR Management akan macet bila sistem ini tidak disusun dengan baik. Namun demikian penyusunan Com-Ben System yang efektif merupakan proses yang cukup rumit, apalagi di perusahaan yang memiliki karyawan dalam jumlah besar. Penyusunan sistem ini merupakan suatu proses yang diawali dengan perumusan Business Strategy, Organization Design, Organization Structure, Competency Profiling (Job Analysis), Job Evaluation, Salary Structure & Salary Scale, serta diakhiri dengan penyusunan Com-Ben Policy. Kerumitan penyusunan Com-Ben ini disebabkan pula oleh karena sistem ini berkaitan erat dengan sistem-sistem lain dalam HR Management terutama Career Planning, Performance Management, dan Training & Development.



TUJUAN TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

  1. Memahami konsep merancang kompensasi & manfaat sistem
  2. Menentukan dan merancang sistem kompensasi yang sesuai & manfaat bagi organisasi mereka
  3. Memahami Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dari proses HR Management Proses Manajem serta sebagai alat untuk mencapai Business Strategy.
  4. Memahami proses penyusunan Compensation & Benefit System.
  5. Memahami perumusan Job Evaluation.
  6. Memahami perumusan kebijakan Compensation & Benefit System.



CAKUPAN MATERI TRAINING COMPENSATION & BENEFIT SYSTEM

  1. Cascading Business Strategy to HR Management Strategy.
  2. Compensation & Benefit System sebagai bagian integral dalam HR Management Strategy.
  3. Desain Organisasi
  4. Mendesain Com-Ben System
  5. Melaksanakan Job Grading/Evaluation
  6. Survei Penggajian
  7. Menetapkan Com-Ben Structure & Scale
  8. Merumuskan Com-Ben Policy
  9. Merancang insentif, bonus dan tunjangan lainnya skema

Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

Deskripsi

Pasal 14 ayat (2) Peraturan Pemerintah tahun 2015, mewajibkan kepada perusahaan untuk menyusun struktur skala upah dengan memperhatikan golongan, jabatan, masa kerja, pendidikan, dan kompetensi.  Adanya struktur dan skal upah ini bahkan dalam PP tersebut diamanatkan wajib diberitahukan kepada pekerja, bahkan menjadi persyratan untuk pengurusan PP / PKB, bahkan pengenaan sanksi jika ketentuan ini tidak dilaksankan oleh perusahaan.

Namun sesungguh, penyusunan struktur dan skala upah yang tepat berbasis produktivitas dengan memperahtian ketentuan UU tenaga kerja, menjadi kebutuhan perusahaan sendiri dalam menarik, memotivasi dan mempertahankan karyawan. Untuk itu dalam perencanaan dan penerapan sistem kompensasi dan benefit harus disesuaikan dengan visi, misi, strategi bisnis, dan strategi Human Resources (HR) perusahaan anda.

Sistem kompensasi yang baik haruslah tidak bertentangan dengan peraturan dan UU yang berlaku, sederhana (tidak rumit), affordable (sesuai dengan anggaran perusahaan) dan mampu menunjang keberhasilan perusahaan. Terkait dengan anggaran harus diperhatikan faktor cash dan non cash. Kalkulasi anggaran kompensasi yang meliputi gaji pokok, berbagai tunjangan, insentif, lembur, pajak, jamsostek dan sebagainya harus dapat dihitung secara tepat dan akurat.

Workshop ini dirancang untuk memberikan perkembagan mutakhir dalam memahami, mengevauasi, merancang step by step,  dan mengelola sistim Kompensasi dan benefit ( C & B ) yang selaras dengan kebutuhan / startegi perusahan yang disesuaikan pula dengan kepentingan karyawan.  C & B adalah salah satu dari banyak alat HR bahwa organisasi gunakan untuk mengelola karyawan mereka .

Namun, isu-isu tentang efektivitas dan keadilan dari berbagai rencana membayar dengan cepat menjadi topik hanggat  dalam pengaturan organisasi . Hal ini karena pengelolaan berbagai strategi kompensasi bisa dilakukan secara multi fase juga dapat disesuaikan pilihan dari karyawan.

Sebelum remunerasi seorang karyawan tetap , perusahaan harus memastikan bahwa gaji masing-masing karyawan masuk akal dalam hal rencana membayar perusahaan secara keseluruhan . Selain itu, perusahaan perlu faktor dalam apa yang pesaing untuk jobholders sebanding membayar di pasar tenaga kerja yang relevan untuk memungkinkan organisasi untuk menarik dan mempertahankan karyawan yang terampil .



TUJUAN PELATIHAN Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Mengetahui peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
  • Mengetahui sistem kompensasi dan benefit yang efective
  • Mengerti faktor-faktor apa saja yang di butukan dalam mendesign sistem kompensasi dan benefit
  • Mampu mencarang struktur skala upa, dengan melakukan evakuasi jabatan, sistim grading dan sistim tunjangan dan benefit sesuai dengan kebutuhan organiasi dan karyawan

OUTLINE MATERI Pelatihan Skala Upah & Sistim Kompensasi yang Efektif

  • Tantangan organisasi saat ini; Persaingan, perubahan, daya saing dan produktivitas
  • Dasar-dasar kompensasi
    • Total Rewards
    • Komponen-komponen Total Rewards
  • Peraturan perundangan-undangan di bidang pengupahan
    • Komponen upah : upah pokok, tunjangan tetap dan tidak tetap, fasilitas, insentif dan bonus, etc
    • Hak normtif dan non normative
    • Lembur (siapa yang berhak dapat lembur dan bagaimana mengaturya), cuti, THR, Kompensasi PHK, etc
    • Hal-hal apa saja yang menyangkut pengupahan yang mesti diatur dalam pp/PKb
  • Tahap dan Proses Merancang Struktur Skala Upa :
  • Mereview Struktur organisasi dan uraian pekerjaan sebagai dasar untuk meakukan Evaluasi Jabatan
  • Evaluasi jabatan, Teknik dan prosesnya
  • Merancang grading sebagai pijakan dalam membuat struktur upah dan pijakan dalam sistim karir
  • Mendisain Struktur Upah: Skala tunggal atau ganda, Garis Upah, Designing broadband pay structures, progession rate dan rentang upah
  • Komponen Tunjangan: tetap dan tidak tetap sesuai pilosofhi yang tepat
  • Audit Upah, apa itu ?
  • Performance based pay
  • Faktor-fatorr yang harus diperhatikan dalam mendisain sistim CNB
  • Mengeloal Struktur Upah
    • Tekanan struktur Upah
    • Kenaikan batas bawah dan UMP/UMK
    • Over Paid dan Under Paid
    • Perbedaan Kinerja dan kompetensi serta perilaku
    • Mengelola kenaikan dan pengereman, berdasrkan apa ?
  • Merancang Insentif dan Bonus
    • Mengakitan proses bisnus dan nilai tambah organisasi dengan kinerja departmenen, team dan individu
    • Latihan merancang skema insentif dan bonus, serta komisi

MANAJEMEN PAYROLL PERUSAHAAN

Latar Belakang Training Manajemen Payroll:

Dalam memenuhi kebutuhan sistim informasi manajemen perusahaan, maka manajemen payroll sangat diperlukan dan diketahui dalam pemrosesan salary dan benefits secara terintegrasi dengan menggunakan database karyawan melalui informasi teknologi perusahaan. Untuk membantu pengawasan sebagai salah satu fungsi dari manajemen, maka manajemen payroll merupakan sarana yang memberikan kejelasan aturan dan proses dalam sistim penggajian yang ada di perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Tujuan Utama dari manajemen payroll adalah :

  1. Menghasilkan proses salary dan benefits berjalan dengan baik dan benar
  2. Memberikan informasi salary dan benefits yang akurat sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan
  3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas payroll administrasi di perusahaan
  4. Meningkatkan produktivitas kerja admnistrasi payroll di perusahaan

 

Outline Training Manajemen Payroll:

  1. Mengapa Manajemen Payroll Penting
  2. Peraturan Perundangan di Indonesia
  3. Unsur-unsur Manajemen Payroll
  4. Sistimatik Manajemen Payroll
  5. Skema Proses Manajemen Payroll
  6. Ketentuan dan Struktur Pengupahan
  7. Petunjuk Penghitungan PPh Pasal 21
  8. Contoh Perhitungan PPh Pasal 21
  9. Menghitung Upah Sundulan
  10. SPT Tahunan : 1721 A1 / 1770 SS / 1770 S

PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

TRAINING BACKGROUND PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

Payroll administration system merupakan implementasi kompensasi dari Human Resources Management System.  Masalah utama yang dibahas adalah tentang upah ( gaji ) dan tunjangan. Bagaimana menghasilkan laporan gaji bersih dari setiap karyawan, baik secara individual ataupun secara keseluruhan dengan cepat dan tepat dari sejumlah komponen-komponen perhitungan seperti : golongan, masa kerja, jabatan, jam kerja, pinjaman, tunjangan-tunjangan, jamsostek dan pajak penghasilan (Pph pasal 21).
Proses perhitungan di atas berikut dengan hasil pelaporannya apabila dilakukan secara konvensional (manual) akan terasa menjemukan. Karena data harus dicatat atau diproses berulang-ulang. Sehingga informasi yang sangat dibutuhkan menjadi terlambat untuk disajikan.
Dalam era teknologi informasi ini, untuk perusahaan yang ingin maju dan berkembang agar terhindar dari kerugian, baik kerugian waktu akibat keterlambatan dalam mendapatkan informasi penting yang dibutuhkan dan kerugian dalam mendapatkan laporan yang tidak valid, maka mau tidak mau, perusahaan tersebut harus menggunakan aplikasi administrasi penggajian yang terintegrasi dengan master data employee, matrix salary dan daily absence. Sehingga dapat diarahkan sebagai salah satu tujuan untuk memuaskan karyawan.

TRAINING OBJECTIVES PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

Setelah mengikuti pelatihan ini peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui & memahami definisi , metode dan system kompensasi.
  2.  Mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi penentuan upah.
  3. Mengetahui pedoman penetapan tingkat upah.
  4. Mengetahui & memahami penggunaan struktur dan skala upah.
  5. Mengetahui & memahami komponen gaji (upah), tunjangan dan iuran wajib.
  6.  Mengetahui & memahami cara menghitung jumlah gaji.
  7. Mengetahui & memahami cara menghitung upah lembur.
  8. Mengetahui & memahami cara menghitung pajak penghasilan (Pph Pasal 21) untuk karyawan tetap.
  9.  Mengetahui & memahami konsep Payroll Administration System, konfigurasi dan ilustrasi prosesnya.
  10. Mengetahui & memahami penggunaan dari software Payroll Administration system
  11. Melakukan proses penyelesaian studi kasus  berdasarkan departement masing-masing

 

SYLLABUS PAYROLL ADMINISTRATION SYSTEM

  1.  Definisi kompensasi
  2. Metode – metode kompensasi
  3. Sistem kompensasi
  4. Faktor-faktor yang mempengaruhi  penentuan upah.
  5. Pedoman penetapan tingkat upah.
  6. Struktur dan skala upah ( Matrix Salary )
  7. Komponen gaji, tunjangan dan iuran wajib.
  8. Menghitung jumlah gaji.
  9. Menghitung upah lembur.
  10. Menghitung pajak penghasilan (Pph Pasal 21) untuk karyawan tetap.
  11. Gambaran umum proses – proses dari Payroll Administration System.
  12. Tahapan – tahapan penggunaan aplikasi Payroll Administration System.
  13. Studi kasus.

Compensation & Benefit Courses

Deskripsi Compensation & Benefit Courses 

Perusahaan tidak dapat begitu saja menetapkan besaran gaji (upah) karyawannya, harus ada ukuran dan metoda yang mampu menggambarkan prinsip penggajian yang dirasa adil, serta konsisten dalam pelaksanaannya. Struktur nggajian sangat dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti tingkat jabatan ( manajerial, non manajerial ), kompetensi, kinerja yang dihasilkan serta regulasi yang harus diikuti disamping kemampuan perusahaan untuk melaksanakannya. Perlu adanya kebijakan dan struktur yang mampu mengakomodasikan faktor-faktor yang berpengaruh tersebut diatas. Agar penggajian cukup menarik minat calon karyawan dan mampu mempertahankan karyawan yang berprestasi, selain memperhatikan regulasi yang berlaku serta kemampuan perusahaan, perlu juga memperhatikan kompetensi, pengalaman, posisi yang dijabat oleh karyawan yang bersangkutan, serta kinerja yang dihasilkan oleh karyawan yang bersangkutan, konsep ini lebih dikenal dengan konsep 3P, yaitu Pay for People, Pay for Position dan Pay for Performance.

Bagi mereka yang mengelola bidang Sumber Daya Manusia mutlak diperlukan landasan pemahaman dan sistematika proses penyusunan penggajian serta bagaimana pula cara membenahi struktur / susunan penggajian yang masih dirasakan tidak memenuhi prinsip-prinsip penggajian (pengupahan) yang adil, sederhana, tertib dalam pengadministrasian, melindungi sumber daya perusahaan, akuntabel dll.

Objective Compensation & Benefit Courses 

  • Mengetahui dan memahami sistematika penyusunan struktur penggajian mulai dari Job Analysis, Job Evaluation, Job Grading sampai dengan penyusunan struktur penggajian.
  • Memahami pentingnya Job Description dalam penyusunan struktur penggajian
  • Mengetahui pengaruh Performance Appraisal dalam kompensasi yang diberikan perusahaan kepada karyawan.
  • Mengetahui serta memahami perbedaan antara posisi manajerial dan non manajerial
  • Mengetahui serta memahami non functional management yang minimal harus dikuasai dalam posisinya sebagai seorang manager.

Outline Compensation & Benefit Courses 

  • Sistematika serta langkah-langkah menuju ke penyusunan Penggajian
  • Mengenal Analisa dan Evaluasi Jabatan
  • Job Grading sebagai piranti dalam penyusunan Struktur Penggajian
  • Pentingnya menetapkan Mid Point
  • Compa Ratio sebagai alat bantu dalam menjaga keseimbangan penggajian
  • Latihan-latihan praktis untuk lebih memahami sistematika diatas

Psikologi For Non Psikologi

Deskripsi

Tak diragukan lagi bahwa sumber daya manusia adalah asset paling penting dari sebuah organisasi perusahaan. Karena itu perusahaan memerlukan cara untuk mampu mengelola SDM nya dengan efektif. Ilmu psikologi adalah ilmu dasar dalam memahami dan mengelola manusia. Dengan demikian pengetahuan tentang ilmu psikologi dan penerapannya dalam organisasi akan dibutuhkan oleh para pelaku HRD ataupun para line manager, apalagi bila mereka tidak dilatarbelakangi oleh pendidikan psikologi.

Sasaran Pelatihan Psikologi For Non Psikologi

Pelatihan psikologi for non psikologi ini hadir untuk menjawab permasalahan di atas, yaitu membantu para praktisi SDM untuk:

  • Mendapatkan pengetahuan ilmu psikologi
  • Memiliki kemampuan untuk mengaplikasikan ilmu psikologi dalam aktivitas mengelola SDM

Outline Materi Pelatihan Psikologi For Non Psikologi

  • Pengertian psikologi
  • Ruang lingkup penerapan psikologi di perusahaan
  • Aplikasi saat recruiting karyawan
  • Aplikasi dalam Penempatan dan Pengembangan karyawan
  • Aplikasi di bidang operasi (produksi)
  • Aplikasi di bidang marketing
  • Teknik memotivasi karyawan
  • Coaching dan counselling
  • Teknik mengatasi stress pribadi dan rekan kerja
  • Membangun komunikasi persuasif