Daily Archives: Juni 9,

KOMPRESSOR : PERAWATAN KOMPRESSOR

TUJUAN PELATIHAN KOMPRESSOR : PERAWATAN KOMPRESSOR

Memberikan pengetahuan dasar tentang jenis, cara kerja kompressor dan perawatannya.

MATERI PELATIHAN KOMPRESSOR : PERAWATAN KOMPRESSOR

  • Prinsip kerja dan  Klasifikasi
  • Instalasi dan Pemipaan
  • Komponen compressor dan fungsinya
  • Pemeri
  • ksaan dan Pemeliharaan

 

Iklan

PIGGING OPERATIONS

OUTLINE PIGGING OPERATIONS MATERIAL TRAINING:

  1. The functions of pigging
  2. Terminology
  3. The different types of pigs
  4. In-line inspection by intelligent pigs
  5. Pigging representation and data
  6. Pigging auxiliaries
  7. Dimensioning
  8. Operating parameters
  9. The pigging operation
  10. Troubleshooting



Electrical Facilities : Installation and Maintenance

Tujuan Training Electrical Facilities

Setelah selesai mengikuti kursus Electrical Facilities ini, peserta diharapkan akan mengerti dan memahami pengoperasian dan pengendalian SCADA system dalam penerapan aplikasinya di industri migas ataupun di industri lainnya.

Materi Training Electrical Facilities

  1. Definition of terms.
  2. Introduction to SCADA and how it works.
  3. Communication requirement.
  4. Remote terminal unit (RTU).
  5. Field Devices and wiring methods.
  6. Data communication/networking.
  7. Master terminal unit and configuration.
  8. Applications in electric power distribution.
  9. Application in oil & gas production & distribution
  10. Application in other industries.
  11. Troubleshooting.

 

Mechanical Maintenance Training

Latar Belakang Mechanical Maintenance Training

Setiap mesin terdiri dari berbagai sambungan (sambungan baut) dan transmisi. Transmisi merupakan bagian utama yang berfungsi untuk memindahkan tenaga dan putaran dari penggerak dengan yang digerakan. Agar Transmisi memiliki  keandalan tinggi dan umur yang panjang maka ketepatan pemilihan dan perawatan serta perakitan trasmisi sangat diperlukan.

Tujuan Mechanical Maintenance Training

  • Memahami macam baut dan standar pengencangan
  • Memahami dan mampu melakukan shaft alignment
  • Memahami macam-macam transmisi mekanik
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian bantalan gelinding (rooling bearing)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian kopling
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi sabuk V (V-belt)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi sabuk gigi (timing belt)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi rantai (chain)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi roda gigi (gear)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian transmisi kotak roda gigi (gear box)
  • Memahami standar pemilihan dan pemakaian pelumas transmisi dan grease
  • Dapat melakukan pelepasan dan pemasangan komponen transmisi mekanik

Materi Mechanical Maintenance Training

  • Sambungan Ulir (screw fastener)
  • Penyebarisan poros (shaft alignment)
  • Bantalan gelinding (rooling bearing)
  • Kopling
  • Transmisi sabuk V (V-belt)
  • Transmisi sabuk gigi (timing belt)
  • Transmisi rantai (chain)
  • Roda gigi (gear)
  • Transmisi kotak roda gigi (gear box)
  • Pelumas Transmisi dan grease

Perawatan Peralatan Listrik

Tujuan Pelatihan Perawatan Peralatan Listrik

Menghasilkan Tenaga Teknik ketenagaan Listrik Industri yang memiliki kemampuan/keahlian memelihara peralatan listrik industri.

Sasaran Pelatihan Perawatan Peralatan Listrik

Setelah mengikuti pelatihan Perawatan Peralatan Listrik ini peserta mampu :

  • Mengenali/familier dengan konstruksi, pemasangan dan operasi peralatan listrik industri
  • Memahami spesifikasi dan pembacaan Nameplate peralatan listrik
  • Menangani pemeliharaan peralatan listrik industri
  • Melakukan trouble-shooting pada peralatan listrik industri

Materi Pelatihan Perawatan Peralatan Listrik

1. Switchgear dan Perangkat Pengaman

  • Konstruksi
  • Pemasangan
  • Operasi
  • Nameplate & spesifikasi
  • Pemeliharaan
  • Pelacakan Gangguan

2. Kontaktor dan Thermal Overload relay

  • Kontaktor
  • Pemasangan
  • Operasi
  • Nameplate & spesifikasi
  • Pemeliharaan
  • Pelacakan Gangguan

3. Motor Asinkron 3 Ph

  • Konstruksi
  • Pemasangan
  • Operasi
  • Nameplate & spesifikasi
  • Pemeliharaan
  • Pelacakan Gangguan

4. Trafo Daya

  • Kontruksi
  • Pemasangan
  • Operasi
  • Nameplate & spesifikasi
  • Pemeliharaan
  • Pelacakan Gangguan

ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

PENGANTAR TRAINING ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

Sering kita mendengar kerusakan yang terjadi pada suatu mesin tidak pernah selesai. Baru selesai di perbaiki, 1 atau 2 hari kemudian terjadi kerusakan kembali. Padahal pihak departemen yang bertanggung jawab (Engineering / Maintenance) telah berusaha maksimal agar kerusakan tidak terjadi lagi. Mengapa hal ini bisa terjadi….???Suatu mesin atau peralatan akan mengalami kerusakan jika keluar dari daerah / zone “Ideal State”. Dimana salah satu indikasi yang ditampakkan oleh mesin yang berada di luar “Ideal State” adalah munculnya apa yang dinamakan Small Defect. Small Defect inilah yang akan bersinergi dengan Small Defect yang lain untuk membentuk suatu energi yang dapat mengeluarkan status mesin berada di luar “Ideal State” nya. Hukum Heinrich Law’s Mengatakan bahwa 1 kerusakan besar (mengakibatkan mesin break down) berasal dari 29 kerusakan-kerusakan kecil dan 29 kerusakan kecil tersebut muncul karena bersinerginya 300 Small Defect yang ada pada mesin tersebut.Di dalam training akan dipaparkan jenis-jenis small defect yang ada, pengenalan small defect sampai dengan cara untuk menghilangkan small defect yang ada dan juga teknik-teknik untuk melakukan overhauling kecil suatu mesin sehingga hasilnya adalah tidak terulangnya kerusakan yang pernah terjadi.

CAKUPAN MATERI TRAINING ZERO BREAK DOWN THROUGH SMALL DEFECT ELIMINATION

  1. Sejarah Perkembangan Dunia Industri
  2. Apa itu Small Defect
  3. Hubungan antara Cleaning is Inspection dan Small Defect
  4. Apa itu Ideal State
  5. Konsep Small Defect dengan Zero Break Down
  6. Jenis-jenis kerusakan mesin: Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  7. Konsep pencapaian Mechanical Failure dan Minor Stoppage
  8. Restoration of Deterioration & Defect
  9. Potencial Source dan Problem List sebagai tools untuk menghilangkan Small Defect
  10. Apa itu 3-Gen dan 2-Gen
  11. Fungsi dan Peran 3-Gen dan 2-Gen dalam pencapaian Zero Break Down
  12. Event Observation Sheet dan Production Process Master Sheet sebagai tools dalam menjalankan 3-Gen dan 2-Gen

Motor Diesel

Description Perawatan Motor Diesel

Banyak pemanfaatan dari motor diesel yang digunakan oleh sebagian individu bahkan perusahaan, diantara nya sebagai penggerak kendaraan maupun motor lainnya. Akan tetapi, perlu mendalami pengetahuan mengenai perawatan dan perbaikan motor diesel. Maka dari itu, training ini akan membahas mengenai dasar-dasar yang perlu diketahu mengenai motor diesel dan perawatannya.

Materi Perawatan Motor Diesel

1. Dasar-dasar motor diesel

  • Kegunaan
  • Komponen

2. Bahan bakar motor diesel
3. Pompa injeksi

  • Tipe in-line
  • Tipe distributor

4. Penyetelan sistem bahan bakar motor diesel
5. Pemeriksaan sistem bahan bakar motor diesel
6. Perawatan
7. Pelumasan mesin diesel

  • Jenis pelumas
  • Komponen sistem pelumasan

8. Diskusi dan tanya jawab

FIBER OPTIC MAINTENANCE

TRAINING OBJECTIVES FIBER OPTIC MAINTENANCE

Peserta diharapkan dapat mengerti dan memahami serta mengetahui serat optik (fiber optic) perencanaan, perancangan, pengawasan dan pemeliharaan kabel serat optik.

TRAINING OUTLINES FIBER OPTIC MAINTENANCE

1. Pengantar Serat Optik

2. Splite Dan Konektor

3. Sumber Cahaya

4. Detektor Cahaya

5. Perencanaan Transmisi Optik

  • Anggaran Daya
  • Anggaran Lebar Bidang

6. Perancangan Outside Plant

7. Perancangan Distribution Plant

8. Review System Transmisi Serat Optik (fiber optic)

  • Bentuk Umum Serat Optik
  • Jenis Serat Optik
  • Losses
  • Karakteristik Serat Optik (fiber optic)
  • Sistem Komunikasi Serat Optik
  • Keuntungan Dan Keruagian Serat Optik

9. Pemeliharaan Kabel Serat Optik

  • Pemeliharaan Prefentif
  • Pemeliharaan Korektif

10. Instalasi Kabel Serat Optik (fiber optic)

  • Aerial Cable
  • Burried Cable

Reliability Engineering

Background Training Reliability Engineering

Rekayasa keandalan terdiri dari aplikasi sistematis prinsip-prinsip rekayasa waktu dihormati dan teknik di seluruh siklus hidup produk dan dengan demikian merupakan komponen penting dari program yang baik Product Lifecycle Management (PLM).Evaluasi keandalan produk atau proses dapat mencakup sejumlah analisis keandalan yang berbeda.Tergantung pada fase siklus hidup produk, beberapa jenis analisis yang tepat.Sebagai analisis reliabilitas sedang dilakukan, adalah mungkin untuk mengantisipasi dampak keandalan perubahan desain dan koreksi.Analisis reliabilitas yang berbeda semua terkait, dan memeriksa keandalan produk atau sistem dari perspektif yang berbeda, untuk menentukan kemungkinan masalah dan membantu dalam menganalisis koreksi dan perbaikan.



Objectives Training Reliability Engineering

Tujuan dari rekayasa keandalan adalah untuk mengevaluasi keandalan yang melekat pada produk atau proses dan menentukan potensi daerah untuk perbaikan keandalan.Realistis, semua kegagalan tidak dapat dihilangkan dari desain, sehingga tujuan lain dari rekayasa keandalan adalah untuk mengidentifikasi kegagalan yang paling mungkin dan kemudian mengidentifikasi tindakan yang tepat untuk mengurangi dampak dari kegagalan tersebut.



Contents Training Reliability Engineering

  1. Review reliability-based asset management philosophy
  2. Describe the role and responsibilities of a Reliability Engineer
  3. Reliability Centered Maintenance
  4. Physical asset management
  5. Reliability metrics
  6. Interdepartmental partnerships
  7. Practice different problem-solving techniques
  8. Use different reliability models to analyze data for reliability
  9. Discuss Failure Reporting, Analysis and Corrective Action System (FRACAS)
  10. Recognize the fundamentals of risk assessment and risk management
  11. Practice optimizing preventive maintenance plans
  12. Cite elements of designing for reliability

 

TURBIN UAP GENERATOR: OPERATOR & MAINTENANCE

Deskripsi Training Turbin Uap Generator

Turbin uap merupakan pembangkit energy listrik yang sekarang ini  banyak digunakanan karena penggunaan bahan bakar yang ekonomis. Dalam generator turbin, uap digunakan dengan bertekanan tinggi untuk memutar turbin dimana energi panas uap akan dikonversi menjadi gerakan berputar. Pada training ini akan membahas mengenai jenis-jenis turbin uap, prinsip kerja turbin uap, serta alat bantu pengoperasian turbin uap.

Materi Training Turbin Uap Generator

  1. Pengantar turbin uap generator
  2. Jenis-jenis turbin uap
  3. Komponen turbin uap generator
  4. Konstruksi generator turbin:
    • Turbine Prime Mover
    • Alternator
    • Gavernor Kontrol steam
    • steam Control Valve
    • Pump Kondensat
    • Vacuum pump for glands
    • Kondensator
    • Vacuum pump header tank
  5. Prinsip kerja turbin uap
  6. Alat bantu turbin
  7. Sistem pengendalian turbin
  8. Turbin Protection
  9. Studi kasus pengoperasian turbin uap generator