Category Archives: human relation

MANAJEMEN PAYROLL PERUSAHAAN

Latar Belakang Training Manajemen Payroll:

Dalam memenuhi kebutuhan sistim informasi manajemen perusahaan, maka manajemen payroll sangat diperlukan dan diketahui dalam pemrosesan salary dan benefits secara terintegrasi dengan menggunakan database karyawan melalui informasi teknologi perusahaan. Untuk membantu pengawasan sebagai salah satu fungsi dari manajemen, maka manajemen payroll merupakan sarana yang memberikan kejelasan aturan dan proses dalam sistim penggajian yang ada di perusahaan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Tujuan Utama dari manajemen payroll adalah :

  1. Menghasilkan proses salary dan benefits berjalan dengan baik dan benar
  2. Memberikan informasi salary dan benefits yang akurat sesuai dengan kebutuhan perusahaan dan karyawan
  3. Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan petugas payroll administrasi di perusahaan
  4. Meningkatkan produktivitas kerja admnistrasi payroll di perusahaan

Sasaran Training Manajemen Payroll:

Setelah mengikuti workshop / seminar ini diharapkan peserta  mampu :

  1. Mengerti dan memahami tujuan utama dari manajemen payroll bagi perusahaan dan pekerja.
  2. Mempersiapkan dan mengambil langkah-langkah strategi dalam penyesuaian proses payroll di perusahaan.
  3. Melaksanakan proses payroll dengan baik dan benar sesuai dengan policy manajemen perusahaan.
  4. Meningkatkan keterampilan dan produktivitas kerja petugas adminstrasi payroll di perusahaan secara efektif dan effisien.
  5. Menyiapkan SPT Tahunan Pajak Penghasilan Pasal 21 sesuai dengan ketentuan peraturan perundangan yang berlaku
  6. Menghitung Upah Sundulan sehubungan dengan penetapan pemerintah tentang UMP

Outline Training Manajemen Payroll:

  1. Mengapa Manajemen Payroll Penting
  2. Peraturan Perundangan di Indonesia
  3. Unsur-unsur Manajemen Payroll
  4. Sistimatik Manajemen Payroll
  5. Skema Proses Manajemen Payroll
  6. Ketentuan dan Struktur Pengupahan
  7. Petunjuk Penghitungan PPh Pasal 21
  8. Contoh Perhitungan PPh Pasal 21
  9. Menghitung Upah Sundulan
  10. SPT Tahunan : 1721 A1 / 1770 SS / 1770 S
Iklan

SISTEM PENGGAJIAN :DESAIN DAN PENGEMBANGAN

Latar Belakang Training Sistem Penggajian

Dalam menjalankan tugasnya, para profesional HRD menghadapi berbagai tantangan antara lain tuntutan perusahaan untuk menaikkan produksi dan efisiensi, usaha menekan biaya operasi serta situasi dan kondisi perekonomian Indonesia yang tidak menentu ditambah makin maraknya tuntutan dan demo dari karyawan untuk meminta kenaikan upah dan kesejahteraan.

Berdasarkan hal tersebut di atas dan mengacu pada UU No. 13/2003 tentang Ketenagakerjaan serta Keputusan Menteri Tenaga Kerja & Transmigrasi No. 49/2004 tentang Pengupahan maka para profesional bidang remunerasi/ Human Resources harus mampu memberikan saran kepada pimpinan perusahaan untuk dapat mengambil keputusan dan langkah terbaik agar dapat menampung semua kepentingan tersebut.

Untuk itu penyelenggaraan workshop ini  bertujuan membantu para profesional dan pengelola bidang remunerasi dengan memberikan metode remunerasi yang diterapkan oleh perusahaan-perusahaan modern dewasa ini dan penggunaan Sistem AWIPANA sebagai alat bantu yang sangat efisien untuk pembuatan skala bobot jabatan dan skala upah serta Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif yang diperlukan.



Tujuan Training Sistem Penggajian

Setelah mengikuti pelatihan peserta diharapkan dapat :

  1. Mengetahui dan mengerti tentang konsep-konsep dalam mendesain dan mengembangkan sistem remunerasi dalam suatu perusahaan atau organisasi.
  2. Mengoperasikan sistem AWIPANA untuk Evaluasi Jabatan dan Pembuatan Skala Upah.
  3. Menggunakan Microsoft Excel untuk perhitungan kuantitatif pengupahan.
  4. Membuat model tinjauan upah dalam Spreadsheet Excel.
  5. Mengerti dan memahami trend dalam sistem pengupahan dan kesejahteraan pegawai.



Materi Training Sistem Penggajian

1. Pengantar Metode Kuantitatif dalam Pengupahan:

  • a. Review metode representasi data pengupahan
  • b. Pengantar model pengupahan
  • c. Latihan dan studi kasus

2. Sistem Point Factor untuk Evaluasi Jabatan:

  • a. Membuat model skala bobot jabatan
  • b. Simulasi sistem AWIPANA Skala Bobot Jabatan
  • c. Transformasi Model Skala Jabatan dalam Spreadsheet Excel
  • d. Penggunaan Table Point Factors untuk Evaluasi Jabatan.
  • e. Latihan dan studi kasus

3 . Struktur dan Skala Upah:

  • a. Membuat Model Skala Upah
  • b. Pembuatan Garis Upah.
  • c. Penetapan Skala Upah.
  • d. Parameter dalam Skala Upah
  • e. Simulasi Sistem AWIPANA Skala Upah
  • f. Transformasi Model Skala Upah dalam Spreadsheet Excel
  • g. Latihan dan Studi Kasus

4. Mekanisme Kenaikan Upah:

  • a. Penetapan Parameter Kenaikan Upah.
  • b. Model Kenaikan Upah.
  • c. Simulasi Sistem AWIPANA Kenaikan Upah
  • d. Transformasi Model Skala Upah dalam spreadsheet Excel
  • e. Latihan dan Studi Kasus

5 . Budget Pengupahan

  • a. Klasifikasi rewards
  • b. Struktur rewards perusahaan
  • c. Perhitungan pajak penghasilan
  • d. Simulasi Sistem AWIPANA Budget Upah
  • e. Sensitivitas Budget Pengupahan
  • f. Latihan dan studi Kasus

6. Survei Pengupahan

  • a. Pengantar Survei Pengupahan
  • b. Proses Survei
  • c. Mempersiapkan Data
  • d. Analisa Hasil Survei
  • e. Membuat Rekomendasi
  • f. Latihan dan studi Kasus

Job Analyst dan Job Evaluation

Overview Training Job Analyst dan Job Evaluation

Merumuskan jabatan secara akurat adalah salah satu unsur penting dalam pengembangan organisasi di suatu Perusahaan.  Apa makna jabatan bagi suatu perusahaan perlu ditentukan.  Apakah terkait dengan lingkup kerja, bobot kerja, kompetensi yang dibutuhkan untuk dapat berkinerja secara optimal di dalam suatu jabatan, atau lainnya.  Filosofi yang ada di belakang formulasi jabatan di satu Perusahaan akan sangat menentukan format jabatan seperti apa yang akan digunakan.  Serta manfaat dan link apa yang bisa didapat dari perumusan jabatan dengan sistem2 SDM lainnya.

Workshop ini akan dimulai dengan pembahasan konsep mengenai jabatan dan kaitannya dengan desain organisasi, sebelum masuk pada salah satu fungsi Analisa Jabatan (Job Analyst) , yaitu untuk pemberian bobot dan pengembangan sistem grading dan kompensasi.

Workshop akan membantu peserta untuk menentukan aktivitas yang memberikan nilai tambah yang utama (key value adding activities) untuk mendapatkan lingkup jabatan dan key result area dari suatu jabatan.  Dengan menemukan elemen-elemen jabatan yang penting tersebut maka partisipan akan dapat mengembangkan proses evaluasi jabatan (Job Evaluation) yang memenuhi asas internal equity.

Workshop juga akan menyinggung perbandingan berbagai metode pembobotan jabatan (job evaluation) yang sering digunakan saat ini di di Indonesia, serta efektivitasnya untuk berbagai tipe dan jenis Perusahaan.  Pada akhirnya workshop juga akan memberikan overview suatu metode job evaluation yang kemudian dapat diaplikasikan partisipan di Perusahaannya.

Outline Training Job Analyst dan Job Evaluation :

  • Konsep dari sebuah Jabatan
  • Bagaimana mengembangkan konsep jabatan yang fleksibel mengikuti perkembangan organisasi
  • Me link arah strategis Perusahaan, disain organisasi dan pendefinisian jabatan
  • Prinsip dan metode dalam Analisa Jabatan (Job Analyst)
  • Me-link antara Analisa Jabatan (Job Analyst) dengan Manajemen Kompetensi
  • Format job description yang optimal
  • Evaluasi Jabatan (Job Evaluation) : Information – Judgement – Elemen size jabatan
  • Metode wawancara dalam proses job evaluation
  • Trick untuk menutupi kurangnya informasi jabatan dalam proses job evaluation
  • Tahapan pembuatan struktur jabatan/job grading dan salary structure
  • Beberapa isue penting mengenai external equity: bagaimana bila metode job eva kita berbeda dengan industri
  • Perbandingan berbagai metode Evaluasi Jabatan (Job Evaluation) yang banyak digunaan di berbagai industri
  • Overview metode evaluasi jabatan (Job Evaluation) yang bisa langsung digunakan partisipan.

SALARY ADJUSTMENT : BEST PRACTICE MEMBUAT PENYESUAIAN GAJI KARYAWAN

DESKRIPSI TRAINING SALARY ADJUSTMENT

Kenaikan UMP (Upah Minimum Propinsi) secara praktis menimbulkan efek sundulan bagi karyawan lain. Artinya, jika UMP di suatu propinsi naik, maka kenaikan upah sundulannya juga harus proporsional mengikuti besaran kenaikan UMP tersebut. Kenaikan UMP dan munculnya upah sundulan menjadi 2 isu yang masih bergejolak di kalangan HRD. Banyak praktisi HRD, Pimpinan perusahaan dan pemilik bisnis menyadari bahwa problematika UMP berdampak ke mana-mana, harus tetap fokus kepada bisnis dan fokus bagaimana mengamankan struktur gaji perusahaan.

UMP hanya berlaku untuk pekerja dengan level terendah yang masa kerjanya belum sampai satu tahun. Tetapi permasalahannya timbul ketika karyawan yang mempunyai gaji di atas UMP harus ikut tersundul akibat kenaikan itu, tapi kenaikannnya berapa itu yang memerlukan pertimbangan dengan baik, matang, tepat dan efektif. Karena itu sudah seharusnya mampu melakukan Salary Adjustment dengan baik dan benar serta efektif bagi perkembangan perusahaan. Dan berita baiknya, sebentar lagi Anda semua akan mampu melakukannya dengan sangat mudah! Cukup dengan SATU TOMBOL, Otomatiskan Pekerjaan Anda !

Sehubungan dengan itu, kami mengadakan sebuah special workshop 1 hari untuk membekali para praktisi HRD, Pimpinan Perusahaan dan pemilik bisnis tentang bagaimana cara melakukan Salary Adjustments agar struktur gaji menjadi lebih baik, efektif dan proposional. Dalam Special Workshop ini, seluruh peserta tidak dijejali oleh teori-teori compensation & benefit atau sejenisnya, tetapi akan langsung praktek menggunakan laptop masing-masing bagaimana caranya untuk melakukan Salary Adjustment dengan baik, cepat, sederhana dan mudah.



MODUL TRAINING SALARY ADJUSTMENT

Dalam workshop special ini akan diajarkan bagaimana cara melakukan Salary Adjusments dengan 5 model Salary Adjusments, yaitu :

  1. Salary Adjustment Model berdasarkan kenaikan UMP #model 1
  2. Salary Adjustment Model berdasarkan kenaikan UMP #model 2
  3. Salary Adjustment Model berdasarkan Merit System
  4. Salary Adjustment Model berdasarkan besaran persentase Performance Appraisal
  5. Salary Adjustment Model berdasarkan Performance Appraisal Budget

COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

OVERVIEW:

Sistim Balas Jasa dan Tunjangan (Compensation  & Benefit System) merupakan salah satu bagian yang terpenting dan integral dari keseluruhan rangkaian HR Management Strategy. Kompensasi merupakan faktor yang sangat berpengaruh di dalam sebuah perusahaan. Tidaklah heran faktor yang satu ini menjadi salah satu pemicu utama bagi karyawan dalam menentukan langkah karirnya kedepan dan bagi perusahaan adalah penentuan langkah strategik perusahaan kedepan. Sistem kompensasi dalam organisasi haruslah diselaraskan dengan strategi & tujuan dari organisasi serta asas kepatutan yang normatif di dalam lingkungan tersebut sehingga terjadi keselarasan antara perusahaan, karyawan serta komunitas di lingkungan tersebut (negara & masyarakat sekitarnya). Namun pada prinsipnya, meskipun berbeda sistemnya, strategi & program kompensasi tetaplah akan berguna & efektif apabila para pengambil keputusan (top manajemen) melakukan beberapa hal berupa asas-asas yang saling memberikat manfaat bagi semua pihak. Dengan pemahaman dan pembelajaran yang baik, maka para praktisi payroll di perusahaan diharapkan dapat merencanakan dan mengimplementasikan system dan strategi Compensasi dan Benefit dengan baik.



Tujuan 

Memahami pentingnya strategi dalam perencanaan dan implementasi Compensation & Benefit bagi perusahaan sebagai alat untuk mendapatkan dan mempertahankan karyawan yang terbaik di perusahaan

  1. Mengkalkulasikan formulasi-formulasi yang ada untuk mendapatkan nilai yang sesuai dan menguntungkan bagi semua pihak yang telibat didalam sebuah organisasi
  2. Menciptakan kinerja perusahaan yang optimal

MATERI COMPENSATION & BENEFITS STRATEGY

  1. Paradigma Compensation and Benefits
  2. Kebijakan Pemerintah: UU Ketenagakerjaan No. 13 tahun 2003
  3. Peran HR dalam menciptakan Sistem Kompensasi & Benefit yang baik
  4. Tujuan Kompensasi dan Benefit
  5. Faktor yang perlu dipertimbangkan dalam standar Kompensasi
    • Internal
    • Eksternal
  6. Tiga kompenen Pokok Kompensasi
    • Upah Dasar
    • Upah Berdasar Kinerja
    • Upah Tidak Langsung
  7. Komponen Kompensasi & Benefit
    • Gaji Pokok
    • Tunjangan
    • Insentif
    • Lembur
    • Pajak
    • Jamsostek
  8. Strategi kompensasi dan benefit
    • Attracting
    • Retaining
    • High Performing
    • High Potential
  9. Merumuskan Skala Upah sebagai Parameter dalam Pendistribusian Gaji
  10. Administrasi Manajemen Payroll
  11. Strategi Komunikasi kepada Seluruh Karyawan
  12. Evaluasi dan Rekomendasi akhir

PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

DESKRIPSI TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

Pelatihan ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengetahui jumlah kewajiban dan beban atas program Imbalan Paska Kerja Karyawan sesuai perlakuan akuntansi dihitung dengan metode perhitungan secara aktuarial, sesuai dengan basis Akuntansi berdasarkan PSAK-24 atau SAK ETAP. Training ini di selenggarakan dengan menerapkan sistem pengajaran interaktif dan adanya studi kasus diharapkan peserta training dapat memahami dan diterapkan pada lingkup kerja. Peserta juga di kenalkan pada metode PUC (Projected Unit Kredit), dimana peserta dapat melakukan perhitungan sederhana terhadap kewajiban Employee Benefit sesuai jenis program benefit yang ada di Perusahaan.



MATERI
TRAINING PERHITUNGAN AKTUARIA SESUAI PSAK 24

1.  Pengenalan Aktuaria:
Mempelajari secara mudah perhitungan aktuaria bagi pemula. Peserta di harapkan dapat memahami prinsip nilai sekarang dan faktor-faktor apa saja yang menyebabkan kenaikan kewajiban atau penurunannya. Materi yang akan disampaikan adalah sbb:

  • Pengertian Aktuaria
  • Fungsi Aktuaria dalam menetukan Nilai Kini Kewajiban
  • Tingkat Bunga (Interest Rate).
  • Nilai Sekarang (Present Value).
  • Anuitas

2.  Pengetahuan Dasar dan Pemahaman tentang PSAK 24
Pengertian dan istilah-istilah dalam perhitungan PSAK 24. Diharapkan peserta dapat memahami variabel yang dapat mempengaruhi perhitungan dari tahun ke tahun. Materi yang akan disampaikan adalah sebagai sbb:

  • Arti Istilah.
  • Analisis Program dalam PSAK.
  • Penentuan dan dampak asumsi aktuaria terhadap perhitungan beban & kewajiban.
  • Melakukan validasi data dan analisa manfaat sesuai Peraturan Perusahaan.
  • Melakukan analisa keuntungan / kerugian aktuaria.
  • Menghitung nilai kini kewajiban imbalan pasti dengan metode Projectec Unit Credit
  • Menyajikan asumsi aktuaria yang dapat dipertanggungjawabkan dan diterima secara umum

3.  Alur Perhitungan PSAK 24.

  • Perhitungan beban dan kewajiban sesuai PSAK 24 untuk setiap manfaat karyawan
  • Menghitung keuntungan / kerugian aktuaria yang belum diakui dan yang diakui.
  • Menghitung biaya jasa kini
  • Menghitung biaya bunga
  • Menghitung dampak dari kurtailmen atau penyelesaian program (bila ada).
  • Memberikan penjelasan yang dibutuhkan guna menyusun Pengungkapan untuk Laporan Keuangan

4.  Sistem Pelaporan sesuai dengan PSAK 24
Membuat laporan lengkap, yang menyajikan informasi sebagai berikut :

  • Penjelasan mengenai manfaat dan data karyawan
  • Metode dan asumsi perhitungan.
  • Hasil Perhitungan
  • Catatan / penjelasan mengenai hasil perhitungan.

Payroll Administration System

Overview Training Payroll Administration System

Perkembangan teknologi informasi yang semakin dinamis memungkinkan proses bisnis yang terjadi di perusahaan dapat diselesaikan dengan lebih efesien, efektif dan akurat. Salah satu fungsi bisnis yang perlu mendapatkan sentuhan aplikasi teknologi informasi adalah payroll. Payroll yang dibawahi oleh departemen Human Resources memiliki peran vital untuk mengelola hak finansial yang harus diberikan perusahaan. Efesiensi yang dicapai secara paralel dapat menciptakan ruang bagi perusahaan untuk mendorong produktivitas karena waktu yang digunakan relatif singkat.  Implementasi dari pemanfaatan teknologi informasi juga berperan dalam menyederhanakan persoalan payroll yang terbilang kompleks. Kompleksitas payroll disebabkan berbagai perhitungan yang harus melibatkan berbagai aspek seperti golongan jabatan, lama bekerja, jam kerja, pangkat, intensif, jam lembur, potongan kerja, tunjangan perusahaan, pajak penghasilan, jamsostek dan lain-lain. Oleh sebab itu dalam menjalankan payroll secara manual tentu menjadi tidak sejalan dengan perubahan lingkungan yang semakin kompetitif dan menuntut kecepatan dalam pelaksanaan serta pelaporannya.



Tujuan Training Payroll Administration System

  1. Memberikan pemahaman mendasar mengenai urgensi penerapan payroll administration system yang efesien, efektif dan akurat
  2. Memberikan pelatihan sistem administrasi payroll berbasis teknologi informasi yang sesuai dengan fungsi bisnis perusahaan
  3. Menerapkan manajemen dan perawatan berkelanjutan pada payroll system yang sesuai dengan perkembangan manajemen perusahaan


Materi Training Payroll Administration System

  1. Ruang lingkup kompensasi perusahaan
  2. Dimensi-dimensi penentuan gaji
  3. Acuan penentuan struktur penggajian di perusahaan
  4. Komponen intensif, tunjangan, lembur, potongan kerja, dan jamsostek
  5. Aplikasi pajak penghasil (Pph 21)
  6. Sistematika dan prosesdur payroll administration system
  7. Urgensi & best practice dalam penerapan teknologi informasi dalam payroll administration system
  8. Database master karyawan yang mempengaruhi payroll
  9. Transformasi kebijakan manajemen perusahaan dalam payroll
  10. Pelaporan payroll

 

PAYROLL MANAGEMENT

TRAINING DESCRIPTION PAYROLL MANAGEMENT

Manajemen Payroll merupakan bagian dari sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang mengelola berbagai komponen penggajian karyawan dalam satu kesatuan perhitungan. Bagian ini merupakan bagian yang sangat dominan dari keseluruhan sistem MSDM. Penguasaan dasar tentang Payroll mutlak diperlukan agar personil yang menangani Penggajian dapat melakukan penyesuaian dengan cepat, mengingat penggajian memiliki ruang lingkup kerja yang besar.

Transaksi yang termasuk dalam Payroll antara lain Gaji Pokok, Jadwal Kerja, Surat Perintah Lembur, Ijin kehadiran, Potongan-potongan, Uang makan, Uang Transport, Daftar Gaji Non Staff, Daftar Gaji Staff, Koreksi penggajian dan lain-lain. Payrol juga memiliki berbagai perhitungan otomatis yang dikendalikan oleh aktivitas-aktivitas lain yang bersifat otomatis dalam sistem yang disesuaikan dengan sistem di perusahaan.
Aktivitas-aktivitas otomatis tersebut meliputi perhitungan lembur, PPH Pasal 21, Tunjangan Kehadiran Karyawan, Uang Transport dan lain-lain. Oleh karena itu apabila penanganan Payroll tidak benar akan sangat merugikan, baik bagi kepentingan karyawan maupun perusahaan sendiri.

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN PAYROLL MANAGEMENT

Setelah mengikuti pelatihan selama 1 (Satu) hari ini diharapkan para peserta akan memperoleh pengetahuan tentang :

  • Mengerti dan memahami konsep penggajian dan kesejahteraan bagi karyawan.
  • Membuat perhitungan lembur, cuti, absensi, klaim medical dsb.
  • Menghitung PPh 21 dengan berbagai metode seperti gross, gross-up, net dan membuat laporannya.
  • Menghitung dan membuat laporan Jamsostek/asuransi tenaga kerja.
  • Menyusun komponen gaji , pendapatan dan potongan serta mengkalkulasi proses perhitungan gaji mulai dari input data, proses dan pembuatan laporan penggajian.

 

MODULE PELATIHAN PAYROLL MANAGEMENT

  1. Pengantar Pengupahan/penggajian
  2. Pengertian upah/gaji dan kesejahteraan menurut UU
  3. Komponen Pengupahan
  4. Fringe benefit
  5. Taxable dan non taxable fringe benefit
  6. Pengertian Earning/pendapatan dan deduction/potongan
  7. Metode perhitungan PPh 21 gross, net dan gross-up
  8. Form PPh 21, 1721A1, 1721I, 1721II, 1721T, E- spt dll
  9. Jamsostek (Asuransi tenaga kerja)
  10. Cuti, absensi, lembur, medical, pinjaman
  11. Mengkalkulasi proses perhitungan gaji dan membuat laporan penggajian
  12. Membuat laporan ke pihak external seperti pajak, Jamsostek, dll.

Upah Sundulan : TIP’S DAN TRIK MENYESUAIKAN KENAIKAN UPAH PEKERJA

Latar belakang Training Upah Sundulan

Kenaikan UMK 2017 sudah di depan mata, setelah sebelumnya terjadi kenaikan Harga BBM Subsidi, listrik serta barang-barang kebutuhan pokok, maka antisipasi Kenaikan UMP 2017 membuat kita harus lebih waspada dalam merencanakan penyesusaian gaji 2017 tanpa merusak sistem penggajian kita, sekaligus memenuhi amanat peraturan pengupahan perudang-undangan ketenagakerjaan.

Ikuti miniworkshop praktis yang mutlak diikuti oleh HRD Mgr/Staff, Personel Mgr/Staff, Business Owners, Pimpinan & Wakil Pimpinan Perusahaan dari berbagai Jenis usaha apapun:

Materi Training Upah Sundulan

  • Apa dan bagaimana pokok-pokok peraturan pengupahan yang mutlak anda ketahuan dan impementasikan dalam sistim pengupahan di organisasi anda.
  • Bagaimana menyesuaikan gaji karyawan tahun 2017 secara manual dan dengan mempergunakan komputer;
  • Bagaimana kiat-kiat ”mengakali” Sistem Penggajian kita sehingga kenaikannya masih dalam jangkauan kemampuan Perusahaan;
  • Bagaimana menyusun antisipasi kendala-kendala yang mungkin kita hadapi menyangkut karyawan yang gajinya sudah tinggi;
  • Bagaimana kiat-kiat untuk membedakan gaji Supervisor (yang tidak mendapat upah kerja lembur) dengan para bawahannya yang diawasinya pada saat bekerja lembur sehingga sang Supervisor tidak ”frustrasi”;
  • Bagaimana teknik menyesuaikan gaji karyawan yang mendapat upah kerja lembur secara sekaligus;
  • Bagaimana teknik menyesuaikan gaji karyawan per golongan gaji (grade) sehingga tidak merusak grading systemnya;
  • Bagaimana menganalisis ”tingkat keusangan” (obsolescence) dari setiap golongan gaji (grade) yang ada sebelum dan sesudah penyesuaian gaji tahun 2017 dan memperbaikinya apabila diperlukan;
  • Bagaimana menyesuaikan gaji untuk tingkatan Supervisor ke atas;
  • Bagaimana menyesuaikan gaji untuk memenuhi ketentuan UMP DKI 2017 dan sekaligus memberikan penghargaan kepada karyawan atas kinerjanya selama tahun 2016 (Performance Appraisal).
  • Sekilas prosedur Permintaan Penangguhan kenaikan upah

DRILLING OPERATIONS FOR OPERATOR IN OIL AND GAS INDUSTRIES

TRAINING INTRODUCTION DRILLING OPERATIONS

Time is money.  Drilling time is big money.  Technical and managerial decision makers must grasp the language and technology of drilling operations in order to minimize expenditures throughout the producing life of a well.  Successful drilling requires blending many technologies.  Drilling equipment and procedures have a unique language that must be conquered for maximum benefit.  Clear understandable explanations of drilling rig equipment, procedures, and their complex interactions provide an excellent basis to organize cross-trained team efforts. Subtle and blatant common errors are accentuated to enhance this understanding. Activities around the rig and well planning are de-mystified.  This course discusses morning reports and how to read them.  The Practical Drilling Skills course concentrates on how to interpret the information gathered at the drilling rig to improve operations and to decrease downtime.

 

TRAINING MATERIAL OUTLINE DRILLING OPERATIONS

1. Basic Drilling Technology

  • The overall drilling process
  •  The language of drillers: Understanding their terminologies
  • Rig equipment: Rig types, drill bits MWD, drill strings, solids management, well control, tank arrangement
  • Understanding morning reports
  • Hole problems: Stuck pipe, lost returns, well control
  • Safety
  • Philosophies of drilling operations
  • Drilling trends and new technology

2. Casing and Cementing

  •  Selecting casing & hole sizes
  • Setting depths
  • Casing loads
  • Selecting casing & connections
  • Casing stress calculations
  • fCement and cement additives
  • Selecting appropriate slurries
  • Mud removal & cement placement
  • Stage cementing, squeezes, & plugs
  •  Preventing gas migration
  •  Cementing calculations
  • Cementing equipment
  •  Well head equipment

3. Directional, Horizontal, and Multilateral Drilling

  •  Applications for directional drilling
  • Directional profiles
  • Extended reach wells
  • Survey calculations and accuracy
  • Dogleg severity calculations and problems associated with doglegs
  • Planning directional and horizontal wells
  • Horizontal drilling methods and applications
  • Logging high angle wells
  • Hole cleaning
  • Multi-laterals
  • Types of survey instruments
  • Tools used to deflect a wellbore
  •  Torque and drag calculations
  •  Cementing

4. Well Control

  • Abnormal pressure
  • Normal Pore Pressures
  • Abnormal Pore Pressure Gradients
  •  Fracture Gradients
  • Mud Weights
  • Well Kick and anticipations
  • Definitions
  • Causes of kicks
  •  Kick indicators
  •  Shut-in procedure
  • Well Kill Procedures

OFFICE SECRETARY

MATERI TRAINING PROGRAM OFFICE SECRETARY :

  1. Basic Mentality 1 : motivation, disiplin, creative thinking
  2. Basic Mentality 2 : sikap positif, etika, time management
  3. Interpersonal Communications Skills
  4. Telephone Technique & Courtesy
  5. Grooming & Wardrobe
  6. Beauty Class
  7. Manajemen Arsip
  8. Penyelenggaraan Rapat dan Pembuatan Notulen
  9. Korespondensi Bahasa Indonesia (Memo, Surat)
  10. Korespondensi Bahasa Inggris
  11. Manajemen Sekretaris
  12. Administrasi Perkantoran
  13. Travel Arrangement
  14. Teknik Penulisan Proposal
  15. Teknik Penulisan Laporan
  16. Keyboarding
  17. MS Office : Word, Excel, Power Point
  18. Pengelolaan Pety Cash

SECRETARY SKILL

DESKRIPSI  SECRETARY SKILL

Sekretaris harus memiliki ketrampilan yang baik seperti manajemen waktu, komunikasi dan mampu berpenampilan menarik dan profesional di hadapan banyak orang. Sekretaris (Secretary) dituntut untuk selalu siap dalam setiap kondisi tidak terduga  dengan tetap menghasilkan pekerjaan yang baik. Untuk mencapai hal tersebut, maka dalam training ini akan membantu memberikan pemantapan sekaligus pendalaman dan pembekalan bagi mereka untuk menjadi sekretaris (Secretary) yang profesional, serta tips dan trik untuk menangani semua pekerjaan secara efektif dan efisien.



TUJUAN TRAINING SECRETARY SKILL

  1. Memberikan pengetahuan tentang peran sekretaris (Secretary) di era globalisasi
  2. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam menangani pekerjaan kesekretariatan      secara profesional
  3. Meningkatkan profesionalitas & rasa tanggung jawab seorang sekretaris terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan atau pimpinannya
  4. Memberikan kunci sukses menjadi sekretaris profesional (Professional Secretary)

 

MATERI TRAINING SECRETARY SKILL

1. MANAGERIAL SKILLS

  • Filing Techniques
  • Filing System & Handling Paperwork
  • Meeting & Traveling Planning
  • Making Appointments
  • Time Management
  • Design Plan Strategic
  • Creative Thinking Skill

2. EXCELLENT COMMUNICATION SKILLS

  • Communication Principles
  • Human Relationship Building
  • Bussiness Communication Ethics
  • Use Voice, Listening Effectively & Body Language
  • How to be Assertive
  • General Communicator Style
  • Interpersonal Communication Skills
  • Intercultural Communication

3. MANAGEMENT STRESS

  • Knowing about Stress
  • Characteristics StressHow to Manage Your Stress Communication Psychology

4. STYLE & ETIQUETTE

  • Life & Fashion Style
  • Make Up Style
  • Excellent Manner & Attitute

PESERTA TRAINING SECRETARY SKILL

  1. Sekretaris Senior & Yunior
  2. Executive Secretary
  3. Personal Assistant
  4. Staf Administrasi

METODE TRAINING SECRETARY SKILL

  • Presentasi
  • Diskusi dan Sharing Pengalaman
  • Role Play
  • Games

ELECTRONIC FILLING SYSTEM MANAGEMENT

LATAR BELAKANG TRAINING ELECTRONIC FILLING SYSTEM MANAGEMENT
Salah satu hal yang mendukung  kelancaran jalannya suatu organisasi bisnis adalah dalam hal penataan sistem kearsipan.  Masalah kearsipan menjadi begitu penting dan sangat berpengaruh siginifikans ketika kita berhadapan dengan suatu sistem bisnis dengan data dan dokumen yang banyak sementara disisi lain kita memiliki sistem kearsipan yang kurang mendukung terutama dari sumber daya manusia dan alat atau perlengkapan yang mendukung kedalam kearsipan.
Pada dekade abad 21 saat ini, sistem kearsipan sudah masuk pada tahapan generasi yang didukung oleh kecanggihan elektronik terutama dengan penemuan-penemuan generasi komputer yang semakin baik.  Dalaam dunis bisnis kita akan berhadapan dengan kepentingan legalitas arsip dan juga bagaimana menyimpan arsip dengan baik, sehingga tujuan pengarsipan tercapai.  Perawatan sistem pengarsipan yang effisien adalah salah satu dari masalah yang sering muncul dalam perkantoran, dan proses pemecahannya menuntut pengertian yang tepat akan prinsip-prinsipnya.
Sistem pengarsipan yang ideal diharapkan akan tercermin pada kondisi-kondisi pertama : rekaman yang diperlukan setiap saat dapat dihasilkan tanpa penundaan yang tidak masuk akal, kedua rekaman dilindungi secara memadai selama periode rekaman itu dipertahankan untuk referensi dan ketiga biaya pemasangan dan pemeliharaan sistem masuk akal dengan memperhatikan pelayanan yang diperlukan.
Dengan kondisi sistem pengarsipan ideal tersebut, diharapkan akan dimiliki oleh setiap karyawan sehingga akan mendukung kepada pencapaian tujuan perusahaan dengan baik.

MAKSUD DAN TUJUAN TRAINING ELECTRONIC FILLING SYSTEM MANAGEMENT
Secara umum tujuan dari pelatihan ini adalah :

  1. Memahami bagaimana metode klasifikasi yang digunakan dalam sistem pengarsipan
  2. Memahami signifikansi berbagai jenis sistem pembuatan indeks dalam proses pengarsipan
  3. Meningkatakan pemahaman bagaimana membangun sistem kerasipan sentrasilasi dan desentralisasi, keuntungan dan kerugiannya.

 

CAKUPAN MATERI TRAINING ELECTRONIC FILLING SYSTEM MANAGEMENT

  1. Hari pertama : konsep informasi, Konsep Informasi, Manajemen Dokumen, Disain Template Dokumen, Sekitar Dokumen, Konversi, Tools, Keamanan Dokumen, sumber informasi dna penyajian informasi, manajemen dokumen , konsep arsif, definisi arsip,karakteristik arsip,standar kearsipan, tujuan pengarsipan, legalita arsip, istilah-istilah dalam arsip,manajemen dokumen, pase penciptaan arsip, pase penggunaan, pase penyusutandll
  2. Hari kedua : pengarsipan dan pengideksan, sistem pengarsipan, klasifikasi, peralatan pengarsipan, peralatan penyimpan, pengoperasian sistem pengarsipan, pengarsipan tersentralisasi, indeks.
  3. Hari ketiga dan Hari keempat : Electronic filling syatem , scaner, dokumen teks, dokumen tabel, dokumen image, Security, Backup and Recovery, and Copy,  praktek arsip dengan elektronik/software umum, software khusus.

SECRETARY PROFESSIONAL SKILL

DESKRIPSI SECRETARY PROFESSIONAL SKILL

Sekretaris profesional ( Secretary professional ), tidak hanya menyangkut kemampuan untuk menampilkan diri secara profesional, tetapi juga beberapa skill manajemen dasar yang bisa membantu sekretaris untuk berperan secara optimal, diantaranya manajemen waktu dan komunikasi. Mengingat sebagian besar dari pekerjaan sekretaris adalah hal-hal yang tak terduga dan harus dikerjakan dengan baik, maka dalam pelatihan ini akan memberikan pemantapan sekaligus pendalaman bagi mereka yang telah memilih sekretaris sebagai profesinya serta pembekalan kemampuan-kemampuan serta tips dan trik untuk menangani semua pekerjaan secara efektif dan efisien.

TUJUAN SECRETARY PROFESSIONAL SKILL

  1. Memberikan pengetahuan tentang peran sekretaris ( Secretary )di era globalisasi
  2. Meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam menangani pekerjaan kesekretariatan  secara profesional
  3. Meningkatkan profesionalitas & rasa tanggung jawab seorang sekretaris terhadap tugas-tugas yang diberikan oleh perusahaan atau pimpinannya
  4. Memberikan kunci sukses menjadi sekretaris profesional (Secretary professional )

MATERI SECRETARY PROFESSIONAL SKILL

MANAGERIAL SKILLS

  • Filing Techniques
  • Filing System & Handling Paperwork
  • Meeting & Traveling Planning
  • Making Appointments
  • Time Management
  • Design Plan Strategic
  • Creative Thinking Skill

EXCELLENT COMMUNICATION SKILLS

  • Communication Principles
  • Human Relationship Building
  • Bussiness Communication Ethics
  • Use Voice, Listening Effectively & Body Language
  • How to be Assertive
  • General Communicator Style
  • Interpersonal Communication Skills
  • Intercultural Communication

MANAGEMENT STRESS

  • Knowing about Stress
  • Characteristics StressHow to Manage Your Stress Communication Psychology

STYLE & ETIQUETTE

  • Life & Fashion Style
  • Make Up Style
  • Excellent Manner & Attitute

Master Ceremonial (MC) dan Protokoler

Deskripsi Training Peningkatan Kompetensi Master Ceremonial (MC) dan Protokoler

Sukses membawakan sebuah acara menjadi harapan setiap Master Ceremonial (MC).Untuk dapat memandu dan membawakan suatu event atau acara seorang MC selain harus memahami tanggungjawab dan tuganya juga harus memiliki ketrampilan dalam entertaining,menguasai audience, komunikasi yang menarik, bahasa tubuh dan kemampuan mengatasi blocking situation apabila audience tidak supportive. Training ini akan membahas tentang bagaimana menjadi seorang MC yang handal.


Tujuan Training Peningkatan Kompetensi Master Ceremonial (MC) dan Protokoler

Peserta memiliki ketrampilan menjadi MC yang handal dan professional.

Materi Training Master Ceremonial (MC) dan Protokoler

1. Persiapan menjadi MC yang handal dan professional

  • Memahami tugas dan tanggung jawab MCdan Protokoler
  • Memahami jenis event dan audience
  • Mempelajari dan mencari referensi berkaitan dengan tema event

2. Protokoler dan Teknik menyusun acara
3.Ketrampilan Public Speaking Sebagai MC

  • Public speaking yang efektif
  • Pemilihan dan penyusuan kalimat kunci
  • Olah vocal dan intonasi

4. Body language

  • Ketrampilan komunikasi melalui bahasa tubuh
  • ketrampilan membaca bahasa tubuh audience

5. Hambatan –hambatan dalam membawakan acara dan teknik mengatasinya

  • Berbagai jenis gangguan sebagai MC dan cara mengatasinya  : Sebelum acara, Saat acara dan Sesudah acara berlangsung
  • Teknik mengatasi blocking situation

6. Praktek MC

 

Event Organizer

Deskripsi Training Event Organizer

Sukses mengelola sebuah perhelatan acara (event) diperlukan persiapan yang matang dan manajemen yang efektif dalam mengatur acara,menggerakkan orang dan sumberdaya, administrasi dan lain lain.Training ini akan membahas bagaimana cara sukses mengelola sebuah event dalam perusahaan mulai dari persiapan, pelaksanaan dan evaluasinya. Berbagai contoh projek event akan dibahas disertai dengan tips sukses, berbagai hambatan yang ditemui dan cara mengatasinya.



Tujuan Training Event Organizer

Peserta memahami dan dapat menerapkan praktek manajerial bagaimana mengelola event yang sukses



Materi Training Event Organizer

1. Introduction to event organizer management

  • Mengenal berbagai jenis event yang ada dalam perusahaan
  • Bagaimana style management event organizer

2. Merancang sebuah event

  • Tema dan tujuan event, siapa yang terlibat,sumberdaya dan aksesnya, perijinan dan penyusunan proposal planning

3. Teknik Pengelolaan Event

  • Site surveying
  • Logistics & budgeting ,
  • procurement and contract
  • Cash flow management,
  • event Scheduling,
  • Site design
  • Technical Design
  • Sound-system and Audio-visual production Lighting
  • Safety and Security System

4. Post event and evaluation

5. Studi kasus dan praktek

Public Relations, Media Relation & Corporate Communication

Deskripsi Training Public Relations, Media Relation & Corporate Communication

Dalam sebuah perusahaan/industri, komunikasi adalah sarana yang paling krusial. Komunikasi sangat penting peranannya, bahkan mejadi salah satu kunci sukses dari keberhasilan perusahaan, terlebih dalam memberikan pelayanan, memerlukan interaksi yang baik melalui komunikasi sehingga hubungan baik dengan stakeholder akan dapat terjalin. Kemampuan untuk menyampaikan informasi perusahaan kepada  public luar, mekanisme penyampaian informasi  dan pengenalan media apa saja yang bisa dimanfaatkan secara efektif akan sangat mempengaruhi citra perusahaan di mata stakeholder. Terjadinya miss communication akan menurunkan citra perusahaan yang berdampak pada hilangnya kepercayaan public dan akhirnya berdampak pada penjualan atau pelayanan yang dihasilkan.

Disini fungsi Public Relations (PR) memegang peranan penting dalam jalur corporate communication ini. Keberadaan PR tidak dapat dipisahkan dari aspek komunikasi lainnya seperti pemasaran, promosi, iklan dan penjualan. Begitu pentingnya posisi PR ini, maka setiap perusahaan/organisasi, apapun bentuk perusahaan/organisasi tersebut mutlak harus mempunyai bagian PR karena bagian ini memegang peranan untuk dapat mem-publish (melakukan publisitas) mengenai perusahaan/organisasi tersebut, agar masyarakat/public mengetahui eksistensi sebuah perusahaan/organisasi, “siapa”, “bagaimana”, dan keberadaan serta produk-produk apa saja yang dihasilkan dan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, diperlukan SDM yang memiliki pengetahuan, pemahaman dan kemampuan untuk mampu menjalankan tugas kehumasan dengan baik sesuai dengan prinsip dan standar kehumasan, dan menjalin relasi yang baik dengan media massa, karena melalui media inilah dapat membentuk citra baik sebuah perusahaan di mata masyarakat dan kolega.

 

Tujuan Training Public Relations, Media Relation & Corporate Communication

Setelah mengikuti pelatihan ini,diharapkan peserta dapat :

  1. Meningkatkan pemahaman bahwa Public Relations, Media Relation dan Corporate Communication adalah bagian krusial yang saling berhubungan satu sama lain dan sangat penting bagi perusahaan
  2. Dapat sharing pengalaman, pengetahuan dan keterampilan berkaitan dengan metode, konsep, strategi, serta teknik menjalin hubungan media untuk mendukung profesionalisme kerja;
  3. Menjalin relasi yang baik dengan media, dari konsep, strategi, sampai aplikasinya
  4. Mendapatkan technical guide (panduan teknis) terkait dengan media, baik media cetak & elektronik
  5. Mampu menyusun program PR yang efektif sesuai kebutuhan komunitas dan publik terkait;
  6. Mampu melakukan presentasi, press conference, & memiliki keterampilan menulis press release
  7. Mampu mengkomunikasikan berbagai ide, melaksanakan rancangan program kepada berbagai kelompok masyarakat sasaran organisasi, dan menarik simpati untuk mendapatkan pengertian, pengakuan, dan dukungan publik.

Materi

  1. Konsep Komunikasi Perusahaan (Corporate Communication)
  • Konsep Komunikasi & Pelayanan prima
  • Peran dan Manfaat Komunikasi bagi perusahaan
  • Karakter Pelayanan Perusahaan

2. Perencanaan komunikasi perusahaan
3.  Jenis model komunikasi
4.  Peranan Public Relations dalam perusahaan/organisasi:

  • Fungsi dan peranan PR
  • Manfaat PR
  • Kedudukan PR dalam organisasi
  1. Dasar-dasar dan Strategi Efektif PR
  • Memahami opini publik
  • Teknik menyusun program PR yang efektif sesuai dengan kebutuhan komunitas dan publik terkait
  1. Perencanaan Kerja PR:
  • Proses kegiatan PR
  • Langkah-langkah kegiatan
  • Hambatan – hambatan
  1. Management Crisis:
  • Apa itu krisis
  • Katagori krisis dan bentuknya
  • Manajemen Krisis dan Citra Perusahaan / organisasi
  • Penanggulangan Krisis
  • Masa dan setelah Krisis
  1. Corporate Image Identity:
  • Membentuk opini public
  • Sifat dari opini publik
  • Membentuk citra perusahaan/ lembaga / institusi
  1. Identifikasi audience expetation / stakeholder
  2. PR dan Marketing Service:
  • Prinsip-prinsip dasar
  • Marketing Development Strategy
  • Marketing Communication Strategy
  1. Customer Behavior
  • Menentukan target audience
  • Karakteristik konsumen
  • Elemen dasar dari proses conditioning
  1. Mekanisme penyampaian informasi kepada publik dan stakeholder
  2. Pengenalan Berbagai jenis media, aktivitas media, karakter media
  3. Mengembangkan press relies dan Hubungan dengan Media (Media Relations)
  4. Media Relations, Press Release dan Pidato:
  • Pengertian dan kegiatan
  • Menulis Press Release
  • Jenis-jenis pidato
  • Pidato, format dasar – general model dan model rinci
  1. Press Conference – tindak lanjut Media Relations:
  • Mengapa Press Conference
  • Beberapa ‘tipe’ penyelenggaraan
  • Aktifitas dalam Press Conference
  1. Media Control (ownership vs Control of Media)
  2. Teknik mengatasi miss comunication dan krisis komunikasi dengan stakeholder dan media
  3. Studi kasus

PERJALANAN DINAS

DESKRIPSI PERJALANAN DINAS

Sistem manajemen perkantoran yang baik dapat menunjang kelancaran kinerja perusahaan yang kemudian akan mempermudah tercapainya kesuksesan suatu perusahaan. Hal yang perlu untuk dikaji guna mencapai terwujudnya hal tersebut adalah mengenai bagaimana proses yang terjadi didalamnya, apakah proses tersebut dapat mendukung penuh terhadap proses bisnis yang lain. Manajemen perkantoran yang baik meliputi fungsi administrasi, ilmu teknis, dan fungsi supervisi guna mencapai produktivitas perusahaan yang optimal. Salah satu bidang manajemen yang penting untuk diperhatikan adalah mengenai manajemen perjalanan dinas, bagaimana tata cara pengaturan pertemuan perjalanan dinas, penyusunan jadwal serta topic yang diperlukan. Perjalanan dinas akan memberikan input positif bagi orang yang berkepentingan (menjalankan tugas dinas) tersebut. Dengan melakukan perjalanan dinas, diharapkan mampu untuk menambah ilmu baru guna kepentingan kemajuan perusahaan.

 

TUJUAN PERJALANAN DINAS

Setelah mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta mampu :

  1. Mengetahui betapa pentingnya program manajemen perjalanan dinas guna mendukung kelancaran bisnis
  2. Memahami dan dapat mengimplementasikan bagaimana mengelola perjalanan dinas dengan optimal
  3. Lebih terampil dalam mengelola perjalanan dinas

MATERI PERJALANAN DINAS

  1. Definisi Perjalanan Dinas
  2. Peran Perjalanan Dinas dalam memajukan perusahaan
  3. Tujuan dan manfaat Perjalanan Dinas
  4. Persiapan dan pengaturan waktu perjalanan dinas
  5. Pembiayaan Perjalanan Dinas