Category Archives: Budget & Planning

Budgeting & Control For Enterprise

Deskripsi Training Budgeting & Control For Enterprise

Budget dan Control merupakan alat perencanaan dan pengendalian terpadu yang sangat penting bagi perusahaan agar aktivitas yang dilaksanakan dapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Budgeting & Control  merupakan dua kegiatan yang berbeda , mengarah pada tujuan yang sama sesuai sasaran yang ditetapkan dalam perusahaan . Budgeting & Control saling menunjang,   melengkapi dan saling bergantung antara yang satu dengan yang lain. Budget akan efisien apabila diimbangi dengan Control yang efektif dan sebaliknya Control yang efektif akan memberikan hasil yang optimal apabila Budget dijadikan sarana dan sasaran dalam setiap aktivitas perusahaan

Materi Training Budgeting & Control For Enterprise

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Fungsi dan keterkaitan budget control
  3. Revelansi budget control dalam system pengendalian manajemen
  4. Korelasi budget control dengan financial statement
  5. Konsep dasar perencanaan budget
  6. Prinsip dasar dalam menyusun budget
  7.  Jenis –jenis budgeting
  8. Anggaran komprehensif
Iklan

WORKING CAPITAL

DESKRIPSI TRAINING WORKING CAPITAL

Pelatihan ini memberikan kepada peserta mengenai jenis-jenis modal kerja, bagaimana penentuan modal kerja dan pembelanjaannya. Lebih lanjut lagi dalam pelatihan manajemen modal kerja ini,  peserta akan diberi materi mengenai manajemen kas, manajemen, piutang, manajemen persediaan, yang semua itu adalah elemen-elemen yang ada di dalam manajemen modal kerja.  Setelah itu, peserta diberi materi bagaimana mengukur likuditas dan efektivitas modal kerja.

 

TUJUAN TRAINING WORKING CAPITAL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami mengenai:

  1. Jenis-jenis modal kerja dan bagaimana menentukan besarnya modal kerja dan membelanjainya.
  2. Bagaimana melakukan manajemen kas, manajemen piutang, dan manajemen persediaan.’
  3. Bagaimana melakukan pengukuran likuiditas dan efektivitas investasi pada modal kerja

 

MATERI TRAINING WORKING CAPITAL

  1. Modal kerja dan pembelanjaannya
    • Pengertian modal kerja
    • Trade-off dalam pengambilan keputusan modal kerja
    • Kebijakan pembelanjaan modal kerja
    • Margin of safety
  2. Likuiditas dan efektivitas modal kerja
    • Pengukuran efektivitas modal kerja
    • Rasio keuangan untuk mengukur likuiditas dan efektivitas modal kerja
  3. Manajemen kas dan sekuritas
    • Motif-motif memegang kas
    • Tujuan manajemen kas
    • Metode mempercepat pengumpulan kas dan pengendalian pengeluaran kas
    • Variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam investasi surat berharga
    • Model menentukan target saldo kas optimum.
  4. Manajemen Piutang
    • Penentuan standar kredit
    • Pelonggaran standar kredit
    • Pemberian diskon kredit dan temin kredit
    • Piutang tidak tertagih yang terjadi dalam kebijakan kredit
  5. Manajemen Persediaan
    • Persedian material/bahan baku
    • Persediaan barang dalam proses
    • Persediaan barang jadi
    • Konsep ABC
    • Konsep economic order quantity (EOQ)
    • EOQ dengan adanya potongan harga

Effective Cost Accounting: Cost Analysis , Decision Making and Reduction Cost

Deskripsi Training Effective Cost Accounting

Apakah informasi biaya di perusahaan anda cukup membantu untuk menentukan item-item biaya yang mana saja yang perlu diperbaiki ? Tuntutan untuk terus menerus mengurangi biaya produksi selama satu dasawarsa ini, kini terus menguat. Mengingat semakin ketatnya persaingan yang menuntut perusahaan mampu menghasilkan barang dan jasa semurah mungkin, namun dengan kualitas yang terbaik, serta selalu adaptif terhadap perubahan keinginan konsumen.

Namun banyak perusahaan yang kesulitan untuk adaptif terhadap perubahan lingkungan diluar perusahaan tersebut. Salah satu penyebabnya adalah data-data biaya dari bagian Accounting tidak cukup detail dan memadai untuk memberikan informasi tentang biaya-biaya yang dapat direduksi. Informasi biaya yang ada masih bersifat global dan sekedar memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan (akuntansi keuangan). Yaitu menjadi pengurang terhadap sales untuk mendapatkan nilai gross profit. Akibatnya, manajemen tidak mempunyai panduan yang cukup untuk melakukan perubahan dan mengambil keputusan, bahkan seringkali keputusan yang diambil tidak tepat sasaran, dan tidak berdampak langsung pada pengurangan biaya dan peningkatan profit perusahaan.

Tujuan Training Effective Cost Accounting

Membekali karyawan Accounting untuk memberikan informasi biaya dan harga pokok penjualan serta analisa keuangan yang informatif bagi manajemen, sehingga informasi itu akan menjadi panduan yang valid terhadap keputusan manajemen yang akan diputuskan.

Metode Training Effective Cost Accounting

Metode yang digunakan dalam pelatihan ini adalah lektur, workshop, studi kasus dan konsultasi interaktif.

Materi Training Effective Cost Accounting

1.  Mengapa Kontrol & Analisis Biaya Penting

  • Pergolakan bisnis & keuntungan
  • Persaingan secara global & cara mengatasinya
  • Meningkatkan orientasi kepada costumer & konsekwensinya
  • Pentingnya sesuatu yang “intagibles” seperti riset, development, marketing mutu Dll
  • Kecenderungan terhadap suatu bagian, biaya tidak langsung volume-insentive costs
  • Analisa biaya dan the “Balanced Scorecards”

2.  Mengapa Kita Membutuhkan Analisis & Kontrol

  • Accounting, Financial dan Report
  • Manajemen kinerja accounting & reward systems, progress monitoring & feedback, analisa keuntungan produk & analisa keuntungan  customer
  • Financial management : Penerapan harga atau evaluasi dari bisnis yang potensial, penilaian  investasi dan motivasi, misalnya target-setting

3.  Analisa Dan Kontrol Biaya, Teori Versus Praktek

  • Cost analysis secara tradisional dan pendekatan pengawasan / pengendalian
  • Perkembangan pendekatan yang modern seperti asal mula Activity Based Costing, azas-azas aspek praktis implementasi, manfaat dan drawbacks
  • Fakta-fakta (bukti) dalam praktek
  • Produk cost measurement
  • Perawatan cost information dalam penetapan harga produk
  • Pengawasan anggaran & Pengawasan laporan
  • Standard costing
  • Pengaruh kemajuan teknologi Manufacture Computer Aided Manufacturing & JIT- Group Exercise

4.  Bagaimana Hubungan Biaya Terhadap Corporate Performance & Performance Measurement

  • Definisi Corporate Performance & Performance Measurement
  • Bagaimana hubungan analisa biaya dan pengawasan terhadap Corporate Performance dan Performance Measurement
  • Performance Maesurement, Costs & Cashflows
  • Tinjauan yang dinamis terhadap biaya dan kelemahan konvensional strategi pendekatan terhadap biaya
  • Mini-cases

5.  Analisis Biaya

  • Analisis konvensional dan masalahnya
  • ayered profitability analysis
  • Mempergunakan analisa aktivitas
  • Dimensi customer
  • Perbedaan antara analisa berdasarkan customer dan product; apakah produk langsung yang dapat digunakan customer tidak langsung & sebaliknya
  • Kesesuaian dari berbagai pendekatan biaya : tradisional & activity based
  • Cost analisis dalam lingkungan manufactur yang baru saat ini
  • Volume Chain Analysis
  • Mini cases

6.  Kontrol Manajemen Biaya

  • Azas-azas
  • Overhead Cost Management
  • Cost reductions-pendekatan dinamis
  • Kebijaksanaan biaya non disretionarysertive level agreements
  • Biaya kualitas-memperhatikan garis besar & akibat ganda kualitas dari biaya & kepuasan customer
  • Group Exercise

7.  Implementasi Kontrol Biaya

  • Motivasi
  • Skema kompensasi pekerja
  • System Consideration

8.  Action Plans & Course Review

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

COST ACCOUNTING & MANAGEMENT

Akuntansi Biaya dan Manajemen adalah suatu bidang ilmu akuntansi yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam proses pengambilan keputusan khususnya atau terkait dengan penentuan harga pokok produksi dan efisiensi biaya operasional. Mengingat pentingnya materi ini, sangat disarankan kepada para pemilik dan executive bisnis agar memiliki kemampuan dalam bidang ini, sehingga memiliki pegangan dalam membawa atau memimpin perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah digariskan oleh pemegang saham.

Dalam pelatihan ini, akan banyak diungkapkan teori dan praktek serta rahasia-rahasia dalam proses pengumpulan data dan informasi biaya, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mengenai sasaran. Teori yang akan disampaikan dalam pelatihan ini juga dijamin pasti dapat diaplikasikan oleh peserta dalam aktivitasnya sehari-hari, khususnya yang bergerak dalam bidang manufaktur dan tidak tertutup kemungkinan yang sama juga kepada praktisi usaha dalam bidang jasa (services).

Kata kunci dalam memenangkan persaingan saat ini adalah harga yang bersaing dan kualitas nomor satu. Semangat itu akan bisa diwujudkan dengan memahami perilaku biaya dan efisiensi dalam berproduksi.

Materi Training Cost Accounting & Management

HARI PERTAMA:

  1. Perspektif Cost Accounting dalam Cost Management
    • Ilmu akuntansi
    • Perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
    • Faktor-faktor dan kunci keberhasilan
    • Sistem perencanaan dan pengendalian
    • Pengendalian istilah dan tujuan biaya
    • Biaya langsung dan tidak langsung
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelompokan biaya langsung dan tidak langsung
    • Pola dan perilaku biaya
    • Biaya persediaan dan manufaktur
    • Harga pokok produksi
  2. Cost–Volume–Profit Relationship Analysis
    • Asumsi dasar
    • Rumus dasar
    • Margin kontribusi
    • Titik impas (BEP)
    • Analisis sensitivitas
    • Margin pengaman
    • Leverage operasi
  3. Job Order Costing dan Process Costing
    • Terminologi costing
    • Sistem costing
    • Tujuh langkah job costing
    • Overview job costing
    • Buku besar
  4. Penghitungan Activity Based Costing (ABC) dan Activity Based Management (ABM)
    • Perataan secara umum
    • Over and Undercosting
    • Subsidi silang
    • Hirarki biaya
    • ABC vs skema kalkulasi biaya sederhana
    • Manajemen berdasarkan aktivitas
  5. Just In-Time Product Cost System
    • Biaya terkait dengan harga barang daganga
    • Economic order quantity
    • Reorder point
    • Safety stock
    • Cost of prediction
    • Parameter model JIT Purchasing dan EOQ
    •  Supply chain analysis

HARI KEDUA:

  1. Anggaran Induk Akuntansi Pertanggung-jawaban
    • Definisi anggaran
    • Proses anggaran
    • Keuntungan anggaran
    • Komponen-komponen anggaran
    • Langkah-langkah operasi dasar
    • Flowchart
    • Contralbility
  2. Anggaran Fleksibel, Varians dan Pengendalian Manajemen
    • Konsep dasar
    • Varians
    • Evaluasi
    • Anggaran fleksible
    • Variance dan ayat jurnal
    • Kalkulasi biaya standar
    • Kegunaan varians buat manajemen
    • Varians overhead variable
    • Varians overhead tetap
  3. Perhitungan Biaya Investasi dan Capacity Cost Analysis
    • Kalkulasi biaya persediaan
    • Perbandingan laporan laba rugi
    • Dampak laba komparatif
    • Perbandingan sistem kalkulasi biaya
    • Kinerja dan kalkulasi biaya absorpsi
    • Menangani skema manipulasi biaya
  4. Aplikasi Data/Informasi Biaya dalam Proses Pengambilan Keputusan
    • Informasi dan proses pengambilan keputusan
    • Pengertian relevant
    • Informasi relevant : kuantitatif dan kualitatif
    • Spesial order
    • Analisis biaya relevant
    • Keputusan untuk mebuat atau membeli
    • Biaya opportunis, outsourcing dan constraint
    • Product mix
  5. Return on Investment Analysis:
    • Pemahaman dan penghitungan ROI untuk bisnis awal
    • Pemahanan dan penghitungan ROI untuk bisnis yang sedang berjalan
    • Pemahanan manajemen rasio kas internal
  6. Diskusi/Sharing Experience

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

LIFE CYCLE COST ANALYSIS

Deskripsi Training Life Cycle Cost Analysis

Setiap perusahaan tentu menginginkan laba yang besar dari setiap produk atau jasa yang dijual kepada konsumen. Namun banyak perusahaan yang tidak mempertimbangkan besarnya biaya produk dari hulu sampai hilir dengan besarnya laba yang diperoleh dari produk tersebut sehingga laba yang diperolehpun tidak maksimal. Oleh karena itu perlu adanya life cycle cost analysis untuk dapat mengestimasi biaya produk selama siklus hidupnya seperti biaya pengembangan, biaya produksi dan biaya promosi. Dengan memahami life cycle cost analysis perusahaan dapat menggunakan biaya secara efektif dan efisien tanpa mengurangi kualitas produk sehingga laba yang diperoleh dari setiap produk atau jasa dapat maksimal.

Tujuan Training Life Cycle Cost Analysis

Setelah mengikuti trining peserta diharapkan mampu memahami life cycle cost analysis dan dapat menerapkannya pada perusahaan sehingga perusahaan dapat mengurangi biaya produk dan memaksimalkan pendapatan.

 

Materi Training Life Cycle Cost Analysis

  1. Pengantar life cycle cost analysis
  2. Prosedur life cycle cost
  3. Cost Breakdown Structure (CBS)
  4. Metode estimasi biaya
  5. Metode alokasi biaya langsung dan tidak langsung
  6. Manajemen biaya selama life cycle cost
  7. Analisis resiko
  8. Identifikasi driver biaya
  9. Area of LCC applications
  10. Pengembangan model life cycle cost
  11. Penerapan life cycle costing pada perusahaan
  12. Studi kasus

BUSINESS PLAN AND BUDGETING

DESKRIPSI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dalam operasional bisnis atau perusahaan, hal yang penting untuk diperhatikan antara lain merencanakan dan mengelola kinerja keuangan secara ketat. Salah satu langkah yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut yaitu menciptakan proses penganggaran. Training ini akan memberikan pemahaman tentang proses untuk mempersiapkan rencana bisnis dan anggaran. Dimulai dengan melihat proses perencanaan bisnis, sebelum mengidentifikasi urutan penyusunan anggaran dan berbagai jenis anggaran yang berlaku untuk pengaturan operasional.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat melakukan perencanaan bisnis dan penganggaran perusahaan.

MATERI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

  1. Menentukan jenis rencana bisnis, rencana strategis, rencana operasional dan keuangan;
  2. Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal Perusahaan;
  3. Menyusuna Kebutuhan Sumber daya dan menetapkan anggraan rencana kerja;
  4. Identifikasi pendekatan alternatif untuk penganggaran;
  5. Menentukan elemen kunci dalam penganggaran yang efektif;
  6. Menetapkan langkah pelaksanaan, monitoring dan evaluasi tindakan.

TEKNIK PENYUSUNAN ANGGARAN PROYEK

Deskripsi Training Teknik Penyusunan Anggaran Proyek

Proyek merupakan suatu kegiatan sementara yang dilakukan untuk mencapai tujuan tertentu dengan sumber daya-sumber daya dan waktu yang telah ditentukan. Dalam melaksanakan sebuah proyek, dana menjadi salah satu faktor terpenting karena berkaitan dengan pembelian kebutuhan dalam penyelesaian sebuah proyek. Perencanaan sumber dana yang disusun secara sistematis untuk pengalokasian dana yang dibutuhkan bagi kegiatan dalam sebuah proyek disertai dengan waktu yang dibutuhkan dalam penggunaan dana tersebut dalam satu periode penyelesaian proyek disebut dengan anggaran. Dalam penyusunan sebuah anggaran proyek, diperlukan ketelitian dan pemahaman agar tidak terjadi kelebihan ataupun kekurangan ketika proses telah berjalan. Maka dari itu training ini dilakukan agar para pengendali proyek dapat menyusun anggaran secara efektif, tepat dan efisien.

 

Materi Training Penyusunan Anggaran Proyek

Pendahuluan

  • Profil kegiatan proyek
  • Tahap siklus proyek

Konsep dan fungsi manajemen proyek

  • Proyek dan manajemen fungsional
  • Organisasi proyek

Pertimbangan dalam penyusunan anggaran proyek
Determinasikan proses estimasi

  •  Estimasi kasar
  •  Estimasi anggaran
  • Estimasi definitif

Analisa harga satuan aktivitas proyek
Menentukan pengeluaran proyek

  • Reason to make
  • Reason to buy

Aplikasi penyusunan anggaran proyek
Studi kasus

COST CONTROL

Deskripsi Training Cost Control

Beberapa jabatan penting yang menangani masalah keuangan suatu perusahaan tentu harus mengetahui dengan pasti dan benar bagaimana langkah ataupun cara yang benar mengelola segala unsur dari segi keuangan mengingat keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Biaya yang masuk dalam aspek keuangan perusahaan adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tentunya harus dikontrol sedemikian rupa agar biaya tersebut dapat diminimalisir dan juga pihak perusahaan dapat mengetahui apakah biaya yang dikeluarkan tersebut dapat digunakan secara efektif. Mengingat orientasi utama bisnis adalah laba maka biaya harus diminimalisir sedemikian rupa agar laba yang didapatkan daoat optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukanlah strategi-strategi khusus untuk mengontrol biaya.



Tujuan & Manfaat Training Cost Control

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja
  5. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  6. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  7. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  8. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  9. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

Materi Training Cost Control 

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • The Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

BUDGETING , PROFIT PLANNING AND CONTROL

Deskripsi Training Budgeting, Profit Planning and Control

Budgeting, profit planning and control atau sering disebut pengaggaran perusahaan adalah materi pelatihan yang memberikan pemahaman tentang proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif.  Beberapa tahapan dalam proses tersebut adalah:

  •  Penentuan tujuan perusahaan secara umum
  • Penentuan tujuan secara spesifik untuk setiap bagian (departemen) perusahaan
  • Penentuan strategi perusahaan
  • Perencanaan kebijakan manajemen eksekutif
  • Perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang
  • Perencanaan laba taktis (tahunan)

 

Tujuan Training Budgeting, Profit Planning and Control

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

 

Materi Training Budgeting, Profit Planning and Control

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

MANAJEMEN BIAYA

DESKRIPSI TRAINING MANAJEMEN BIAYA

Cost accounting / Manajemen biaya bukan hanya sekedar pengalokasian overhead saja. Cost accounting  / Manajemen biaya merupakan alat untuk menentukan true product cost. Dengan mengintegrasikan konsep Activity-Based Costing dan metode advanced traditional costing, akan memungkinkan para accountant berperan sebagai business partner dalam perusahaan.

 

MATERI MANAJEMEN BIAYA

  • The Business Environment
    • Modern Strategic, Tactical, dan Operational Aspects
    • Peran cost accounting
    • Cost information sebagai salah satu faktor dalam pengambilan keputusan
    • Menilai efektifitas cost reporting system dengan pendekatan Product/Decision Cycle
  • Evaluating Companys Costing Techniques
  • Activity-Based Costing as an Effective Cost Accounting Tool
  • Developing Standards as a Tool for Valuation and Strategic Decision Support
  • Variance Analysis as a Process Improvement Tool
  • Effective Determination of Joint- and By-Product Costs
  • Assigning Service Department Costs to Determine Total Product Cost
  • Developing the Target Cost Model
  • Transfer Pricing and Product Cost Determination
  • Cash Flow and Cost Accounting
  • Capacity Analysis: Understanding the True Cost of Incremental Manufacturing
  • Customer Profitability: The Key to Profit Enhancement

Manajemen Keuangan dan Anggaran Perusahaan

MATERI TRAINING

  1. Aims and Function of Finance
  • Introduction
  • Finance Function : Importance
  • Concept of Financial Management
  • Nature of Financial Management
  • Scope of Financial Management
  • Aims of Finance Function
  • Function of Finance
  • Inter-relationship of Finance Functions or Decision
  • Liquidity vs Profitability (Risk – Return Trade-off)
  • Role of Finance Manager
  1. Objectives of Financial Management
  • Introduction
  • Characteristic of a Good Operational Decision Criterion
  • Objectives of Financial Management
  • Wealth Maximization
  • Criticism of Wealth Maximization
  • Superiority of Wealth Maximization Compared to Profit Maximization
  • Other Objectives of Financial Management
  • Conflict of Goal
  1. Financial Ratio Analysis
  • Introduction
  • Users of Financial Analysis
  • Types of Financial Analysis
  • Standards of Comparison
  • Types of Ratios
  • Different Terms in Ratio Analysis
  • Liquidity Ratios
  • Leverage Ratios
  • Activity Ratios
  • Profitability Ratios
  • Trading on Equity
  • Limitations of Ratio Analysis
  • Relevance of Ratio Analysis for Predicting Future
  • Common-size Statement (CSS)
  • Summary of Ratios and their Purpose
  1. Sources and Application of Found
  • Need of Funds Flow Statement
  • Concept of Funds
  • Meaning of Flow of Funds
  • Objectives of Funds Flow Statement
  • Utility of Funds Flow Statement to Different Parties
  • Sources of Funds
  • Is Depreciation a Sources of Funds?
  • Application or Uses of Funds
  • Procedure for Knowing Wheter a Transaction Finds a Place in Funds Flow Statement
  • Preparation of Funds Flow Statement
  • Income Statement and Balance Sheet Funds Flow Statements
  • Limitations of Funds Flow
  1. Time Value of Money
  • Concept of Rime Value of Money
  • Money Has Time Value
  • Importance of Time Value of Money in Financial Management
  • Techniques of Time Value of Money
  • Compounding Technique
  • Annuity
  • Sinking Fund
  • Compound Value of an Annuity Due
  • Difference Between Annuity and Annuity Due
  • Doubling Period
  • Effective Rate of Interest in case of Multi-Period Compounding
  • Present Value of a Perpetuity or Infinite Life Annuity
  • Discounting or Present Value Technique
  • Series of Cash Flows
  • Present Value of Series of Cash Flows
  • Future Value of Series of Cash Flows
  1. Investment and Capital Structure Decisions
  • Introduction
  • Capitalization, Capital Structure and Financial Structure
  • Forms or Pattern or Capital Structure
  • Importance of Capital Structure
  1. Methods of Capital Budgeting
  • Introduction
  • Definition and Meaning of Capital Budgeting
  • Need and Importance of Capital Budgeting
  • Types of Investment Decisions
  • Investment Evaluation Criteria
  • Capital Budgeting or Investment Techniques
  • Net Present Value Method
  • Internal Rate of Return Method
  • NPV versus IRR
  • Pay Back Method

PERHITUNGAN PERKIRAAN BIAYA PROYEK MEKANIKAL ELEKTRIKAL UNTUK BANGUNAN GEDUNG

TRAINING OBJECTIVE PERHITUNGAN PERKIRAAN BIAYA PROYEK MEKANIKAL ELEKTRIKAL UNTUK BANGUNAN GEDUNG

Tujuan dari training ini adalah untuk menambah wawasan mengenai konsep perhitungan perkiraan biaya proyek mekanikal dan Elektrikal untuk Bangunan Gedung. Pelatihan ditekankan pada pemahaman mengenai tehnik perhitungan nilai proyek mekanik dan elektrik disuatu bangunan gedung.

TRAINING MATERIAL OUTLINE PERHITUNGAN PERKIRAAN BIAYA PROYEK MEKANIKAL ELEKTRIKAL UNTUK BANGUNAN GEDUNG

  1. Komponen Mekanik pada Bangunan Gedung
  2. Komponen Elektrik pada Bangunan Gedung
  3. Tehnik perhitungan estimasi biaya
  4. Perhitungan estimasi biaya mekanik
  5. Perhitungan estimasi biaya elektrik

Budgeting & Control For Enterprise

Deskripsi Training Budgeting & Control For Enterprise

Budget dan Control merupakan alat perencanaan dan pengendalian terpadu yang sangat penting bagi perusahaan agar aktivitas yang dilaksanakan dapat tercapai sesuai dengan yang direncanakan. Budgeting & Control  merupakan dua kegiatan yang berbeda , mengarah pada tujuan yang sama sesuai sasaran yang ditetapkan dalam perusahaan . Budgeting & Control saling menunjang,   melengkapi dan saling bergantung antara yang satu dengan yang lain. Budget akan efisien apabila diimbangi dengan Control yang efektif dan sebaliknya Control yang efektif akan memberikan hasil yang optimal apabila Budget dijadikan sarana dan sasaran dalam setiap aktivitas perusahaan

Materi Training Budgeting & Control For Enterprise

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Fungsi dan keterkaitan budget control
  3. Revelansi budget control dalam system pengendalian manajemen
  4. Korelasi budget control dengan financial statement
  5. Konsep dasar perencanaan budget
  6. Prinsip dasar dalam menyusun budget
  7.  Jenis –jenis budgeting
  8. Anggaran komprehensif

PROJECT FINANCING (PEMBIAYAAN PROYEK)

TRAINING  OVERVIEW:

Project finance merupakan salah satu pendekatan untuk mengoptimalkan return suatu proyek investasi. Pendanaan investasi suatu proyek dengan skema project financing ini berbeda dengan skema pinjaman konvensional dan dipandang lebih memiliki advantages dibandingkan dengan conventional lending. Memahami perbedaan dan kemampuan untuk mengimplementasikannya antara project finance dan coventional lending sangat penting bagi perusahaan yang melakukan investasi suatu proyek. Namun demikian, implementasi project financing dalam prakteknya tidaklah mudah, karena menyangkut lintas disiplin yang harus dikuasai.



TRAINING OBJECTIVES:

  • Memahami modern project financing serta perbedaannya dengan conventional lending
  • Menent ukan apakah suatu proyek investasi sebaiknya didanai berdasarkan skema pendanaan proyek atau berdasarkan skema pinjaman konvensional
  • Mampu melakukan analisa risiko proyek dan mengalokasikan risiko-risiko proyek tersebut terhadap berbagai pihak yang berkompeten
  • Mengetahui cara dan mampu melaksanakan evaluasi kelayakan suatu proyek investasi yang didanai berdasarkan skema project financing, dan mampu menggunakan Project Financing Toolkit berupa spreadsheet
  • Mengetahui strategi dalam efisiensi pajak yang sesuai dengan peraturan berlaku



TRAINING MATERIAL OUTLINE:

HARI KE 1

  1. Project Finance Overview
  • Overview of Modern Project Finance
  • Definition of a project – the distinguishing features
  • The rationale f or using project finance and trends
  • What kinds of projects are financed
  1. Parties Involved in Project Finance Sponsor
  • The Project Finance Company
  • The Borrowing Entity
  • Financial Advisers
  • Technical Experts & Consultants Contractors
  • Others
  1. Stages in the Project Finance
  • Stage 1: The Feasibilit y Study
  • Stage 2: Planning
  • Stage 3: Arranging and Structuring the Finance
  • Stage 4: Monitoring the Financing
  1. Project Analysis
  • Market Analysis
  • Technical Analysis
  • Financial Analysis
  • Economic Analysis

HARI KE 2

  1. Project Finance Risks
  • Classification and identification of risks
  • Risk Matrices
  • Risk allocation and mitigation
  1. Project Evaluat ion & Select ion/Decision
  • Cash f low
  • Discounted cash flow
  • Discount rate
  • Present value
  • Net present value IRR
  • Profitability index
  1. Sources of Funding
  • Types of equity and debt
  • Methods of obtaining finance
  • Structure of capital markets
  • Internat ional issues
  • Bond issues and securit isat ion
  1. Project documentation
  • Underlying Document s
  • Finance documents
  • Security documents
  • Supporting Documentat ion
  • Expert s’ Report s and Legal Opinions

HARI KE 3

  1. Conducting a Full Day Case Study (in group) in Project Financing
  • Choosing Case Study Topic
  • Scenario Case Study
  • Creating Project Feasibility Study – Non Financial aspects
  • Creating Project Feasibility Study – Complete Financial aspect using
  • spreadsheet/toolkit
  • Conducting Presentation of Case Study & Discussion

Cost Control & Budgeting Profit Planning

Deskripsi

Perencanaan pembiayaan adalah suatu acuan atau petunjuk bagi perusahaan dalam melakukan usahanya serta alat untuk mengontrol harga/biaya. Tanpa adanya perencanaan yang baik, sebuah perusahaan akan mengalami kesulitan. Budget bukan sekedar angka-angka yang tanpa makna yang dibuat berdasarkan forecast. Namun seringkali perusahaan tidak menyadarinya dan membuat suatu perencanaan yang ala kadarnya, yang penting ada budget untuk melakukan suatu usaha. Atau bahkan dalam beberapa hal, budget dibuat dengan hanya sekedar mengkompilasi angka-angka yang dikumpulkan dari setiap departement fungsional.

Terdapat 6 tahapan yang dilakukan dalam proses penganggaran dan pengendalian laba perusahaan yaitu : penentuan tujuan perusahaan secara umum, penentuan tujuan secara spesifik setiap departemen, penentuan strategi, perencanaan kebijakan manajemen eksekutif, perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang dan laba tahunan.

Dengan adanya budgeting yang baik dalam suatu perusahaan, dimana mereka mencoba memasukkan seluruh faktor yang mempengaruhi jalannya perusahaan hingga tujuan, strategi dan taktik dalam memenangkan persaingan. Dalam training cost control & budgeting profit planning ini akan dibahas bagaimana memperhitungkan external dan internal faktor dalam menentukan tujuan dan strategi, sehingga budget dapat dibuat dengan komprehensif.

Target Peserta Training Cost Control & Budgeting Profit Planning

Training cost control & budgeting profit planning ini ditujukan untuk:

  • Penyusun rencana jangka panjang dan rencana tahunan perusahaan.
  • Manajer/staf anggaran.
  • Auditor/pengawas internal
  • Manajer/staf keuangan.
  • Manajer/staf akuntansi
  • Manajer/staf pemasaran
  • Manajer/staf operasi/produksi
  • Manajer/staf sistem dan teknologi informasi
  • Manajer/staf penelitian dan pengembangan

Outline Training cost control & budgeting profit planning

Session 1:

  • PRINSIP BUDGETING DAN COST CONTROL
  • LINKING THE TACTICAL BUDGET TO COMPANY STRATEGIC OBJECTIVES
  • THE REVENUE BUDGETING

Session 2:

  • THE OPERATING BUDGET
  • EXPENSE BUDGETING

Session 3:

  • MENYIAPKAN DEPARTMENTAL BUDGET
  • PROSES APPROVAL BUDGET

Session 4:

  • PENGUKURAN KINERJA TERHADAP BUDGET
  • BEST PRACTICE IN COST CONTROL

BUDGETING , PROFIT PLANNING AND CONTROL

DESKRIPSI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Terdapat 6 tahapan yang dilakukan dalam proses penganggaran dan pengendalian laba perusahaan yaitu : penentuan tujuan perusahaan secara umum, penentuan tujuan secara spesifik setiap departemen, penentuan strategi, perencanaan kebijakan manajemen eksekutif, perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang dan laba tahunan.

 
TUJUAN TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

MATERI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

BUDGETING AND COST CONTROL

OVERVIEW TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

Sebuah perusahaan dapat mengalami kesulitan finansial akibat kegagalan dalam membuat perencanaan. Sebab perencanaan yang baik menuntut eksekutif perusahaan mengetahui tentang kemampuan sumber dayanya dan adanya rencana-rencana rinci dalam menggunakan sumber daya tersebut di waktu mendatang. Karenanya sangatlah penting untuk perusahaan menyiapkan perencanaan yang baik dan hati-hati dalam membangun kesehatan organisasinya.

Bentuk kuantitatif dari sebuah perencanaan perusahaan adalah anggaran atau budget. Selain untuk perencanaan, budget ini juga akan berperan penting dalam pengendalian biaya, pengukuran kinerja perusahaan dan salah satu alat untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar departemen. Serta dapat pula berfungsi sebagai standard yang dapat mengendalikan penggunaan sumber daya agar tepat sasaran.

Untuk itu sebuah anggaran yang dapat berjalan sukses haruslah dapat memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik serta mampu memastikan dilakukannya langkah-langkah untuk mencapai tujuan perusahaan dalam meningkatkan laba, cash flow perusahaan dan keberlanjutan hidupnya yang lebih baik di masa depan.

TUJUAN & MANFAAT TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  2. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  4. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  5. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

 

POKOK-POKOK BAHASAN TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

WORKING CAPITAL

DESKRIPSI TRAINING WORKING CAPITAL

Pelatihan ini memberikan kepada peserta mengenai jenis-jenis modal kerja, bagaimana penentuan modal kerja dan pembelanjaannya. Lebih lanjut lagi dalam pelatihan manajemen modal kerja ini,  peserta akan diberi materi mengenai manajemen kas, manajemen, piutang, manajemen persediaan, yang semua itu adalah elemen-elemen yang ada di dalam manajemen modal kerja.  Setelah itu, peserta diberi materi bagaimana mengukur likuditas dan efektivitas modal kerja.

 

TUJUAN TRAINING WORKING CAPITAL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami mengenai:

  1. Jenis-jenis modal kerja dan bagaimana menentukan besarnya modal kerja dan membelanjainya.
  2. Bagaimana melakukan manajemen kas, manajemen piutang, dan manajemen persediaan.’
  3. Bagaimana melakukan pengukuran likuiditas dan efektivitas investasi pada modal kerja

 

MATERI TRAINING WORKING CAPITAL

  1. Modal kerja dan pembelanjaannya
    • Pengertian modal kerja
    • Trade-off dalam pengambilan keputusan modal kerja
    • Kebijakan pembelanjaan modal kerja
    • Margin of safety
  2. Likuiditas dan efektivitas modal kerja
    • Pengukuran efektivitas modal kerja
    • Rasio keuangan untuk mengukur likuiditas dan efektivitas modal kerja
  3. Manajemen kas dan sekuritas
    • Motif-motif memegang kas
    • Tujuan manajemen kas
    • Metode mempercepat pengumpulan kas dan pengendalian pengeluaran kas
    • Variabel-variabel yang dipertimbangkan dalam investasi surat berharga
    • Model menentukan target saldo kas optimum.
  4. Manajemen Piutang
    • Penentuan standar kredit
    • Pelonggaran standar kredit
    • Pemberian diskon kredit dan temin kredit
    • Piutang tidak tertagih yang terjadi dalam kebijakan kredit
  5. Manajemen Persediaan
    • Persedian material/bahan baku
    • Persediaan barang dalam proses
    • Persediaan barang jadi
    • Konsep ABC
    • Konsep economic order quantity (EOQ)
    • EOQ dengan adanya potongan harga

RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS

OVERVIEW TRAINING PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal perawatan gedung dan fasilitasnya agar  bangunan gedung tersebut dapat berfungsi dengan baik, diantaranya adalah kekuatan konstruksinya apakah masih memenuhi syarat keamanan untuk dihuni dan semua fasilitas dalam bangunan gedung tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak. Untuk itu diperlukan suatu perawatan yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi dari elemen-elemen tersebut sehingga semua instalasinya dapat berfungsi dengan baik.  Hal utama yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan terhadap gedung dan fasilitas yang tersedia didalamnya adalah menyiapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan perawatan. Maka training ini akan membahas mengenai bagaimana melakukan penyusunan anggaran tersebut secara tepat, efektif dan efisien.

 

OBJECTIVES

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami dan mengaplikasikan bagaimana melakukan penyusunan anggaran dalam manajemen perawatan dan pemeliharaan bangunan gedung dan perlengkapannya secara  efektif dan efisien.

 

OUTLINE RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

  1. Ruang lingkup manajemen pemeliharaan bangunan gedung
  2. Perbaikan dan perawatan gedung dan fasilitas
  3. Menyusun anggaran biaya
  4. Maintenance budget compotition
  5. Basic of maintenance budget
  6. Managing a maintenance budget
  7. Jenis rencana anggaran
  8. Studi kasus dan praktek
  9. Evaluasi paktek penyusunan anggaran

COST ACCOUNTING & MANAGEMENT

Akuntansi Biaya dan Manajemen adalah suatu bidang ilmu akuntansi yang dapat membantu manajemen perusahaan dalam proses pengambilan keputusan khususnya atau terkait dengan penentuan harga pokok produksi dan efisiensi biaya operasional. Mengingat pentingnya materi ini, sangat disarankan kepada para pemilik dan executive bisnis agar memiliki kemampuan dalam bidang ini, sehingga memiliki pegangan dalam membawa atau memimpin perusahaan untuk mencapai tujuan yang telah digariskan oleh pemegang saham.

Dalam pelatihan ini, akan banyak diungkapkan teori dan praktek serta rahasia-rahasia dalam proses pengumpulan data dan informasi biaya, sehingga keputusan yang diambil benar-benar mengenai sasaran. Teori yang akan disampaikan dalam pelatihan ini juga dijamin pasti dapat diaplikasikan oleh peserta dalam aktivitasnya sehari-hari, khususnya yang bergerak dalam bidang manufaktur dan tidak tertutup kemungkinan yang sama juga kepada praktisi usaha dalam bidang jasa (services).

Kata kunci dalam memenangkan persaingan saat ini adalah harga yang bersaing dan kualitas nomor satu. Semangat itu akan bisa diwujudkan dengan memahami perilaku biaya dan efisiensi dalam berproduksi.

Materi Training Cost Accounting & Management

HARI PERTAMA:

  1. Perspektif Cost Accounting dalam Cost Management
    • Ilmu akuntansi
    • Perbedaan akuntansi keuangan dan akuntansi manajemen
    • Faktor-faktor dan kunci keberhasilan
    • Sistem perencanaan dan pengendalian
    • Pengendalian istilah dan tujuan biaya
    • Biaya langsung dan tidak langsung
    • Faktor-faktor yang mempengaruhi pengelompokan biaya langsung dan tidak langsung
    • Pola dan perilaku biaya
    • Biaya persediaan dan manufaktur
    • Harga pokok produksi
  2. Cost–Volume–Profit Relationship Analysis
    • Asumsi dasar
    • Rumus dasar
    • Margin kontribusi
    • Titik impas (BEP)
    • Analisis sensitivitas
    • Margin pengaman
    • Leverage operasi
  3. Job Order Costing dan Process Costing
    • Terminologi costing
    • Sistem costing
    • Tujuh langkah job costing
    • Overview job costing
    • Buku besar
  4. Penghitungan Activity Based Costing (ABC) dan Activity Based Management (ABM)
    • Perataan secara umum
    • Over and Undercosting
    • Subsidi silang
    • Hirarki biaya
    • ABC vs skema kalkulasi biaya sederhana
    • Manajemen berdasarkan aktivitas
  5. Just In-Time Product Cost System
    • Biaya terkait dengan harga barang daganga
    • Economic order quantity
    • Reorder point
    • Safety stock
    • Cost of prediction
    • Parameter model JIT Purchasing dan EOQ
    •  Supply chain analysis

HARI KEDUA:

  1. Anggaran Induk Akuntansi Pertanggung-jawaban
    • Definisi anggaran
    • Proses anggaran
    • Keuntungan anggaran
    • Komponen-komponen anggaran
    • Langkah-langkah operasi dasar
    • Flowchart
    • Contralbility
  2. Anggaran Fleksibel, Varians dan Pengendalian Manajemen
    • Konsep dasar
    • Varians
    • Evaluasi
    • Anggaran fleksible
    • Variance dan ayat jurnal
    • Kalkulasi biaya standar
    • Kegunaan varians buat manajemen
    • Varians overhead variable
    • Varians overhead tetap
  3. Perhitungan Biaya Investasi dan Capacity Cost Analysis
    • Kalkulasi biaya persediaan
    • Perbandingan laporan laba rugi
    • Dampak laba komparatif
    • Perbandingan sistem kalkulasi biaya
    • Kinerja dan kalkulasi biaya absorpsi
    • Menangani skema manipulasi biaya
  4. Aplikasi Data/Informasi Biaya dalam Proses Pengambilan Keputusan
    • Informasi dan proses pengambilan keputusan
    • Pengertian relevant
    • Informasi relevant : kuantitatif dan kualitatif
    • Spesial order
    • Analisis biaya relevant
    • Keputusan untuk mebuat atau membeli
    • Biaya opportunis, outsourcing dan constraint
    • Product mix
  5. Return on Investment Analysis:
    • Pemahaman dan penghitungan ROI untuk bisnis awal
    • Pemahanan dan penghitungan ROI untuk bisnis yang sedang berjalan
    • Pemahanan manajemen rasio kas internal
  6. Diskusi/Sharing Experience

APLIKASI ACTIVITY BASED COSTING UNTUK PENENTUAN HARGA JUAL PRODUK

DESKRIPSI TRAINING ACTIVITY BASED COSTING

Salah satu tujuan yang ingin dicapai oleh perusahaan adalah mendapat keuntungan yang maksimal, maka untuk mencapai tujuan tersebut salah satu langkah yang dapat ditempuh yaitu dengan menentukan harga produk atau output yang tepat. Terdapat beberapa metode untuk menentukan harga jual produk, antara lain yaitu metode Activity Based Costing (ABC). Metode Activity Based Costing (ABC) dapat digunakan untuk membantu perusahaan dalam menetapkan harga jual berdasar dari aktivitas-aktivitas yang menimbulkan biaya. Training ini akan membahas mengenai aplikasi atau penggunaan metode Activity Based Costing (ABC) dalam sistem keuangan di perusahaan untuk menentukan harga jual output yang benar dan tepat.

 

TUJUAN TRAINING ACTIVITY BASED COSTING

Setelah mengikiti training ini diharapkan peserta mampu mengaplikasikan  metode Activity Based Costing (ABC) dalam sistem akuntansi keuangan perusahaan.

MATERI TRAINING ACTIVITY BASED COSTING

1. Pengantar dan Konsep dasar

  • Definisi Activity Based Costing (ABC)
  • Pentingnya penggunaan Activity Based Costing (ABC) dalam perusahaan

2. Perbedaan Activity Based Costing (ABC) dengan model tradisional

3. Komponen model Activity Based Costing & hubungannya
4. Prosedur dan Proses penggunaan Activity Based Costing (ABC)

  •  Mengidentifikasikan aktivitas–aktivitas
  • Membebankan biaya ke tiap-tiap aktivitas
  •  Menentukan activity driver
  • Menentukan tarif
  •  Membebankan biaya kepada produk

5. Kunci ukuran kinerja untuk Biaya, Kualitas dan Ketepatan waktu pengiriman.
6. Komponen system Activity Based Costing dan aspek operasional yang merupakan alat manajemen yang penting.
7. Type laporan biaya yang disediakan oleh metode Activity Based Costing & kualitas informasi yang diberikan.
8. Biaya dan keuntungan impelementasi metode Activity Based Costing
9. Studi kasus pengaplikasian Activity Based Costing (ABC)

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

COST ESTIMATING

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

AKUNTANSI BIAYA

DESKRIPSI TRAINING AKUNTANSI BIAYA

Tuntutan untuk terus menerus mengurangi biaya produksi terus menguat. Mengingat semakin ketatnya persaingan yang menuntut perusahaan untuk mampu menghasilkan barang dan jasa semurah mungkin, namun dengan kualitas yang baik. Serta selalu adaptif terhadap perubahan keinginan konsumen. Akan tetapi cukup banyak perusahaan yang mengalami kesulitan dalam menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan diluar perusahaan. Salah satu penyebabnya adalah data-data biaya dari bagian Accounting tidak cukup detail dan memadai untuk memberikan informasi tentang biaya-biaya yang dapat direduksi. Informasi biaya yang ada masih bersifat global dan sekedar memenuhi kebutuhan pelaporan keuangan (akuntansi keuangan). Akibatnya, manajemen tidak mempunyai panduan yang cukup untuk melakukan perubahan dan mengambil keputusan. Bahkan seringkali keputusan yang diambil tidak tepat sasaran, dan tidak berdampak langsung pada pengurangan biaya dan peningkatan profit perusahaan.

MATERI TRAINING AKUNTANSI BIAYA

  • Perubahan-perubahan dalam lingkungan bisnis.
  • Highlight Cost Accounting : dulu, kini dan esok
  • Pengendalian biaya sebagai alat pengambilan keputusan manajemen
  • Job order dan Proses Costing
  • Penghitungan harga pokok produksi
  • Standard Costing dan analisa varian, metode tradisional pengendalian biaya.
  • Alokasi Factory overhead Cost, panduan mengalokasikan biaya produksi
  • Analisa biaya kualitas, kaitannya dengan sistem mutu
  • Identifikasi pemborosan biaya yang tidak memberikan nilai tambah
  • Activity based costing,
  • Informasi biaya yang tidak memberikan nilai tambah
  • Hambatan-hambatan dalam analisa dan pelaporan biaya, decision making dan reduction cost
  • Best Practices cost accounting, cost reduction dan pelaporan keuangan

BUSINESS PLAN AND BUDGETING

DESKRIPSI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dalam operasional bisnis atau perusahaan, hal yang penting untuk diperhatikan antara lain merencanakan dan mengelola kinerja keuangan secara ketat. Salah satu langkah yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut yaitu menciptakan proses penganggaran. Training ini akan memberikan pemahaman tentang proses untuk mempersiapkan rencana bisnis dan anggaran. Dimulai dengan melihat proses perencanaan bisnis, sebelum mengidentifikasi urutan penyusunan anggaran dan berbagai jenis anggaran yang berlaku untuk pengaturan operasional.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat melakukan perencanaan bisnis dan penganggaran perusahaan.

MATERI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

  1. Menentukan jenis rencana bisnis, rencana strategis, rencana operasional dan keuangan;
  2. Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal Perusahaan;
  3. Menyusuna Kebutuhan Sumber daya dan menetapkan anggraan rencana kerja;
  4. Identifikasi pendekatan alternatif untuk penganggaran;
  5. Menentukan elemen kunci dalam penganggaran yang efektif;
  6. Menetapkan langkah pelaksanaan, monitoring dan evaluasi tindakan.

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

BUDGETING & PROFIT PLANNING AND CONTROL

DESKRIPSI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Terdapat 6 tahapan yang dilakukan dalam proses penganggaran dan pengendalian laba perusahaan yaitu : penentuan tujuan perusahaan secara umum, penentuan tujuan secara spesifik setiap departemen, penentuan strategi, perencanaan kebijakan manajemen eksekutif, perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang dan laba tahunan.

 
TUJUAN TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

MATERI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

 

PERHITUNGAN UNIT COST

PENDAHULUAN TRAINING PERHITUNGAN UNIT COST

Dalam memutuskan besarnya tarif yang diberikan atau untuk menyusun besarnya anggaran suatu program pelayanan maka perhitungan unit cost (biaya satuan) akan sangat membantu.

Penentuan unit cost dalam analisis biaya diperlukan untuk mengetahui besarnya biaya yangbenar–benar dibutuhkan untuk menghasilkan suatu produk baik berupa barang ataupun jasa,disamping tujuan lainnya seperti menilai efisiensi dalam anggaran. Biaya satuan (unit cost)sangat penting artinya karena merupakan salah satu dasar dalam menentukan tarif pelayanandan harga suatu produk.

Dengan info biaya satuan maka dapat dianalisa apakah tarif pelayanan / harga produk yangdiberlakukan rasional atau tidak. Seberapa besar tarif yangditetapkan mampu menutupi biayayang dikeluarkan dan dapat pula diperkirakan pada tarif berapa suatu pelayanan memperolehkeuntungan, merugi atau impas (break event point).

Pelatihan ini akna mengulas , memberikan wawasan serta melatih peserta untuk perhitungan unitcost.

TUJUAN TRAINING PERHITUNGAN UNIT COST

  1. Memahami pentingnya unit cost.
  2. Memahami berbagai macam teori biaya.
  3. Memahami mengeluarkan biaya dengan efektif dan efesien

CAKUPAN MATERI TRAINING PERHITUNGAN UNIT COST

Pentingnya Unit Cost dalam Perencanaan Bisnis Strategik Rumah Sakit

  1. Teori Biaya
  2. Langkah-Langkah Pengumpulan Data untuk Penghitungan Unit Cost
  3. Langkah Penyusunan Unit Cost Rumah Sakit
  4. Relative Value Unit
  5. Teori Penghitungan Unit Cost dengan Metode Double Distribusi
  6. Unit Cost sebagai Dasar Pricing Policy di Rumah Sakit
  7. Penyusunan Jasa Medis dan Remunerasi di Rumah Sakit
  8. Latihan Menghitung Unit Cost

BUDGETING AND COST CONTROL

OVERVIEW TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

Sebuah perusahaan dapat mengalami kesulitan finansial akibat kegagalan dalam membuat perencanaan. Sebab perencanaan yang baik menuntut eksekutif perusahaan mengetahui tentang kemampuan sumber dayanya dan adanya rencana-rencana rinci dalam menggunakan sumber daya tersebut di waktu mendatang. Karenanya sangatlah penting untuk perusahaan menyiapkan perencanaan yang baik dan hati-hati dalam membangun kesehatan organisasinya.

Bentuk kuantitatif dari sebuah perencanaan perusahaan adalah anggaran atau budget. Selain untuk perencanaan, budget ini juga akan berperan penting dalam pengendalian biaya, pengukuran kinerja perusahaan dan salah satu alat untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar departemen. Serta dapat pula berfungsi sebagai standard yang dapat mengendalikan penggunaan sumber daya agar tepat sasaran.

Untuk itu sebuah anggaran yang dapat berjalan sukses haruslah dapat memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik serta mampu memastikan dilakukannya langkah-langkah untuk mencapai tujuan perusahaan dalam meningkatkan laba, cash flow perusahaan dan keberlanjutan hidupnya yang lebih baik di masa depan.

TUJUAN & MANFAAT TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  2. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  4. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  5. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

 

POKOK-POKOK BAHASAN TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

COST CONTROL

Deskripsi Training Cost Control

Beberapa jabatan penting yang menangani masalah keuangan suatu perusahaan tentu harus mengetahui dengan pasti dan benar bagaimana langkah ataupun cara yang benar mengelola segala unsur dari segi keuangan mengingat keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Biaya yang masuk dalam aspek keuangan perusahaan adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tentunya harus dikontrol sedemikian rupa agar biaya tersebut dapat diminimalisir dan juga pihak perusahaan dapat mengetahui apakah biaya yang dikeluarkan tersebut dapat digunakan secara efektif. Mengingat orientasi utama bisnis adalah laba maka biaya harus diminimalisir sedemikian rupa agar laba yang didapatkan daoat optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukanlah strategi-strategi khusus untuk mengontrol biaya.



Tujuan & Manfaat Training Cost Control

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja
  5. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  6. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  7. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  8. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  9. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

Materi Training Cost Control 

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • The Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS

OVERVIEW TRAINING PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal perawatan gedung dan fasilitasnya agar  bangunan gedung tersebut dapat berfungsi dengan baik, diantaranya adalah kekuatan konstruksinya apakah masih memenuhi syarat keamanan untuk dihuni dan semua fasilitas dalam bangunan gedung tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak. Untuk itu diperlukan suatu perawatan yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi dari elemen-elemen tersebut sehingga semua instalasinya dapat berfungsi dengan baik.  Hal utama yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan terhadap gedung dan fasilitas yang tersedia didalamnya adalah menyiapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan perawatan. Maka training ini akan membahas mengenai bagaimana melakukan penyusunan anggaran tersebut secara tepat, efektif dan efisien.

 

OBJECTIVES

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami dan mengaplikasikan bagaimana melakukan penyusunan anggaran dalam manajemen perawatan dan pemeliharaan bangunan gedung dan perlengkapannya secara  efektif dan efisien.

 

OUTLINE RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

  1. Ruang lingkup manajemen pemeliharaan bangunan gedung
  2. Perbaikan dan perawatan gedung dan fasilitas
  3. Menyusun anggaran biaya
  4. Maintenance budget compotition
  5. Basic of maintenance budget
  6. Managing a maintenance budget
  7. Jenis rencana anggaran
  8. Studi kasus dan praktek
  9. Evaluasi paktek penyusunan anggaran

RAB Konstruksi ( Rencana Anggaran Biaya Konstruksi )

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

Budget Modelling using Ms. Excel

Microsof Excel masih merupakan spreadsheet yang sangat aplikatif dan popular dalam menyusun budget. vMasih banyak perusahaan yang menggunakan program ini. Disamping sangat user friendly dan popular. Untuk dapat memanfaatkan dalam menyusun budget, perlu diketahui bagaimana mengoptimalisasi kemampuan program excel dan kebutuhan budget itu sendiri.



TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  •  Mamahami proses budget cycle dan form serta report yang dibutuhkan
  • Mamahami bagaimana membuat spreadsheet yang efisien dan efektif sehingga dapat mengurangi spreadsheet yang banyak dan kesalahan
  • Membuat budget package dan analisa yang dibutuhkan
  • Memahami bagaimana mengkonsolidasi report-report yang dibutuhkan menjadi proforma laporan keuangan
  • Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Macro pada Excel
  • Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Excel dalam melakukan “What If Analysis”

POKOK-POKOK BAHASAN BUDGET MODELLING

  •  Budgeting cycle dan Report yang dibutuhkan
  •  Fasilitas Excel
  •  Membangun Spreadsheet hingga menjadi Proforma Laporan Keuangan
  • Teknik mengupdate budget package dengan mudah
  •  Bagaimana mengoptimalisasi fungsi audit trail
  • Fasilitas Makro
  • Membuat report-report dalam menganalisa budget
  • What if analysis

PENGANGGARAN DAN MENGEKSPLORASI PERAMALAN , PENGENDALIAN BIAYA DAN MASALAH PERILAKU

TUJUAN & MANFAAT TRAINING PENGANGGARAN DAN PENGENDALIAN BIAYA

  1. Mengoptimalkan kemampuan penganggaran organisasi untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan dalam pendapatan dan kembali di saat fluktuasi karena iklim, musiman, faktor-faktor politik dan keuangan.
  2. Menganalisis dasar-dasar Manajemen Keuangan dan di mana penganggaran cocok menjadi gambaran yang lebih besar
  3. Mengembangkan perkiraan untuk penjualan dan laba kotor dengan pertimbangan terhadap semua faktor internal dan eksternal yang relevan dengan ramalan.
  4. Membedakan data untuk keperluan biaya dari data yang diperlukan untuk akuntabilitas eksternal dan bahwa yang diperlukan untuk memberikan manajemen dengan wawasan tepat waktu untuk membuat keputusan yang lebih baik.
  5. Meninjau kesalahan umum yang dilakukan selama hasil peramalan menyelesaikan dan dampaknya terhadap organisasi.
  6. Mendapatkan kepercayaan pada pengendalian biaya dan alat peramalan melalui Double-Loop

 

CAKUPAN MATERI TRAINING PENGANGGARAN DAN PENGENDALIAN BIAYA

  1. Hari-1: Memperkuat Strategi Penganggaran
    1. Reviewing the accounting processes leading to the financial statements in the form of the Balance Sheet, Income Statement, Statement of Changes in Equity and the crucial Cash Flow Statement
    2. Employing Capital Budgeting concepts to ensure more efficiency in the allocation of scarce resources
    3. Establishing budgeting and profit planning techniques to acquire, finance and distribute the required resources and to achieve the required profit expectations
    4. Being aware of Financial Analysis and Ratios principles, which can be applied to strengthen the budgeting system
  2. Hari-2: Eksplorasi Peramalan, Pengendalian Biaya dan Masalah Perilaku
    1. Making the most out of calculating costs including inventory using budgetary control via Activity Based Costing and Standard Costing systems
    2. Discovering various forecasting techniques that will provide correct estimations for sales, expenses and other budgeted items
    3. Reaping the benefit of implementing the Balance Scorecard towards cost control and forecasting for realistic financial figures
    4. Finding out the best methods to take charge of behavioral issues that enhances and gives a positive impact to your budgeting plans
    5. Case Study and interactive session: Summary and Implementation

RAB Konstruksi ( Rencana Anggaran Biaya Konstruksi )

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

Cost Estimating

Deskripsi Training Cost Estimating

Salah satu elemen terpenting dalam manajemen Proyek khususnyadi pertambangan adalah masalah penganggaran dalam proyek dan kontrak.Apabila terjadi kesalahan dalam pemganggaran atau dalam pengelolaan biaya, maka hal ini tentu akan saat merugikan bagi banyak pihak. Training initidak hanya akan menguraikan teknik biaya dalam memperkirakan metode , tetapi juga akan menempatkan ini dalam kaitannya dengan akurasi estimasi dan proyeksi.

Tujuan Training Cost Estimating

  1. Lebih memahami bagaimana cara memperkirakan anggaran proyek yang akurat
  2. Membantu tim proyek untuk melaksanakan proyek-proyek sedemikian rupa sehingga proyek akan selesai dalam waktu dalam budget.
  3. Mengerti kebutuhan yang berbeda dalam memperkirakan seluruh siklus hidup proyek.

Materi Training Cost Estimating

  1. Ruang lingkup Proyek Minerba
    • Profil kegiatan dan aktivitas proyek Minerba
    • Tahap siklusproyek dalam Minerba
  2. Perencanaan Sumber Daya
    • Jenis-jenis sumber daya yang digunakan’
    • Perencanaan biaya : direct cost dan indirect cost
  3. Perkiraanbiaya / Cost estimating
  4. Metode Factor Estimating
    • Factor Estimating Method_0.6 Exponent or Power Factor
    • Factor Estimating Method_Lang Method
    • Factor Estimating Method_Hand Method
    • Factor Estimating Method _Improved Factor Method
  5. Metode Quantitative Estimating
    • Quantitative Piping & Pipelines
    • Quantitative Civil & Structural Steel
    • Quantitative Mechanical Equipment
    • Quantitative E & I Equipment
    • Quantitative Indirect Cost
  6. Metode Detail Estimate
  7. Cost Controlling
  8. Work Breakdown Structure (WBS)
    • Area / Lokasi pekerjaan
    • Kategori pekerjaan (berdasarkan Disiplin Ilmu / Tenaga kerja dan Peralatan
    • Spesifikasi pekerjaan
    • Berdasarkan para pihak / Kontraktor yang mengerjakan
  9. Studi kasus

BUDGETING & PROFIT PLANNING AND CONTROL

Deskripsi Training Budgeting, Profit Planning and Control

Budgeting, profit planning and control atau sering disebut pengaggaran perusahaan adalah materi pelatihan yang memberikan pemahaman tentang proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif.  Beberapa tahapan dalam proses tersebut adalah:

  •  Penentuan tujuan perusahaan secara umum
  • Penentuan tujuan secara spesifik untuk setiap bagian (departemen) perusahaan
  • Penentuan strategi perusahaan
  • Perencanaan kebijakan manajemen eksekutif
  • Perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang
  • Perencanaan laba taktis (tahunan)

 

Tujuan Training Budgeting, Profit Planning and Control

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

 

Materi Training Budgeting, Profit Planning and Control

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

BUSINESS PLAN AND BUDGETING

DESKRIPSI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dalam operasional bisnis atau perusahaan, hal yang penting untuk diperhatikan antara lain merencanakan dan mengelola kinerja keuangan secara ketat. Salah satu langkah yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut yaitu menciptakan proses penganggaran. Training ini akan memberikan pemahaman tentang proses untuk mempersiapkan rencana bisnis dan anggaran. Dimulai dengan melihat proses perencanaan bisnis, sebelum mengidentifikasi urutan penyusunan anggaran dan berbagai jenis anggaran yang berlaku untuk pengaturan operasional.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat melakukan perencanaan bisnis dan penganggaran perusahaan.

MATERI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

  1. Menentukan jenis rencana bisnis, rencana strategis, rencana operasional dan keuangan;
  2. Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal Perusahaan;
  3. Menyusuna Kebutuhan Sumber daya dan menetapkan anggraan rencana kerja;
  4. Identifikasi pendekatan alternatif untuk penganggaran;
  5. Menentukan elemen kunci dalam penganggaran yang efektif;
  6. Menetapkan langkah pelaksanaan, monitoring dan evaluasi tindakan.

Pembiayaan syariah dengan akad MMQ

Deskripsi

Lembaga Keuangan Syariah (LKS) sangat berkembang di Indonesia, terbukti dengan banyaknya bermunculan bank-bank syariah (baik berbentuk BUS atau UUS), BPRS, Multifinance Syariah, bahkan Lembaga Keuangan Mikro Syariah seperti BMT (Baitul Mal Wal Tamwil) yang rata-rata berbadan hukum Koperasi (KJKS).
Berbagai LKS tersebut menawarkan bermacam produk pembiayaan syariah untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan nasabah-nasabahnya. Namun hingga saat ini, akad syariah yang dipakai dalam produk pembiayaan tersebut masih menggunakan akad Murabahah. Akad Murabahah mempunyai pangsa pemakaian lebih dari 60% dari seluruh portofolio pembiayaan syariah yang ada di Indonesia.
Akad Murabahah mempunyai kelemahan dalam hal pemberian pembiayaan yang mempunyai jangka waktu panjang (misal KPR), dimana membutuhkan pricing yang tinggi. Karena karakteristik inilah maka tercipta paradigma di mata masyarakat bahwa pembiayaan syariah selalu lebih mahal daripada pembiayaan konvensional.
Untuk menghapus paradigma tersebut, DSN MUI telah menawarkan suatu akad yang mempunyai karakteristik pricing yang flexible, yaitu akad Musyarakah Mutanaqisah (MMQ). DSN MUI melalui Fatwa no.73/2008 menyatakan bahwa akad MMQ boleh digunakan untuk pembiayaan syariah.
Pembiayaan syariah dengan akad MMQ dapat diterapkan pada:

  • Bank Umum Syariah / Unit Usaha Syariah
  • BPR Syariah
  • Multifinance Syariah
  • Koperasi Jasa Keuangan Syariah

Produk-produk LKS yang dapat menggunakan akad MMQ antara lain:

  • KPR iB (pembiayaan property)
  • KKB iB (pembiayaan kendaraan bermotor)
  • KMG / KTA iB (pembiayaan multiguna)
  • Pembiayaan Investasi iB
  • Joint Financing iB
  • Pembiayaan KopKar iB
  • Dll.



Tujuan Pelatihan Pembiayaan syariah dengan akad MMQ

Training ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai akad syariah MMQ agar dapat digunakan dalam pengembangan produk di Lembaga Keuangan Syariah. Yang diharapkan dari para peserta training setelah pelatihan dilaksanakan:

  1. Memahami akad syariah MMQ sesuai dengan Fatwa DSN dan ketentuan otoritas lainnya.
  2. Dapat menerapkan akad syariah MMQ secara tepat guna dan hasil guna dalam produk-produk pembiayaan syariah yang dibutuhkan masyarakat.
  3. Memperkuat karakteristik produk-produk dari LKS masing-masing sehingga dapat bersaing dengan produk-produk pembiayaan konvensional.



Outline Materi Pelatihan Pembiayaan syariah dengan akad MMQ

Hari-1

  1. Konsep dan Regulasi
    • MMQ ≠ Kredit
    • Fiqih MMQ
    • Fatwa-Fatwa DSN terkait MMQ
    • Regulasi BI terkait MMQ
    • MMQ Asset vs MMQ non-Asset
  2. Karakteristik MMQ Asset
    • Unsur-unsur Akad MMQ
    • Obyek Sewa sesuai Produk :
      • Consumer Financing : KPR, KPM, KMG
      • Commercial Financing : Term / Investment / Asset Financing
      • Supplier Obyek Sewa
      • Cara kerja MMQ-Asset
  1. Desain Pembiayaan
    • Desain struktur pembiayaan
    • Line Facility dan penarikan bertahap
    • Take Over dan Refinancing
    • Produk berbasis MMQ
  2. Harga Sewa & Bagi Hasil
    • Definisi Harga Sewa
    • Penentuan Harga Sewa
    • Contoh kasus
    • Jadwal angsuran dan Nisbah bagi hasil
    • Pelunasan dipercepat (Prepayment)

Hari-2

  1. Likuidasi Pembiayaan
    • Tunggakan dan Default
    • Perhitungan posisi default dan Nisbah bagi hasil default
    • Contoh kasus :
      • Hasil penjualan aset > dari sisa O/S
      • Hasil penjualan aset < dari sisa O/S
  1. Aspek Legal / Perjanjian
    • Title of Document Asset Sewa
    • Klausul Pembentukan Syirkah
    • Klausul Modal Syirkah
    • Klausul Kepemilikan Aset
    • Klausul Sewa – Ijarah
    • Klausul Default / Wanprestasi
    • Klausul Nisbah Bagi Hasil – Default
  2. Akunting & IT
    • Jurnal Dasar Akunting MMQ
    • Skema Dasar Sistem IT MMQn
  3. IMBT vs MMQ
    • Perbandingan IMBT vs MMQ dari berbagai aspek :
      • Hubungan hukum
      • Kepemilikan asset
      • Fatwa DSN
      • MarComm
      • PSAK
      • Depresiasi
      • Pengalihan asset
      • Dokumen legal

PERHITUNGAN UNIT COST

OVERVIEW

Rumah sakit sebagai pusat pelayanan kesehatan masyarakat saat ini mulai dituntut kinerjanya seiring dengan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan. Biaya pelayanan kesehatan tidak dipungkiri semakin meningkat. Rumah sakit sebagai penyelenggara layanan kesehatan mempunyai beban tersendiri untuk bisa memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan adil bagi masyarakat. Hal ini mendorong seluruh elemen, baik pihak rumah sakit maupun stakeholder untuk menghitung secara riil berapa biaya pelayanan yang dibutuhkan sehingga bisa menjadi alat advocacy dalam pembiayaan pelayanan kesehatan.

Dikeluarkannya PP No 23 th 2005 tentang Badan Layanan Umum (BLU) oleh Departemen Keuangan dan Permendagri No. 61 Tahun 2007 tentang Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) menuntut rumah sakit harus banyak berbenah terutama dari sisi keuangan dan akuntabilitasnya. Jasa pelayanan yang diberikan harus bermutu lebih baik, penanganan pasien lebih cepat, harga relatif murah dan bermanfaat. Salah satu program yang menuntut akan hal ini adalah dengan mulai diberlakukannya program BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) yang merupakan konversi dari program JAMSOSTEK, dimana program ini sudah mulai diimplementasikan secara bertahap pada awal tahun 2014. Menanggapi program tersebut tentunya terjadi banyak kendala dalam hal pengelolaan rumah sakit, sistem dan prosedur pengelolaan sumber daya, dimana salah satu aspek yang menuntut akan hal ini adalah terkait dengan penentuan dalam mempertimbangkan cost operasional rumah sakit, yang nantinya akan berpengaruh terhadap tarif yang ditetapkan rumah sakit. Oleh karena itu penting adanya pengetahuan terkait dengan perhitungan cost rumah sakit, dimana rumah sakit harus mampu melakukan analisabiaya satuan, analisa kompetitor, analisa kemampuan kapasitas pelayanan kesehatan dan lainnya yang sesuai dengan situasi kondisi masing-masing rumah sakit.

Good governance telah menjadi isu sentral saat ini, akuntanbilitas manajemen menjadi suatu unsur yang sangat penting. Untuk mengakomodir akuntabilitas terutama dalam tarif layanan rumah sakit, penghitungan unit cost menjadi sesuatu yang penting untuk dibuat sehingga pengambilan keputusan yang diambil mempunyai dasar yang kuat. Program pelatihan ini terkait dengan proses pengelolahan dan perhitungan rumah sakit. Dengan memperhatikan kaidah dan prinsip yang berlaku dalam sistem manajemen keuangan, salah satunya seperti analisa biaya rumah sakit, yaitu perhitungan biaya yang telah dikeluarkan selama 1 periode di rumah sakit. Hal ini bertujuan, agar diketahui biaya satuan per layanan di rumah sakit, oleh karenanya diperlukan langkah-langkah pendistribusian biaya yang merupakan kegiatan membagi habis seluruh biaya dari unit penunjang ke unit utama



TUJUAN

Tujuan pelatihan ini bagi peserta adalah:

  • Memberikan pengetahuan dan pemahaman kepada sumber daya rumah sakit khususnya bagian keuangan mengenai pentinganya unit cost dan bagaimana mengeluarkan biaya dengan efektif & efisien.
  •  Mampu menghitung unit cost rumah sakit dalam menjalankan operasional pelayanan kesehatan.
  • Mampu melakukan analisa-analisa terhadap perhitungan biaya cost operasional per unit maupun keseluruhan.

MATERI PELATIHAN PERHITUNGAN UNIT COST

  • Pentingnya Unit Cost dalam Perencanaan Bisnis Strategis Rumah Sakit
  • Prinsip dan konsep dasar pembiayaan rumah sakit:
  1. Analisa beban biaya
  2.  Break event point
  3.  Tujuan dan manfaat alokasi biaya dan implementasi pengalokasian cost rumah sakit
  • Teori Biaya
  • Langkah-Langkah Pengumpulan Data untuk Penghitungan Unit Cost
  •  Langkah Penyusunan Unit Cost Rumah Sakit
  • Relative Value Unit
  • Teknik dan metode pengalokasian biaya cost rumah sakit: step down distribution dan double distribution
  • Unit Cost sebagai Dasar Pricing Policy di Rumah Sakit
  • Penyusunan Jasa Medis dan Remunerasi di Rumah Sakit
  • Simulasi dan study kasus perhitungan unit cost rumah sakit.
  • Analisa dan evaluasi

COST REDUCTION STRATEGY

DESKRIPSI TRAINING COST REDUCTION STRATEGY

Awal abad ke 21 ini, persaingan antar perusahaan semakin ketat. Sebab, liberalisasi, keterbukaan informasi dan revolusi teknologi membuat customer semakin mempunyai banyak pilihan terhadap produk yang dibutuhkannya. Kemampuan perusahaan untuk mengendalikan harga jual pun kini menjadi terbatas. Tidak lagi mudah bagi produsen mematok laba yang tinggi dengan menaikkan harga. Sebab harga yang tinggi membuat produk tersebut akan dijauhi oleh pembelinya. Pembeli akan lebih beralih ke produk yang berkualitas baik, namun berharga murah, serta mempunyai layanan purna jual cepat dan mudah.

Ironisnya, dengan kondisi pasar yang semakin sulit ini, manajemen justru dituntut untuk meningkatkan laba perusahaan. Tidak ada pilihan lain, bahwa tuntutan itu hanya bisa dilakukan jika perusahaan mampu menurunkan biaya (cost reduction) dan menghilangkan proses-proses yang tidak memberikan nilai tambah.

Namun, untuk sukses melakukannya tidaklah mudah. Dibutuhkan komitmen yang tinggi dari manajemen dan keterlibatan semua unsur dalam perusahaan. Tidak hanya bagian produksi, tapi juga bagian marketing, support produksi dan administrasi. Sehingga dalam konteks ini ego beberapa bagian yang merasa merekalah yang harus mendapatkan benefit tertinggi karena merasa paling berpengaruh bagi kelanjutan perusahaan menjadi tidak menemukan relevansinya.

 

TUJUAN TRAINING COST REDUCTION STRATEGY

Setelah mengikuti training dan workshop ini, maka diharapkan peserta dapat:

  1. Memahami filosofi konsep serta manfaat dari cost reduction
  2. Memahami kondisi-kondisi yang dibutuhkan dalam penerapan cost reduction policy
  3. Memahami metode-metode identifikasi non-added value proses, metode untuk peningkatan efektivitas dengan cost reduction
  4. Mengetahui kendala-kendala dalam penerapan cost reduction
  5. Mengetahui Best Practice dalam cost reduction

  

MATERI TRAINING COST REDUCTION STRATEGY

  • Filosofi dan perkembangan konsep Cost Reduction, tantangan dan hambatan
  • Kendala-kendala dalam penerapan cost reduction
  • Syarat paling utama Cost Reduction : Komitment Management – The Leader bukan The Manager
  • Reduction cost, Profit = Price – Cost, bukan Price = Cost + Profit
  • Identifikasi proses-proses yang menaikkan biaya : pemborosan, ketidakseimbangan, dan kelebihan beban (Muda, Mura, Muri)
  • Metode-metode melakukan dan analisis cost reduction :
  1. Budgeting : filter awal pengendalian biaya
  2. Risk management & Risk analysis
  3. Standard cost dan Activity based costing/management (ABC/M)
  4. Lean Manufacturing : Pull System, Heijunka, one piece flow, value stream mapping, dll
  5. Six Sigma · Dll
  • Kebijakan 5R/5S dan aplikasi dalam tempat kerja (gemba)
  • Identifikasi dan pengendalian proses terhadap fraud (kecurangan)
  • Perbaikan terus menerus (kaizen)
  1.  Perbedaan antara kaizen dan inovasi
  2. Pembentukan gugus kendali mutu (QCC)
  3. Kelompok belajar/improvement (Jishuken)
  • Kegagalan-kegalan dalam penerapan Cost Reduction Program
  • Keberlanjutan Cost Reduction Program
  1. Review, Standardisasi dan pembuatan SOP
  2. Membangun budaya Activity based Cost Reduction
  • Best practice dalam Cost Reduction:
  1. Cost reduction di Produksi
  2. Cost Reduction di Quality Assurance
  3. Cost reduction di Finance & Administrasi
  4.  Cost reduction di Marketing
  • Cost reduction di collection

BUDGETING AND COST CONTROL

OVERVIEW TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

Sebuah perusahaan dapat mengalami kesulitan finansial akibat kegagalan dalam membuat perencanaan. Sebab perencanaan yang baik menuntut eksekutif perusahaan mengetahui tentang kemampuan sumber dayanya dan adanya rencana-rencana rinci dalam menggunakan sumber daya tersebut di waktu mendatang. Karenanya sangatlah penting untuk perusahaan menyiapkan perencanaan yang baik dan hati-hati dalam membangun kesehatan organisasinya.

Bentuk kuantitatif dari sebuah perencanaan perusahaan adalah anggaran atau budget. Selain untuk perencanaan, budget ini juga akan berperan penting dalam pengendalian biaya, pengukuran kinerja perusahaan dan salah satu alat untuk meningkatkan komunikasi dan koordinasi antar departemen. Serta dapat pula berfungsi sebagai standard yang dapat mengendalikan penggunaan sumber daya agar tepat sasaran.

Untuk itu sebuah anggaran yang dapat berjalan sukses haruslah dapat memotivasi karyawan untuk melakukan pekerjaan dengan lebih baik serta mampu memastikan dilakukannya langkah-langkah untuk mencapai tujuan perusahaan dalam meningkatkan laba, cash flow perusahaan dan keberlanjutan hidupnya yang lebih baik di masa depan.

TUJUAN & MANFAAT TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  2. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  3. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  4. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  5. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

 

POKOK-POKOK BAHASAN TRAINING BUDGETING AND COST CONTROL

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

COST CONTROL

Deskripsi Training Cost Control

Beberapa jabatan penting yang menangani masalah keuangan suatu perusahaan tentu harus mengetahui dengan pasti dan benar bagaimana langkah ataupun cara yang benar mengelola segala unsur dari segi keuangan mengingat keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Biaya yang masuk dalam aspek keuangan perusahaan adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tentunya harus dikontrol sedemikian rupa agar biaya tersebut dapat diminimalisir dan juga pihak perusahaan dapat mengetahui apakah biaya yang dikeluarkan tersebut dapat digunakan secara efektif. Mengingat orientasi utama bisnis adalah laba maka biaya harus diminimalisir sedemikian rupa agar laba yang didapatkan daoat optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukanlah strategi-strategi khusus untuk mengontrol biaya.



Tujuan & Manfaat Training Cost Control

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja
  5. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  6. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  7. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  8. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  9. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional

Materi Training Cost Control 

  1. Principles of Budgeting and Cost Control
    • The Critical Functions of Management
    • The Budget as a Key Financial Statement
    • Development of internal control
    • Key elements of cost control
  2. The budgeting cycles
    • Environmental analysis
    • Formulating company objective and strategy
    • Tactical and operating plan
    • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors
  3. Expense Budgeting
    • Zero-based budgeting
    • Activity base
    • Fund available
    • Detail and Completeness
    • Allocations from Cost Centers
  4. Budgeting and Costing Techniques
    • Forecasting Methods
    • Break-even Analysis
    • Use of Standards
    • Trend Analysis
    • Cost Estimation
  5. Project Budgeting
    • Project Planning
    • Direct and Indirect Projects Costs
  6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis
    • Guideline of capital expenditure
    • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return
  7. Cost Control and Management Budget Reports
    • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
    • Understanding the Need for Timeliness and Precision
    • Variance Analysis

RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS

OVERVIEW TRAINING RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam hal perawatan gedung dan fasilitasnya agar  bangunan gedung tersebut dapat berfungsi dengan baik, diantaranya adalah kekuatan konstruksinya apakah masih memenuhi syarat keamanan untuk dihuni dan semua fasilitas dalam bangunan gedung tersebut masih berfungsi dengan baik atau tidak. Untuk itu diperlukan suatu perawatan yang tepat dan sesuai dengan spesifikasi dari elemen-elemen tersebut sehingga semua instalasinya dapat berfungsi dengan baik.  Hal utama yang perlu diperhatikan sebelum melakukan perawatan terhadap gedung dan fasilitas yang tersedia didalamnya adalah menyiapkan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan perawatan. Maka training ini akan membahas mengenai bagaimana melakukan penyusunan anggaran tersebut secara tepat, efektif dan efisien.

 

OBJECTIVES

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat memahami dan mengaplikasikan bagaimana melakukan penyusunan anggaran dalam manajemen perawatan dan pemeliharaan bangunan gedung dan perlengkapannya secara  efektif dan efisien.

 

OUTLINE RAB PEMELIHARAAN BANGUNAN GEDUNG DAN FASILITAS  

  1. Ruang lingkup manajemen pemeliharaan bangunan gedung
  2. Perbaikan dan perawatan gedung dan fasilitas
  3. Menyusun anggaran biaya
  4. Maintenance budget compotition
  5. Basic of maintenance budget
  6. Managing a maintenance budget
  7. Jenis rencana anggaran
  8. Studi kasus dan praktek

BUSINESS PLAN AND BUDGETING

DESKRIPSI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dalam operasional bisnis atau perusahaan, hal yang penting untuk diperhatikan antara lain merencanakan dan mengelola kinerja keuangan secara ketat. Salah satu langkah yang efektif dalam mencapai tujuan tersebut yaitu menciptakan proses penganggaran. Training ini akan memberikan pemahaman tentang proses untuk mempersiapkan rencana bisnis dan anggaran. Dimulai dengan melihat proses perencanaan bisnis, sebelum mengidentifikasi urutan penyusunan anggaran dan berbagai jenis anggaran yang berlaku untuk pengaturan operasional.

TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

Dengan mengikuti training ini diharapkan peserta dapat melakukan perencanaan bisnis dan penganggaran perusahaan.

MATERI TRAINING BUSINESS PLAN AND BUDGETING

  1. Menentukan jenis rencana bisnis, rencana strategis, rencana operasional dan keuangan;
  2. Analisis Lingkungan Internal dan Eksternal Perusahaan;
  3. Menyusuna Kebutuhan Sumber daya dan menetapkan anggraan rencana kerja;
  4. Identifikasi pendekatan alternatif untuk penganggaran;
  5. Menentukan elemen kunci dalam penganggaran yang efektif;
  6. Menetapkan langkah pelaksanaan, monitoring dan evaluasi tindakan.

Budget Modelling using Ms. Excel

Deskripsi

Microsof Excel masih merupakan spreadsheet yang sangat aplikatif dan popular dalam menyusun budget. vMasih banyak perusahaan yang menggunakan program ini. Disamping sangat user friendly dan popular. Untuk dapat memanfaatkan dalam menyusun budget, perlu diketahui bagaimana mengoptimalisasi kemampuan program excel dan kebutuhan budget itu sendiri.



TUJUAN & MANFAAT PELATIHAN

  •  Mamahami proses budget cycle dan form serta report yang dibutuhkan
  • Mamahami bagaimana membuat spreadsheet yang efisien dan efektif sehingga dapat mengurangi spreadsheet yang banyak dan kesalahan
  • Membuat budget package dan analisa yang dibutuhkan
  • Memahami bagaimana mengkonsolidasi report-report yang dibutuhkan menjadi proforma laporan keuangan
  • Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Macro pada Excel
  • Memahami bagaimana menggunakan fasilitas Excel dalam melakukan “What If Analysis”

POKOK-POKOK BAHASAN BUDGET MODELLING
  •  Budgeting cycle dan Report yang dibutuhkan
  •  Fasilitas Excel
  •  Membangun Spreadsheet hingga menjadi Proforma Laporan Keuangan
  • Teknik mengupdate budget package dengan mudah
  •  Bagaimana mengoptimalisasi fungsi audit trail
  • Fasilitas Makro
  • Membuat report-report dalam menganalisa budget
  • What if analysis

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan Training Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

RAB Konstruksi

Deskripsi Training RAB Konstruksi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.

Tujuan Training RAB Konstruksi

Setelah mengikuti training RAB konstruksi ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Training RAB Konstruksi

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus