Daily Archives: Desember 2,

Programmable Logic Controller (PLC) Allen Bradley

Deskripsi Training Programmable Logic Controller (PLC) Allen Bradley

Programmable Logic Control (PLC) merupakan sistem terkomputerisasi yang digunakan untuk otomatisasi proses elektromekanis, seperti kontrol mesin di jalur perakitan pabrik, wahana hiburan atau instalasi lampu pencahayaan. Tidak seperti komputer untuk keperluan umum, PLC dirancang untuk sistem pengaturan beberapa input dan output, memperpanjang tingkat suhu, proteksi terhadap gangguan listrik dan ketahanan terhadap getaran. Pelatihan ini akan membahas mengenai kegunaan dari Allen Bradley Control Logic dan bagaimana control logic ini dapat deprogram menggunakan software RSLogix 5000. Tampilan RS Logix 5000 yang fleksibel memudahkan pengguna dalam mempelajari fungsi dasarnya.

 

 

 Tujuan Training Programmable Logic Controller (PLC) Allen Bradley

  1. Peserta mengetahui proses operasi Allen Bradley Control Logix
  2. Peserta mengetahui implementasi dari Allen Bradley Control Logic untuk dunia kerja
  3. Peserta mampu mengembangkan, memodifikasi dan memaintenance sistem control logic

 

Materi Training Programmable Logic Controller (PLC) Allen Bradley

  1. Allen Bradley ControlLogic Hardware
  2. General Features of the ControlLogix Family
  3. The RSlogix 5000 Programming Package
  4. Connecting to the PLC
  5. Selecting the correct PLC program
  6. Programming Instructions
  7. Copying, Changing and Storing the PLC programs
  8. Fault finding
  9. Off-line and On-line Mode
  10. Monitoring and Modifying Data Variables
  11. Forcing Variables
  12. Cross References
  13. Software Documentations
  14. Using Trends and Data Monitors
  15. Share data between Logix5550 controllers and acquiring insight into the producer/consumer model
  16. Program initialization routines
  17. Program fault handling routines
  18. Writing, Testing and Documenting PLC Program
Iklan

Quality Control Engineer

Overview Training  Quality Control Engineer

Mutu adalah kesesuaian antara pekerjaan yang dilakukan dengan persyaratan (requirements). Suatu pekerjaan disebut bermutu jika sesuai dengan gambar, spesifikasi dan berfungsi dengan baik. Mutu sangat penting karena sudah menjadi tuntutan, yaitu diperolehnya hasil pekerjaan yang aman dan nyaman digunakan. Hasil pekerjaan yang tidak memenuhi persyaratan akan sangat merugikan karena dapat menyebabkan pekerjaan ulang (rework), hasil yang tidak awet bahkan dapat membahayakan. Penyimpangan mutu juga dapat berujung pada masalah hukum yang tentunya tidak diinginkan oleh semua pihak. Agar para pengelola proyek mendapatkan pemahaman  secara komprehensif tentang manajemen mutu , maka training ini didesign agar peserta  dapat menyusun rencana mutu, mengawasi pelaksanaan pekerjaan, mengetahui tes-tes mutu yang biasa dilakukan, dan dapat memberikan rekomendasi untuk mencapai hasil pekerjaan yang bermutu.

 

Tujuan

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan dapat:

  1. Memahami tentang manajemen mutu pekerjaan oil and gas company.
  2. Menyusun rencana mutu, mengawasi pelaksanaan pekerjaan, mengetahui tes-tes mutu yang biasa dilakukan, dan dapat memberikan rekomendasi untuk mencapai hasil pekerjaan yang bermutu.
  3. Mengikuti sertifikasi Quality Control Engineer for Oil and Gas Company.

 

Materi

  1. Tugas dan tanggungjawab Quality Control Engineer for Oil and Gas Company.
  2. Dokumen kontrak, persiapan pekerjaan dan metode kerja
  3. Membuat rencana mutu, mengendalikan pemeriksaan mutu, alat ukur/ pengujian mutu
  4. Permasalahan hukum akibat kegagalan mutu
  5. Pengujian mutu pada material stainless steel, baja, nitrogen, HES
  6. Project schedule material stainless steel, baja, nitrogen, HES
  7. Piping Vessel, Electrical Hipot
  8. Uji Mutu Untuk Material Liquid, Gas, Hydraulic
  9. Studi Kasus

Financial Shenanigans

Deskripsi Training Financial Shenanigans

Manajemen senior di perusahaan publik, melaporkan berita positif dan hasil keuangan yang mengesankan yang akan menyenangkan investor dan mendorong harga saham lebih tinggi. Sementara sebagian besar perusahaan bertindak secara etis dan mengikuti aturan akuntansi yang telah ditentukan ketika melaporkan kinerja keuangan mereka, beberapa mengambil keuntungan dari daerah abu-abu dalam aturan untuk menggambarkan hasil keuangan mereka dengan cara yang menyesatkan. Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, serta penerapan e-commerce dalam dunia bisnis, secara langsung atau tidak langsung sangat berpengaruh dalam operasional perusahaan/organisasi. Efek buruk yang dapat ditimbulkan dari perkembangan teknologi oleh oknum tidak bertanggung jawab adalah muncul praktek-praktek fraud yang berakibat fatal bagi perusahaan, misalnya cyber crime, computer fraud & fraudulent financial reporting. Dalam rangka, mengantisipasi hal tersebut maka analis sudah seharusnya meningkatkan kemampuan dalam mendeteksi, mencegah serta melakukan investigasi timbulnya fraud tersebut.



Tujuan Training Financial Shenanigans

Setelah mengikuti training financial shenanigans ini diharapkan peserta dapat :

  1. Memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai berbagai type kecurangan (fraud) yang sering atau mungkin akan terjadi di berbagai organisasi /perusahaan.
  2. Meningkatkan kemampuan dan memberikan penyegaran bagi para Auditor dalam mengaplikasikan langkah-langkah pencegahan kecurangan (fraud prevention), teknik-teknik mutakhir dalam melakukan pendeteksian kecurangan (fraud prevention) dan dalam melakukan investigasi kecurangan (fraud investigation).
  3. Membantu manajemen operasional untuk mencari solusi terbaik dalam menghadapi berbagai macam kecurangan (fraud).



Materi Training Financial Shenanigans

  1. Overview Fraud-Auditing
  2. Introduction to Financial Shenanigans
  3. Fraud Prevention
  4. Fraud Detection
  5. Earning manipulation Shenanigans
  6. Boosting Income Using One time or Unsustainable Activities
  7. Shifting Current Expense and Income to a Later Period
  8. Shifting Future Expense to an Earlier Period
  9. Cash Flow Shenanigans
  10. Key Metrics Shenanigans
  11. Brief Review of Financial Report
  12. Case Study

BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

DESKRIPSI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Budgeting, profit planning and control atau sering disebut pengaggaran perusahaan adalah materi pelatihan yang memberikan pemahaman tentang proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif.  Beberapa tahapan dalam proses tersebut adalah:

  •  Penentuan tujuan perusahaan secara umum
  • Penentuan tujuan secara spesifik untuk setiap bagian (departemen) perusahaan
  • Penentuan strategi perusahaan
  • Perencanaan kebijakan manajemen eksekutif
  • Perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang
  • Perencanaan laba taktis (tahunan)

 

TUJUAN TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

 

MATERI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

MANAJEMEN KEUANGAN MENENGAH

DESKRIPSI TRAINING MANAJEMEN KEUANGAN MENENGAH

Pelatihan ini merupakan pelatihan yang dirancang sebagai kelanjutan pelatihan Manajemen Keuangan Pengantar (Fundamental of Financial Management).  Topik pembahasan meliputi: 1) keputusan investasi dan 2) keputusan pembelanjaan.

 

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN KEUANGAN MENENGAH

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu memahami konsep, metodologi, dan teknik dasar bagaimana manajer keuangan dalam melakukan pengambilan keputusan investasi dan pembelanjaan dalam perusahaan.

 

MATERI TRAINING MANAJEMEN KEUANGAN MENENGAH

  1. Capital Budgeting dan Pengestimasian Aliran Kas;
  2. Teknik Capital Budgeting
  3. Risiko dan Opsi Manajerial dalam Capital Budgeting
  4. Required Return dan Cost of Capital
  5. Leverage Operasi dan Finansial
  6. Struktur Modal
  7. Pasar Modal
  8. Undang-Undang Pasar Modal dan Cetak Biru Pasar Modal
  9. Obligasi dan Saham
  10. Term Loan dan Leases

Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

Deskripsi Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) merupakan salah satu alat perencanaan dan pengendalian manajemen dan sekaligus sebagai media akuntabilitas manajemen. RKAP yang disiapkan secara matang, akan banyak membantu manajemen dalam memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi, namun kelemahan dalam penyiapan RKAP juga dapat mempengaruhi kredibilitas manajemen.

Perencanaan kerja dan sistem anggaran dengan kombinasi pendekatan topdown dan bottom-up, mensyaratkan perlunya pemahaman terkoordinasi antara seluruh tingkatan manajemen, sehingga pelatihan (training) penyiapan RKAP diharapkan dapat menyegarkan kembali konsep RKAP dan sekaligus mempertajam kemampuan manajemen dalam memahami mekanisme yang harus dilaksanakan dalam proses penyiapan RKAP.

Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) merupakan salah satu alat perencanaan dan pengendalian manajemen dan sekaligus sebagai media akuntabilitas manajemen. RKAP yang disiapkan secara matang, akan banyak membantu manajemen dalam memenuhi prinsip akuntabilitas dan transparansi, namun kelemahan dalam penyiapan RKAP juga dapat mempengaruhi kredibilitas manajemen.

Perencanaan kerja dan sistem anggaran dengan kombinasi pendekatan topdown dan bottom-up, mensyaratkan perlunya pemahaman terkoordinasi antara seluruh tingkatan manajemen, sehingga Training penyiapan RKAP diharapkan dapat menyegarkan kembali konsep RKAP dan sekaligus mempertajam kemampuan manajemen dalam memahami mekanisme yang harus dilaksanakan dalam proses penyiapan RKAP.

 

Tujuan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

  • Menyegarkan kembali konsep RKAP sebagai salah satu alat utama dalam penyelenggaraan fungsi perencanaan dan pengendalian manajemen, serta sebagai bentuk akuntabilitas dan transparansi yang menjadi bagian dari tatakelola perusahaan yang baik.
  • Mempertajam pemahaman peserta mengenai mekanisme dan langkah-langkah penyiapan RKAP.

 

Peserta Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

Personil bidang keuangan dan non keuangan yang terkait atau dipersiapkan untuk mengelola dan atau terkait dengan proses pengambilan keputusan bidang keuangan

  • Finance Manager
  • Operation Manager
  • Budgetting Officer

 

Materi Training Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP)

  1. Pendahuluan RKAP.
  2. Evaluasi Pelaksanaan RKAP.
  3. Strategi Perusahaan.
  4. Laporan Keuangan perusahaan.
  5. Proyeksi Kegiatan Usaha.
  6. Praktek Penyiapan RKAP dengan menggunakan program Ms Office excel

 

Rencana Anggaran Biaya Konstruksi

Deskripsi

Analisa biaya –biaya yang sesuai tentunya juga sangat diperlukan dalam melakukan perancangan suatu gedung atau bangunan, dimana perancangan gedung tersebut harus disesuaikan dengan dengan anggaran yang telah disusun. Skill yang baik dalam melakukan penyusunan RAB konstruksi sangatlah diperlukan dengan tujuan agar setiap pelaksanaan proyek pembangunan dapat sesuai dengan anggaran yang telah direncanakan. RAB (Rencana Angaran Biaya) sendiri mempunyai definisi banyaknya biaya yang diperlukan dalam perkerjaan proyek konstruksi.  Apabila RAB disusun dengan baik dan benar akan memberikan gambaran spesifikasi bangunan yang sesuai dengan kebutuhan dan nilai anggaran proyek sebagai acuan bagi pihak yang terlibat dalam pekerjaan konstruksi tersebut.

Teknik yang tepat dalam proses penyusunan RAB bagi pemilik dana dapat digunakan sebagai acuan penentuan HPS jika pekerjaan akan dilelang kepada pihak rekanan. Teknik penyusunan RAB yang baik membutuhkan sumber daya manusia yang berkompeten dan mempunyai wawasan dan pengalaman dalam proyek bangunan dan kemampuan untuk menghitung secara detail dan perfect semua komponen biaya yang dibutuhkan dalam sebuah pekerjaan/ proyek bangunan.



Tujuan

Setelah mengikuti training ini, peserta diharapkan mampu untuk :

  1. Mengetahui bagaimana kompleksnya seluk beluk konstruksi dan penyusunan anggarannya
  2. Mengitung RAB secara tepat dan akurat
  3. Menyusun RAB konstruksi dalam format Microsoft Excel dengan baik dan benar
  4. Melakukan perubahan kebijakan, standar harga dan dinamika bisnis Konstruksi
  5. Menentukan komponen biaya material dan non material.

 

Materi Rencana Anggaran Biaya Konstruksi:

  • Manajemen Proyek Bangunan
  • Komponen biaya material dan non material
  • Standar biaya umum untuk harga material dan non material berdasarkan permenkeu dan SNI
  • Penggunaaan Microsoft Excel untuk efektifitas penyusunan RAB
  • Penyususnan RAB menggunakan Microsoft Excel
  • Praktek penyusunan RAB dan studi kasus

Project Financing For Oil and Gas

Deskripsi Training Project Financing For Oil and Gas

Project Financing for Oil and Gas merupakan pembiayaan infrastruktur jangka panjang dan proyek-proyek industri berdasarkan arus kas yang diproyeksikan dari proyek. Biasanya, struktur pembiayaan proyek melibatkan sejumlah investor yang dikenal sebagai sponsor, serta sindikat bank atau lembaga pemberi pinjaman lainnya yang memberikan pinjaman kepada operasional proyek. Pembiayaan biasanya dijamin dengan seluruh aset proyek , termasuk kontrak menghasilkan pendapatan. Penyusunan pendanaan pada proyek berdasarkan arus kas merupakan pekerjaan yang membutuhkan perencanaan dan ketelitian. Pekerjaan ini tidak bisa sembarangan karena menyangkut kehidupan proyek.

 

Tujuan Training Project Financing For Oil and Gas

  • Mampu memahami project financing
  • Dapat menentukan apakah suatu proyek investasi sebaiknya didanai berdasarkan skema pendanaan proyek atau berdasarkan skema pinjaman konvensional
  • Mampu melakukan analisis resiko pembiayaan proyek
  • Mengetahui cara dan mampu melaksanakan evaluasi kelayakan suatu proyek investasi berdasarkan skema project financing

 

Materi Training Project Financing For Oil and Gas

  1. Project Finance Overview
  • Overview of Modern Project Finance for oil and gas
  • Definition of a project – the dist inguishing f atures The rationale for using project finance and trends What kinds of projects are financed
  1. Parties Involved in Project Finance for oil and gas
  • Sponsor
  • The Project Finance
  • Company
  • The Borrowing Entity
  • Financial Advisers
  • Technical Expert s & Consult ant s
  • Cont ract ors
  1. St ages in t he Project Finance for oil and gas
  • Stage 1: The Feasibility Study
  • Stage 2: Planning
  • Stage 3: Arranging and Struct uring the Finance
  • Stage 4: Monitoring the Financing
  1. Project Analysis
  • Market Analysis
  • Technical Analysis
  • Financial Analysis
  • Economic Analysis
  1. Project Finance Risks
  • Classif icat ion and ident if i
  • cation of risks Risk Matrices
  • Risk allocat ion and mitigation
  1. Project Evaluat ion & Select ion/Decision Cash f low
  • discount ed cash f low Discount rate
  • Present value
  • Net present
  • value IRR
  • Prof it ability index
  1. Sources of Funding
  • Types of equit y and debt Methods of obtaining f inance
  • Structure of capital markets Int ernat ional issues
  • Bond issues and securitisation
  1. Project documentation
  • Underlying Documents
  • Finance documens
  • Securit y documents
  • Supporting Documentation
  • Expert s’ Report s and Legal Opinions
  1. Conducting a Full Day Case Study (in group) in Project Financing for oil and gas
  • Choosing Case Study Topic
  • Scenario Case Study
  • Creating Project Feasibility Study – Non Financial aspects
  • Creating Project Feasibility Study – Complete Financial aspect using spreadsheet / toolkit
  • Conducting Presentation of Case Study & Discussion

BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

DESKRIPSI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Budgeting, profit planning and control atau sering disebut pengaggaran perusahaan adalah materi pelatihan yang memberikan pemahaman tentang proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif.  Beberapa tahapan dalam proses tersebut adalah:

  •  Penentuan tujuan perusahaan secara umum
  • Penentuan tujuan secara spesifik untuk setiap bagian (departemen) perusahaan
  • Penentuan strategi perusahaan
  • Perencanaan kebijakan manajemen eksekutif
  • Perencanaan strategi pencapaian laba jangka panjang
  • Perencanaan laba taktis (tahunan)

 

TUJUAN TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

Setelah mengikuti pelatihan ini, peserta diharapkan mampu:

  1. Memahami proses penyusunan perencanaan dan pengendalian laba secara komprehensif
  2. Memahami prosedur teknis yang digunakan dalam perencanaan dan pengendalian laba
  3. Memahami berbagai fungsi manajemen dan tanggung jawab utama pada masing-masing tingkatan manajemen dalam kaitannya dengan urutan proses perencanaan dan pengendalian laba.

 

MATERI TRAINING BUDGETING, PROFIT PLANNING AND CONTROL

  1. Ruang lingkup penganggaran perusahaan
  2. Anggaran fleksibel
  3. Anggaran penjualan dan anggaran produksi
  4. Anggaran biaya bahan baku
  5. Anggaran tenaga kerja langsung
  6. Anggaran biaya overhead pabrik
  7. Proyeksi harga pokok produksi
  8. Proyeksi harga pokok penjualan
  9. Proyeksi laba rugi.

COST CONTROL

DESKRIPSI TRAINING COST CONTROL

Beberapa jabatan penting yang menangani masalah keuangan suatu perusahaan tentu harus mengetahui dengan pasti dan benar bagaimana langkah ataupun cara yang benar mengelola segala unsur dari segi keuangan mengingat keuangan merupakan salah satu fungsi penting dalam mencapai tujuan perusahaan. Biaya yang masuk dalam aspek keuangan perusahaan adalah semua pengorbanan yang perlu dilakukan untuk suatu proses produksi, yang dinyatakan dengan satuan uang menurut harga pasar yang berlaku, baik yang sudah terjadi maupun yang akan terjadi. Biaya yang dikeluarkan oleh perusahaan tentunya harus dikontrol sedemikian rupa agar biaya tersebut dapat diminimalisir dan juga pihak perusahaan dapat mengetahui apakah biaya yang dikeluarkan tersebut dapat digunakan secara efektif. Mengingat orientasi utama bisnis adalah laba maka biaya harus diminimalisir sedemikian rupa agar laba yang didapatkan daoat optimal. Untuk mewujudkan hal tersebut diperlukanlah strategi-strategi khusus untuk mengontrol biaya.



TUJUAN DAN MANFAAT TRAINING COST CONTROL

Setelah mengikuti training ini diharapkan peserta dapat :

  1. Melakukan pengawasan atas biaya
  2. Menetapkan kebijaksanaan harga
  3. Meramalkan laba yang akan datang
  4. Mengukur atau menjajaki biaya modal kerja
  5. Memberikan pemahaman secara menyeluruh mengenai budget cycle
  6. Memahami hubungan antara budget dan strategic planning
  7. Meningkatkan kemampuan peserta dalam membuat budget dengan beberapa pendekatan aplikatif
  8. Meningkatkan pemahaman tentang project budgeting
  9. Memahami cost control dengan pendekatan strategic dan transactional



MATERI TRAINING COST CONTROL

1. Principles of Budgeting and Cost Control

  • The Critical Functions of Management
  • The Budget as a Key Financial Statement
  •  Development of internal control
  • Key elements of cost control

2. The budgeting cycles

  • Environmental analysis
  • Formulating company objective and strategy
  • Tactical and operating plan
  • Operating budget: Analysis into Quarters and Months; Seasonal Factors

3. Expense Budgeting

  • Zero-based budgeting
  • Activity base
  •  Fund available
  • Detail and Completeness
  • Allocations from Cost Centers

4. Budgeting and Costing Techniques

  • Forecasting Methods
  • Break-even Analysis
  • Use of Standards
  • Trend Analysis
  • Cost Estimation

5. Project Budgeting

  • Project Planning
  • Direct and Indirect Projects Costs

6. Capital Expenditure Budgeting and Analysis

  • Guideline of capital expenditure
  • Calculation: Accounting Rate of Return; Payback Period; Net Present Value; Internal Rate of Return

7. Cost Control and Management Budget Reports

  • Approaches to Cost Control: Strategic Control; Transactional Control; Process control
  • Understanding the Need for Timeliness and Precision
  • Variance Analysis