Category Archives: Hospital/Rumah Sakit

Jadwal Training 2017 – Training Schedule 2017

Berikut Informasi Jadwal Training 2017  / Schedule Training Tahun 2017

Kategori : MINING / PERTAMBANGAN / GEOLOGY TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : BUDGETING, BANKING, ACCOUNTING & FINANCE TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HRD & LEADERSHIP, MANAGEMENT TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : SALES AND MARKETING TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : PROJECTS, CONTRACTS, PURCHASING & TENDERS TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : SECURITY TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : INFORMATION TECHNOLOGY ( IT ) TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HUKUM / LEGAL TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : HEALTH, SAFETY, ENVIRONMENT & LAB TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : TECHNICAL , ENGINEERING & MECHANICAL TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : ELECTRICAL & INSTRUMENTATION TRAINING 2017 ( Lihat disini )

Kategori : OIL AND GAS TRAINING 2017 ( Lihat disini )

JADWAL TRAINING 2017 / JADWAL PELATIHAN TAHUN 2017 / JADWAL DIKLAT 2017 / JADWAL SEMINAR 2017 / JADWAL WORKSHOP 2017 / JADWAL BIMTEK 2017 – TERBARU  BULAN  JANUARI 2017 – FEBRUARI 2017 – MARET 2017 – APRIL 2017 – MEI 2017 – JUNI 2017 – JULI 2017 – AGUSTUS 2017 – SEPTEMBER 2017 – OKTOBER 2017 – NOVEMBER 2017 – DESEMBER 2017

Permintaan Brosur penawaran Training ( Harga, Waktu dan Tempat) silahkan Menghubungi kami.

Catatan :

  • Pelatihan ini dapat di-customized sesuai kebutuhan perusahaan Anda bila diselenggarakan dalam bentuk In-House Training. Untuk permintaan In-House Training dengan jenis topik lainya, silahkan mengirimkan ke alamat email yang tercantum di web kami.
  • Request Training. Jika anda membutuhkan informasi pelatihan yang belum tercantum pada website ini, atau anda ingin memberikan usulan materi yang sesuai dengan tingkat kebutuhan perusahaan anda, silahkan mengirimkan ke alamat emailyang tercantum.
  • Bila tidak ada tanggal dan waktu atau yang tercantum sudah kadaluarsa didalam artikel mohon tanyakan kepada kami untuk jadwal terbarunya.
  • Peserta bisa mengajukan Tanggal Pelatihan / Training selain yang tertera pada silabus penawaran.
Iklan

INDUSTRI PANGAN : POTENSI DAN PERKEMBANGAN

DESKRIPSI TRAINING POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN:

Industri pangan adalah industri yang berkembang terus menerus seiring perkembangan peradaban manusia.Pangan itu sendiri masih menyimpan berbagai potensi yang perlu ditelaah melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan pesat dalam industri pangan terjadi seiring pemenuhan kebutuhan pasar global juga menjawab berbagai tantangan pada bidang pangan di masa depan. Pembahasan kekinian dalam industri ini akan membuka banyak potensi dan peluang baru pengembangan bisnis di bidang pangan, sehingga dapat dijadikan acuan untuk menelaah kesiapan dan kebijakan tindakan lanjut untuk menjawab tantangan potensi dan peluang tersebut.



TUJUAN TRAINING POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN:

Program pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan kekinian dalam perkembangan pangan dan industri pangan dan diharapkan memberikan manfaat:

  1. Pemahaman potensi pangan dan industri pangan masa depan, peuang pasar, serta isu pemenuhan ketahanan pangan global
  2. Acuan untuk menelaah kesiapan dan kebijakan tindak lanjut menjawab peluang bisnis industri pangan masa depan
  3. Perkembangan teknologi pangan terkini dan perubahan paradigma pasar dan konsumen industri pangan

CAKUPAN MATERI TRAINING POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN:

  1. Pangan dan Industri Pangan
  2. Potensi Pangan Masa Depan:
    1. Risiko Pangan Masa Depan
    2. Manfaat Pangan Masa Depan
  3. Potensi dan Peluang Pasar:
    1. Inovasi untuk Berbagai Peluang
    2. Diferensiasi dan Kekhususan
    3. Klaim Manfaat/Khasiat
  4. Isu Ketahanan Pangan:
    1. Pengelolaan Rantai Suplai dan Distribusi
    2. Permintaan dan Prediksi Pangan Global
    3. Pengelolaan krisis dan Penetapan Harga
  5. Dinamika Paradigma Pasar dan Konsumen di Masa Depan

Audit Perhotelan

Deskripsi Training Audit Perhotelan

Bisnis perhotelan merupakan aktivitas bisnis yang banyak diminati dan diperkirakan akan terus tumbuh berkembang pesat. Dalam kegiatan operasionalnya, kegiatan audit Perhotelan diperlukan untuk mengetahui bahwa kegiatan yang dilakukan oleh manajemen berjalan sesuai aturan yang berlaku dan sesuai dengan rencana yang disiapkan. Dasar dari Audit internal ini adalah laporan-laporan manajemen yang berfungsi untuk menetapkan keputusan-keputusan strategis. Kegiatan audit internal ini penting untuk menjamin bahwa laporan yang disiapkan akurat dan reliabel bagi pengambilan keputusan perusahaan tersebut. Auditor merupakan personil yang bertugas untuk melaksanakan kegiatan audit Perhotelan tersebut. Training ini akan memberikan pemahaman mengenai  faktor-faktor yang penting untuk diperhatikan dalam kegiatan audit perhotelan serta peran auditor dalam kegiatan audit perhotelan

 

Tujuan Training Audit Perhotelan

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat:

  • Memahami pentingnya pengendalian intern suatu perusahaan untuk mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan, kelemahan, membedakan antara kelemahan dan hambatan serta kendala dan beberapa hal mendasar dan spesifik dalam pengendalian intern (internal control);
  • Mengetahui faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan audit perhotelan

Materi Training Audit Perhotelan

  1. Professional Internal Audit Perhotelan
  2. Hotel Corporate Governance
  3. Internal Audit Service Perhotelan
  4. Proses Audit Internal Perhotelan
  5. Penilaian Resiko Perhotelan
  6. Survey Pendahuluan Untuk Penugasan Audit Internal Perhotelan
  7. Hotel Internal Audit Program
  8. Pembuktian Internal Audit Perhotelan
  9. Kertas Kerja Internal Audit (KKA) Perhotelan
  10. Study kasus dan diskusi

FINANCING CONDOTEL / HOTEL OPERATION

Training Objectives FINANCING CONDOTEL / HOTEL OPERATION

The participants will understand and aware the importants of Financing Hotel/Condotel

TRAINING MATERIAL OUTLINE FINANCING CONDOTEL/ HOTEL OPERATION

  1. BALANCE  SHEET
    • Assets – Liabilities – Owner’s Equity
  2. INCOME  STATEMENT
  • BUDGETING
    • General Policy
    • Credit Policy
    • Budget Preparation
  • GUARANTEED  INCOME CONDOTEL

INCOME  HOTEL :

    • Forecasting
    • Coorporate  Etc.
    • Mice
  • OPERATION COST
    • Rooms
    • Food Andd Beverages
    • Other Departments
    • Cost  Control
  • G O PSHARE HOLDER CONDOTEL
    • Income Minus Operating Cost
    • Distribution Formula
  • G O P HOTEL
    • Income Minus Operating Cost

OUTSOURCE STAFF HOUSING AND CATERING SERVICES

INTRODUCTION :
Outsourcing of a non-core business becomes part of global business strategy in many companies either domestic or international companies.  One of a non-core business but taking an important & critical roles for the successful of field operation  especially in oil & gas, mining and manufacturing is “Accommodation and Catering services”. Proper implementation will limpact to the efficiency of  the operation and company in general.  It is inevitable by those who take care, involve, deal in accommodation and catering service, to give best quality of service to the clients or users. This is in line with more and more critical of cstomer demands.

TRAINING OBJECTIVES :
In the 4-day course the participants will gain the understanding and knowledge how to manage or deal with accommodation or property business, and catering services correctly and effectively besides that also Sanitation knowledge plus Food elementary nutrition.  This short course also will teach the Participant how to Value quality of products and services of accommodation and catering service, require softwares and hardware, common international standard, and management of catering in “Franchise” system.

TRAINING MATERIAL OUTLINE :

  • Accommodation and Boarding/Camp
  • Definition and Scope of Property Management
  • Accommodation or Property Management Application
  • Interdepartmental coordination in accommodation management to achieve the Predetermined goals
  • Property Management Administration (SOP & Supplies)
  • Information System in Property Management :
  1. Softwares
  2. Hardwares
  3. Brainwares
  • Outsourcing contract
  • CATERING SERVICES
  • Definition and Scope of Catering Management
  • Application of Catering Services Management in industry and in field operation
  • Standard Operating Procedure:
  • Flight Catering
  • Offshore Catering
  • Onshore Catering
  • Industrial Catering
  • Hospital Catering
  • European/Asian Cooking Demonstration and Allowing Participants to do that and tasting also (Learning-Doing-Tester)

AKOMODASI DAN PERHOTELAN

Deskripsi Training AKOMODASI DAN PERHOTELAN

Bisnis perhotelan merupakan aktivitas bisnis yang banyak diminati dan diperkirakan akan terus tumbuh berkembang pesat. Dilihat dari kebutuhan masyarakat akan penggunaan hotel sebagai fasilitas akomodasi mereka dalam berpergian ke luar kota, baik itu urusan pekerjaan atau hanya sekedar untuk mengurangi tingkat kejenuhan akan padatnya aktivitas sehari-hari.

Akan tetapi yang perlu diperhatikan oleh pebisnis ini adalah bahwa hotel bukan hanya dibangun untuk memberikan fasilitas tempat tidur saja, akan tetapi harus mampu menyediakan kebutuhan bagi tamu mereka, dan ini harus diperhatikan pula oleh semua karyawan yang terlibat didalamnya untuk dapat memberikan pelayanan yang terbaik dan secara profesional.

Training ini akan membahas mengenai bagaimana mengelola bisnis perhotelan secara efektif dengan memperhatikan semua sumber daya yang terlibat didalamnya.

Materi Akomodasi dan Perhotelan

  1. Ruang lingkup Manajemen dan Bisnis Perhotelan
  2. Mengelola karyawan hotel
    • Berkomunikasi dengan tamu
    • Melayani tamu kecewa
    • Kepuasan tamu atau pelanggan
    • Sikap dan etika profesional
    • Struktur organaisasi
    • Peran dan fungsi tiap tingkat atau divisi
    • Pengelolaan organisasi bisnis
  1. Marketing Strategy dalam bisnis perhotelan
  2. Organisasi bisnis perhotelan
  3. Aktivitas bisnis perhotelan
  4. Supplier Management dan produksi perhotelan
  5. Manajemen keuangan perhotelan
  6. Studi kasus

Pendirian Poliklinik dan Rumah Sakit

Deskripsi Training Pendirian Poliklinik dan Rumah Sakit

Proses pendirian poliklinik pada dasarnya adalah terapan dari sebuah proses penyatuan dari segala unit pelayanan kesehatan yang ada di pelayanan medis yang unit-unitnya adalah unit gawat darurat ( ugd ) , unit pelayanan rawat jalan ( poliklinik ), unit rawat inap, unit apotik, unit laboratorium dan unit administrasi umum  yang keseluruhan unit unit tersebut ditempatkan pada sebuah tempat yang dikenal dengan sebutan rumah sakit / poliklinik. oleh karena itu mulai dari dokter, perawat, bidan, analis laboratorium, radiologi, fisioterapi dan administrasi umum diharuskan mengadakan sinkronisasi baik dari segi keilmuan dan prosedur dalam menangani seorang pasien yang dengan segi keilmuan dan kode etik profesi masing-masing,  mengharuskan unit pelayanan kesehatan yang satu denga yang lain saling ber mitra dan bersinergi untuk memberikan pelayanan yang prima kepada seorang pasien yang datang berobat.

Berdasarkan data dinas kependudukan tahun 2000 – 2015, bahwa jumlah penduduk indonesia akan mengalami peningkatan dari 205,1  juta di tahun 2000, menjadi 273,1 juta di tahun 2015 atau setiap tahun naik sekitar  2, 2 %

melihat perkembangan jumlah penduduk indonesia yang demikian pesat maka dari segi aspek pasar  masih sangat terbuka peluang bisnis untuk mendirikan poliklinik / rumah sakit modern dengan fasilitas yang  lengkap dan tenaga medis yang handal untuk menjawab tuntutan masyarakat agar memperoleh penanganan kesehatan yang prima yang  saat ini sangat dinanti- nantikan dan diharapkan oleh masyarakat, karena pertimbangan bahwa  derajat kesehatan menjadi menjadi salah satu hal  terpenting yang sedang menjadi sorotan dan kebutuhan masyarakat modern

Dalam two days workshop ini peserta akan mendapatkan sharing dari praktisi dan konsultan pendirian poliklinik / rumah sakit yang mempunyai track record yang bagus dalam mendirikan poliklinik dan pengembangannya menjadi rumah sakit modern

 

Manfaat Training Pendirian Poliklinik dan Rumah Sakit

  • Memahami proses pendirian poliklinik dan pengembangannya   menjadi rumah sakit
  • Memahami aspek-aspek pendirian poliklinik / rumah sakit yang meliputi aspek pasar, aspek teknis dan teknologis, aspek ekonomi dan keuangan, analisis swot dan bisnis plan
  • Memahami perbedaan produk rumah sakit yang akan didirikan dengan produk rumah sakit existing sejenis didaerahnya
  • Memahami teknik menyusun harga dari berbagai pelayanan medis, aspek pasar, aspek promosi dan strategi pemasaran
  • Memahami analisa swot dari internal dan external
  • Memahami teknik menghitung kelayakan investasi pendirian poliklinik / rumah sakit

Materi Training Pendirian Poliklinik dan Rumah Sakit

  1. INTRODUCTION POLIKLINIK / RUMAH SAKIT
  • Definisi Derajat Kesehatan, Poliklinik Dan Rumah Sakit
  • Business Process Mapping Pendirian Poliklinik / Rumah Sakit
  • Paradigma Sehat / Visi Indonesia Sehat Tahun 2015
  • Tujuan Pendirian Poliklinik / Rumah Sakit
  1. ASPEK –ASPEK PENDIRIAN POLIKLINIK / RUMAH SAKIT
  • Aspek Pasar Dan Pemasaran
  • Aspek Teknis Dan Teknologis
  •  Aspek Ekonomi Dan Keuangan
  • Analisa Swot Pendirian Poliklinik / Rumah Sakit
  1. IMPLEMENTASI ASPEK TEKNIS DAN TEKNOLOGI
  • Deskripsi Produk
  • Teknologi Dan Penggunaan Mesin Operasional
  • Lokasi Poliklinik / Rumah Sakit
  • Desain Produk Pelayanan Kesehatan
  1. IMPLEMENTASI ASPEK EKONOMIS DAN KEUANGAN
  • Estimasi Modal Kerja Poliklinik / Rumah Sakit
  • Estimasi Jumlah Pasien Pelayanan Poliklinik
  • Estimasi Jumlah Pasien Pelayanan Penunjang Medis
  • Estimasi Biaya Investasi Poliklinik / Rumah Sakit
  • Estimasi Pendapatan Dan Biaya Poliklinik / Rumah Sakit
  1. KRETERIA INVESTASI PEMBANGUNAN POLIKLINIK / RUMAH SAKIT
  • Payback Period
  • Net Present Value (  Npv )
  • Internal Rate Of Return ( Irr )
  • Benefit Cost Rasio ( Bcr )
  • Index Profitabiltas ( Ip )
  • Break Even Point ( Bep )
  1. MENYUSUN BUSINESS PLAN PENDIRIAN POLIKLINIK / RUMAH SAKIT

POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN

DESKRIPSI TRAINING POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN :

Industri pangan adalah industri yang berkembang terus menerus seiring perkembangan peradaban manusia.Pangan itu sendiri masih menyimpan berbagai potensi yang perlu ditelaah melalui perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan pesat dalam industri pangan terjadi seiring pemenuhan kebutuhan pasar global juga menjawab berbagai tantangan pada bidang pangan di masa depan. Pembahasan kekinian dalam industri ini akan membuka banyak potensi dan peluang baru pengembangan bisnis di bidang pangan, sehingga dapat dijadikan acuan untuk menelaah kesiapan dan kebijakan tindakan lanjut untuk menjawab tantangan potensi dan peluang tersebut.

TUJUAN TRAINING POTENSI DAN PERKEMBANGAN INDUSTRI PANGAN :

Program pelatihan ini bertujuan memberikan wawasan kekinian dalam perkembangan pangan dan industri pangan dan diharapkan memberikan manfaat:

  1. Pemahaman potensi pangan dan industri pangan masa depan, peuang pasar, serta isu pemenuhan ketahanan pangan global
  2. Acuan untuk menelaah kesiapan dan kebijakan tindak lanjut menjawab peluang bisnis industri pangan masa depan
  3. Perkembangan teknologi pangan terkini dan perubahan paradigma pasar dan konsumen industri pangan

CAKUPAN MATERI

  1. Pangan dan Industri Pangan
  2. Potensi Pangan Masa Depan:
    1. Risiko Pangan Masa Depan
    2. Manfaat Pangan Masa Depan
  3. Potensi dan Peluang Pasar:
    1. Inovasi untuk Berbagai Peluang
    2. Diferensiasi dan Kekhususan
    3. Klaim Manfaat/Khasiat
  4. Isu Ketahanan Pangan:
    1. Pengelolaan Rantai Suplai dan Distribusi
    2. Permintaan dan Prediksi Pangan Global
    3. Pengelolaan krisis dan Penetapan Harga
  5. Dinamika Paradigma Pasar dan Konsumen di Masa Depan

Audit Perhotelan

Deskripsi Training Audit Perhotelan

Bisnis perhotelan merupakan aktivitas bisnis yang banyak diminati dan diperkirakan akan terus tumbuh berkembang pesat. Dalam kegiatan operasionalnya, kegiatan audit Perhotelan diperlukan untuk mengetahui bahwa kegiatan yang dilakukan oleh manajemen berjalan sesuai aturan yang berlaku dan sesuai dengan rencana yang disiapkan. Dasar dari Audit internal ini adalah laporan-laporan manajemen yang berfungsi untuk menetapkan keputusan-keputusan strategis. Kegiatan audit internal ini penting untuk menjamin bahwa laporan yang disiapkan akurat dan reliabel bagi pengambilan keputusan perusahaan tersebut. Auditor merupakan personil yang bertugas untuk melaksanakan kegiatan audit Perhotelan tersebut. Training ini akan memberikan pemahaman mengenai  faktor-faktor yang penting untuk diperhatikan dalam kegiatan audit perhotelan serta peran auditor dalam kegiatan audit perhotelan

 

Tujuan Training Audit Perhotelan

Setelah mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta dapat:

  • Memahami pentingnya pengendalian intern suatu perusahaan untuk mencegah dan mendeteksi adanya kecurangan, kelemahan, membedakan antara kelemahan dan hambatan serta kendala dan beberapa hal mendasar dan spesifik dalam pengendalian intern (internal control);
  • Mengetahui faktor-faktor penting yang perlu diperhatikan dalam kegiatan audit perhotelan

Materi Training Audit Perhotelan

  1. Professional Internal Audit Perhotelan
  2. Hotel Corporate Governance
  3. Internal Audit Service Perhotelan
  4. Proses Audit Internal Perhotelan
  5. Penilaian Resiko Perhotelan
  6. Survey Pendahuluan Untuk Penugasan Audit Internal Perhotelan
  7. Hotel Internal Audit Program
  8. Pembuktian Internal Audit Perhotelan
  9. Kertas Kerja Internal Audit (KKA) Perhotelan
  10. Study kasus dan diskusi

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit

Deskripsi

Untuk meningkatkan pelayanan di Rumah Sakit diperlukan sistem informasi manajemen rumah sakit yang handal dan efektif. Training ini hadir sebagai suatu perangkat prosedur dalam rumah sakit yang terorganisasi apabila dijalankan akan memberikan umpan balik dan informasi kepada manajemen tentang masukan, proses, dan keluaran dari suatu siklus manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian secara efektif.

Tujuan

  • Meningkatkan produkifitas (mengurangi biaya, meningkatkan efektifitas)
  • Memperbaiki kualitas pelayanan
  • Menciptakan keunggulan berkompetisi
  • Mencapai tujuan strategis perusahaan
  • Reorganisasi dan reengineering
  • Pengambilan keputusan yang lebih baik dan efektif
  • Tanggapan secara Cepat atas kebutuhan konsumen dan perubahan dalam lingkungan bisnis
  • Meningkatkan inovasi dan kreativitas
  • Memenuhi kebutuhan akan informasi

Materi

  • Definisi dan prinsip-prinsip SIMRS
  • Hospital Information System Dalam Menunjang Proses Bisnis Rumah Sakit
  • Konsep Sistem Informasi Manajemen Rumah sakit
  • Contoh Sistem Informasi Farmasi
  • Kebutuhan IT dalam Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
  • Komponen dari Health Information System Architecture
  • Layer of Hospital Information System
  • Konsep Data Center Rumah Sakit

Career & Talent Management

Career & Talent Management

Salah satu permasalahan yang sering dialami oleh perusahaan adalah sulitnya menarik, mempertahankan dan mengembangkan orang terbaik yang ada di perusahaannya. Hal ini disebabkan banyak perusahaan yang belum menerapkan program untuk memetakan potensi-potensi yang dimiliki oleh karyawannya. Hal ini dapat mengakibatkan kurang terarahnya pengembangan talenta yang dimiliki organisasi. Efek terburuknya adalah mereka yang “merasa” punya talenta pergi, dan pindah ke perusahaan lain karena merasa kurang dikembangkan. Oleh karena itulah, perusahaan perlu mengembangkan sebuah program yang tepat untuk dapat memetakan setiap orang yang ada di dalam perusahaan sehingga dapat tepat sesuai sasaran.

TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

Pelatihan ini akan membahas mengenai Career & Talent Management. Sehingga diharapkan peserta pelatihan mampu menyesuaikan antara Strategi Perusahaan dengan Individual Career Development Plan, mampu mengakses/menilai bagaimana kondisi struktur dan kebijakan SDM saat ini dapat dialiansikan dengan praktek-praktek pengembangan karir, memahami bagaimana menset suatu kondisi yang dapat memberdayakan setiap orang di dalam organisasi untuk merencanakan karir yang realistik dengan bantuan manajer dan support dari organisasi, mampu melakukan self-assessment sebagai sarana mengikuti perubahan yang terjadi di lingkungan kerja, mampu mengidentifikasi talented people di dalam organisasi dan mempertahankan serta mengembangkan kinerja mereka tanpa mengabaikan team work yang dibutuhkan organisasi dan mampu mengembangkan framework yang sesuai untuk masing-masing organisasi dalam pengelolaan talent people.

MATERI PELATIHAN

Berikut adalah ringkasan materi pelatihan Career & Talent Management:

  1. Menentukan jangkar organisasi yang akan digunakan dalam mengembangkan karir
  2. Strategi organisasi, tools, teknik di dalam mengelola dan mengembangkan karir
  3. Mengimplementasikan dan meng-institutionalisasi-kan pengelolaan dan pengembangan karir
  4. Sinkronisasi sasaran individu dan organisasi: bagaimana cara menghubungkan sasaran pengembangan individu dengan arah dan kebutuhan Perusahaan
  5. Metode dalam mengidentifikasi talented people
  6. Prinsip dan teknis dalam pengelolaan talent people
  7. Share praktis dalam pengelolaan talented people

TARGET PESERTA PELATIHAN

  • Pimpinan
  • Manajer & Staff HRD
  • Manajer dan Staff non HRD yang ingin mendalami pengetahuan seputar HRD atau SDM
  • Semua pihak yang ingin meningkatkan pengetahuan seputar Career & Talent Management

Lokasi Training Pilihan : di Yogyakarta, Jakarta, Bandung, Bogor, Surabaya, Malang, Bali, Lombok, Balikpapan, Makassar, Medan, Batam, Riau, Pontianak, Semarang, Solo, Manado. (dengan harga dan minimal kuota yang berbeda)

 

Investasi dan Fasilitas Training

  • Harga : (dilampirkan dalam Brosur penawaran)
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta (Jakarta , Bandung dan Surabaya ) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

 

Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

Jadwal training 2017 | Jadwal training 2018 | Jadwal training 2019 | Jadwal training 2020

Training Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS)

PENGANTAR TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Rumah Sakit sebagai salah satu organisasi pelayanan di bidang kesehatan telah memiliki otonomi dan bersifat swadana, sehingga pihak rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dengan manajemen yang seefektif mungkin. Dengan adanya tuntutan swadana maka rumah sakit harus bekerja keras agar dapat memenuhi kebutuhan pembiayaan operasional rumah sakit. Hal ini disebabkan oleh setiap pengambilan keputusan yang tidak tepat akan berakibat pada inefisiensi dan penurunan kinerja rumah sakit.

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) hadir sebagai suatu perangkat prosedur dalam rumah sakit yang terorganisasi apabila dijalankan akan memberikan umpan balik dan informasi kepada manajemen tentang masukan, proses, dan keluaran dari suatu siklus manajemen, yaitu perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian secara efektif.

Selain training, kami juga melayani dalam hal pembuatan Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit.

TUJUAN UTAMA TRAINING SIMRS

Tujuan utama dari Taining Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit adalah untuk memberikan pemahaman yang komprehensif serta membangun paradigma baru tentang pemanfaatan teknologi informasi khususnya Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit (SIMRS) kepada SDM rumah sakit.

Adapun tujuan khususnya adalah :

  • Meningkatkan produkifitas (mengurangi biaya, meningkatkan efektifitas)
  • Memperbaiki kualitas pelayanan
  • Menciptakan keunggulan berkompetisi
  • Mencapai tujuan strategis perusahaan
  • Reorganisasi dan reengineering
  • Pengambilan keputusan yang lebih baik dan efektif
  • Tanggapan secara Cepat atas kebutuhan konsumen dan perubahan dalam lingkungan bisnis
  • Meningkatkan inovasi dan kreativitas
  • Memenuhi kebutuhan akan informasi

MATERI PEMBAHASAN TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Admin Sistem
Sistem Pelayanan Pasien / Billing System

  • Loket/Registrasi Pasien
  • Pelayanan Rawat Jalan
  • Pelayanan Rawat Inap
  • UGD
  • IRD
  • Kamar Operasi
  • Persalinan
  • Paviliun
  • Rawat Intensive (ICU/NICU/PICU)
  • Instalasi Hemodelisia
  • Medical Check Up

Sistem Farmasi

  • Pengendalian Stok
  • Gudang Obat
  • Floor Stock
  • Produksi Obat
  • Apotek (multi apotek)

Sistem Penunjang Medis

  • Laboratorium
  • Radiologi
  • Bank Darah
  • Fisioterapi
  • Rehab Medis
  • Kamar Jenazah
  • Manajemen Dapur
  • Gizi
  • Rekam Medik

Sistem Aset / Inventori

Sistem Keuangan dan Akuntansi

  • Hutang
  • Piutang
  • Kas-Bank
  • Budgeting
  • Akutansi

Sistem Human Resources Development (HRD)

  • Personalia
  • Penggajian / Payroll
  • RSU Pendidikan

Sistem Manajemen

  • Manajemen Pelayanan
  • Manajemen Farmasi
  • Manajemen Keuangan
  • Manajemen Aset
  • Pemasaran dan Publikasi / PR
PESERTA YANG DI REKOMENDASIKAN
Dept. Adm & Keuangan Rumah Sakit, Direktur RS, Dept. Diklat Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Kepala RS

Instruktur

  • Drs. Suharyana M.kes
  • Murono Haryanto, ST

Investasi dan Fasilitas Training

  • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

Lokasi Training (Tentative) dengan harga yang berbeda

  • Hotel Santika Kuta, Bali
  • Hotel Nagoya Plaza, Batam
  • Hotel Fave, Balikpapan
  • Hotel Aston, Manado
  • The Santosa Villas and Resort, Lombok
  • Hotel Gino Ferucci, Bandung
  • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
  • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
  • Hotel Ibis Solo
  • Hotel Aston, Pontianak
  • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
  • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

 

Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

Training Audit Keperawatan

Jadwal training 2015 di Yogyakarta (tentative / as request)

27-29 Mei 2015 / 15-17 Juni 2015 / 20-22 Juli 2015/ 09-11 Agustus 2015 / 15-17 September 2015
08-10 Oktober 2015 / 08-10 November 2015 / 07-09 Desember 2015

Jadwal Training 2016 di Yogyakarta (tentative / as request)

19-21 Januari 2016 / 09-11 Februari 2016 / 15-17 Maret 2016 / 05-07 April 2016 / 10-12 Mei 2016 / 07-09 Juni 2016 / 12-14 Juli 2016 / 09-11 Agustus 2016 / 06-08 September 2016 / 11-13 Oktober 2016 / 15-17 November 2016 / 13-14 Desember 2016

PENGANTAR

Training Audit Keperawatan – Peran perawat dalam industrialisasi rumah sakit sangat berpengaruh terhadap mutu dan pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit . Layanan keperawatan yang berkualitas mempengaruhi mutu pelayanan secara keseluruhan, sehingga tidak bisa dipungkiri mempengaruhi citra layanan kesehatan di Rumah Sakit. Dalam mempertahankan dan meningkatkan mutu pelayanan keperawatan, telah disusun standar asuhan keperawatan dan diterapkan pada pelayanan kesehatan di rumah sakit. Penerapan standart asuhan keperawatan ini juga menjadi salah satu tolok ukur pelayanan keperawatan dalam akreditasi rumah sakit. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan penerapan standar asuhan keperawatan di rumah sakit perlu dilakukan penilaian secara objektif (audit keperawatan) secara berkala, dimana hasilnya dapat digunakan sebagai bahan kajian untuk penyempurnaan seluruh sistem pelayanan keperawatan di rumah sakit. Agar dapat melakukan audit keperawatan maka tenaga keperawatan perlu untuk ditingkatkan pengetahuan dan ketrampilan melalui Pelatihan Audit Keperawatan.

TUJUAN Training Audit Keperawatan

Secara umum Umum Training Audit Keperawatan ini bertujuan untuk meningkatkan mutu pelayanan keperawatan dan mutu pelayanan di rumah sakit. Namun secara khusus pelatihan ini bertujuan untuk;  Diperolehnya data dasar tentang penerapan standar asuhan keperawatan di rumah sakit, Peserta mampu melaksanakan audit keperawatan di rumah sakit secara mandiri, Peserta mampu melaksanakan perbaikan dalam bidang pelayanan keperawatan di rumah sakit.

BAHAN AJAR Training Audit Keperawatan

  • Proses keperawatan sebagai metodologi pemberian Asuhan Keperawatan
  • Patient Safety Keperawatan
  • Surveilens pada Pencegahan dan Penanggulangan infeksi di Rumah Sakit
  • Dokumentasi Asuhan Keperawatan
  • Standar Pelayanan Rumah Sakit (SPRS)
  • Standar Asuhan Keperawatan (SAK)
  • Audit Keperawatan
  • POA
  • Pengelolaan Data Audit Keperawatan

METODE PELAKSANAAN Training Audit Keperawatan

Training Audit Keperawatan ini menggunakan metode; Ceramah dan tanya jawab, Simulasi kasus, Diskusi kelompok dan study interaktif.

PESERTA YANG HARUS IKUT Training Audit Keperawatan..??

Latar belakang peserta yang dianjurkan ikut dalam pelatihan ini adalah mereka dengan pososi direktur / Manajer Keperawatan, Kepala Bidang / Kepala Seksi / Kepala Sub Seksi Keperawatan, Supervisor / Pengawas Perawatan / Kepala Ruangan, Tim Pengendalian Mutu Keperawatan, Komite Keperawatan.

Investasi dan Fasilitas Training

  • Rp. 5.900.000,-/Person
  • Rp. 5.500.000,- /Person jika mengirimkan minimal 2 orang
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

Lokasi Training (Tentative) dengan harga yang berbeda

  • Hotel Santika Kuta, Bali
  • Hotel Nagoya Plaza, Batam
  • Hotel Fave, Balikpapan
  • Hotel Aston, Manado
  • The Santosa Villas and Resort, Lombok
  • Hotel Gino Ferucci, Bandung
  • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
  • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
  • Hotel Ibis Solo
  • Hotel Aston, Pontianak
  • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
  • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

 

Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

TRAINING NEEDS ANALYSIS (TNA) DI RUMAH SAKIT

TRAINING NEEDS ANALYSIS (TNA) DI RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

Rumah sakit adalah organisasi yang sarat dengan pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi setiap saat mengharuskan rumah sakit selalu membekali karyawanya dengan pelatihan-pelatihan baik internal maupun ekternal agar mampu mengikuti perkembangan tersebut. Untuk menentukan pelatihan apa saja yang perlu diprogramkan, maka perlu dilakukan identifikasi kebutuhan pelatihan.
Sebagai institusi pelayanan jasa, rumah sakit perlu senantiasa meningkatkan kompetensi karyawanya baik dari pengetahuanya, ketrampilanya dan perilakunya. Ketepatan dalam identifikasi menentukan juga ketepatan dalam membuat program pelatihan sesuai dengan kebutuhan. Selain terkait dengan kebutuhan kompetensi tersebut maka identifikasi dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan tingkat rumah sakit, tingkat unit dan tingkat individu.

TUJUAN
o Memahami konsep dasar manajemen SDM khususnya tentang pendidikan dan pengembangan
o Memahami konsep
o Mampu melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan baik tingkat rumah sakit, tingkat unit maupun tingkat individu
o Mampu merancang dan menyusun sebuah pelatihan internal
o Mampu melakukan evaluasi efektifitas pelatihan

MATERI TNA RUMAH SAKIT
Materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah:
1. Pendahuluan: Konsep Dasar Manajemen SDM
2. Jenis-jenis pelatihan
3. Standar kompetensi karyawan
4. Gap analisis
5. Identifikasi kebutuhan pelatihan tingkat rumah sakit
6. Identifikasi kebutuhan pelatihan tingkat unit
7. Identifikasi kebutuhan pelatihan tingkat individu
8. Evaluasi pelatihan
9. Workshop

PESERTA Pelatihan ini disarankan untuk diikuti oleh:
o Para Manager/kepala ruang
o Supervisor diklat/SDM
o Staf yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pelatihan internal

INVESTASI

Rp 5.500.000,- /participant (non residensial)*
Special Rate:
Rp 4.800.000,- (min 3 participants from the same company)

Metode

lecture, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Jadwal Training 2015

Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  1. 09 – 11 Maret 2015
  2. 16 – 18 Maret 2015
  3. 23 – 25 Maret 2015
  4. 30 Maret – 01 April 2015
  5. 06 – 08 April 2015
  6. 13 – 15 April 2015
  7. 20 – 22 April 2015
  8. 27 – 29 April 2015
  9. 04 – 06 Mei 2015
  10. 11 – 13 Mei 2015
  11. 18 – 20 Mei 2015
  12. 25 – 27 Mei 2015
  13. 03 – 05 Juni 2015
  14. 08 – 10 Juni 2015
  15. 15 – 17 Juni 2015
  16. 22 – 24 Juni 2015
  17. 29 Juni- 01 Juli 2015
  18. 06 – 08 Juli 2015
  19. 13 – 15 Juli 2015
  20. 27 – 29 Juli 2015
  21. 03 – 05 Agustus 2015
  22. 10 – 12 Agustus 2015
  23. 18 – 20 Agustus 2015
  24. 24 – 26 Agustus 2015
  25. 31 Agustus – 2 September2015
  26. 07 – 09 September 2015
  27. 14 – 16 September 2015
  28. 21 – 23 September 2015
  29. 28 – 30 September 2015
  30. 05 – 07 Oktober 2015
  31. 12 – 13 Oktober 2015
  32. 19 – 21 Oktober 2015
  33. 26 – 28 Oktober 2015
  34. 02 – 04 November 2015
  35. 09 – 11 November 2015
  36. 16 – 18 November 2015
  37. 23 – 25 November 2015
  38. 30 November-2 Desember 2015
  39. 07 – 09 Desember 2015
  40. 14 – 16 Desember 2015
  41. 21 – 23 Desember 2015
  42. 28 – 30 Desember 2015

Investasi dan Fasilitas

  • Rp.5.500.000 (Non Residential) Yogyakarta
    • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
    • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
    • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

    Lokasi Training (Tentative):

    • Hotel Santika Kuta, Bali
    • Hotel Nagoya Plaza, Batam
    • Hotel Fave, Balikpapan
    • Hotel Aston, Manado
    • The Santosa Villas and Resort, Lombok
    • Hotel Gino Ferucci, Bandung
    • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
    • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
    • Hotel Ibis Solo
    • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
    • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

     

    Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

    Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

    Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

    Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

    Web: www.informasitraining-indonesia.com

    Web www.jadwaltraining.co.id

MANAJEMEN LOGISTIK RUMAH SAKIT DAN FILLING SYSTEM UNTUK RUMAH SAKIT

MANAJEMEN RUMAH SAKIT DAN FILLING SYSTEM UNTUK RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

Pengelolaan logistik merupakan hal yang cukup unik dan kompleks karena merupakan salah satu aktivitas perusahaan yang sudah cukup lama dijalankan, bahkan mungkin semenjak perusahaan mulai berdiri. Karena masalah logistik berkaitan dengan efektifitas dan efisiensi pengelolaan perusahaan, maka pengelolaannya harus dilakukan secara profesional oleh SDM yang memiliki kompetensi di bidang perencanaan logistik.

Demikian halnya pada industri Rumah Sakit, keberhasilan pengelolaan logistik rumah sakit tergantung pada kompetensi dari para pemegang manajemen logistik rumah sakit. Manajer berfungsi untuk mengelola logistik melalui fungsi antara lain mengidentifikasi, merencanakan pengadaan, pendistribusian alat, hingga mengembangkan sistem pengelolaan logistik yang efektif dan efisien. Pengadaan alat yang tepat dan berfungsi dengan baik akan memperlancar kegiatan pelayanan pasien sehingga berdampak bagi peningkatan mutu pelayanan secara umum dan merupakan aspek penting dalam mendukung kesuksesan operasional Rumah Sakit.
Untuk mendukung hal tersebut, diperlukan filling system yang tepat. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibekali pengetahuan berkenaan dengan pemanfaatan teknologi informasi untuk pengelolaan data logistik yang menjadi kebutuhan, terutama dalam pembuatan database. Dengan demikian akan dapat mengontrol lalu lintas barang serta membuat perencanaan pengadaan barang.

TUJUAN
o Mamahami konsep dasar manajemen logistik Rumah Sakit dan mampu mengidentifikasi kebutuhan manajemen logistik dalam satu pelayanan kesehatan hingga mampu memberikan usulan perbaikan yang diperlukan.
o Mampu merancang dan mengimplementasikan sebuah system informasi logistik dengan menggunakan software.
o Membuat sistem pengelolaan logistik keperawatan mulai dari perencanaan pengadaan, pemeliharaan, evaluasi dan pengembangan sistem tersebut.
o Mampu melaksanakan pengendalian stok obat dan alat kesehatan multi gudang (multi apotek / floorstock) sehingga bisa dilakukan dengan lebih mudah

MATERI
Materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah:
1. Pendahuluan: Konsep Dasar Manajemen Logistik
2. Tujuan Manajemen Logistik
3. Fungsi Manajemen Logistik
o Perencanaan
o Penganggaran
o Pengadaan
o Penyimpanan
o Penyaluran (Distribusi)
o Penghapusan
o Pengendalian
4. Logistic Operation & Integration
5. Implementasi Manajemen Logistik pada Industri Rumah Sakit
6. Pengelolaan logistik dengan SIM RS
7. Hardware dan software dalam sistem pengarsipan elektronik
8. Perancangan dan Perencanaan Sistem dan Struktur Arsip Elektronik
9. Teknik Pengendalian Sistem Pengarsipan Elektronik

PESERTA
Pelatihan ini disarankan untuk diikuti oleh:
o Para Manager/Supervisor
o Personnel di bagian logistic, pengadaan, inventory, warehousing di lingkungan RS
o Staf yang bertanggung jawab dalam pengendalian persediaan barang di rumah sakit

Metode

lecture, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

FASILITATOR

Siti Salimah, S.Si, Apt & Team

Lulusan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada ini adalah seorang konsultan manajemen dan tenaga proffesional yang mengabdikan keahliannya di sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta. Melengkapi karir sebagai apoteker, beliau juga menguasai ilmu manajemen khususnya untuk aplikasinya di area rumah sakit dengan dengan mengambil study S2 di Magister Manajemen Rumah Sakit di fakultas Kedokteran UGM. Tak hanya berbekal teori, dia melengkapi skills-nya sebagai konsultan manajemen dengan memiliki sertifikasi di bidang ini sebagai Certified Management System Auditor dari The International Register of Certificated Auditors (IRCA)

Jadwal Training 2015

Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  1. 09 – 11 Maret 2015
  2. 16 – 18 Maret 2015
  3. 23 – 25 Maret 2015
  4. 30 Maret – 01 April 2015
  5. 06 – 08 April 2015
  6. 13 – 15 April 2015
  7. 20 – 22 April 2015
  8. 27 – 29 April 2015
  9. 04 – 06 Mei 2015
  10. 11 – 13 Mei 2015
  11. 18 – 20 Mei 2015
  12. 25 – 27 Mei 2015
  13. 03 – 05 Juni 2015
  14. 08 – 10 Juni 2015
  15. 15 – 17 Juni 2015
  16. 22 – 24 Juni 2015
  17. 29 Juni- 01 Juli 2015
  18. 06 – 08 Juli 2015
  19. 13 – 15 Juli 2015
  20. 27 – 29 Juli 2015
  21. 03 – 05 Agustus 2015
  22. 10 – 12 Agustus 2015
  23. 18 – 20 Agustus 2015
  24. 24 – 26 Agustus 2015
  25. 31 Agustus – 2 September2015
  26. 07 – 09 September 2015
  27. 14 – 16 September 2015
  28. 21 – 23 September 2015
  29. 28 – 30 September 2015
  30. 05 – 07 Oktober 2015
  31. 12 – 13 Oktober 2015
  32. 19 – 21 Oktober 2015
  33. 26 – 28 Oktober 2015
  34. 02 – 04 November 2015
  35. 09 – 11 November 2015
  36. 16 – 18 November 2015
  37. 23 – 25 November 2015
  38. 30 November-2 Desember 2015
  39. 07 – 09 Desember 2015
  40. 14 – 16 Desember 2015
  41. 21 – 23 Desember 2015
  42. 28 – 30 Desember 2015

Investasi dan Fasilitas

  • Rp.5.500.000 (Non Residential) Yogyakarta
    • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
    • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
    • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

    Lokasi Training (Tentative):

    • Hotel Santika Kuta, Bali
    • Hotel Nagoya Plaza, Batam
    • Hotel Fave, Balikpapan
    • Hotel Aston, Manado
    • The Santosa Villas and Resort, Lombok
    • Hotel Gino Ferucci, Bandung
    • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
    • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
    • Hotel Ibis Solo
    • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
    • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

     

    Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

    Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

    Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

    Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

    Web: www.informasitraining-indonesia.com

    Web www.jadwaltraining.co.id

MENDESAIN PELATIHAN INTERNAL YANG EFEKTIF DI RUMAH SAKIT

MENDESAIN PELATIHAN INTERNAL YANG EFEKTIF DI RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

Rumah sakit adalah organisasi yang sarat dengan pengetahuan dan teknologi. Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang terjadi setiap saat mengharuskan rumah sakit selalu membekali karyawanya dengan pelatihan-pelatihan baik internal maupun ekternal agar mampu mengikuti perkembangan tersebut. Bagian diklat merupakan unit yang sangat berkaitan erat dengan hal tersebut. Untuk mengefisienkan anggaran maka banyak jenis pelatihan yang bisa dilakukan secara internal di rumah sakit.

Untuk bisa melakukan pelatihan internal secara efektif di rumah sakit, maka bagian diklat atau bagian yang kompeten melakukan tugas dalam melaksanakan pelatihan internal perlu memahami konsep dan teknis bagaimana mendesain pelatihan internal. Pengetahuan tentang jenis pelatihan internal, bagaimana merencanaakan sebuah pelatihan internal sampai mengevaluasinya merupakan pengetahuan wajib yang harus dipunyai oleh bagian tersebut.

TUJUAN
o Memahami konsep dasar manajemen SDM khususnya tentang pendidikan dan pengembangan
o Mampu melakukan identifikasi kebutuhan pelatihan
o Mampu merancang dan menyusun sebuah pelatihan internal
o Mampu mengelola pelatihan internalsecara efektif dan efisien
o Mampu melakukan evaluasi efektifitas pelatihan

MATERI
Materi yang akan disampaikan dalam pelatihan ini adalah:
1. Pendahuluan: Konsep Dasar Manajemen SDM
2. Jenis-jenis pelatihan internal
3. Mengapa dan siapa yang perlu mendapatkan pelatihan
4. Identifikasi kebutuhan pelatihan
5. Merancang program pelatihan
6. Menyusun lesson plan
7. Menyusun ice breaking
8. Evaluasi pelatihan
9. Workshop

PESERTA Pelatihan ini disarankan untuk diikuti oleh:
o Para Manager/Supervisor diklat/SDM
o Personnel dibawah diklat
o Staf yang bertanggung jawab dalam pengelolaan pelatihan internal

FASILITATOR

Siti Salimah, S.Si, Apt & Team

Lulusan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada ini adalah seorang konsultan manajemen dan tenaga proffesional yang mengabdikan keahliannya di sebuah rumah sakit swasta di Yogyakarta. Melengkapi karir sebagai apoteker, beliau juga menguasai ilmu manajemen khususnya untuk aplikasinya di area rumah sakit dengan dengan mengambil study S2 di Magister Manajemen Rumah Sakit di fakultas Kedokteran UGM. Tak hanya berbekal teori, dia melengkapi skills-nya sebagai konsultan manajemen dengan memiliki sertifikasi di bidang ini sebagai Certified Management System Auditor dari The International Register of Certificated Auditors (IRCA)

Metode

lecture, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Jadwal Training 2015

Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

  1. 09 – 11 Maret 2015
  2. 16 – 18 Maret 2015
  3. 23 – 25 Maret 2015
  4. 30 Maret – 01 April 2015
  5. 06 – 08 April 2015
  6. 13 – 15 April 2015
  7. 20 – 22 April 2015
  8. 27 – 29 April 2015
  9. 04 – 06 Mei 2015
  10. 11 – 13 Mei 2015
  11. 18 – 20 Mei 2015
  12. 25 – 27 Mei 2015
  13. 03 – 05 Juni 2015
  14. 08 – 10 Juni 2015
  15. 15 – 17 Juni 2015
  16. 22 – 24 Juni 2015
  17. 29 Juni- 01 Juli 2015
  18. 06 – 08 Juli 2015
  19. 13 – 15 Juli 2015
  20. 27 – 29 Juli 2015
  21. 03 – 05 Agustus 2015
  22. 10 – 12 Agustus 2015
  23. 18 – 20 Agustus 2015
  24. 24 – 26 Agustus 2015
  25. 31 Agustus – 2 September2015
  26. 07 – 09 September 2015
  27. 14 – 16 September 2015
  28. 21 – 23 September 2015
  29. 28 – 30 September 2015
  30. 05 – 07 Oktober 2015
  31. 12 – 13 Oktober 2015
  32. 19 – 21 Oktober 2015
  33. 26 – 28 Oktober 2015
  34. 02 – 04 November 2015
  35. 09 – 11 November 2015
  36. 16 – 18 November 2015
  37. 23 – 25 November 2015
  38. 30 November-2 Desember 2015
  39. 07 – 09 Desember 2015
  40. 14 – 16 Desember 2015
  41. 21 – 23 Desember 2015
  42. 28 – 30 Desember 2015

Investasi dan Fasilitas

  • Rp.5.500.000 (Non Residential) Yogyakarta
    • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
    • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
    • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

    Lokasi Training (Tentative):

    • Hotel Santika Kuta, Bali
    • Hotel Nagoya Plaza, Batam
    • Hotel Fave, Balikpapan
    • Hotel Aston, Manado
    • The Santosa Villas and Resort, Lombok
    • Hotel Gino Ferucci, Bandung
    • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
    • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
    • Hotel Ibis Solo
    • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
    • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

     

    Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

    Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

    Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

    Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

    Web: www.informasitraining-indonesia.com

    Web www.jadwaltraining.co.id

MEMAHAMI FRAUD (KECURANGAN) DAN PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH SAKIT

MEMAHAMI FRAUD (KECURANGAN) DAN PENYELESAIAN SENGKETA DALAM PENGELOLAAN KEUANGAN RUMAH SAKIT

DESCRIPTION

LATAR BELAKANG WORKSHOP
Fraud (kecurangan) dalam bisnis rumah sakit adalah hal yang harus dapat diantisipasi oleh setiap manajemen rumah sakit. Tindakan fraud dalam pelaporan keuangan rumah sakit dapat mengakibatkan implikasi-implikasi hukum bagi para pelakunya. Tindakan fraud dilakukan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dapat menimbulkan sengketa antar pengelola, pemilik & pihak lain rumah sakit tersebut.
Tidak jarang sengketa yang timbul antar pihak-pihak pengelola dan pemilik rumah sakit biasanya berakhir di meja hijau. Auditor internal dan akuntan publik ada kalanya ditugaskan untuk melakukan audit investigatif untuk mengumpulkan bukti fraud.

Dalam penyusunan laporan keuangan rumah sakit, banyak praktisi baik yang melakukan pengelolaan rumah sakit maupun auditor yang melakukan pemeriksaan terhadap kasus kecurangan pengelolaan rumah sakit tidak mengetahui tanggung jawab dan konsekuensi legal apa yang dapat timbul.
Stufen International mengadakan pelatihan terkait dengan fraud dan penyelesaian sengketa dalam pengelolaan keuangan rumah sakit dengan sub topik sebagai berikut:

POKOK BAHASAN:
Sesi I: Aspek legal pelaporan keuangan dan tanggung jawab manajemen dalam penyusunan laporan keuangan perusahaan rumah sakit.
Sesi II: Jenis-jenis tindakan fraud dalam pengelolaan keuangan rumah sakit dan metode pendeteksiannya.
Sesi III: Penugasan dan perikatan auditor internal & akuntan publik dalam melakukan pemeriksaan kecurangan dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.
Sesi IV: Implikasi legal dari tindak pidana kecurangan dalam pengelolaan keuangan rumah sakit.

INSTRUKTUR

MARISI P PURBA, SE., AK / Team
· Beliau adalah Praktisi Akuntansi,
· Penulis Buku Akuntansi & Audit,
· Akademisi di Pendidikan Profesi Akuntansi (PPAK) UNPAD, UNISBA & UK Maranatha.
· Manajer Analisa Implementasi IFRS di PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
· Pernah bekerja sebagai auditor di KAP Andersen dan Grant Thornton International,
· Pernah bekerja Sebagai Dewan Review Mutu Akuntan Publik.

Metode

lecture, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Jadwal Training 2015

Durasi 2 Hari

Investasi dan Fasilitas

  • Rp.4.850.000 (Non Residential) Yogyakarta
    • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
    • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
    • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

    Lokasi Training (Tentative):

    • Hotel Santika Kuta, Bali
    • Hotel Nagoya Plaza, Batam
    • Hotel Fave, Balikpapan
    • Hotel Aston, Manado
    • The Santosa Villas and Resort, Lombok
    • Hotel Gino Ferucci, Bandung
    • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
    • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
    • Hotel Ibis Solo
    • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
    • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

     

    Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

    Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

    Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

    Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

    Web: www.informasitraining-indonesia.com

    Web www.jadwaltraining.co.id

Training Audit Operasional Rumah Sakit

Training Audit Operasional Rumah Sakit

Latar Belakang Training Audit Operasional Rumah Sakit :

Untuk memelihara sistem manajemen rumah sakit, diperlukan pemeliharaan dan pengembangan secara terus menerus sesuai dengan standar manajemen rumah sakit. Salah metode dalam memastikan bahwa sistem manajemen rumah sakit yang diterapkan terpelihara adalah dengan melakukan internal audit. Internal audit adalah proses peninjauan, pemeriksaan dan verifikasi dokumen, proses, data dan bukti penunjang lainnya dalam implementasi sistem manajemen rumah sakit. Untuk memperoleh hasil audit yang kredibel diperlukan tim auditor yang handal dan kompeten. Training Audit Operasional Rumah Sakit ini adalah untuk mempersiapkan personal auditor yang handal dan kompeten sehingga pelaksanaan internal audit menjadi efektif, produktif dan kredibel.

Sasaran Training Audit Operasional Rumah Sakit :

Peserta diharapkan:

  • Memahami dan mengetahui alasan, mengapa dan kenapa harus diadakan program audit operasional rumah sakit
  • Melakukan perencanaan dan pengelolahan audit operasional rumah sakit yang tepat sasaran
  • Menjadi team auditor rumah sakit yang handal dan siap dengan perkembangan serta tuntutan global kedepan

Outline Training Audit Operasional Rumah Sakit :

  1. Pengantar perkembangan dan pemahaman produk jasa pelayanan kesehatan
  2. Program pengendalian dan mutu rumah sakit: pemahaman  audit rumah sakit, implementasi program audit rumah sakit.
  3. Perencanaan dan penyusunan program audit: pemahaman audit operasional, tujuan program audit, target dan sasaran yang ingin dicapai
  4. Point audit operasional rumah sakit : pelayanan dan penunjang medis, medik, keuangan, sumber daya manusia, logistik, etika dan hukum, mutu rumah sakit dan keluhan pelanggan
  5. Aplikasi audit operasional rumah sakit, analisa temuan audit, dokumentasi dan pelaporan audit operasional rumah sakit serta penyimpanan rekaman audit rumah sakit
  6. Evaluasi dan tindak lanjut audit rumah sakit

Target Peserta Training Audit Operasional Rumah Sakit :

Sangat dianjurkan diikuti oleh mereka yang menjabat sebagai latar belakang ka. rumah sakit, ka. unit, ka. operasional rumah sakit, auditor rumah sakit, dan semua pihak yang berperan dalam melakukan pengawasan dan pengembangan mutu dan layanan rumah sakit.

INFO DAN PENDAFTARAN :

Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005, 0857 2459 5005

Email : trainigcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

Training Rekam Medis

Training Rekam Medis

training akreditasi Rumah sakit, Training Manajemen Rumah Sakit,Training untuk rumah sakit tahun 2015, Training Spesialis Rumah Sakit, Training K3L Rumah sakit,Training untuk Petugas Laboratorium Rumah Sakit, Training Keperawatan,Training Audit Rumah Sakit,Training SDM Rumah Sakit, Training Bagian pemasaran Rumah Sakit,Training Bagian keuangan Rumah Sakit,Training Bagian Hukum Rumah Sakit,Training Bagian Asuransi Rumah Sakit, Training Bagian apoteker Rumah Sakit,

Training Rekam Medis

PENGANTAR

Training Rekam Medis, Selain melakukan pencatatan data rekam medis, tenaga perekam medis juga dituntut untuk bisa melakukan analisis data dan menyajikan data dalam bentuk informasi kesehatan yang handal, sehingga bisa menjadi masukan bagi pejabat pengambil keputusan di rumah sakit atau institusi kesehatan yang lainnya. Sehingga dengan hal ini, rekam medis merupakan hal penting dalam pengembangan layanan rumah sakit. Selain hal tersebut, rekam medis juga berfungsi sebagai perlindungan kepentingan hukum baik bagi pasien, tenaga kesehatan maupun institusi pelayanan.

Maka dari itu, kemampuan pengelolaan dengan manajemen yang rapi, pengkodean yang sistematis dan benar, serta update tentang manajemen informasi kesehatan menjadi salah satu syarat utama bagi petugas rekam medis yang handal dan professional. oleh karena itu kami dari training center indonesia memfasilitasi untuk training tersebut untuk anda.

TUJUAN

– Peserta dapat menyajikan informasi kesehatan yang akurat sehingga bisa menjadi Acuan dalam pengambilan keputusan
– Untuk meningkatkan kualitas tenaga perekam medis dan kesehatan pada sarana pelayanan kesehatan sehingga mampu melakukan pengumpulan data secara komunikatif
– Peserta mampu melakukan pendataan secara benar dan nmelakukan analisis sederhana, sehingga dapat menjadi sumber informasi dalam menghasilkan informasi kesehatan yang akurat
– Peserta mampu mengidentifikasi informasi yang berguna bagi manajemen dari hasil pengolahan rekam medis secara optimal
–  Memahami aspek hukum rekam medis dan Penerapan informed consent di rumah sakit

MATERI TRAINING

Pengantar Dasar Manajemen Rekam Medis, meliputi : Proses Identifikasi, Indexing, Filling dan Retrieving

Terminologi medis dasar
Klasifikasi penyakit dan tindakan
Pengolahan data dan laporan melalui analisa “Barber Johnson”
Simulasi praktek  dan analisa berdasarkan contoh data dilapangan

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN
Ka. Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, Admin & Staff Document Control Dept Rekam Medis Rumah Sakit,Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak dalam pengelolahan dan manajerial Instalasi Rekam Medis Rumah Sakit, serta perwakilan instalasi rekam medis yang terlibat dalam proses akreditasi rumah sakit.

JUDUL-JUDUL TRAINING RUMAH SAKIT LAINNYA :

Persiapan Akreditasi

Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit
Rekam Medis (Persiapan Akreditasi)
Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (Persiapan Akreditasi)

Manajemen

Sistem Informasi Manajemen Rumah Sakit
Management Quality Control dan
Quality Assurance Dalam Organisasi Rumah Sakit
Manajemen Farmasi
Manajemen Bangsal Keperawatan
Manajemen DIKLAT Bagi Penanggung Jawab Unit DIKLAT Rumah Sakit
Manajemen Laktasi
Manajemen Linen dan Laundry Rumah Sakit
Manajemen ICU dan NICU Rumah Sakit
Manajemen dan Penggunaan Darah di Rumah Sakit
Manajemen Radiologi Rumah Sakit

Spesialis
Service Excellence Rumah Sakit
Penanggulangan Gawat Darurat
Asisten Apoteker
Central Sterile Supply Departement – CSSD
Asuhan Persalinan Normal
Gizi Seimbang di Rumah Sakit
Fisioterapi

K3 & Lingkungan

Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit
AMDAL Rumah Sakit
Pengolahan & Penanganan Limbah B3 Rumah Sakit
Hygiene Sanitasi Rumah Sakit
Manajemen Pemeliharaan Peralatan
Medik Rumah Sakit

Laboratorium
Analisa Mikrobiologi Rumah Sakit
Manajemen Laboratorium Rumah Sakit

Keperawatan

Asuhan Keperawatan
Perawat GIGI
Instruktur Keperawatan- Clinical Instructur (CI)
Pengembangan Karir Perawat Berbasis Kompetensi di Rumah Sakit
Pengendalian dan Penanganan Infeksi Bagi Perawat di Rumah Sakit
Penerapan Kode Etik dan Hukum Dalam Keperawatan Rumah Sakit
Manajemen Pelayanan dan Asuhan Keperawatan Untuk Manajer Perawat, Kepala Ruangan dan Ketua Tim

Audit

Audit Operasional Rumah Sakit
Audit Keperawatan

SDM

Manpower Planning di Rumah Sakit
Penyusunan Kontrak Kerja dan
Perjanjian Antara Dokter Dengan Rumah Sakit
Penyusunan Statuta Rumah Sakit

Pemasaran

Business Plan Rumah Sakit
Marketing Rumah Sakit (Good Promotion and Marketing Plan)

Keuangan

Manajemen Keuangan Rumah Sakit
Effective Cost and Competitive for
Installation Pharmacy in Hospital
PSAK 14 Akuntasi Persediaan dan PSAK 16 Aset Tetap
Penghitungan Unit Cost Rumah Sakit
Perpajakan Rumah Sakit

Hukum

Hukum Kedokteran Untuk Dokter dan Manajemen Rumah Sakit
Hukum Kesehatan Perawat, Bidan dan Pelayanan Penunjang Lainnya di Rumah Sakit
Klaim Medis dan Verifikasi JAMKESMAS Rumah Sakit

Training Akreditasi

Pencegahan Pengendalian Infeksi Level Dasar(Basic PPI)
Pencegahan Pengendalian Infeksi Level Lanjut (Advanced PPI)
Pencegahan Pengendalian Infeksi Level Umum (General PPI)

Training Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit

Training Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit
training akreditasi Rumah sakit, Training Manajemen Rumah Sakit, Training untuk Rumah Sakit tahun 2015, Training Spesialis Rumah Sakit, Training K3L Rumah sakit, Training untuk Petugas Laboratorium Rumah Sakit, Training Keperawatan, Training Audit Rumah Sakit, Training SDM Rumah Sakit, Training Bagian pemasaran Rumah Sakit, Training Bagian keuangan Rumah Sakit, Training Bagian Hukum Rumah Sakit, Training Bagian Asuransi Rumah Sakit, Training untuk bidan Rumah Sakit,  Training untuk perawat.

PENGANTAR TRAINING PENGENALAN TAHAPAN AWAL MENUJU AKREDITASI RUMAH SAKIT

Training Pengenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit oleh TCI akan membantu anda dalam memahami apa saja hal-hal yang harus diperhatikan dan siapkan apabila sebuah rumah sakit ingin mengajukan diri untuk di akreditasi oleh Komite Akreditasi Rumah Sakit. Akreditasi disini yang dimaksud adalah pengakuan pemerintah bahwa sebuah rumah sakit telah memenuhi standar mutu yang telah ditentukan oleh KARS. Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), sejak tahun 1995 telah menetapkan adanya tiga jenjang kelengkapan akreditasi mulai dari 5 (lima) pelayanan, 12 (dua belas) pelayanan, dan 16 (enam belas) pelayanan. Setiap rumah sakit dapat memilih sesuai dengan kebutuhan dan kekuatannya sendiri. Setelah disurvei, rumah sakit dapat saja lulus penuh, lulus bersyarat, atau tidak lulus. Akreditasi model ini berbasis kepada performa unit kerja. Diharapkan dengan integrasi unit-unit kerja yang masing-masing memenuhi standar, performa rumah sakit dapat meningkat dan memenuhi standar yang ditetapkan KARS.

Akreditasi bagi Rumah Sakit merupakan kewajiban, amanah Undang-Undang, sebagaimana ketentuan tentang kewajiban Rumah Sakit untuk mengikuti akreditasi yang tercantum dalam Undang – Undang Nomor 44 tahun 2009 tentang Rumah Sakit. Tidak ada alasan bagi Rumah Sakit untuk tidak mengikuti program akreditasi.

Telah dijelaskan dalam PERATURAN MENTERI KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 012 TAHUN 2012 TENTANG AKREDITASI RUMAH SAKIT, Apa itu Akreditasi Rumah Sakit?

Dalam Pasal 1 Peraturan Menteri ini, yang dimaksud dengan:

Akreditasi Rumah Sakit, selanjutnya disebut Akreditasi, adalah pengakuan terhadap Rumah Sakit yang diberikan oleh lembaga independen penyelenggara Akreditasi yang ditetapkan oleh Menteri, setelah dinilai bahwa Rumah Sakit itu memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit yang berlaku untuk meningkatkan mutu pelayanan Rumah Sakit secara berkesinambungan.

Standar Pelayanan Rumah Sakit adalah semua standar pelayanan yang berlaku di Rumah Sakit antara lain standar prosedur operasional, standar pelayanan medis, dan standar asuhan keperawatan.
Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat.

Instrumen Akreditasi selanjutnya disebut instrumen adalah alat ukur yang dipakai oleh lembaga independen penyelenggara Akreditasi untuk menilai Rumah Sakit dalam memenuhi Standar Pelayanan Rumah Sakit.

Pemerintah Pusat, selanjutnya disebut Pemerintah, adalah Presiden Republik Indonesia yang memegang kekuasaan pemerintahan Republik Indonesia sebagaimana dimaksud dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Pemerintah Daerah adalah Gubernur, Bupati, Walikota, dan perangkat daerah sebagai unsur penyelenggara pemerintahan daerah. Direktur Jenderal adalah Direktur Jenderal di lingkungan Kementerian Kesehatan yang bertanggung jawab di bidang upaya kesehatan.

TUJUAN TRAINING PENGENALAN TAHAPAN AWAL MENUJU AKREDITASI RUMAH SAKIT

Tujuan dari Training Persiapan Akreditasi Rumah Sakit ini adalah :

1. Mampu memfasilitasi RS dalam membuat perencanaan perbaikan strategis, mengelola program akreditasi dan memahami kaitan akreditasi RS dengan target MDG’s tahun 2015.
2. Dapat membantu rumah sakit dalam mempersiapkan akreditasi rumah sakit dan monitoring paska survei.

MATERI TRAINING PENGENALAN TAHAPAN AWAL MENUJU AKREDITASI RUMAH SAKIT

Materi yang akan disampaikan dalam Training Penngenalan Tahapan Awal Menuju Akreditasi Rumah Sakit ini adalah materi yang berkaitan dengan buku JCI yang terbaru (Edisi 4 Tahun 2011).

PESERTA YANG DIREKONMENDASIKAN
Team Akreditasi Rumah Sakit, Perwakilan Manajemen, Dept Sumber Daya Rumah Sakit, Dokter, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit dan semua pihak yang terlibat secara langsung ataupun tidak dalam proses akreditasi rumah sakit.

Training Manajemen DIKLAT Bagi Penanggung Jawab Unit DIKLAT Rumah Sakit

PENGANTAR

Training Manajemen DIKLAT Rumah Sakit- Departemen Pendidikan dan Latihan dalam suatu organisasi penting untuk dipahami dan dimengerti agar program pengembangan SDM yang senantiasa dilakukan oleh organisasi mampu menjawab kebutuhan , target dan tantangan bisnis kedepan suatu organisasi. Program DIKLAT merupakan suatu upaya strategis manajemen yang bertujuan untuk mengembangkan SDM dalam rangka meningkatkan kinerja suatu organisasi. Hampir setiap organisasi yang besar memiliki unit diklat, namun tidak semua unit diklat tersebut dapat menyelenggarakan diklat secara baik. Diklat yang baik adalah diklat yang dilaksanakan dengan mengikuti kaidah – kaidah penyelenggaraan diklat, yang berupa siklus diklat. Karena hanya dengan penyelenggaraan diklat yang baik lah pengembangan SDM dapat diwujudkan.

TUJUAN

Training Manajemen DIKLAT Rumah Sakit ini bertujuan agar peserta memahami lebih luas tentang diklat dan kaitannya dengan pengelolaan SDM. Serta peserta diharapkan akan dapat menyelenggarakan pelatihan di organisasi nya secara baik

BAHAN AJAR

Filosofi pelatihan
Siklus diklat
Pengkajian kebutuhan pelatihan (TNA)
Perumusan Tujuan pelatihan
Rancangan Diklat
Penyusunan Kurikulum dan GBPP
Penyelenggaraan Pelatihan (Training Delivery)
Master of Training
Metode Pembelajaran
Akreditasi Pelatihan
Evaluasi Pelatihan
Pengendalian Mutu Pelatihan

PESERTA YANG HARUS HADIR

Penanggung jawab unit diklat di suatu organisasi, Staf diklat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SDM di bagian DIKLAT di rumah sakit.

Ergonomic problems dan injuries

Training Ergonomic problems dan injuries

Training Februari 2015, Training Maret 2015, Training April 2015, Training Mei 2015, Training Juni 2015, Training Juli 2015, Training Agustus 2015, Training September 2015, Training Oktober 2015, Training November 2015, Training Desember 2015 (Tanggal dan Tempat Silahkan pilih)

PENDAHULUAN

ILO (International Labor Organization) menyatakan bahwa  gangguan otot rangka dan lainnya yang diakibatkan oleh faktor ergonomic, merupakan penyakit utama yang mengganggu produktifitas pekerja. Demikian pula dalam hal biaya kesehatan, sebagian besar dihabiskan oleh pengobatan dari penyakit yang disebabkan oleh faktor ergonomis ini.

Dilain pihak, penyelesaian permasalahan yang dikaibatkan oleh faktor ergonomis ini tidaklah sesederhana yang diperkirakan. Secara teknis, kerjasama berbagai pihak untuk menyelesaikan masalah ini diperlukan, dengan melibatkan para ahli dalam hal teknik dan pemahaman akan keterbatasan fisik manusia.

Secara organisasi, diperlukan suatu  team khusus untuk mengatasi permasalahan ini sebagai bentuk komitmen manajemen. Partisipasi aktif pekerja tidaklah dapat diabaikan dalam mensukseskan usaha pencegahan ganggguan kesehatan yang diakibatkan oleh faktor ergonomis ini

 

MANFAAT

Selesai mengikuti pelatihan ini, diharapkan peserta :

√   Memahami faktor apa saja yang dapat mengganggu kesehatan dalam bekerja dengan alat kerja.

√   Berpartisipasi dalam melakukan assessment, mengontrol dan mencegah permasalahan Ergonomic problems dan injuries.

 

MATERI

  1. Introduction to Industrial Ergonomics.
  2. Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSD)
  3. Ergonomic Principles and Risk Factors : Manual Handling, Office
  4. Ergonomics.
  5. Ergonomics Assessment : Brief Survey, dst.
  6. Ergonomics Solution.
  7. Ergonomics Visualization
  8. Ergonomics Policy

 

SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI?

√   Manajer HRD dan Manajer lainnya,

√   Penanggung jawab HSE,

√   Dokter / Paramedik di Perusahaan,

√   General Services,

√   Purchasing, dan Siapa saja yang berminat

TRAINING METHOD

Presentation

Discussion

Case Study

Evaluation

Training K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) Rumah Sakit

Informasi seminar 2015 | Informasi Training 2015 | Jadwal Training terbaru 2015 | info seminar 2015 | Info training 2015 | Jadwal Seminar 2015 | Jadwal training 2015 | Jadwal Workshop 2015| Info training indonesia 2015 | Seminar Running 2015 | Training Running 2015 | In-House Training 2015 | Pelatihan Running 2015

K3 RUMAH SAKIT

DESKRIPSI TRAINING

Training K3 (Kesehatan dan Keselamatan Kerja) dalam menghadapi era globalisasi kini rumah sakit perlu memperhatikan kualitas pelayanan khususnya Corporate Social Responsibility (CSR). Bentuk CSR yang akan menjadi titik sentral di masa yang akan datang adalah pemenuhan kewajiban RS atas perundang-undangan serta akreditasi yang berlaku pada kehidupan berbangsa dan bernegara. Sumber Daya Manusia di Rumah Sakit baik yang langsung memberikan pelayanan kepada klien/pasien maupun yang tidak langsung perlu diperhatikan kemampuan dan kompetensi keahliannya. Kemampuan mengelola keselamatan oleh SDM rumah sakit akan meningkatkan kualitas pelayanan. Hal ini akan terscipta apabila seluruh SDM yang ada faham akan pelayanan terbaik. Akhir-akhir ini pengelolaan keselamatan di RS mendapatkan sorotan baik di media massa, media sosial maupun media politik, yang pada gilirannya membawa nama baik penampilan rumah sakit tersebut, hal ini tercuat dengan banyaknya kasus-kasus kecelakaan dirumah sakit baik yang disebabkan oleh kesalahan pasien, human erorr ataupun masalah teknis operasional.

Menindaklanjuti kebutuhan pemahaman terhadap Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit tersebut, kami MITRA GLOBAL TRAINING CENTER / MGTC sebagai Safety Consultant mencoba berbagi pengalaman untuk memberikan arahan-arahan, panduan dan bimbingan kepada segenap pihak Rumah Sakit, Klinik, Laboratorium Kesehatan, Instansi Kesehatan, Laboratorium-laboratorium kesehatan daerah dan lainnya terkait dengan pengolahan Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Rumah Sakit.

MAKSUD DAN TUJUAN TRAINING K3 RUMAH SAKIT

Maksud dari program pelatihan ini adalah untuk memberikan penjelasan dan pemahaman kepada seluruh peserta yang terlibat terhadap pentingnya implementasi sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja untuk mengurangi dampak dan resiko bahaya dalam aktifitas kerja, dan juga mampu membangun serta mengelola dan mengendalikan program K3 yang di bangun agar terjaga keefektifanya. Selain itu juga dengan telah terimplementasikan standar kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit (K3RS) akan menjadi penunjang rumah sakit dalam menempuh program Akreditasi oleh KARS/JCI. Secara garis besar tujuan program ini diantaranya setelah menyelesaikan program pelatihan ini diharapkan peserta mampu:

  • Memahami dan mengusai prinsip sekaligus sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja di rumah sakit.

  • Memahami dan menguasai terkait dengan kebijakan dan peraturan K3 di rumah sakit.

  • Peserta mampu membuat, mendokumentasikan serta merencanakan program-program K3 untuk disosialisasikan di masing-masing instansi demi menciptakan suasan kerja yang aman serta untuk meningkatkan kepuasan dan kepercayaan pelanggan.

  • Peserta mampu mengimplementasikan K3 dalam aktifitas kerja dan mampu melakukan upaya-upaya pencegahan bahaya yang mungkin terjadi (musibah: kebakaran, gempa, banjir, tanah longsor dan semisalnya)

  • Mempunyai ketrampilan dan keahlian dalam evakuasi pasien dan penyelamatan dokumen dan aset penting.

  • Meningkatkan ketrampilan mengendalikan Bahan Berbahaya dan Beracun / B3.

  • Mempersiapkan Rumah Sakit memenuhi standart Akreditasi Rumah Sakit (KARS/JCI)

MATERI TRAINING

  1. Peraturan dan perundang-undangan K3 Rumah Sakit

  2. Implementasi Kesehatan dan Keselamatan Kerja Rumah Sakit persyaratan akreditasi JCI (Joint Commission International /KARS (komite akreditasi rumah sakit Indonesia)

  3. Dasar-dasar dan prinsip K3

  4. Pengenalan Sistem K3 Rumah Sakit

  5. Penyusunan program k3 Rumah Sakit

  6. Identifikasi dan penilaian serta pengendalian resiko bahaya di Rumah sakit meliputi: Bahaya Fisik, bahaya kimia, bahaya biologi, bahaya fisiologi, bahaya psikologi dan lain sebagainya.

  7. Penanganan dan perawatan medis terkait dengan resiko bahaya yang ditimbulkan (Tabung Gas Bertekanan, Jarum Suntik, Panel Listrik etc)

  8. Penggunaan alat pelindung diri (APD ) terkait dengan bidang medis (Masker, Sarung Tangan, Kaca mata, etc

  9. Laboratory safety

  10. Penanganan bahan-bahan kimia (cair/padat) yang mudah terbakar dan meledak

  11. Penanganan dan pengolahan limbah Rumah Sakit

PESERTA YANG DIREKOMENDASIKAN

Team Anggota P2K3 Rumah Sakit (Klinik, Lab, RS), Departemen K3 dan Mutu Rumah Sakit, QHSE Manager dan supervisor Rumah Sakit, Dokter K3 Perusahaan, Perawat, Bidan, HRD Rumah Sakit dan semua pihak yang terkait dengan Kesehatan dan Keselamatan kerja di Rumah Sakit dan seluruh team yang terlibat dalam proses akreditasi rumah sakit.

METODE PELAKSANAAN

Training K3 Rumah Sakit ini menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep dan prinsip dasar K3RS, contoh implementasi dan sistem manajemen kesehatan dan keselamatan kerja RS, berlatih menggunakan konsep, diskusi interaktif dan latihan mengindentifikasi bahaya di RS serta penanganan dan pengendaliannya. Disampaikan dalam bentuk ceramah, diskusi interaktif dan presentasi kelompok.

INSTRUKTUR TRAINING

 

Agus Suwarni, SKM, M.Kes/ Tim

  1. Formal Education

  • S1of Public Health, University of Indonesia, Jakarta, 1986

  • S2Healthand Safety (K3), Gadjah Mada University, Yogyakarta, 1997

  1. Non-Formal Education:

  • CourseEIA-A, UI, Jakarta, 1991

  • DeedTeaching,SemarangState Teacher Training Institute, 1991

  • K3Training, HyperkesCenter, Department of Manpowerof Indonesia, Yogyakartain CentralHyperkes, 1996

  • TrainingOHSAS 18001: 1999, CV. Heavy, atPAUUGM, Yogyakarta,

  • Chemical ManagementTraining, byTimEmerck, GTZ, andPPBN, Surabaya, 2007

  1. Experiences

  • Agus isan expertin the fieldHyperkesandIndustrialHygiene, Environmental HealthManagementsubmaterial: SanitaryFoodHygiene, Food Safety (FoodSafety), Environmental Toxicologyand Industrial, Environmental Chemistry

MEDICAL OFFICE ADMINISTRATION

Informasi seminar 2015 | Informasi Training 2015 | Jadwal Training terbaru 2015 | info seminar 2015 | Info training 2015 | Jadwal Seminar 2015 | Jadwal training 2015 | Jadwal Workshop 2015| Info training indonesia 2015 | Seminar Running 2015 | Training Running 2015 | In-House Training 2015

TUJUAN TRAINING

  • Mengetahui manajemen dan administrasi pada kantor khususnya di kesehatan

 

MATERI TRAINING

  1. Introduction

  2. Arti dan pentingnya administrasi

  3. Managemen ruang kantor

  4. Komunikasi dalam kantor

  5. Alat Bantu administrasi perkantoran

  6. Tata kerja, produser kerja dan system kerja

  7. Kepemipinan dalam kantor

  8. Public Health Problems and administration

 

PESERTA TRAINING

Seseorang yang bekerja di bagian administrasi kantor

 

INSTRUKTUR & CV

Drs. ARIF BUDIARTO, M.SI, AKUNTAN/ Team

 

  • Pendidikan :

  • S1 Jurusan Akuntansi STIE YKPN Yogyakarta. 1991.

  • S2 Master of Science in Accounting (M.Si) dari Program Pasca Sarjana, Fakultas Ekonomi, UGM. 1998. Memperoleh gelar Profesional Akuntan dari Program Pendidikan Akuntansi (PPA) UGM tahun 2009.

  • Serta mendapatkan Sertifikasi Dosen Profesional dari Kementrian Pendikan Nasional Jakarta tahun 2009.

  • Pengalaman Kerja :

  • Konsultan Akuntansi, Manajemen, investasi, anggaran rumah sakit dan Perencanaan Keuangan 2001 – sekarang

  • Konsultan Manajemen dan keuangan di PT Wijaya Pratama, Semarang.

  • Konsultan Pajak di beberapa perusahaan di DIY dan Jawa Tengah

  • Editor Jurnal MeBeliau Riset Akuntansi, Auditing & Informasi, Fakultas Ekonomi Trisakti 2000 – sekarang

  • Konsultan Bidang Penerapan Akuntansi dan Manajemen di IndoTrain Consultant, Jogjakarta

  • Konsultan Bidang Penerapan Manajemen dan Sumber Daya Manusia di Cipta Daya Mulia Consultant, Jakarta

  • Konsultan Bidang Penerapan Investasi dan Keuangan Perusahaan di PT Rahma.

  • Consultant, Jakarta; Konsultan Bidang Kajian Investasi perusahaan di PT Multi Decon Consultant, Jakarta, 2003 – sekarang

  • Konsultan bidang HRD, Akuntansi dan keuangan di PT BromoTech, Professional Training, Research & Consultant

  • Sebagai Staf Ahli Bidang Akuntansi dan Manajemen di Gama Spektra Mandiri (GSM) Consultant, Jogjakarta

TRAINING : KEHUMASAN DAN MARKETING RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

Bagi rumah sakit, humas sangat berperan penting dalam memberikan informasi kepada masyarakat. Selain sebagai ujung tombak dalam sebuah program, bagian humas juga berperan dalam menjelaskan kejadian-kejadian penting yang terjadi dalam rumah sakit seperti ketika ada kejadian mal praktek atau operasi khusus. Peran kehumasan dalam hal ini tidak lepas kaitannya dengan peran marketing, yaitu bagaimana strategi pemasaran yang diterapkan oleh rumah sakit akan berimbas pada respon masyarakat akan citra rumah sakit tersebut. Citra yang positif secara tidak langsung akan terlihat dengan adanya penambahan jumlah pasien yang datang di rumah sakit, dimana kedepannya pihak rumah sakit akan dapat memberikan pelayanan yang optimal serta berlanjut kepada masyarakat. Melihat dari hal tersebut, maka diperlukan sebuah tim humas yang solid dan juga strategi pemasaran yang baik dan terarah agar rumah sakit dapat membangun dan membentuk citra positif dan serta memiliki kepercayaan dari masyarakat luas.

Training 2 hari ini akan memberikan ilmu dan pengetahuan tentang bagaimana sikap dan cara berkomunikasi dengan masyarakat maupun media sehingga bisa memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat, dan juga pengetahuan bagaimana cara strategi pemasaran yang effektif untuk memperoleh kepercayaan masyarakat sehingga akan mendukung pengelolaan dan pelayanan rumah sakit tersebut kedepannya.

MATERI TRAINING
1. Tugas dan fungsi humas rumah sakit
2. Psikologi dan komunikasi massa
3. Perencanaan program humas
4. Crisis Management
5. Handling Complain
6. Press release dan hubungan dengan media
7. Fungsi Pemasaran bagi Rumah Sakit
8. Perencanaan Program Pemasaran untuk Rumah Sakit yang dipimpin/dikelola.
9. Studi kasus

PESERTA
Pelatihan ini sangat tepat diikuti oleh para:
• Direktur Utama Rumah Sakit
• Direktur Pemasaran dan Direktur SDM/Personalia
• Kabag Humas/Kabag Informasi/Kabag Pemasaran RumahSakit
• Sekretaris Eksekutif/Sekretaris Direksi/Sekretaris Pimpinan
• Pengurus Yayasan/Komisaris Rumah Sakit

Training : Internal Audit untuk Satuan Pengawasan Internal (SPI) Rumah Sakit

Jadwal training 2015 di Yogyakarta (tentative / as request)

28-29 Mei 2015 / 15-16 Juni 2015 / 20-21 Juli 2015/ 10-11 Agustus 2015 / 15-16 September 2015
08-09 Oktober 2015 / 09-10 November 2015 / 08-09 Desember 2015

Jadwal Training 2016 di Yogyakarta (tentative / as request)

19-20 Januari 2016 / 09-10 Februari 2016 / 15-16 Maret 2016 / 05-06 April 2016 / 10-11 Mei 2016 / 07-08 Juni 2016 / 12-13 Juli 2016 / 09-10 Agustus 2016 / 06-07 September 2016 / 11-12 Oktober 2016 / 15-16 November 2016 / 13-14 Desember 2016

DESKRIPSI

dalam suatu RS dibutuhkan auditor yang mampu menyusun rencana audit yang lengkap dan jelas, prosedur dan instruksi kerja yang terdokumentasi serta memiliki kompetensi untuk menghasilkan laporan hasil audit secara benar dan tidak memihak yang harus dilengkapi dokumentasi dan komunikasi serta tindakan koreksi yang efektif dan tepat waktu. Hal ini dapat dicapai melalui kombinasi dari pendidikan, pelatihan serta pengalaman kerja Dalam rangka memahami kedudukan, tugas pokok, fungsi serta kegiatan audit internal dalam entitas Rumah Sakit maka perlu dilakukan peningkatan kompetensi melalui pelatihan Internal Audit Rumah sakit. Pelatihan ini dibuat untuk memahami pentingnya pengendalian intern suatu Rumah Sakit untuk mencegah dan mendeteksi adanya kelemahan, membedakan antara kelemahan dan hambatan serta kendala dan beberapa hal mendasar dan spesifik dalam pengendalian intern (internal control).

TUJUAN PELATIHAN
1. Memahami visi dan misi satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit
2. Memahami kedudukan dan peran satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit
3. Memahami tugas pokok satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit
4. Memahami fungsi satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit
5. Meningkatkan sumber daya manusia satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit melalui kegiatan yang telah dilaksanakan satuan pengawasan intern (internal auditor) rumah sakit.

MATERI PELATIHAN
1. Terminology internal audit rumah sakit (Audit Internal dalam RS)
2. Professional Audit rumah sakit (Fungsi dari Internal Auditor RS)
3. Corporate Governance rumah sakit
4. Internal Audit Service rumah sakit (konsep, teknik dan aplikasi audit internal RS)
5. Proses Audit Internal rumah sakit
6. Penilaian Resiko rumah sakit
7. Survey Pendahuluan Untuk Penugasan Audit rumah sakit
8. Audit Program rumah sakit (program dan laporan hasil audit rumah sakit)
9. Pembuktian rumah sakit (program audit dan pelaksanaan audit rumah sakit)
10. Kertas Kerja Audit (KKA) rumah sakit
11. Penyusunan laporan hasil audit terkait dengan temuan dan rekomendasi rumah sakit.

Investasi dan Fasilitas Training

  • Ep. 5.500.000/ Person
  • Rp. 4.850.000/person ( Jika mengirimkan minimal 2 Peserta dari 1 Instansi yang sama)
  • Fasilitas : Certificate, Training kits, USB 8 GB, Lunch, Coffe Break, Souvenir, City Tour
  • Untuk peserta luar kota disediakan transportasi antar-jemput dari Bandara/Stasiun ke Hotel (berlaku bagi perusahaan yang mengirimkan minimal 2 peserta)
  • Quota minimum Running 2 peserta (jogja, Solo, Semarang) Quota minimum Running 3 peserta ( Jakarta & Bandung) –  ( Untuk Manado, Bali , Batam, Pontianak, Balikpapan dan Lombok Quota minimal 4 peserta)

Lokasi Training (Tentative) dengan harga yang berbeda

  • Hotel Santika Kuta, Bali
  • Hotel Nagoya Plaza, Batam
  • Hotel Fave, Balikpapan
  • Hotel Aston, Manado
  • The Santosa Villas and Resort, Lombok
  • Hotel Gino Ferucci, Bandung
  • Hotel Santika Pandegiling, Surabaya
  • Hotel Fave Pasar baru Jakarta, Jakarta
  • Hotel Ibis Solo
  • Hotel Aston, Pontianak
  • Hotel Ibis Simpang Lima, Semarang
  • Hotel Ibis Malioboro, Yogyakarta

 

Permintaan Brosur penawaran Training silahkan Menghubungi kami via :

Mobile : 0823 2326 5005 – 0857 2459 5005

Email : trainingcenterindo@gmail.com / info@jadwaltraining.co.id

Blog : https://informasitrainingdanseminar.wordpress.com

Web: www.informasitraining-indonesia.com

Web www.jadwaltraining.co.id

Training Sertifikasi : HIPERKES untuk Paramedis dan Dokter Perusahaan

DESKRIPSI

KURIKULUM PELATIHAN TELAH SESUAI DENGAN S N I – PUSAT HIPERKES JAKARTA

Dalam bidang kesehatan kerja kita mengenal suatu pendekatan pencegahan penyakit akibat kerja yang disebut hygiene industri atau Hiperkes (Hygiene Perusahaan dan Kesehatan Kerja). Hiperkes adalah lapangan ilmu kesehatan dan keselamatan kerja yang mengurusi problematik kesehatan dan keselamatan pekerja secara menyeluruh.

Menyeluruh memiliki maksud bahwa setiap perusahaan melalui organisasinya harus berperan proaktif dalam menyelenggarakan usaha-usaha preventif untuk menyelesaikan segala problema kesehatan dilingkungan kerja, mengidentifikasi dan mengendalikan potensi bahaya yang ada selain untuk mencegah Penyakit Akibat Kerja (PAK) serta memantau pelaksanaan program K3 lainnya.

Pentingnya sertifikasi kesehatan kerja atau hiperkes bagi dokter dan perawat perusahaan diatur pemerintah melalui PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1976 tentang Wajib Latih Hiperkes bagi dokter perusahaan dan PERMENAKERTRANS No. 01 tahun 1979 tentang wajib Latih Hiperkes bagi paramedis perusahaan.

TUJUAN PELATIHAN
– Untuk mendapatkan sertifikasi sebagai Paramedis dan Dokter HIPERKES.
– Untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keselamatan kerja perusahaan dan sebagai pemenuhan peraturan perundangan.

MATERI PELATIHAN
– Peraturan perundang-undangan kesehatan kerja
– Dasar Keselamatan dan Kesehatan Kerja
– Hazards Fisik, biologi, kimia, psikologi dan ergonomi
– Penyakit akibat kerja
– SMK3 dan Sistem Manajemen K3
– Sanitasi Industri
– Pelaporan kesehatan kerja
– Gizi Kerja dan Produktifitas kerja
– Toxikologi Industri
– Higiene Industri, termasuk Pengelolaan limbah
– Program Jamsostek

SERTIFIKASI
Sertifikat Hiperkes dikeluarkan oleh Pusat K3 (Depnakertrans) Jakarta akan diberikan kepada mereka yang lulus ujian dengan nilai minimal 60%, paling lambat 1 bulan setelah pelatihan.

Training : K3 DI RUMAH SAKIT dan PATIENT SAFETY

DESKRIPSI

I. PENDAHULUAN.
Keselamatan dan kesehatan kerja bagi pekerja di rumahsakit dan fasilitas medis lainnya perlu di perhatikan. Demikian pula penanganan faktor potensi berbahaya yang ada di rumah sakit serta metode pengembangan program keselamatan dan kesehatan kerja disana perlu dilaksanakan, seperti misalnya perlindungan baik terhadap penyakit infeksi maupun non-infeksi, penanganan limbah medis, penggunaan alat pelindung diri dan lain sebagainya. Selain terhadap pekerja di fasilitas medis/klinik maupun rumah sakit, Keselamatan dan Kesehatan Kerja di rumah sakit juga “concern” keselamatan dan hak-hak pasien, yang masuk kedalam program patient safety.

Merujuk kepada peraturan pemerintah berkenaan dengan keselamatan dan kesehatan kerja di tempat kerja, pedoman ini juga mengambil dari beberapa sumber “best practices” yang berlaku secara Internasional, seperti National Institute for Occupational Safety and Health (NIOSH), the Centers for Disease Control (CDC), the Occupational Safety and Health Administration (OSHA), the US Environmental Protection Agency (EPA), dan lainnya. Data tahun 1988, 4% pekerja di USA adalah petugas medis. Dari laporan yang dibuat oleh The National Safety Council (NSC), 41% petugas medis mengalami absenteism yang diakibatkan oleh penyakit akibat kerja dan injury, dan angka ini jauh lebih besar dibandingkan dengan sektor industri lainnya. Survei yangdilakukan terhadap 165 laboratorium klinis di Minnesota memperlihatkan bahwa injury yang terbanyak adalah needle sticks injury (63%) diikuti oleh kejadian lain seperti luka dan tergores (21%). Selain itu pekerja di rumah sakit sering mengalami stres, yang merupakan faktor predisposisi untuk mendapatkan kecelakaan. Ketegangan otot dan keseleo merupakan representasi dari low back injury yang banyak didapatkan dikalangan petugas rumah sakit.systems.

II. SKILL DAN INFORMASI YANG AKAN DIDAPAT.
• Mampu melakukan identifikasi risiko seperti faktor fisik, kimiawi serta biologis, bekerja di rumah sakit serta fasilitas medis lainnya.
• Mampu mengembangkan upaya kontrol terhadap faktor risiko tersebut.
• Mampu mengembangkan program pencegahan seperti menetapkan alat pelindung diri yang diperlukan.
• Mampu mengembangkan program pemeriksaan kesehatan yang sesuai dengan jenis pekerjaan (“job-related”)
• Memahami program patient safety.
• Dan lain sebagainya.

III. ISI PELATIHAN.
• Identifikasi dan evaluasi terhadap faktor yang berpotensi berbahaya bekerja di rumah sakit (faktor fisik, kimia dan biologis)
• Kontrol terhadap faktor risiko terhadap keselamatan dan kesehatan kerja, seperti :
o Faktor Fisik (radiasi, bising, suhu panas, dan sebagainya)
o Faktor Kimiawi (laboratorium, penggunaan mesin fotocopy, MSDS, Label, dsb)
o Faktor Ergonomi (menghindarkan terjadinya penyakit otot rangka)
o Faktor Biologis (kuman, virus, infeksi atau bloodborne pathogen, dan sebagainya)
o Faktor Psikososial (stress kerja, kerja shhift, dsb)
o Faktor lainnya, seperti :
 Bahaya kebakaran.
 Gas bertekanan tinggi (Compressed Gases)
 Bahan-bahan yang mudah terbakar (cair, gas) dan penyimpanannya
 Listrik
o Faktor bahaya spesifik menurut Bagian/Departemen.
o Health and Safety di Laboratorium.
o Penanganan Limbah medis (infectious/non-infectious dan cair/padat)
o Pengenalan Alat Pelindung Diri
o Kontrol terhadap infeksi nosokomial
o Patient safety.
• Peraturan Perundangan yang terkait, pentingnya Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan serta tugas dan fungsinya.

IV. YANG PERLU MENGIKUTI.
Setiap orang yang tertarik dengan permasalahan Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit, seperti :
• Anggota P2K3
• Managers dan supervisors
• Dokter dan Petugas medis lainnya.
• Human resources managers
• Dan lainnya yang bertanggung jawab dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Rumah Sakit.

Training : MANAJEMEN LIMBAH MEDIS DI RUMAH SAKIT

DESKRIPSI

I. LATAR BELAKANG.
Limbah Rumah Sakit mengandung bahan beracun berbahaya. Rumah Sakit tidak hanya menghasilkan limbah organik dan anorganik, tetapi juga limbah infeksius yang kemungkinan mengandung bahan beracun berbahaya (B3). Dari keseluruhan limbah rumah sakit, sekitar 10 sampai 15 persen diantaranya merupakan limbah infeksius yang mengandung logam berat, antara lain mercuri (Hg). Sebanyak 40 persen lainnya adalah limbah organik yang berasal dari makanan dan sisa makan, baik dari pasien dan keluarga pasien maupun dapur gizi. Selanjutnya, sisanya merupakan limbah anorganik dalam bentuk botol bekas infus dan plastik.

Temuan ini merupakan hasil penelitian Bapedalda Jabar bekerja sama dengan Departemen Kesehatan RI, serta Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) selama tahun 1998 sampai tahun 1999. Biasanya orang mengaitkan limbah B3 dengan industri. Siapa yang menyangka ternyata dirumah sakitpun menghasilkan limbah berbahaya dari limbah infeksius. Limbah infeksius berupa alat-alat kedokteran seperti perban, salep, serta suntikan bekas (tidak termasuk tabung infus), darah, dan sebagainya. Dalam penelitian itu, hampir di setiap tempat sampah ditemukan bekas dan sisa makanan (limbah organik), limbah infeksius, dan limbah organik berupa botol bekas infus.
Limbah rumah sakit, khususnya limbah medis yang infeksius, belum dikelola dengan baik. Sebagian besar pengelolaan limbah infeksius disamakan dengan limbah medis noninfeksius. Selain itu, kerap bercampur limbah medis dan nonmedis. Percampuran tersebut justru memperbesar permasalahan limbah medis.

II. KETRAMPILAN YANG DIDAPAT.
Setelah pelatihan ini, diharapkan peserta :
• Memahami bahwa limbah medis termasuk limbah berbahaya.
• Memahami klasifikasi limbah medis, komposisi, dampak serta bahayanya.
• Memahami penanganan limbah medis yang baik, pemilahan, temporary storage serta transportasinya.
• Memahami cara melindungi diri dari dampak limbah medis tersebut.
• Memahami perundangan yang mendasari penanganan limbah medis ini.

III. MATERI PELATIHAN.
Pada dasarnya materi pelatihan ini terdiri dari :
1. Pengenalan limbah medis.
2. Klasifikasi limbah medis.
3. Prinsip penanganan limbah medis berdasarkan strategi WHO.
4. Bahaya limbah medis terhadap kesehatan, Bio-Safety, Pencegahan dan pengelolaannya.
5. Penyimpanan sementara.
6. Transportasi.
7. Pemeriksaan Kesehatan dan Bio-monitoring bagi pekerja yang menanganinya.
8. Perundangan yang mendasari.
9. Dan banyak hal lainnya yang terkait dengan penanganan limbah medis ini.

IV. SIAPA YANG PERLU MENGIKUTI.
Pelatihan ini perlu diikuti oleh semua pihak, seperti :
• Pimpinan Rumah Sakit.
• Petugas K3RS (Keselamatan dan Kesehatan Kerja Rumah Sakit)
• Dokter, Perawat yang terkait dengan K3
• Manager, Supervisor atau HRD, serta karyawan yang menangani limbah medis.
• Semua pihak yang tertarik.

Training : Manajemen Nyeri (Pain Management)

DESKRIPSI

Nyeri dapat didefinisikan sebagai “pengalaman sensoris dan emosional yang tidak menyenangkan yang berhubungan dengan kerusakan jaringan, baik aktual maupun potensial atau dilukiskan dalam istilah seperti kerusakan” (The International Association for the Study of Pain, 1979).
Namun dewasa ini, banyak rumah sakit yang telah melakukan upaya intensif untuk mengelola rasa nyeri tersebut, sehingga rasa nyeri yang menyertai tindakan medis, tindakan keperawatan, ataupun prosedur diagnostik pada pasien dapat diminimalkan atau dilakukan tindak lanjut yang teratur, sesuai dengan kriteria yang dikembangkan oleh rumah sakit dan kebutuhan pasien. Nyeri yang dirasakan pasien dikelola dengan melakukan pemantauan secara kontinyu dan terencana. Bahkan dalam akreditasi Joint Commission International (JCI) isu manajemen nyeri ini menjadi salah satu elemen penilaian yang dipersyaratkan untuk dipenuhi oleh pihak rumah sakit.

TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah selesai, diharapkan peserta memiliki pemahaman dasar mengenai :
• Manajemen nyeri pada berbagai kondisi
• Mampu menjelaskan pengertian nyeri.
• Menyebutkan penyebab timbulnya nyeri.
• Menyebutkan faktor-faktor yang mempengaruhi nyeri.
• Menyebutkan cara mengkaji persepsi nyeri.
• Menyebutkan cara-cara untuk mengatasi nyeri pada berbagai penyebab.

MATERI PELATIHAN
 Materi pelatihan mencakup hal-hal antara lain :
 Definisi nyeri.
 Klasifikasi dan sifat-sifat nyeri.
 Epidemiologi nyeri.
 Mekanisme terjadinya nyeri.
 Dampak dan Permasalahan nyeri.
 Kendala-kendala dalam mengatasi nyeri.
 Terapi nyeri dan Harapan terapi masa dating.
 Dan banyak hal lainnya yang perlu diketahui.

SIAPA YANG PERLU MENGHADIRI?
• Para dokter dan perawat.
• Manajemen Rumah Sakit.
• Siapa saja yang berminat.